Kabupaten Kesultanan Wisata Seni Budaya Festival Erau Agenda Dokumen
       
Arsip Berita Gallery Download Direktori Data Forum Buku Tamu
RSUD A.M. Parikesit
mySamarinda.com
Agenda/Events
Cerita Pendek

Akan Ku Tunggu
Oleh: Rhony Samlan

Beberapa menit lagi kapal fery akan segera berangkat. Akan tetapi mataku masih saja kesana kemari untuk mencari sesuatu. Atau lebih tepatnya seseorang. Biasanya setiap saat aku selalu berjumpa dengannya di kapal ini atau kapal satunya. Mengantri atau sudah berada di ...

Astaga! Kasus Pencurian di 12 TKP, Pelakunya Ternyata Oknum PNS...

Petugas Polsek Tenggarong berhasil meringkus Fa, oknum PNS yang telah beraksi melakukan pencurian dalam setahun terakhir di TenggarongPetugas Polsek Tenggarong berhasil meringkus Fa, oknum PNS yang telah beraksi melakukan pencurian dalam setahun terakhir di Tenggarong
Photo: Agri


Kanit Reskrim Polsek Tenggarong Aiptu M Wiwin (kanan) saat memberikan keterangan pers
Kanit Reskrim Polsek Tenggarong Aiptu M Wiwin (kanan) saat memberikan keterangan pers
Photo: Agri

KutaiKartanegara.com - 13/02/2017 21:31 WITA
Setelah satu tahun beraksi membobol rumah atau kantor tanpa ketahuan, tersangka pelaku pencurian di 12 TKP (Tempat Kejadian Perkara) di kota Tenggarong akhirnya berhasil diciduk polisi.


Yang mengejutkan, pelaku pencurian dengan pemberatan tersebut adalah seorang oknum PNS golongan II.b yang bekerja di salah satu instansi Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar).


Pria berinisial Fa (31) ini ditangkap petugas Polsek Tenggarong pada Sabtu (11/02) dini hari lalu sekitar jam 02.00 saat bersembunyi di dalam semak-semak di kawasan Jalan Stadion Timur I.


Kapolsek Tenggarong MD Djauhari melalui Kanit Reskrim Aiptu Muhammad Wiwin mengatakan, terungkapnya kasus ini berawal dari upaya percobaan pencurian yang dilakukan Fa pada Jum'at (10/02) malam lalu di kantor Tata Usaha SMPN 1 Tenggarong di Jalan Imam Bonjol.


"Awalnya pelaku mencoba mencongkel jendela di kantor TU SMPN 1 Tenggarong. Namun upayanya gagal karena ketahuan penjaga kantor. Pelaku kemudian melarikan diri setelah dikejar penjaga tadi. Namun pelaku meninggalkan sepeda motornya Yamaha Xeon nopol KT 5597 0T, linggis sepanjang 50 cm dan 1 pasang sandal warna cokelat," ujar Wiwin.


Sejumlah barang bukti hasil curian Fa berhasil diamankan petugas
Photo: Agri


Penjaga kantor kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tenggarong. Anggota Opsnal Polsek Tenggarong kemudian melakukan penyelidikan dengan memeriksa beberapa barang bukti yang tertinggal di TKP.


"Saat jok sepeda motor dibuka, ditemukan dompet yang berisikan identitas pelaku berupa KTP dan SIM A. Malam itu juga petugas langsung melakukan pengejaran dengan mendatangi rumah tersangka. Tersangka sempat kabur dan bersembunyi di semak-semak Jalan Stadion Timur I, namun berhasil ditangkap petugas," jelasnya.


Setelah diinterogasi di Mapolsek Tenggarong, lanjut Wiwin, tersangka akhirnya mengaku telah melakukan beberapa aksi pencongkelan dan pencurian antara lain di Kantor Dharma Wanita Kukar, di eks RSUD AM Parikesit, rumah dinas Camat Tenggarong, gudang arsip Dinas Pekerjaan Umum, kantor PT CGA di Jalan Wolter Monginsidi, mushola di Jalan Pesut, rumah di Jalan Gunung Menyapa, Jalan Gunung Belah dan Jalan Patin.


"Pelaku pertama kali melakukan aksi pencurian pada tahun lalu, tepatnya pada 6 Februari 2016. Dalam melakukan aksinya, tersangka mengaku bekerja sendirian dengan cara diangsur dengan menggunakan sepeda motor, dan kadang menggunakan mobil," katanya.


Dari pengakuan tersangka, lanjutnya, barang-barang hasil curian tersebut dijual murah ke warga Tenggarong serta beberapa tempat servis barang elektronik.


Menurut Wiwin, petugas berhasil mengumpulkan sejumlah barang bukti seperti 1 unit lemari es dua pintu warna biru merk Sharp, 1 set Tape warna silver merk Sony, 1 unit komputer, 1 unit monitor merk LG, 1 unit monitor merk Skyview, 1 unit Dispenser merk Miyako warna putih, 1 unit Dispenser merk zerowatt warna hitam, 1 unit tv 29" merk Sharp, 1 unit TV LCD 24" merk Polytron, 1 unit printer Canon MG 2570, dan 1 unit Infocus.


Ketika ditanya motif mengapa pelaku melakukan pencurian, menurut Wiwin, hal ini dikarenakan pelaku gemar bermain judi online dan merupakan pengguna narkoba.


Atas perbuatan yang dilakukannya, Fa dijerat Pasal 363 (Jo) 65 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (win)


Fa ditangkap petugas pada Sabtu dini hari lalu atas upaya percobaan pencurian di kantor TU SMPN 1 Tenggarong
Photo: Agri

 
Pasang Iklan
Pasang Iklan
Username
Password  
Info Odah Etam
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Hukum & Kriminal
Kebakaran Lahap 5 Rumah Warga Desa Jembayan Tengah
Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-91, Bupati Kukar Ajak Pemuda Kawal Pembangunan
 
Pejabat Tingkat Kelurahan Hingga Kepala OPD Dimutasi
Bupati Edi Damansyah Mutasi 10 Pejabat Pemkab Kukar
 
Pantau Harga Kebutuhan Pokok, Satgas Pangan Polres dan Disperindag Kukar Sambangi Pasar Mangkurawang
Berdayakan UKM Lokal, PHM Fasilitasi Kerjasama BUMDes Handil Terusan Dengan Mitra Kerja
 
Lebih Satu Bulan Beraksi di Tenggarong, Maling Helm Ini Akhirnya Tertangkap
Terekam CCTV Bobol Kotak Amal Masjid Istiqlal Samboja, Dua Remaja Diamankan Polisi
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Pendidikan
Tenggarong Kutai Carnival 2019 Angkat Tema Mandau, Tandok Payau dan Lai
Digelar Selama Sepekan, Festival Kota Raja 2019 Suguhkan Aneka Atraksi
 
Mitra Kukar 1-1 Sriwijaya FC: Sempat Unggul, Naga Mekes Ditahan Imbang Laskar Wong Kito
Laga Hidup Mati Kontra Sriwijaya FC, Mitra Kukar Buru Poin Penuh
 
Meriah, Pembukaan TIFAF 2019 di Stadion Rondong Demang
Karnaval Seni Internasional Awali TIFAF 2019
 
Ribuan Siswa Ikuti Simpel Day Bankaltimtara 2019
Sempat Tertunda Akibat Kendala Teknis: Pelajar SMPN 1 Tenggarong Ikuti UNBK di Gedung Baru
Arsip Berita Berdasarkan Tahun :  
Arsip Berita Berdasarkan Kategori :  
             
Kabupaten
Kecamatan
Kesultanan
Festival Erau
Seni Budaya
Kesah Loco
Cerita Pendek
Wisata
Direktori
KutaiKartanegara.com