Kabupaten Kesultanan Wisata Seni Budaya Festival Erau Agenda Dokumen
       
Arsip Berita Gallery Download Direktori Data Forum Buku Tamu
RSUD A.M. Parikesit
Agenda/Events
Cerita Pendek

Akan Ku Tunggu
Oleh: Rhony Samlan

Beberapa menit lagi kapal fery akan segera berangkat. Akan tetapi mataku masih saja kesana kemari untuk mencari sesuatu. Atau lebih tepatnya seseorang. Biasanya setiap saat aku selalu berjumpa dengannya di kapal ini atau kapal satunya. Mengantri atau sudah berada di ...

Pasutri Penganiaya Balita 4 Tahun Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara

Pasutri NA dan HA resmi menjadi tersangka kasus penganiayaan terhadap anak mereka sendiri yang masih berusia 4 tahun Pasutri NA dan HA resmi menjadi tersangka kasus penganiayaan terhadap anak mereka sendiri yang masih berusia 4 tahun
Photo: Agri


Kasat Reskrim AKP Damus Asa didampingi Kanit PPA Aiptu Irma Ekawati saat memberikan keterangan pers kepada awak media
Kasat Reskrim AKP Damus Asa didampingi Kanit PPA Aiptu Irma Ekawati saat memberikan keterangan pers kepada awak media
Photo: Agri

KutaiKartanegara.com - 12/07/2019 22:59 WITA
Pasangan suami istri yang tega menganiaya si kecil AN (4) kini harus mempertanggungjawabkan perbuatan mereka. Sang ayah kandung NA (24) dan si ibu tiri HA (29) telah ditetapkan menjadi tersangka oleh Satuan Reskrim Polres Kutai Kartanegara (Kukar).


"Mereka dijerat UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga dan UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara," ujar Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar melalui Kasat Reskrim AKP Damus Asa.


Menurut Damus, kedua orangtua balita perempuan itu diamankan petugas di kediaman mereka yang berada di Kelurahan Bukit Biru, Tenggarong, pada Senin (08/07) dini hari lalu sekira jam 01.00 WITA, setelah sebelumnya mendapat kabar penganiayaan balita tersebut via media sosial.


Selain menahan pasutri tersebut, lanjutnya, petugas juga mengamankan beberapa barang bukti yakni sebuah karung plastik, satu buah centong nasi dan satu buah sapu yang gagangnya telah patah.


"Centong nasi dan sapu ini digunakan pelaku untuk memukul korban. Sedangkan karung plastik digunakan untuk menakut-nakuti korban, yakni pelaku mengancam akan membuang korban ke sungai jika nakal," ujar Damus didampingi Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Aiptu Irma Ekawati.


Ditambahkan Damus, motif kedua pasutri itu hingga tega menganiaya si kecil AN lantaran mereka sering merasa jengkel terhadap tingkah laku korban yang tidak mau menurut ketika dinasehati atau menolak jika diperintahkan melakukan sesuatu. "Disamping itu, mereka juga ada permasalahan keluarga sehingga sering melampiaskan kepada AN. Menurut pengakuan mereka, kekerasan terhadap korban mulai terjadi sejak awal 2019 atau sudah berjalan selama 6 bulan," terangnya.


Sementara ibu tiri AN membantah jika dirinya disebut sengaja menjepitkan jari balita tersebut di pintu. "Itu tidak benar, jarinya terjepit pintu saat bermain. Ada saksinya," ungkapnya.


AN juga mengatakan jika dirinya justru membantu mengobati luka pada jari AN. "Saya juga melepas kukunya karena memang sudah mau terlepas. Dan dia tidak menangis waktu itu," katanya. (win)


Kasat Reskrim AKP Damus Asa bersama Kanit PPA Aiptu Irma Ekawati menunjukkan barang bukti yang digunakan pasutri untuk menganiaya balita AN
Photo: Agri

Berita Terkait:
Kejam! Bocah Usia 4 Tahun Dianiaya Ibu Tiri dan Ayah Kandung Sendiri (08/07/2019)


 
Pasang Iklan
Pasang Iklan
Username
Password  
Info Odah Etam
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Hukum & Kriminal
Tambahan 4 Pasien Positif Corona: Kasus Positif COVID-19 di Kukar Tembus Angka 50 Kasus
Tambahan 10 Kasus Sembuh, Pasien COVID-19 yang Dirawat di Kukar Tinggal 7 Pasien
 
Bekerja Dari Rumah Bagi Pegawai Pemkab Kukar Kembali Diperpanjang Hingga 29 Mei
Bupati Edi Damansyah Sampaikan LKPJ Tahun Anggaran 2019 Kepada DPRD Kukar
 
Tak Terdampak Pandemi COVID-19, PHM Tetap Jaga Produksi Migas Blok Mahakam
Mencicipi Kopi Nusantara Lewat Coffee Cupping
 
Beraksi di 30 TKP se-Kaltim, Sindikat Spesialis Tower Seluler Dibekuk Polres Kukar
Dua Pekan Pertama Tahun 2020, Polres Kukar Amankan 11 Tersangka Kasus Narkoba
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Pendidikan
Tenggarong Kutai Carnival 2019 Angkat Tema Mandau, Tandok Payau dan Lai
Digelar Selama Sepekan, Festival Kota Raja 2019 Suguhkan Aneka Atraksi
 
Pantau Langsung Kondisi Pemain, Mitra Kukar Gelar Latihan Virtual
Dukung Tenaga Kesehatan Hadapi COVID-19, Mitra Kukar Berikan Bantuan 200 APD dan 2000 Masker
 
Meriah, Pembukaan TIFAF 2019 di Stadion Rondong Demang
Karnaval Seni Internasional Awali TIFAF 2019
 
Menuju Normal Baru, Hari Pertama Masuk Sekolah di Kukar 13 Juli 2020
Pertama di Kaltim, SMK YPK Tenggarong Jadi Proyek Percontohan Sekolah Digital
Arsip Berita Berdasarkan Tahun :  
Arsip Berita Berdasarkan Kategori :  
             
Kabupaten
Kecamatan
Kesultanan
Festival Erau
Seni Budaya
Kesah Loco
Cerita Pendek
Wisata
Direktori
KutaiKartanegara.com