Kabupaten Kesultanan Wisata Seni Budaya Festival Erau Agenda Dokumen
       
Arsip Berita Gallery Download Direktori Data Forum Buku Tamu
RSUD A.M. Parikesit
Agenda/Events
Cerita Pendek

Akan Ku Tunggu
Oleh: Rhony Samlan

Beberapa menit lagi kapal fery akan segera berangkat. Akan tetapi mataku masih saja kesana kemari untuk mencari sesuatu. Atau lebih tepatnya seseorang. Biasanya setiap saat aku selalu berjumpa dengannya di kapal ini atau kapal satunya. Mengantri atau sudah berada di ...

BOM Kukar Nilai Sidang Kasus Ipal Berlarut-larut
Akan Laporkan Hakim PN Tenggarong ke Komisi Yudisial

Hakim Kadim SH dan Hakim Ketua Sunaryo Wiryo SH yang menyidangkan kasus ipal saat menghadapi pengunjukrasa beberapa waktu lalu. Keduanya bersama Asep Sunirat Dana Atmaja SH akan dilaporkan BOM Kukar ke Komisi Yudisial di Jakarta
Hakim Kadim SH dan Hakim Ketua Sunaryo Wiryo SH yang menyidangkan kasus ipal saat menghadapi pengunjukrasa beberapa waktu lalu. Keduanya bersama Asep Sunirat Dana Atmaja SH akan dilaporkan BOM Kukar ke Komisi Yudisial di Jakarta
Photo: Agri

KutaiKartanegara.com - 22/03/2006 18:45 WITA
Terkait kasus pemalsuan ijazah oleh salah seorang pimpinan DPRD Kukar yang dinilai masih berlarut-larut di Pengadilan Negeri (PN) Tenggarong, LSM Barisan Oposisi Murni (BOM) Kutai Kartanegara (Kukar) akan mengadukan hakim yang menyidangkan kasus tersebut ke Komisi Yudisial di Jakarta.

Menurut Koordinator BOM Kukar, Efri Novianto, setelah mengikuti dan mengamati perkembangan kasus penggunaan ijazah palsu (ipal) yang melibatkan Wakil Ketua DPRD Kukar Joice Lidya, mulai dari proses penyelidikan, penyidikan hingga sekarang tahap penuntutan atau persidangan, pihaknya menilai ada kejanggalan dalam memperlakukan kasus tersebut.

Kasus pemalsuan ijazah yang seharusnya kasus kriminal murni, lanjut Efri, dimaknai politis sehingga terlalu banyak pertimbangan dalam memutuskan apakah terdakwa Joice Lidya ditahan atau tidak.

"Unsur politis yang begitu kental dengan nuansa yang beragam telah menimbulkan persepsi yang salah, baik oleh penegak hukum maupun masyarakat awam pada umumnya yang selanjutnya menyebabkan hilangnya makna sebenarnya dari kasus ini yaitu kriminal murni kasus pemalsuan ijazah," katanya.


Koordinator BOM Kukar Efri Novianto (kiri) menilai ada unsur politis terhadap kasus ipal yang melibatkan pimpinan DPRD Kukar Joice Lidya
Photo: Joe

Ditambahkan Efri, proses hukum yang berlarut-larut ini menimbulkan stigma di masyarakat Kukar bahwa aparat hukum tidak serius menangani kasus ipal tersebut.

Hal ini lah yang mendorong pihaknya untuk melaporkan Hakim yang diketuai Sunaryo Wiryo SH didampingi Kadim SH dan Asep Sunirat Dana Atmaja SH ke Komisi Yudisial.

Dijelaskannya, sejauh ini sudah ada 2 elemen yang mengirimkan surat ke PN Tenggarong yang meminta agar terdakwa Joice Lidya ditahan dalam rutan.

"Karena dikuatirkan terdakwa akan melarikan diri, menghilangkan barang bukti dan melakukan tindak pidana yang sama, mempengaruhi saksi, dan merugikan keuangan negara terkait dengan jabatannya di DPRD Kukar," tandasnya.

Tetapi dengan alasan yang menurut BOM Kukar tidak logis dan diluar ketentuan hukum, hakim memutuskan untuk tidak menanggapi kedua surat ini. "Padahal saksi-saksi yang dihadirkan oleh jaksa semuanya memberatkan terdakwa," ujar Efri.

Malahan sekarang pihaknya melihat bahwa kasus ini semakin jelas diarahkan ke politis seolah-olah kasus pemilu legislatif 2004, berdasarkan pertanyaan yang diajukan oleh hakim kepada saksi dan tim verifikasi KPUD Kukar pada persidangan Rabu (15/03) lalu.

"Tanpa bermaksud melakukan intervensi terhadap jalannya sidang yang sedang berlangsung, kami insya Allah akan melaporkan masalah ini Komisi Yudisial di Jakarta dalam minggu ini," demikian katanya. (win/joe)

 
Pasang Iklan
Pasang Iklan
Username
Password  
Info Odah Etam
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Hukum & Kriminal
Update Kasus Positif COVID-19 di Kukar, 2 Warga Muara Badak Dinyatakan Sembuh
Tambahan 4 Pasien Positif Corona: Kasus Positif COVID-19 di Kukar Tembus Angka 50 Kasus
 
Bekerja Dari Rumah Bagi Pegawai Pemkab Kukar Kembali Diperpanjang Hingga 29 Mei
Bupati Edi Damansyah Sampaikan LKPJ Tahun Anggaran 2019 Kepada DPRD Kukar
 
Berlaku Hingga 31 Juli 2020, Bayar Pajak Kendaraan Diberi Keringanan dan Bebas Denda/Bunga
Tak Terdampak Pandemi COVID-19, PHM Tetap Jaga Produksi Migas Blok Mahakam
 
Beraksi di 30 TKP se-Kaltim, Sindikat Spesialis Tower Seluler Dibekuk Polres Kukar
Dua Pekan Pertama Tahun 2020, Polres Kukar Amankan 11 Tersangka Kasus Narkoba
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Pendidikan
Tenggarong Kutai Carnival 2019 Angkat Tema Mandau, Tandok Payau dan Lai
Digelar Selama Sepekan, Festival Kota Raja 2019 Suguhkan Aneka Atraksi
 
Pantau Langsung Kondisi Pemain, Mitra Kukar Gelar Latihan Virtual
Dukung Tenaga Kesehatan Hadapi COVID-19, Mitra Kukar Berikan Bantuan 200 APD dan 2000 Masker
 
Meriah, Pembukaan TIFAF 2019 di Stadion Rondong Demang
Karnaval Seni Internasional Awali TIFAF 2019
 
Menuju Normal Baru, Hari Pertama Masuk Sekolah di Kukar 13 Juli 2020
Pertama di Kaltim, SMK YPK Tenggarong Jadi Proyek Percontohan Sekolah Digital
Arsip Berita Berdasarkan Tahun :  
Arsip Berita Berdasarkan Kategori :  
             
Kabupaten
Kecamatan
Kesultanan
Festival Erau
Seni Budaya
Kesah Loco
Cerita Pendek
Wisata
Direktori
KutaiKartanegara.com