Kabupaten Kesultanan Wisata Seni Budaya Festival Erau Agenda Dokumen
       
Arsip Berita Gallery Download Direktori Data Forum Buku Tamu
RSUD A.M. Parikesit
Agenda/Events
Cerita Pendek

Akan Ku Tunggu
Oleh: Rhony Samlan

Beberapa menit lagi kapal fery akan segera berangkat. Akan tetapi mataku masih saja kesana kemari untuk mencari sesuatu. Atau lebih tepatnya seseorang. Biasanya setiap saat aku selalu berjumpa dengannya di kapal ini atau kapal satunya. Mengantri atau sudah berada di ...

Pelaku Pembuang Bayi ke Sungai Itu Ternyata ABG 15 Tahun

Petugas saat mengevakuasi jasad bayi laki-laki yang dibuang ke anak sungai Mahakam oleh seorang remaja putri berusia 15 tahun (inset) Petugas saat mengevakuasi jasad bayi laki-laki yang dibuang ke anak sungai Mahakam oleh seorang remaja putri berusia 15 tahun (inset)
Photo: Istimewa


Petugas Polsek Sebulu menunjukkan jasad bayi yang mengambang di anak sungai Mahakam, desa Sebulu Modern
Petugas Polsek Sebulu menunjukkan jasad bayi yang mengambang di anak sungai Mahakam, desa Sebulu Modern
Photo: Istimewa

KutaiKartanegara.com - 18/06/2016 01:10 WITA
Pihak kepolisian berhasil mengungkap kasus pembuangan bayi berjenis kelamin laki-laki ke sebuah sungai kecil di desa Sebulu Modern, Kecamatan Sebulu.


Tersangka pelaku pembuang bayi yang baru dilahirkan tersebut ternyata adalah seorang remaja putri berusia 15 tahun, sebut saja Bunga, yang tak lain adalah ibu kandung dari bayi malang itu.


Siswi kelas 2 SLTP ini berhasil diamankan petugas Polsek Sebulu pada Jum'at (17/06) kemarin sekitar jam 11.45 WITA di rumahnya yang terletak di Dusun Antelan, RT 7 Desa Sebulu Modern.


Selain itu, petugas juga mengamankan barang bukti berupa pakaian tersangka yang terdiri dari kaos warna abu-abu hitam, celana pendek warna coklat tua bintik putih dan celana dalam warna ungu.


Menurut Kapolres Kukar AKBP Fadillah Zulkarnaen melalui Kapolsek Sebulu AKP Zainal Arifin, terungkapnya kasus ini tak lepas dari laporan masyarakat yang menyebutkan bahwa ada seorang siswi yang sudah lama tidak masuk sekolah, dan terlihat seperti orang lagi hamil.


Berdasarkan informasi tersebut, petugas pun mendatangi rumah Bunga yang diterima langsung oleh kedua orangtuanya. Awalnya orangtua Bunga berusaha menutupi keberadaan remaja kelahiran 12 Oktober 2000 itu.


Jawaban dari ayah dan ibu pelaku kerap berbeda satu sama lain ketika ditanya tentang keberadaan Bunga. Setelah terus didesak petugas, orangtua Bunga pun akhirnya mengakui jika remaja tersebut bersembunyi di salah satu ruangan.


Bunga kemudian dibawa ke Polsek Sebulu untuk dimintai keterangan. Untuk memperkuat bukti, Bunga lalu diantar ke Puskesmas untuk divisum. "Menurut keterangan dari dokter Puskesmas, dapat dipastikan jika pelaku mengalami luka robek dan pendarahan di organ vitalnya, serta mengeluarkan air susu dari payudaranya," kata Kapolsek Zainal Arifin.


Dari pengakuan Bunga terungkap bahwa kejadian ini bermula ketika pada hari Sabtu (12/06) malam sekitar jam 23.00 WITA, dirinya tiba-tiba merasa sakit perut dan terasa hendak buang air besar.


Lantas Bunga pergi ke jamban rumahnya yang terbuat dari papan yang posisi lubang WC tersebut langsung jatuh ke sungai. Saat Bunga melakukan kontraksi untuk buang air besar, tiba-tiba bayi yang berusia 7 bulan dalam kandungan itu ikut keluar dari kemaluannya dan langsung jatuh ke sungai.


Dari pengakuan Bunga terungkap jika dia pertama kali berhubungan intim dengan seorang pria berinisial Im (19) pada pertengahan Desember 2015. Namun yang mengejutkan, Bunga juga mengaku telah berhubungan intim dengan remaja pria berinisial DW pada Maret lalu.


"Petugas kemudian ikut mengamankan DW sebagai saksi. Sedangkan pria pertama yang telah menghamili tersangka yakni Im sedang dalam pengejaran," kata Kapolsek Sebulu.


Lantaran kasus pembuangan bayi ini melibatkan pelaku yang masih dibawah umur, kasus ini kemudian dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Kukar di Tenggarong. Sementara Bunga sendiri dititipkan di LPKS Dinas Sosial Kukar.


Seperti diberitakan sebelumnya, warga desa Sebulu Modern digemparkan dengan penemuan jasad bayi laki-laki yang ditemukan mengambang di sungai Antelen, anak sungai Mahakam, pada Senin (13/06) lalu.


Jasad bayi yang masih memiliki tali pusar ini ditemukan pertama kali oleh warga bernama Arip Fudin. Kabar penemuan jasad bayi ini langsung merebak di tengah masyarakat Sebulu, termasuk di media sosial. Kebanyakan warga mengecam tindakan keji pelaku yang tega membuang bayi tersebut ke sungai. (win)

Berita Sebelumnya:
Warga Sebulu Modern Gempar, Ada Bayi Laki-Laki Dibuang ke Sungai (13/06/2016)

 
Pasang Iklan
Pasang Iklan
Username
Password  
Info Odah Etam
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Hukum & Kriminal
Vaksinasi COVID-19 Perdana di Kukar, Ada 3 Tokoh Ditunda Jalani Vaksinasi
Vaksinasi COVID-19 Tahap Pertama di Kukar Untuk Ribuan Nakes dan 10 Tokoh
 
Bupati Edi Damansyah Lantik 169 Pejabat Fungsional
Dibuka Bupati Edi Damansyah, Rakor dan Evaluasi Pemerintahan Desa se-Muara Kaman
 
Queen Orca Houseboat, Kapal Wisata Bergaya Hotel di Sungai Mahakam
PHM Terbitkan Kontrak Baru Jack-up Rig Hakuryu-14 Senilai US$ 96 Juta
 
Sepanjang 2020, Tingkat Kejahatan di Kukar Alami Penurunan
Antar Bakso Berisi Narkoba ke Lapas, Pelajar SLTA Asal Sebulu Diamankan Petugas
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Pendidikan
Tetap Berkarya di Tengah Pandemi, Album Kompilasi Global Arise Diluncurkan
Tenggarong Kutai Carnival 2019 Angkat Tema Mandau, Tandok Payau dan Lai
 
Liga 2 Kembali Tertunda, Mitra Kukar Pilih Liburkan Pemain
Mitra Kukar Tekuk Nurjanah FC di Laga Uji Coba
 
Inilah Pemenang Pemilihan Teruna Dara dan Putri Pariwisata Kukar 2020
Finalis Teruna Dara Kukar 2020 Jalani Masa Karantina di Grand Elty Singgasana
 
Tahun Pelajaran Baru Mulai 13 Juli 2020, Pelajar di Kukar Tetap Belajar Dari Rumah
Pemkab Kukar Gratiskan Rapid Test Bagi Santri/Pelajar/Mahasiswa, Ini Syaratnya
Arsip Berita Berdasarkan Tahun :  
Arsip Berita Berdasarkan Kategori :  
             
Kabupaten
Kecamatan
Kesultanan
Festival Erau
Seni Budaya
Kesah Loco
Cerita Pendek
Wisata
Direktori
KutaiKartanegara.com