Kabupaten Kesultanan Wisata Seni Budaya Festival Erau Agenda Dokumen
       
Arsip Berita Gallery Download Direktori Data Forum Buku Tamu
RSUD A.M. Parikesit
Agenda/Events
Cerita Pendek

Akan Ku Tunggu
Oleh: Rhony Samlan

Beberapa menit lagi kapal fery akan segera berangkat. Akan tetapi mataku masih saja kesana kemari untuk mencari sesuatu. Atau lebih tepatnya seseorang. Biasanya setiap saat aku selalu berjumpa dengannya di kapal ini atau kapal satunya. Mengantri atau sudah berada di ...

Sikapi Masalah Lahan PT BDAM Dengan Masyarakat
DPRD Kukar Bakal Bentuk Pansus

Suasana rapat dengar pendapat di DPRD Kukar untuk membahas persoalan lahan PT Budi Duta Argo Makmur
Suasana rapat dengar pendapat di DPRD Kukar untuk membahas persoalan lahan PT Budi Duta Argo Makmur
Photo: Agri

KutaiKartanegara.com - 24/07/2008 18:12 WITA
Puluhan warga Kecamatan Loa Kulu yang tergabung dalam Forum Pemerhati Masyarakat Loa Kulu (FPMLK) tadi siang mendatangi gedung DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) di Tenggarong.


Mereka hadir untuk mengikuti hearing atau rapat dengar pendapat yang difasilitasi Komisi II DPRD Kukar guna menyelesaikan persoalan sengketa lahan antara masyarakat Loa Kulu dengan PT Budi Duta Agro Makmur (BDAM), yang dulu bernama PT Hasfarm Product.


Beberapa pihak dari dinas/instansi terkait tampak hadir dalam rapat tersebut, seperti Kepala BPN Kukar Iing Sarkim, Kadis Perkebunan HM Fadli Ardin, Kadis Pertambangan Samuel Robert Djukuw dan Kadis Pertanahan M Indra.


Namun, pihak manajemen PT PT Budi Duta Argo Makmur yang telah diundang ternyata tidak hadir pada rapat dengar pendapat yang dipimpin Anggota Komisi II DPRD Kukar Marwan ini.


Rapat pun tetap berlanjut dengan mendengarkan aspirasi dari pihak FPMLK serta penjelasan dari dinas/instansi terkait. Kendati demikian, Marwan menawarkan untuk kembali melakukan rapat dengan mengundang pihak PT Budi Duta Argo Makmur.



Ketua FPMLK Rudiansyah meminta agar Pemkab dan DPRD Kukar meninjau ulang HGU PT Budi Duta Argo Makmur yang mereka nilai menyalahi aturan
Photo: Agri

"Kalau sampai 3 kali mereka tidak hadir, sesuai Tata Tertib DPRD, maka kami berhak meminta bantuan polisi untuk menghadirkan mereka dalam rapat ini," tegas Marwan.


Dalam rapat tersebut, Ketua FPMLK Rudiansyah kembali mempertegas tuntutan mereka kepada Pemkab Kukar, DPRD dan BPN mencabut HGU PT Budi Duta Argo Makmur.


Pasalnya, perusahaan tersebut dinilai tidak memberikan kontribusi yang positif bagi masyarakat sekitar. "Secara riil mereka telah menyengsarakan masyarakat dengan melantarkan sebagian besar HGU-nya," ujar Rudiansyah.


Menurut Rudi, perusahaan tersebut juga telah melakukan pengingkaran dan pelecehan terhadap kesepakatan yang pernah difasilitasi oleh Pemda dan DPRD Kukar dengan masyarakat setempat.


"Kami juga meminta kepada pihak PT Budi Duta Argo Makmur untuk tidak mengintimidasi masyarakat dan mencabut laporan polisi terhadap kasus penyerobotan lahan," katanya lagi.


FPMLK juga meminta kepada Pemkab dan DPRD Kukar, khususnya instansi terkait, untuk meninjau ulang kasus penyerobotan lahan yang dilakukan perusahaan tersebut terhadap masyarakat Loa Kulu dan sekitarnya.


Mereka menuntut agar lahan yang tidak digarap perusahaan tersebut dapat diberikan ke masyarakat agar bisa dipergunakan dan bermanfaat bagi peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat setempat.


Bahkan salah seorang anggota masyarakat Desa Sungai Payang, Kecamatan Loa Kulu, dengan tegas menyatakan pihaknya akan melakukan cara mereka sendiri untuk menyelesaikan masalah tersebut jika pihak Pemkab dan DPRD Kukar tidak mencabut izin HGU perusahaan tersebut.


Marwan yang memimpin rapat didampingi Abdul Sani akhirnya memutuskan bahwa DPRD Kukar akan membentuk Panitia Khusus guna menyelesaikan sengketa lahan tersebut.


"Permasalahan ini sangat serius. Bagaimana kita menyelesaikan masalah kalau pihak PT Budi Duta Argo Makmur tidak hadir. Kepada pihak BPN, kami minta tidak memperpanjang izin HGU perusahaan tersebut hingga permasalahannya selesai," kata Marwan. (win)


Puluhan masyarakat Loa Kulu saat mengikuti hearing bersama Komisi II DPRD Kukar
Photo: Agri

 
Pasang Iklan
Pasang Iklan
Username
Password  
Info Odah Etam
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Hukum & Kriminal
Satu Lagi Pasien Sembuh, Kasus Sembuh COVID-19 di Kukar Capai 54 Persen
Tiga Lagi Warga Kukar Dinyatakan Sembuh Dari Paparan Virus Corona
 
Bekerja Dari Rumah Bagi Pegawai Pemkab Kukar Kembali Diperpanjang Hingga 29 Mei
Bupati Edi Damansyah Sampaikan LKPJ Tahun Anggaran 2019 Kepada DPRD Kukar
 
Tak Terdampak Pandemi COVID-19, PHM Tetap Jaga Produksi Migas Blok Mahakam
Mencicipi Kopi Nusantara Lewat Coffee Cupping
 
Beraksi di 30 TKP se-Kaltim, Sindikat Spesialis Tower Seluler Dibekuk Polres Kukar
Dua Pekan Pertama Tahun 2020, Polres Kukar Amankan 11 Tersangka Kasus Narkoba
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Pendidikan
Tenggarong Kutai Carnival 2019 Angkat Tema Mandau, Tandok Payau dan Lai
Digelar Selama Sepekan, Festival Kota Raja 2019 Suguhkan Aneka Atraksi
 
Dukung Tenaga Kesehatan Hadapi COVID-19, Mitra Kukar Berikan Bantuan 200 APD dan 2000 Masker
Mitra Kukar 2-0 Martapura FC: Menang di Laga Perdana, JS Akui Masih Banyak Yang Harus Dibenahi
 
Meriah, Pembukaan TIFAF 2019 di Stadion Rondong Demang
Karnaval Seni Internasional Awali TIFAF 2019
 
Pertama di Kaltim, SMK YPK Tenggarong Jadi Proyek Percontohan Sekolah Digital
Hadirkan Nuansa Kutai Tempo Doeloe: SMAN 1 Tenggarong Gelar Lorong Budaya Mulawarman
Arsip Berita Berdasarkan Tahun :  
Arsip Berita Berdasarkan Kategori :  
             
Kabupaten
Kecamatan
Kesultanan
Festival Erau
Seni Budaya
Kesah Loco
Cerita Pendek
Wisata
Direktori
KutaiKartanegara.com