Kabupaten Kesultanan Wisata Seni Budaya Festival Erau Agenda Dokumen
       
Arsip Berita Gallery Download Direktori Data Forum Buku Tamu
RSUD A.M. Parikesit
mySamarinda.com
Agenda/Events
Cerita Pendek

Akan Ku Tunggu
Oleh: Rhony Samlan

Beberapa menit lagi kapal fery akan segera berangkat. Akan tetapi mataku masih saja kesana kemari untuk mencari sesuatu. Atau lebih tepatnya seseorang. Biasanya setiap saat aku selalu berjumpa dengannya di kapal ini atau kapal satunya. Mengantri atau sudah berada di ...

Pelaku Pembunuhan Budi dan Noor Bisa Diancam Hukuman Mati

Tiga tersangka yang terlibat dalam pembunuhan Budi dan Noor saat ini masih berada di tahanan Mapolres Kukar, TenggarongTiga tersangka yang terlibat dalam pembunuhan Budi dan Noor saat ini masih berada di tahanan Mapolres Kukar, Tenggarong
Photo: Agri


Barang bukti berupa palu seberat 3 kg yang digunakan untuk membunuh Budi dan Noor ikut diamankan polisi
Barang bukti berupa palu seberat 3 kg yang digunakan untuk membunuh Budi dan Noor ikut diamankan polisi
Photo: Agri

KutaiKartanegara.com - 27/03/2016 23:17 WITA
Ketiga tersangka pelaku pembunuhan terhadap dua karyawan yang mayatnya dibuang di Muara Muntai beberapa waktu lalu diancam hukuman mati atau penjara seumur hidup atau penjara selama-lamanya hingga 20 tahun.


Menurut Wakapolres Kutai Kartanegara (Kukar) Kompol Indratmoko, para pelaku yakni SH, DR dan Fr dijerat pasal 365 ayat 4 KUHP atas tindakan pidana pencurian yang didahului dengan kekerasan hingga berakibat pada kematian orang lain yang dilakukan oleh 2 orang bersama-sama atau lebih.


"Kami telah mengamankan barang bukti berupa sebuah martil atau palu besar seberat 3 kg yang digunakan pelaku untuk menghabisi Mujahiddin Noor dan Budiman," terang Indratmoko didampingi Kasat Reskrim Polres Kukar AKP Yuliansyah.


Selain itu, polisi juga telah mengamankan barang bukti lainnya berupa sebuah telepon genggam merk Samsung milik Budiman, serta mobil pikap Daihatsu GranMax KT 8581 WC milik kantor kedua korban.


Ditambahkan Indratmoko, motif tersangka melakukan pembunuhan ini dikarenakan tersangka SH dan DR jengkel terhadap korban bernama Budiman yang tiba-tiba membatalkan niatnya untuk menjual mobil GranMax tersebut.


"Padahal tersangka SH dan DR ini sudah jauh-jauh datang dari Bandung menuju Kukar untuk menjualkan mobil sesuai permintaan Budiman. Karena kesal, timbullah niat jahat pelaku untuk menguasai barang yang dibawa korban," katanya.


Kemudian, pelaku minta diantar ke desa Lebak Mantan, Kecamatan Muara Wis, untuk mengambil lemari es di desa tersebut. Mereka terlebih dahulu menjemput Fr di Loa Kulu sebelum berangkat menuju Muara Wis pada Kamis (10/03) dini hari. Di rumah Fr inilah tersangka SH diam-diam mengambil palu besar dan menaruhnya di bak mobil pikap.


Mobil GranMax itu kemudian dikemudikan oleh tersangka Fr menuju Muara Wis. Sekitar jam 04.00 WITA saat melintasi kawasan SP IV Kota Bangun, SH dan DR menghabisi nyawa Noor yang saat itu bersama kedua tersangka duduk di bak mobil pikap.


Sementara Budiman yang saat itu tertidur baru dieksekusi pelaku pada pagi harinya sekitar jam 05.30 WITA di daerah Perian, Muara Muntai. Jasad Budi dan Noor kemudian dibuang secara terpisah dengan jarak sekitar 300 meter di semak-semak tepi jalan poros trans Kalimantan di desa tersebut,


Belakangan, jasad Budi ditemukan warga setempat pada hari Minggu (13/03). Sementara jasad Noor ditemukan 2 hari kemudian atau pada hari Selasa 15 Maret 2016 di lokasi yang tak jauh dari lokasi penemuan mayat Budi.


Sedangkan mobil pikap Daihatsu GranMax tersebut akhirnya ditinggalkan para pelaku di KM 14 Kelurahan Jahab, Tenggarong, lantaran kehabisan bahan bakar.


Berkat kesigapan petugas, kasus pembunuhan yang minim saksi tersebut akhirnya berhasil terungkap. Dua pelaku yakni kakak beradik SH dan DR ditangkap polisi di Cianjur, Jawa Barat, pada 19 Maret. Sementara Fr ditangkap di rumah kediamannya di desa Jembayan, Loa Kulu, pada Minggu (20/03) pekan lalu. (win)

 
Pasang Iklan
Pasang Iklan
Username
Password  
Info Odah Etam
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Hukum & Kriminal
Pisah dari IFAF, Erau Digelar 8-15 September 2019
Semarak Pawai Taaruf Sambut Tahun Baru Islam 1441 H
 
Bupati Edi Damansyah Mutasi 10 Pejabat Pemkab Kukar
Bupati Kukar Edi Damansyah Mutasi 29 Pejabat
 
Pantau Harga Kebutuhan Pokok, Satgas Pangan Polres dan Disperindag Kukar Sambangi Pasar Mangkurawang
Berdayakan UKM Lokal, PHM Fasilitasi Kerjasama BUMDes Handil Terusan Dengan Mitra Kerja
 
Operasi Patuh Mahakam 2019: Polres Kukar Gencarkan Razia Kendaraan Selama 2 Pekan
Kerap Beraksi Saat Subuh, Pelaku Curanmor dan Sejumlah Kendaraan Diamankan Polisi
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Pendidikan
Tenggarong Kutai Carnival 2019 Angkat Tema Mandau, Tandok Payau dan Lai
Digelar Selama Sepekan, Festival Kota Raja 2019 Suguhkan Aneka Atraksi
 
Bupati Cup 2019: Tekuk Kota Bangun 7-0, Muara Badak Pastikan Lolos ke 8 Besar
Madura FC 1-2 Mitra Kukar: Sukses Revans di Madura, Mitra Kukar Pimpin Klasemen Grup Timur
 
Erau Adat Kesultanan Kutai Berakhir, Mengulur Naga dan Belimbur Jadi Puncak Kemeriahan Erau
Diawali Prosesi Mendirikan Ayu, Sultan Kutai Resmi Buka Erau 2019
 
Ribuan Siswa Ikuti Simpel Day Bankaltimtara 2019
Sempat Tertunda Akibat Kendala Teknis: Pelajar SMPN 1 Tenggarong Ikuti UNBK di Gedung Baru
Arsip Berita Berdasarkan Tahun :  
Arsip Berita Berdasarkan Kategori :  
             
Kabupaten
Kecamatan
Kesultanan
Festival Erau
Seni Budaya
Kesah Loco
Cerita Pendek
Wisata
Direktori
KutaiKartanegara.com