Kabupaten Kesultanan Wisata Seni Budaya Festival Erau Agenda Dokumen
       
Arsip Berita Gallery Download Direktori Data Forum Buku Tamu
RSUD A.M. Parikesit
mySamarinda.com
Agenda/Events
Cerita Pendek

Akan Ku Tunggu
Oleh: Rhony Samlan

Beberapa menit lagi kapal fery akan segera berangkat. Akan tetapi mataku masih saja kesana kemari untuk mencari sesuatu. Atau lebih tepatnya seseorang. Biasanya setiap saat aku selalu berjumpa dengannya di kapal ini atau kapal satunya. Mengantri atau sudah berada di ...

Erau Adat Muara Kaman Semarakkan Ragam Budaya di Kukar

Suasana pembukaan Erau Adat Muara Kaman 2008, Minggu (23/11) malam laluSuasana pembukaan Erau Adat Muara Kaman 2008, Minggu (23/11) malam lalu
Photo: Humas Kukar/Zulkifli


Pembukaan Erau Muara Kaman ditandai dengan penyalaan Damar Ketebong
Pembukaan Erau Muara Kaman ditandai dengan penyalaan Damar Ketebong
Photo: Humas Kukar/Zulkifli

KutaiKartanegara.com - 25/11/2008 23:01 WITA
Lembaga Adat Kerajaan Kutai Mulawarman selama sepekan ini menggelar pesta adat Erau Muara Kaman 2008 yang dibuka Minggu (23/11) malam lalu di ibukota Kecamatan Muara Kaman.


Pesta seni budaya yang dilakukan setiap tahun sekali itu mendapat sambutan meriah dari masyarakat Muara Kaman dan Pemkab Kukar. Pergelaran Erau Muara Kaman ini diharapan mampu menunjukkan dan menjadi peta wisata budaya Kutai Kartanegara (Kukar).


"Pelaksanaan upacara Adat Erau ini diharapkan mampu mengangkat seni tradisional yang merupakan tradisi asli budaya daerah. Karena tradisi budaya sudah hampir musnah ditelan zaman dan digeser oleh seni modern yang lebih menarik minat generasi muda sekarang," papar Ketua Panitia Pelaksan, Rahmadi.


Menurutnya, pesta adat ini merupakan gambaran dari seni budaya peninggalan kerajaan Kutai Martadipura yang merupakan kerajaan tertua di Indonesia yang sering disebut kerajaan Kutai Mulawarman.


"Erau Muara Kaman ini bertujuan mendukung program pemerintah, khususnya Dinas Pariwisata dan Budaya yang dikemas dalam sebuah even upacara adat dalam rangka menyukseskan Visit Indonesia Year 2008. Erau juga memperingati hari jadi Kota Mulawarman ke-1658 tahun dan HUT Kecamatan Muara kaman ke-108 yang ditujukan untuk menambah rentetan peta wisata budaya," jelasnya.


Acara adat dilaksanakan upacara Nyahu Mantang Tubing yang dilaksanakan tujuh hari sebelum acara dimulai. Selanjutnya upacara Jamu Benua yang dilaksanakan di tiga tempat, yaitu pada Kepala Benua di Bukit Martapura, Tengah Benua di Bukit Tanjung Gelumbang, dan Burit Benua di Lebak Pompong Muara Kaman.


Erau Muara Kaman juga menggelar upacara Maharaja Bedudus dan Bepelas Raga dan Pusaka. Pembukaan upacara adat Mulawarman dan acara pasar rakyat berlangsung selama tujuh malam. Pembacaan haul dan ziarah kubur dilakukan hari keenam dan malam hiburan rakyat serta umum selama tujuh malam, lomba olahraga tradisional dilakukan tujuh hari dan pasar rakyat digelar selama 10 malam.



Asisten III Setkab Kukar menjalani ritual tempong tawar yang dilakukan Kepala Adat Besar Muara Kaman A Iansyahreza Fahlevi
Photo: Humas Kukar/Zulkifli

Penutupan upacara adat Mulawarman dan pasar rakyat akan ditandai dengan Melaboh Jukut Baong Putih ke Sungai Mahakam dan Melaboh Lipan di Danau Lipan. Erau juga diakhiri dengan belimbur (bersiraman) yang bakal diikuti seluruh warga Muara Kaman dan pengujung yang datang dari wilayah lain.


Plt Bupati Kukar dalam amanat tertulis yang dibacakan Asisten III Setkab Kukar AR Ruznie Oms mengatakan, Pemkab Kukar menyambut gembira digelarnya upacara adat Kerajaan Kutai Mulawarman Muara Kaman. Karena kegiatan tersebut dapat dinikmati dan disaksikan langsung kekayaan budaya yang menarik, khas, dan unik, serta tidak akan ditemukan di tempat lain.


"Upacara adat Bedudus Raja Kutai Mulawarman Muara Kaman mewarnai khasanah budaya bangsa kita. Budaya daerah adalah salah satu aset dalam rangka meningkatkan budaya nasional,' jelasnya.


Menurutnya, apabila budaya daerah tidak digali, dikelola, dan dikembangkan dengan serius, kemungkinan besar budaya daerah tersebut akan hilang dimakan zaman. Perkembangan seni budaya khususnya budaya asli lokal di daerah harus diupayakan, agar dapat menjadi daya tarik dan nilai jual pariwisata.


"Industri pariwisata yang tengah kita galakkan dalam Gerbang Dayaku tidak mungkin tumbuh dan berkembang, jika kita tidak dapat mengemas kekayaan seni budaya dalam suguhan karya seni yang menarik," paparnya.


Plt Bupati Kukar mengajak kepada segenap masyarakat untuk melestarikan budaya sebagai wujud penghargaan dan perwujudan cinta Tanah Air. "Saya yakin kebudayaan nasional yang tangguh hanya dapat dibentuk oleh pilar-pilar kebudayaan lokal dan daerah yang kuat," ujarnya.


Kerena itu, Pemkab Kukar berharap kepada para tokoh adat dan budaya di Kukar khususnya di Muara Kaman agar dapat mempertahankan dan mengembangkan adat istiadat dalam budaya lokal, serta mengambil nilai-nilai yang positif dan relevan dalam mengatasi tantangan zaman.


Prosesi pembukaan pesta adat Erau Muara Kaman 2008 dirangkai pula dengan pengukuhan pengurus Lembaga Adat Kerajaan Kutai Mulawarman. (win)


Tempong tawar dilakukan juga kepada para pejabat dan tamu penting yang hadir pada pembukaan Erau Adat Muara Kaman
Photo: Humas Kukar/Zulkifli

 
Pasang Iklan
Pasang Iklan
Username
Password  
Info Odah Etam
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Hukum & Kriminal
Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-91, Bupati Kukar Ajak Pemuda Kawal Pembangunan
Kebakaran Hebat Landa Pemukiman Warga Dusun Sirbaya
 
Pejabat Tingkat Kelurahan Hingga Kepala OPD Dimutasi
Bupati Edi Damansyah Mutasi 10 Pejabat Pemkab Kukar
 
Pantau Harga Kebutuhan Pokok, Satgas Pangan Polres dan Disperindag Kukar Sambangi Pasar Mangkurawang
Berdayakan UKM Lokal, PHM Fasilitasi Kerjasama BUMDes Handil Terusan Dengan Mitra Kerja
 
Terekam CCTV Bobol Kotak Amal Masjid Istiqlal Samboja, Dua Remaja Diamankan Polisi
Operasi Patuh Mahakam 2019: Polres Kukar Gencarkan Razia Kendaraan Selama 2 Pekan
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Pendidikan
Tenggarong Kutai Carnival 2019 Angkat Tema Mandau, Tandok Payau dan Lai
Digelar Selama Sepekan, Festival Kota Raja 2019 Suguhkan Aneka Atraksi
 
Laga Hidup Mati Kontra Sriwijaya FC, Mitra Kukar Buru Poin Penuh
Perempat Final Liga 2 2019: Naga Mekes Tersungkur di Laga Perdana Grup A
 
Meriah, Pembukaan TIFAF 2019 di Stadion Rondong Demang
Karnaval Seni Internasional Awali TIFAF 2019
 
Ribuan Siswa Ikuti Simpel Day Bankaltimtara 2019
Sempat Tertunda Akibat Kendala Teknis: Pelajar SMPN 1 Tenggarong Ikuti UNBK di Gedung Baru
Arsip Berita Berdasarkan Tahun :  
Arsip Berita Berdasarkan Kategori :  
             
Kabupaten
Kecamatan
Kesultanan
Festival Erau
Seni Budaya
Kesah Loco
Cerita Pendek
Wisata
Direktori
KutaiKartanegara.com