Kabupaten Kesultanan Wisata Seni Budaya Festival Erau Agenda Dokumen
       
Arsip Berita Gallery Download Direktori Data Forum Buku Tamu
RSUD A.M. Parikesit
Agenda/Events
Cerita Pendek

Akan Ku Tunggu
Oleh: Rhony Samlan

Beberapa menit lagi kapal fery akan segera berangkat. Akan tetapi mataku masih saja kesana kemari untuk mencari sesuatu. Atau lebih tepatnya seseorang. Biasanya setiap saat aku selalu berjumpa dengannya di kapal ini atau kapal satunya. Mengantri atau sudah berada di ...

Bikin Takjub, Ketopong dan Pedang Asli Dipinjam Dari Museum Nasional Untuk Penobatan Sultan Kutai ke-21

Petugas Museum Nasional membawa dua buah kotak berisi Ketopong dan pedang yang akan digunakan pada prosesi penabalan Putra Mahkota menjadi Sultan Kutai ke-21Petugas Museum Nasional membawa dua buah kotak berisi Ketopong dan pedang yang akan digunakan pada prosesi penabalan Putra Mahkota menjadi Sultan Kutai ke-21
Photo: Agri


Para undangan dan kerabat Kesultanan Kutai mengabadikan dua benda pusaka yang akan digunakan pada penobatan Sultan Kutai
Para undangan dan kerabat Kesultanan Kutai mengabadikan dua benda pusaka yang akan digunakan pada penobatan Sultan Kutai
Photo: Agri

KutaiKartanegara.com - 15/12/2018 11:31 WITA
Dua benda pusaka Kesultanan Kutai berupa Ketopong atau mahkota dan sebuah pedang yang tersimpan di Museum Nasional, Jakarta, turut dihadirkan ke Tenggarong sebagai pelengkap prosesi Sultan Kutai Kartanegara ing Martadipura ke-21.


Kedua benda pusaka yang ditempatkan dalam kotak berwarna biru tersebut tiba di Tenggarong, Jum'at (14/12) siang kemarin, sekitar jam 11.00 WITA.


Ketopong dan pedang kerajaan tersebut dibawa langsung petugas Museum Nasional ke Kedaton Kutai Kartanegara. Sejumlah petugas kepolisian turut mengawal benda berharga itu.


Petugas dari Museum Nasional menunjukkan Ketopong atau mahkota asli yang pertama kali digunakan pada masa pemerintahan Sultan AM Sulaiman
Photo: Agri


Ratusan hadirin, terutama kalangan kerabat Kesultanan Kutai, tampak takjub sesaat mahkota dan pedang asli tersebut dibuka di hadapan Putra Mahkota H Adji Pangeran Adipati Praboe Anoem Soerya Adiningrat.


Hadirin tampak terpesona dengan keindahan mahkota seberat 1,2 kg yang terbuat dari emas itu, termasuk pedang seberat 1,7 kg yang juga terbuat dari emas yang dihiasi sejumlah batu mulia.


Momen langka tersebut langsung diabadikan para kerabat Kesultanan dan hadirin lainnya dengan menggunakan kamera ponsel masing-masing. "Silakan difoto, tapi jangan disentuh," seru petugas Keraton.


Kedua benda pusaka tersebut dibawa terlebih dahulu ke Kedaton untuk dilakukan ritual Besawai yang dipimpin Putra Mahkota HAP Adipati Praboe Anoem Soerya Adiningrat.


Pedang asli yang terbuat dari emas dan batu mulia seberat 1,7 kg akan turut digunakan pada prosesi penabalan Sultan Kutai ke-21
Photo: Agri


Namun sebelum dilakukan ritual Besawai, ketopong dan pedang tersebut terlebih dahulu dibungkus dengan kain kuning agar tak terkena langsung percikan air.


Usai ritual Besawai, ketopong dan pedang tersebut kembali dimasukkan ke dalam kotak untuk kemudian disimpan di salah satu bank di Tenggarong.


"Ketopong dan pedang asli disimpan dulu untuk digunakan pada prosesi penabalan Sultan Kutai," kata juru bicara Kesultanan Kutai, HAPHK Poeger.


Menurut Poeger, kedua benda pusaka tersebut wajib dihadirkan ke Tenggarong sebagai syarat untuk upacara penobatan Putra Mahkota menjadi Sultan Kutai Kartanegara ing Martadipura ke-21.


"Di Museum Mulawarman sebenarnya ada replika Ketopong dan pedang tersebut. Namun kita upayakan memakai yang asli dengan cara meminjam dari Museum Nasional. Dan alhamdulillah kedua benda tersebut bisa dipinjamkan," imbuhnya. (win)


Putra Mahkota HAP Adipati Praboe Anoem Soerya Adiningrat melakukan ritual Besawai terhadap 2 benda pusaka yang telah dibungkus kain kuning
Photo: Agri

 
Pasang Iklan
Pasang Iklan
Username
Password  
Info Odah Etam
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Hukum & Kriminal
Sempat Zero COVID-19, Kecamatan Samboja Kembali Tambah 2 Kasus Baru
Ingat, Dokumen Kependudukan Yang Ada TTE Tak Perlu Dilegalisir
 
Bekerja Dari Rumah Bagi Pegawai Pemkab Kukar Kembali Diperpanjang Hingga 29 Mei
Bupati Edi Damansyah Sampaikan LKPJ Tahun Anggaran 2019 Kepada DPRD Kukar
 
Berlaku Hingga 31 Juli 2020, Bayar Pajak Kendaraan Diberi Keringanan dan Bebas Denda/Bunga
Tak Terdampak Pandemi COVID-19, PHM Tetap Jaga Produksi Migas Blok Mahakam
 
Beraksi di 30 TKP se-Kaltim, Sindikat Spesialis Tower Seluler Dibekuk Polres Kukar
Dua Pekan Pertama Tahun 2020, Polres Kukar Amankan 11 Tersangka Kasus Narkoba
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Pendidikan
Tenggarong Kutai Carnival 2019 Angkat Tema Mandau, Tandok Payau dan Lai
Digelar Selama Sepekan, Festival Kota Raja 2019 Suguhkan Aneka Atraksi
 
Pantau Langsung Kondisi Pemain, Mitra Kukar Gelar Latihan Virtual
Dukung Tenaga Kesehatan Hadapi COVID-19, Mitra Kukar Berikan Bantuan 200 APD dan 2000 Masker
 
Meriah, Pembukaan TIFAF 2019 di Stadion Rondong Demang
Karnaval Seni Internasional Awali TIFAF 2019
 
Satu-Satunya Perpustakaan Sekolah di Kukar yang Raih Akreditasi Perpusnas RI Ada di SD Muhammadiyah 1 Tenggarong
Menuju Normal Baru, Hari Pertama Masuk Sekolah di Kukar 13 Juli 2020
Arsip Berita Berdasarkan Tahun :  
Arsip Berita Berdasarkan Kategori :  
             
Kabupaten
Kecamatan
Kesultanan
Festival Erau
Seni Budaya
Kesah Loco
Cerita Pendek
Wisata
Direktori
KutaiKartanegara.com