Kabupaten Kesultanan Wisata Seni Budaya Festival Erau Agenda Dokumen
       
Arsip Berita Gallery Download Direktori Data Forum Buku Tamu
RSUD A.M. Parikesit
Agenda/Events
Cerita Pendek

Akan Ku Tunggu
Oleh: Rhony Samlan

Beberapa menit lagi kapal fery akan segera berangkat. Akan tetapi mataku masih saja kesana kemari untuk mencari sesuatu. Atau lebih tepatnya seseorang. Biasanya setiap saat aku selalu berjumpa dengannya di kapal ini atau kapal satunya. Mengantri atau sudah berada di ...

Ada Kasus Pedofilia, Para Guru Akan Dites Psikologi

Tersangka JL saat digiring ke ruang tahanan Mapolres Kukar
Tersangka JL saat digiring ke ruang tahanan Mapolres Kukar
Photo: Agri

KutaiKartanegara.com - 27/04/2014 15:17 WITA
Terungkapnya kasus pencabulan oleh seorang oknum guru SD terhadap 4 muridnya di Kecamatan Muara Kaman mengundang keprihatinan dari Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rita Widyasari.


Menurut Rita, kasus pencabulan oknum guru terhadap anak dibawah umur itu telah mencoreng dunia pendidikan di Kukar. "Apalagi pelakunya itu adalah guru yang semestinya mendidik, bukannya malah merusak," ujar Bupati Kukar.


Dikatakan Rita, kasus tersebut menjadi pelajaran bahwa ada orang-orang yang berperilaku menyimpang dimana saja. Oleh karena itu, semua harus waspada dalam melindungi anak-anak.


"Agar peristiwa seperti itu tak terulang lagi, tentunya perlu pengawasan dari semua pihak, baik pendidik, orangtua atau keluarga, maupun aparat setempat," imbuhnya.


Menurut Rita, pihaknya akan mengevaluasi kinerja UPTD Dinas Pendidikan di Kecamatan Muara Kaman serta Pengawas Sekolah setempat. Bahkan, pihaknya akan mengevaluasi para guru di Kukar, yaitu dengan melakukan tes psikologi untuk para pendidik. Selain itu, Pemkab Kukar juga akan melakukan fit and proper test atau uji kepatutan dan kelayakan bagi guru-guru non PNS.


"Jadi tidak mudah untuk menjadi guru. Perlu melalui berbagai tes, termasuk psikologisnya. Ini juga merupakan bagian dari pelaksanaan Reformasi Birokrasi kita," katanya.


Sementara untuk para orangtua, Rita meminta agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, dan jangan hanya berharap pada pemerintah atau pihak sekolah karena terbatasnya jam kerja. Bupati Kukar juga berharap agar para Ketua RT dapat meningkatkan perannya dalam mengawasi warga. "Jika ada kejadian yang menyimpang lainnya, siapa saja harus cepat melapor dan jangan ditutup-tutupi," pesannya.


Ketika ditanya mengenai hukuman apa yang pantas diberikan kepada pelaku pencabulan itu, Rita mengatakan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib untuk diberi ganjaran sesuai aturan hukum yang berlaku.


Seperti diberitakan sebelumnya, seorang oknum guru berinisial JL (37) diciduk polisi setelah dilaporkan melakukan pencabulan terhadap siswanya sejak Juni 2013.


Para korban pencabulan JL secara keseluruhan berjumlah 4 orang anak laki-laki. Saat melakukan aksi bejatnya, korban diancam tidak akan diluluskan ujian nasional jika membuka mulut. Selain itu, JL juga mengancam akan menyebarkan foto korban yang dalam keadaan setengah telanjang.


Menurut Kapolres Kukar AKBP Abdul Karim, pelaku sudah diamankan di Mapolres Kukar dan diancam Pasal 82 Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara dan denda maksimal Rp 300 juta. (her/win)

 
Pasang Iklan
Pasang Iklan
Username
Password  
Info Odah Etam
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Hukum & Kriminal
Tambahan 4 Pasien Positif Corona: Kasus Positif COVID-19 di Kukar Tembus Angka 50 Kasus
Tambahan 10 Kasus Sembuh, Pasien COVID-19 yang Dirawat di Kukar Tinggal 7 Pasien
 
Bekerja Dari Rumah Bagi Pegawai Pemkab Kukar Kembali Diperpanjang Hingga 29 Mei
Bupati Edi Damansyah Sampaikan LKPJ Tahun Anggaran 2019 Kepada DPRD Kukar
 
Tak Terdampak Pandemi COVID-19, PHM Tetap Jaga Produksi Migas Blok Mahakam
Mencicipi Kopi Nusantara Lewat Coffee Cupping
 
Beraksi di 30 TKP se-Kaltim, Sindikat Spesialis Tower Seluler Dibekuk Polres Kukar
Dua Pekan Pertama Tahun 2020, Polres Kukar Amankan 11 Tersangka Kasus Narkoba
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Pendidikan
Tenggarong Kutai Carnival 2019 Angkat Tema Mandau, Tandok Payau dan Lai
Digelar Selama Sepekan, Festival Kota Raja 2019 Suguhkan Aneka Atraksi
 
Pantau Langsung Kondisi Pemain, Mitra Kukar Gelar Latihan Virtual
Dukung Tenaga Kesehatan Hadapi COVID-19, Mitra Kukar Berikan Bantuan 200 APD dan 2000 Masker
 
Meriah, Pembukaan TIFAF 2019 di Stadion Rondong Demang
Karnaval Seni Internasional Awali TIFAF 2019
 
Menuju Normal Baru, Hari Pertama Masuk Sekolah di Kukar 13 Juli 2020
Pertama di Kaltim, SMK YPK Tenggarong Jadi Proyek Percontohan Sekolah Digital
Arsip Berita Berdasarkan Tahun :  
Arsip Berita Berdasarkan Kategori :  
             
Kabupaten
Kecamatan
Kesultanan
Festival Erau
Seni Budaya
Kesah Loco
Cerita Pendek
Wisata
Direktori
KutaiKartanegara.com