Kabupaten Kesultanan Wisata Seni Budaya Festival Erau Agenda Dokumen
       
Arsip Berita Gallery Download Direktori Data Forum Buku Tamu
RSUD A.M. Parikesit
Agenda/Events
Cerita Pendek

Akan Ku Tunggu
Oleh: Rhony Samlan

Beberapa menit lagi kapal fery akan segera berangkat. Akan tetapi mataku masih saja kesana kemari untuk mencari sesuatu. Atau lebih tepatnya seseorang. Biasanya setiap saat aku selalu berjumpa dengannya di kapal ini atau kapal satunya. Mengantri atau sudah berada di ...

Lebih Ringan dari Tuntutan JPU
Syaukani Divonis 2,5 Tahun Penjara Plus Denda Rp 50 Juta

Suasana sidang putusan perkara hukum bagi Syaukani di PN Tipikor, Jakarta Selatan, tadi siangSuasana sidang putusan perkara hukum bagi Syaukani di PN Tipikor, Jakarta Selatan, tadi siang
Photo: Agri


Syaukani saat dikawal menuju ruang persidangan
Syaukani saat dikawal menuju ruang persidangan
Photo: Agri

KutaiKartanegara.com - 14/12/2007 17:04 WITA
Setelah menjalani persidangan selama 4 bulan lebih, Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) nonaktif H Syaukani Hassan Rais akhirnya dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi.

Dalam sidang yang berlangsung di PN Tipikor, Kuningan, Jakarta Selatan, tadi siang, Syaukani divonis hukuman 2,5 tahun penjara berikut denda Rp 50 juta.

Putusan yang disampaikan Ketua Majelis Hakim Kresna Menon ini jauh lebih ringan dibandingkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang pada persidangan 2 pekan lalu menuntut hukuman 8 tahun penjara dan denda Rp 250 juta.

Majelis Hakim menyatakan Syaukani terbukti bersalah dan secara meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana dalam dakwaan subsider yakni pasal 3 jo pasal 18 UU 31/1999 tentang Tipikor sebagaimana diubah menjadi UU 20/2001 jo pasal 65 ayat 2 dan 3 KUHP.


Ketua Majelis Hakim Kresna Menon saat membacakan vonis terhadap Syaukani
Photo: Agri

Dalam pertimbangannya, Majelis Hakim menyebutkan pula bahwa ada hal-hal yang memberatkan Syaukani yakni tidak membantu upaya pemerintah memberantas korupsi.

Majelis Hakim juga menilai ada hal-hal yang meringankan terdakwa Syaukani yakni yang bersangkutan belum pernah dihukum dan bertindak sopan selama persidangan.

Di samping itu, Syaukani juga telah menitipkan uang ke kas daerah sebesar Rp 34,3 milyar. Padalah, uang pengganti yang harus dibayar adalah Rp 34,1 milyar. Sehingga ada kelebihan uang Syaukani sebesar Rp 242 juta.

Kendati Syaukani telah menitipkan uang ke kas daerah, lanjut Ketua Majelis Hakim, tidak berarti menghapus tindak pidana. "Melainkan hanya meringankan vonisnya saja," kata Kresna Menon.


Syaukani menyatakan pikir-pikir dahulu terhadap putusan Majelis Hakim
Photo: Agri

Setelah membacakan putusan, Hakim kemudian mempersilakan Syaukani untuk berkonsultasi dengan kuasa hukumnya terkait vonis yang telah dijatuhkan tersebut.

Kepada Majelis Halim, Syaukani menyatakan akan pikir-pikir dahulu. Senada dengan pihak Syaukani, JPU Khaidir Ramli pun menyatakan pikir-pikir dulu atas vonis itu.

Persidangan yang berlangsung sekitar 1,5 jam tadi siang dihadiri ratusan warga, termasuk para anggota keluarga, maupun pendukung dan simpatisan dari berbagai elemen masyarakat Kukar. Sejumlah anggota DPRD Kaltim, DPRD Kukar serta pejabat di lingkungan Pemkab Kukar turut hadir di persidangan ini.

Beberapa Ketua DPD Partai Golkar dari Kabupaten/Kota se-Kaltim pun turut hadir memberikan dukungan moral bagi Syaukani. Di antaranya adalah Walikota Bontang H Andi Sofyan Hasdam dan mantan Bupati Kutai Timur H Mahyudin.

Sekedar informasi, Syaukani diajukan ke pengadilan Tipikor terkait kasus dugaan korupsi pembebasan lahan Bandara Sultan Kutai Berjaya di Loa Kulu, studi kelayakan Proyek Pembangunan Bandara, penggunaan dana Bansos dan uang perangsang dari dana bagi hasil migas. (win)


Syaukani (membelakangi) saat berkonsultasi dengan penasehat hukumnya terkait vonis yang terlah dijatuhkan hakim
Photo: Agri


Suasana ruang persidangan PN Tipikor yang dipadati ratusan pendukung dan simpatisan Syaukani, serta puluhan wartawan media cetak dan elektronik
Photo: Agri



Berita Terkait:
Pendukung Syaukani Kecewa (15/12/2007)


 
Pasang Iklan
Pasang Iklan
Username
Password  
Info Odah Etam
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Hukum & Kriminal
Sempat Zero COVID-19, Kecamatan Samboja Kembali Tambah 2 Kasus Baru
Ingat, Dokumen Kependudukan Yang Ada TTE Tak Perlu Dilegalisir
 
Bekerja Dari Rumah Bagi Pegawai Pemkab Kukar Kembali Diperpanjang Hingga 29 Mei
Bupati Edi Damansyah Sampaikan LKPJ Tahun Anggaran 2019 Kepada DPRD Kukar
 
Berlaku Hingga 31 Juli 2020, Bayar Pajak Kendaraan Diberi Keringanan dan Bebas Denda/Bunga
Tak Terdampak Pandemi COVID-19, PHM Tetap Jaga Produksi Migas Blok Mahakam
 
Beraksi di 30 TKP se-Kaltim, Sindikat Spesialis Tower Seluler Dibekuk Polres Kukar
Dua Pekan Pertama Tahun 2020, Polres Kukar Amankan 11 Tersangka Kasus Narkoba
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Pendidikan
Tenggarong Kutai Carnival 2019 Angkat Tema Mandau, Tandok Payau dan Lai
Digelar Selama Sepekan, Festival Kota Raja 2019 Suguhkan Aneka Atraksi
 
Pantau Langsung Kondisi Pemain, Mitra Kukar Gelar Latihan Virtual
Dukung Tenaga Kesehatan Hadapi COVID-19, Mitra Kukar Berikan Bantuan 200 APD dan 2000 Masker
 
Meriah, Pembukaan TIFAF 2019 di Stadion Rondong Demang
Karnaval Seni Internasional Awali TIFAF 2019
 
Satu-Satunya Perpustakaan Sekolah di Kukar yang Raih Akreditasi Perpusnas RI Ada di SD Muhammadiyah 1 Tenggarong
Menuju Normal Baru, Hari Pertama Masuk Sekolah di Kukar 13 Juli 2020
Arsip Berita Berdasarkan Tahun :  
Arsip Berita Berdasarkan Kategori :  
             
Kabupaten
Kecamatan
Kesultanan
Festival Erau
Seni Budaya
Kesah Loco
Cerita Pendek
Wisata
Direktori
KutaiKartanegara.com