Kabupaten Kesultanan Wisata Seni Budaya Festival Erau Agenda Dokumen
       
Arsip Berita Gallery Download Direktori Data Forum Buku Tamu
RSUD A.M. Parikesit
mySamarinda.com
Agenda/Events
Cerita Pendek

Akan Ku Tunggu
Oleh: Rhony Samlan

Beberapa menit lagi kapal fery akan segera berangkat. Akan tetapi mataku masih saja kesana kemari untuk mencari sesuatu. Atau lebih tepatnya seseorang. Biasanya setiap saat aku selalu berjumpa dengannya di kapal ini atau kapal satunya. Mengantri atau sudah berada di ...

Berbagi Uang Lewat Permainan Maut

Para perampok sepakat untuk melakukan permainan maut guna mendapatkan uang hasil rampokanPara perampok sepakat untuk melakukan permainan maut guna mendapatkan uang hasil rampokan
Photo: Agri


Salah seorang perampok menodongkan pistol ke arah kepalanya sendiri
Salah seorang perampok menodongkan pistol ke arah kepalanya sendiri
Photo: Agri

KutaiKartanegara.com - 07/02/2008 19:24 WITA
Uang haram hasil rampokan itu dibiarkan tergeletak di atas sebuah meja. Pasalnya, tidak ada yang setuju jika uang itu dibagi rata. Enam pria yang terlibat dalam perampokan masing-masing bersikeras bahwa dirinyalah paling berjasa dan berhak mendapatkan bagian yang lebih besar.


Kesepakatan pun akhirnya dibuat. Untuk mendapatkan uang itu, ke enam perampok harus terlebih dahulu melakukan permainan maut. Secara bergantian, masing-masing dari mereka harus menarik pelatuk pistol berisi sebutir peluru yang diarahkan ke kepala mereka sendiri!


Klik! Suara itu terdengar begitu indah bagi perampok yang mendapat giliran pertama. Padahal sebelumnya, ia sempat menangis dan merengek-rengek tidak mau menjalani permainan maut itu.


Perampok berikutnya yang begitu arogan dengan penuh percaya diri mengambil pistol untuk segera menyelesaikan permainan maut. Dor! Bunyi letusan pistol pun menjadi hadiah terakhir bagi perampok yang bernasib apes sekaligus membuyarkan harapan untuk memperoleh uang hasil rampokan.


Adegan permainan maut tersebut merupakan penggalan dari pementasan teater bertajuk 6 Jahanam karya Indra Tranggono yang disuguhkan anak-anak Teater Kampoeng Lanjong, di Serapo LPKK H Zailani Idris, Tenggarong, Rabu (06/02) malam.



Salah satu adegan pementasan teater bertajuk 6 Jahanam yang dibawakan anak-anak Kampoeng Lanjong
Photo: Agri

Pementasan teater yang disutradarai Haryanto Daud ini merupakan salah satu suguhan malam pertama Pagelaran Ulang Tahun Yayasan Lanjong Kutai Kartanegara (Kukar) dalam rangka memeriahkan hari jadi yayasan tersebut yang ke-5.


Menurut sutradara Haryanto Daud, garapan teater yang cukup serius ini dikerjakan selama kurang lebih 6 bulan. Meski sukses mementaskan teater 6 Jahanam itu, Daud mengaku masih kurang puas. "Tidak pernah ada puasnya. Masih ada beberapa adegan ataupun penampilan yang tidak sesuai harapan saya," ujar Daud.


Namun Daud berharap agar anak-anak Teater Kampoeng Lanjong yang digawangi para pelajar SLTA di kota Tenggarong itu dapat semakin meningkatkan penampilan mereka seiring dengan perjalanan waktu.


Sementara itu, pembukaan Pagelaran Ulang Tahun Yayasan Lanjong Kukar berlangsung meriah tadi malam. Kegiatan itu dibuka Plt Bupati Kukar yang diwakili Asisten III Setkab Kukar AR Ruznie Oms.


Pagelaran yang mengambil tema Berkarya Dalam Kebersamaan ini berlangsung selama 4 malam beturut-turut, mulai Rabu (06/02) hingga Sabtu (09/02) malam. Yang menarik, pagelaran seni dalam rangka HUT Yayasan Lanjong ke-5 ini juga diisi dengan penampilan dari sejumlah kelompok kesenian lainnya yang ada di Kukar.


Menurut Direktur Eksekutif Yayasan Lanjong, Hj Nurul Hidayati Dwintasari, setelah pembukaan dilaksanakan di Serapo LPKK, pertunjukan kesenian pada malam berikutnya akan dilaksanakan di halaman Planetarium Jagad Raya.


"Selain menyuguhkan pagelaran seni, rangkaian kegiatan dalam rangka HUT Yayasan Lanjong juga diisi dengan kegiatan Workshop Manajemen Pertunjukan dan Seminar Fungsi Lembaga Seni Budaya yang dilaksanakan di RM Padang, Kelurahan Timbau," ujarnya. (win)



Baca Juga:
Operet Parodi Tutup Pagelaran Ultah Yayasan Lanjong (10/02/2008)

Meriah, Pagelaran Ulang Tahun ke-5 Yayasan Lanjong (09/02/2008)

 
Pasang Iklan
Pasang Iklan
Username
Password  
Info Odah Etam
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Hukum & Kriminal
Kebakaran Saat Subuh Hanguskan Fasilitas Umum di Desa Sebulu Ulu
Persiapan Perpindahan Ibu Kota Negara, Tim PPN/Bappenas Kunjungi Kukar
 
Pejabat Tingkat Kelurahan Hingga Kepala OPD Dimutasi
Bupati Edi Damansyah Mutasi 10 Pejabat Pemkab Kukar
 
Dampak Penetapan IKN, Dubes Malaysia Kunjungi Kukar Jajaki Peluang Investasi Baru
Pantau Harga Kebutuhan Pokok, Satgas Pangan Polres dan Disperindag Kukar Sambangi Pasar Mangkurawang
 
Lebih Satu Bulan Beraksi di Tenggarong, Maling Helm Ini Akhirnya Tertangkap
Terekam CCTV Bobol Kotak Amal Masjid Istiqlal Samboja, Dua Remaja Diamankan Polisi
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Pendidikan
Tenggarong Kutai Carnival 2019 Angkat Tema Mandau, Tandok Payau dan Lai
Digelar Selama Sepekan, Festival Kota Raja 2019 Suguhkan Aneka Atraksi
 
Mitra Kukar 2-2 Persewar Waropen: Naga Mekes Gagal Kembali ke Liga 1
Mitra Kukar Targetkan Kemenangan Atas Persewar di Laga Akhir Grup A
 
Meriah, Pembukaan TIFAF 2019 di Stadion Rondong Demang
Karnaval Seni Internasional Awali TIFAF 2019
 
Ribuan Siswa Ikuti Simpel Day Bankaltimtara 2019
Sempat Tertunda Akibat Kendala Teknis: Pelajar SMPN 1 Tenggarong Ikuti UNBK di Gedung Baru
Arsip Berita Berdasarkan Tahun :  
Arsip Berita Berdasarkan Kategori :  
             
Kabupaten
Kecamatan
Kesultanan
Festival Erau
Seni Budaya
Kesah Loco
Cerita Pendek
Wisata
Direktori
KutaiKartanegara.com