Kabupaten Kesultanan Wisata Seni Budaya Festival Erau Agenda Dokumen
       
Arsip Berita Gallery Download Direktori Data Forum Buku Tamu
RSUD A.M. Parikesit
Agenda/Events
Cerita Pendek

Akan Ku Tunggu
Oleh: Rhony Samlan

Beberapa menit lagi kapal fery akan segera berangkat. Akan tetapi mataku masih saja kesana kemari untuk mencari sesuatu. Atau lebih tepatnya seseorang. Biasanya setiap saat aku selalu berjumpa dengannya di kapal ini atau kapal satunya. Mengantri atau sudah berada di ...

Astaga, Pria Uzur Ini Tega Gagahi Anak Kandung Usia 6 Tahun!

Warga Tenggarong Seberang yang sudah uzur ini harus berurusan dengan polisi lantaran tega menggagahi anaknya yang masih berusia 6 tahun Warga Tenggarong Seberang yang sudah uzur ini harus berurusan dengan polisi lantaran tega menggagahi anaknya yang masih berusia 6 tahun
Photo: Agri


KutaiKartanegara.com - 03/01/2019 16:50 WITA
Perbuatan Su (61), atau sebut saja Panjul, sungguh keterlaluan dan sangat memprihatinkan. Betapa tidak, pria uzur ini tega menggagahi anak kandungnya sendiri yang baru berusia 6 tahun, sebut saja Bunga.


Bunga yang masih sekolah di Taman Kanak-Kanak itu merupakan anak satu-satunya dari hasil pernikahan Panjul dengan istri ketiganya yang baru bercerai sekitar 3 bulan lalu.


Setelah bercerai dengan istri ketiganya itu, Panjul tinggal berdua dengan Bunga di rumah sewaan yang berada di RT 16 desa Bukit Raya, Tenggarong Seberang. Dia pun mengurus gadis kecil itu, mulai memandikan, memasangkan baju hingga menidurkannya.


Petaka bagi gadis kecil itu pun terjadi pada Selasa malam, 7 November 2018 lalu. Malam sekitar jam 22.00 WITA, Panjul merenggut kehormatan putri kandungnya yang tengah tidur. Bunga yang sempat terbangun dan tak mengerti akan perbuatan ayahnya menurut saat diberi permen.


Setelah kejadian itu, Panjul kembali mengulangi perbuatan bejatnya pada Minggu malam tanggal 18 November 2018 sekitar jam 20.30 WITA. Usai melampiaskan nafsunya, Panjul memberikan uang Rp 5 ribu kepada Bunga dan memintanya untuk tidak cerita kepada orang lain.


Seolah tak ada rasa iba terhadap putri kecilnya, Panjul kembali mengulangi aksinya pada Rabu sore, tanggal 26 Desember 2018 sekitar jam 15.00 WITA usai memandikan Bunga. Panjul pun memberikan uang Rp 3 ribu kepada putrinya itu.


"Korban selalu menangis dan berteriak saat digagahi ayahnya. Namun pelaku selalu mengancam korban agar tidak beteriak atau melapor ke orang lain. Jika korban teriak atau bilang ke orang lain, pelaku mengancam akan memotong tangan dan kaki korban dengan pisau," jelas Kapolsek Tenggarong Seberang Iptu Abdul Rauf melalui Kanit Reskrim Ipda Hadi Winarno dalam jumpa pers yang digelar di Mapolsek Tenggarong Seberang, Rabu (02/01) kemarin.


Kasus tersebut akhirnya terungkap setelah Bunga dititip ke tetangganya yang membantu mengasuh ketika Panjul bekerja sebagai penjual air bersih keliling.


"Pada hari Kamis 27 Desember, korban mengeluh merasa sakit perih ketika buang air kecil. Setelah ditanya berulang-ulang oleh pengasuhnya, korban akhirnya mengaku jika semalam ditindih atau disetubuhi ayah kandungnya sendiri," ungkapnya.


Pengasuh Bunga pun kemudian menghubungi ibu kandung gadis kecil itu. Tak terima atas kejadian yang menimpa anaknya, ibu Bunga kemudian melaporkan kasus tersebut kepada petugas Polsek Tenggarong Seberang.


Panjul akhirnya berhasil diringkus polisi sejak Jum'at (28/12) lalu. Panjul ditangkap ketika sedang nongkrong di sebuah warung kopi di jalan poros Tenggarong Seberang-Samarinda.


"Pelaku kami jerat pasal 76 huruf D junto Pasal 812 ayat 1, 2, dan 3 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undangg Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun dan denda maksimal Rp 5 milyar. Dan dalam hal tindak pidana dilakukan oleh orangtua sendiri, maka pidananya ditambah sepertiga dari ancaman pidana ayat 1," pungkasnya. (win)


Kanit Intel Polsek Tenggarong Seberang Ipda Hadi Winarno saat memimpin jumpa pers terkait penangkapan tersangka Su (61) yang telah menggagahi anak kandungnya sendiri
Photo: Agri

 
Pasang Iklan
Pasang Iklan
Username
Password  
Info Odah Etam
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Hukum & Kriminal
Swab Massal di Sanga-Sanga Kumpulkan 209 Sampel
Tambahan 3 Kasus Baru COVID-19 di Kukar dan 2 Kasus Sembuh Per 8 Juli 2020
 
Bekerja Dari Rumah Bagi Pegawai Pemkab Kukar Kembali Diperpanjang Hingga 29 Mei
Bupati Edi Damansyah Sampaikan LKPJ Tahun Anggaran 2019 Kepada DPRD Kukar
 
Berlaku Hingga 31 Juli 2020, Bayar Pajak Kendaraan Diberi Keringanan dan Bebas Denda/Bunga
Tak Terdampak Pandemi COVID-19, PHM Tetap Jaga Produksi Migas Blok Mahakam
 
Beraksi di 30 TKP se-Kaltim, Sindikat Spesialis Tower Seluler Dibekuk Polres Kukar
Dua Pekan Pertama Tahun 2020, Polres Kukar Amankan 11 Tersangka Kasus Narkoba
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Pendidikan
Tenggarong Kutai Carnival 2019 Angkat Tema Mandau, Tandok Payau dan Lai
Digelar Selama Sepekan, Festival Kota Raja 2019 Suguhkan Aneka Atraksi
 
Pantau Langsung Kondisi Pemain, Mitra Kukar Gelar Latihan Virtual
Dukung Tenaga Kesehatan Hadapi COVID-19, Mitra Kukar Berikan Bantuan 200 APD dan 2000 Masker
 
Meriah, Pembukaan TIFAF 2019 di Stadion Rondong Demang
Karnaval Seni Internasional Awali TIFAF 2019
 
Pemkab Kukar Gratiskan Rapid Test Bagi Santri/Pelajar/Mahasiswa, Ini Syaratnya
Satu-Satunya Perpustakaan Sekolah di Kukar yang Raih Akreditasi Perpusnas RI Ada di SD Muhammadiyah 1 Tenggarong
Arsip Berita Berdasarkan Tahun :  
Arsip Berita Berdasarkan Kategori :  
             
Kabupaten
Kecamatan
Kesultanan
Festival Erau
Seni Budaya
Kesah Loco
Cerita Pendek
Wisata
Direktori
KutaiKartanegara.com