Kabupaten Kesultanan Wisata Seni Budaya Festival Erau Agenda Dokumen
       
Arsip Berita Gallery Download Direktori Data Forum Buku Tamu
RSUD A.M. Parikesit
Agenda/Events
Cerita Pendek

Akan Ku Tunggu
Oleh: Rhony Samlan

Beberapa menit lagi kapal fery akan segera berangkat. Akan tetapi mataku masih saja kesana kemari untuk mencari sesuatu. Atau lebih tepatnya seseorang. Biasanya setiap saat aku selalu berjumpa dengannya di kapal ini atau kapal satunya. Mengantri atau sudah berada di ...

Palsukan SIM, KTP, Ijazah Hingga Surat Tanah
Pria Ini Diringkus Petugas Polsek Loa Kulu

Wakapolsek Loa Kulu Iptu Juwadi (kanan) bersama jajarannya menunjukkan barang bukti dokumen dan surat yang dipalsukan tersangka SpWakapolsek Loa Kulu Iptu Juwadi (kanan) bersama jajarannya menunjukkan barang bukti dokumen dan surat yang dipalsukan tersangka Sp
Photo: Agri


Barang bukti berupa sejumlah stempel dari berbagai institusi untuk memalsukan surat/dokumen ikut diamankan petugas Polsek Loa Kulu
Barang bukti berupa sejumlah stempel dari berbagai institusi untuk memalsukan surat/dokumen ikut diamankan petugas Polsek Loa Kulu
Photo: Agri

KutaiKartanegara.com - 23/03/2017 11:13 WITA
Warga desa Rempanga, Kecamatan Loa Kulu, berinisial Sp (39) ini sebenarnya memiliki keahlian yang baik di bidang komputer dan fotografi. Namun sayang, keahlian tersebut digunakan untuk membuat surat atau dokumen palsu.


Pria yang mengaku berprofesi sebagai fotografer ini akhirnya harus berurusan dengan hukum lantaran telah melayani jasa pembuatan surat/dokumen palsu, mulai dari SIM, KTP, Kartu Keluarga, Akte Cerai, ijazah, hingga surat tanah!


Sp berhasil diamankan petugas Polsek Loa Kulu pada Selasa (21/03) malam sekitar jam 22.00 WITA di kediamannya yang berada di Jalan FL Thobing, RT 9 desa Rempanga, Loa Kulu.


Sejumlah barang bukti ikut diamankan, di antaranya adalah seperangkat komputer, scanner, printer dan 4 botol tinta warna, mesin ketik, alat pemotong kertas, alat laminating, sejumlah stempel dari berbagai institusi, serta beberapa dokumen atau surat yang dipalsukan.


Selain mengamankan Sp, polisi juga meringkus Hd (35). Warga Jalan Yos Sudarso, RT 16 desa Loa Kulu Kota ini ikut diciduk polisi lantaran menggunakan SIM palsu yang dipesan dari Sp untuk kepentingan melamar kerja di perusahaan tambang.


Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Fadillah Zulkarnaen melalui Wakapolsek Loa Kulu Iptu Juwadi mengatakan, terungkapnya kasus pemalsuan surat dan dokumen di Loa Kulu ini berawal dari tertangkapnya Hd yang menggunakan SIM palsu pada Selasa (21/03) malam sekitar jam 21.30 WITA.


"Dari hasil pemeriksaan, Hd mengaku jika membuat SIM palsu tersebut dari Sp. Malam itu juga kita langsung mengamankan Sp di rumahnya. Ternyata tidak hanya SIM saja yang dipalsukan, saat kita geledah ternyata ada dokumen atau surat lain yang dipalsukan," kata Juwadi.


Ditambahkannya, material SIM yang digunakan sebenarnya asli yakni menggunakan SIM yang telah habis masa berlakunya. "Tapi oleh tersangka Sp, data bagian depannya dirubah sehingga seolah-olah masih berlaku," terangnya.


Menurut Juwadi, pihaknya masih mengembangkan kasus tersebut. Apalagi menurut pengakuan tersangka, ada 30 orang yang telah menggunakan jasanya untuk membuat dokumen palsu. "Bahkan ada yang memalsukan surat tanah untuk dijadikan jaminan di bank," ungkapnya.


Baik pengguna maupun pembuat dokumen atau surat palsu tersebut, lanjut Juwadi, dikenakan pasal 263 dan pasal 264 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal hingga 8 tahun.


Sementara itu, Sp mengaku baru setahun terakhir melayani permintaan warga untuk membuat dokumen atau surat palsu, tepatnya mulai Februari 2016. "Awalnya ada yang minta bantu buatkan SIM untuk persyaratan kerja. Untuk tarifnya saya minta Rp 300 ribu. Tapi saya minta dia untuk segera mengurus SIM asli kalau sudah diterima kerja," ujar pria berstatus duda ini.


Berawal dari itu, jasa pembuatan surat dan dokumen asli tapi palsu yang dilakukan Sp tersebut lambat laun diketahui oleh kalangan warga pendatang yang mencari kerja di Loa Kulu. Dokumen 'aspal' tersebut dibutuhkan untuk lampiran persyaratan mencari kerja.


"Untuk ijazah atau surat lainnya tarifnya Rp 200 ribu. Tapi tidak banyak keuntungan yang saya terima, karena kebanyakan dari mereka masih berhutang kepada saya. Mereka janji akan membayar kalau sudah diterima kerja," demikian ujarnya. (win)

 
Pasang Iklan
Pasang Iklan
Username
Password  
Info Odah Etam
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Hukum & Kriminal
Tambahan 10 Kasus Sembuh, Pasien COVID-19 yang Dirawat di Kukar Tinggal 7 Pasien
Kabar Baik, 4 Lagi Warga Kukar Dinyatakan Sembuh Dari Paparan COVID-19
 
Bekerja Dari Rumah Bagi Pegawai Pemkab Kukar Kembali Diperpanjang Hingga 29 Mei
Bupati Edi Damansyah Sampaikan LKPJ Tahun Anggaran 2019 Kepada DPRD Kukar
 
Tak Terdampak Pandemi COVID-19, PHM Tetap Jaga Produksi Migas Blok Mahakam
Mencicipi Kopi Nusantara Lewat Coffee Cupping
 
Beraksi di 30 TKP se-Kaltim, Sindikat Spesialis Tower Seluler Dibekuk Polres Kukar
Dua Pekan Pertama Tahun 2020, Polres Kukar Amankan 11 Tersangka Kasus Narkoba
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Pendidikan
Tenggarong Kutai Carnival 2019 Angkat Tema Mandau, Tandok Payau dan Lai
Digelar Selama Sepekan, Festival Kota Raja 2019 Suguhkan Aneka Atraksi
 
Dukung Tenaga Kesehatan Hadapi COVID-19, Mitra Kukar Berikan Bantuan 200 APD dan 2000 Masker
Mitra Kukar 2-0 Martapura FC: Menang di Laga Perdana, JS Akui Masih Banyak Yang Harus Dibenahi
 
Meriah, Pembukaan TIFAF 2019 di Stadion Rondong Demang
Karnaval Seni Internasional Awali TIFAF 2019
 
Pertama di Kaltim, SMK YPK Tenggarong Jadi Proyek Percontohan Sekolah Digital
Hadirkan Nuansa Kutai Tempo Doeloe: SMAN 1 Tenggarong Gelar Lorong Budaya Mulawarman
Arsip Berita Berdasarkan Tahun :  
Arsip Berita Berdasarkan Kategori :  
             
Kabupaten
Kecamatan
Kesultanan
Festival Erau
Seni Budaya
Kesah Loco
Cerita Pendek
Wisata
Direktori
KutaiKartanegara.com