Kabupaten Kesultanan Wisata Seni Budaya Festival Erau Agenda Dokumen
       
Arsip Berita Gallery Download Direktori Data Forum Buku Tamu
RSUD A.M. Parikesit
mySamarinda.com
Agenda/Events
Cerita Pendek

Akan Ku Tunggu
Oleh: Rhony Samlan

Beberapa menit lagi kapal fery akan segera berangkat. Akan tetapi mataku masih saja kesana kemari untuk mencari sesuatu. Atau lebih tepatnya seseorang. Biasanya setiap saat aku selalu berjumpa dengannya di kapal ini atau kapal satunya. Mengantri atau sudah berada di ...

Kerap Beraksi di Kukar, Samarinda Hingga Balikpapan, Sindikat Pelaku Curanmor Kembali Diringkus Polisi

Dua anggota sindikat curanmor terpaksa dilumpuhkan petugas karena berusaha melarikan diri saat ditangkapDua anggota sindikat curanmor terpaksa dilumpuhkan petugas karena berusaha melarikan diri saat ditangkap
Photo: Agri


Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar (tengah) didampingi Wakapolres Kompol Andre Anas dan Kasat Reskrim AKP Damus Asa saat memberikan keterangan pers
Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar (tengah) didampingi Wakapolres Kompol Andre Anas dan Kasat Reskrim AKP Damus Asa saat memberikan keterangan pers
Photo: Agri

KutaiKartanegara.com - 12/03/2018 23:24 WITA
Acungan jempol patut diberikan kepada jajaran Polres Kutai Kartanegara (Kukar). Setelah bulan Februari lalu berhasil mengungkap jaringan pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) dan sepeda gunung, petugas Opsnal Polres Kukar kembali meringkus sindikat curanmor dari kelompok lainnya.


Sebanyak 4 orang pelaku berinisial Rd, Hd, Sy, dan Fr berhasil diamankan petugas sejak Kamis (08/03) lalu, sementara satu orang pelaku lagi yakni Bn masih buron. Dari 4 tersangka yang diamankan, 2 orang terpaksa harus dilumpuhkan dengan timah panas pada bagian kaki lantaran berusaha melarikan diri.


"Kelompok Rd alias Sapi merupakan jaringan pelaku pemain lama, namun keberadaannya selalu berpindah-pindah tempat dan merupakan kelompok jaringan curanmor yang terorganisir," terang Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar kepada wartawan, Senin (12/03) siang.


Ditambahkan Anwar, dari 4 pelaku yang tertangkap, 3 di antaranya adalah residivis yang baru keluar dari penjara. "Mereka telah beraksi selama 2 bulan terakhir dengan melakukan pencurian 23 unit sepeda motor di wilayah Kukar, Samarinda hingga Balikpapan," ujar Anwar didampingi Wakapolres Kompol Andre Anas dan Kasat Reskrim AKP Damus Asa.


Kelompok ini, lanjut Anwar, juga memiliki penadah yang terorganisir karena banyak sepeda motor hasil curian dijual ke wilayah pedesaan seperti di Kecamatan Sebulu, Sanga-Sanga hingga Kabupaten Kutai Timur.


"Terkadang motor hasil curian juga disimpan terlebih dahulu di semak-semak hutan, baru mereka ambil untuk dijual dengan harga antar Rp 1,2 juta hingga Rp 2,3 juta. Hasil penjualan kemudian dibagi oleh masing-masing yang ikut mengambil sepeda motor tersebut," jelasnya.


Dalam melakukan aksi, tambah Anwar, pelaku selalu bersama sama. "Yang bertindak sebagai eksekutor adalah Rd alias Sapi, Hd, Bn dan Sy. Sedangkan Fr alias Puma sebagai pengantar. Pelaku mengambil sepeda motor dengan menggunakan kunci T. Sementara rekan lainnya mengawasi dari kejauhan. Setelah berhasil mendapatkan sepeda motor, pelaku kemudian membawanya kepada penadah," ujarnya.


Menurut Kapolres Kukar, terbongkarnya jaringan ini berawal dari kecurigaan petugas terhadap 2 tersangka menyusul masih maraknya kasus curanmor di wilayah Kukar. "Pada Kamis (08/03) pagi sekitar jam 10.00 WITA, petugas membuntuti Rd dan Hd. Kemudian sekitar pukul 16.00 WITA, kedua pelaku berhasil diamankan di Jalan Jakarta, Samarinda. Pada saat hendak ditangkap, kedua pelaku berusaha melarikan diri sehingga harus dilumpuhkan," terangnya.


Dari hasil interogasi, lanjut Anwar, keduanya mengaku jika mereka sering melakukan pencurian sepeda motor bersama rekan-rekannya untuk dijual ke seorang penadah berinisial Ju di Sebulu. "Setelah itu, petugas bergerak ke Sebulu untuk mengamankan si penadah berikut barang bukti sepeda motor," pungkasnya.


Sementara ditambahkan Kasat Reskrim, para pelaku tak hanya beraksi melakukan pencurian sepeda motor. Namun mereka juga kerap menyasar tabung gas eliji ukuran 3 kg. "Ada 75 buah tabung gas yang mereka curi dan kemudian dijual dengan harga bervariasi," demikian ujarnya. (win)


Sebanyak 4 pelaku dan sejumlah barang bukti berhasil diamankan petugas Polres Kukar
Photo: Agri

 
Pasang Iklan
Pasang Iklan
Username
Password  
Info Odah Etam
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Hukum & Kriminal
Sabtu-Minggu Ada Uji Beban Dinamis, Jembatan Kartanegara Akan Ditutup Sementara Pada Jam Ini
Meriahnya Peluncuran Pilbup Kukar 2020
 
Bupati Kukar Lantik 107 Kades Hasil Pilkades Serentak 2019
Gerbong Mutasi Masih Bergerak, Bupati Edi Damansyah Lantik 98 Pejabat
 
Gebyar Pajak 2019: Bapenda Kukar Gelar Undian Bagi Para Wajib Pajak
Dampak Penetapan IKN, Dubes Malaysia Kunjungi Kukar Jajaki Peluang Investasi Baru
 
Kejaksaan Negeri Kukar Masih Tangani Kasus Korupsi di 2 Desa Ini
Kasus Pencurian Minyak Mentah dari Pipa Pertamina, Polisi Tangkap 3 Pelaku
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Pendidikan
Tenggarong Kutai Carnival 2019 Angkat Tema Mandau, Tandok Payau dan Lai
Digelar Selama Sepekan, Festival Kota Raja 2019 Suguhkan Aneka Atraksi
 
Mitra Kukar 2-2 Persewar Waropen: Naga Mekes Gagal Kembali ke Liga 1
Mitra Kukar Targetkan Kemenangan Atas Persewar di Laga Akhir Grup A
 
Meriah, Pembukaan TIFAF 2019 di Stadion Rondong Demang
Karnaval Seni Internasional Awali TIFAF 2019
 
Hadirkan Nuansa Kutai Tempo Doeloe: SMAN 1 Tenggarong Gelar Lorong Budaya Mulawarman
Hari Guru Nasional 2019: Ini Sambutan Nadiem Makarim Yang Bikin Para Guru Bersorak Riuh dan Bertepuk Tangan
Arsip Berita Berdasarkan Tahun :  
Arsip Berita Berdasarkan Kategori :  
             
Kabupaten
Kecamatan
Kesultanan
Festival Erau
Seni Budaya
Kesah Loco
Cerita Pendek
Wisata
Direktori
KutaiKartanegara.com