Kabupaten Kesultanan Wisata Seni Budaya Festival Erau Agenda Dokumen
       
Arsip Berita Gallery Download Direktori Data Forum Buku Tamu
RSUD A.M. Parikesit
Agenda/Events
Cerita Pendek

Akan Ku Tunggu
Oleh: Rhony Samlan

Beberapa menit lagi kapal fery akan segera berangkat. Akan tetapi mataku masih saja kesana kemari untuk mencari sesuatu. Atau lebih tepatnya seseorang. Biasanya setiap saat aku selalu berjumpa dengannya di kapal ini atau kapal satunya. Mengantri atau sudah berada di ...

Kecewa Belum Ada Eksekusi
Gerbang PN Tenggarong Ditutup

Para anggota Gepak menutup pagar PN Tenggarong dengan spandukPara anggota Gepak menutup pagar PN Tenggarong dengan spanduk
Photo: Agri


KutaiKartanegara.com - 12/12/2007 20:10 WITA
Puluhan pemuda yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Asli Kalimantan (Gepak) tadi siang menutup pintu pagar gedung Pengadilan Negeri (PN) Tenggarong dan membentangkan sejumlah spanduk di pagar maupun di teras gedung pengadilan.


Aksi tersebut merupakan bentuk protes dan kekecewaan mereka terhadap PN Tenggarong yang belum juga mengeksekusi lahan seluas 400 hektare di Kelurahan Sanipah dan Kuala Samboja, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), yang kini digunakan perusahaan Total E&P Indonesie.


"Padahal Mahkamah Agung (MA) sudah sejak lama memenangkan gugatan Ahli Waris dan meminta pihak tergugat yakni Total E&P Indonesie membayar ganti rugi lahan sebesar Rp 20 milyar," kata Ketua Gepak Wilayah Selatan, Nazaruddin, selaku Koordinator Aksi.


Dikatakannya, pihak PN Tenggarong masih belum bisa melakukan eksekusi karena mesti menunggu Ketua PN Tenggarong Sunaryo Wiryo SH yang masih cuti untuk melaksanakan ibadah haji.


"Mengapa mesti menunggu Ketua? Bukankah ada wakil atau pejabat berwenang lainnya yang bisa menangani hal ini. Masa karena ketua cuti, hukum pun ikut cuti?" cetusnya.


Sementara dikatakan Lukman Adjam selaku Kuasa Hukum Ahli Waris, kasus ini berawal pada tahun 1997 ketika Total E&P Indonesie membeli lahan seluas 400 hektare kepada kelompok petani di Samboja. Padahal status lahan tersebut adalah milik ahli waris Adji Hamidsyah gelar AR Aryo Amidjojo Sapoetro.


"Gugatan ahli waris kemudian mulai dilimpahkan ke pengadilan sejak tahun 1998 dengan Tergugat I adalah Pemerintah RI dalam hal ini Pertamina dan Tergugat II Total E&P Indonesie," katanya.


Melalui proses yang cukup panjang, persidangan terus berlanjut hingga ke tingkat MA. Pada akhirnya, MA menolak eksepsi dari para tergugat dan memenangkan perkara tersebut bagi keluarga ahli waris A Hamidsyah.


Kendati telah dimenangkan MA sejak Desember 2005, lanjut Lukman, ternyata hingga sekarang, pihak tergugat tidak juga membayar ganti rugi Rp 20 milyar seperti yang telah diputuskan MA.


"Oleh karena itu, pihak ahli waris mendesak PN Tenggarong untuk segera melakukan eksekusi terhadap lahan yang kini masih dikuasai perusahaan Total E&P Indonesie," ujarnya lagi.


Aksi penutupan pintu pagar PN Tenggarong tadi siang tetap berjalan tertib. Meski pintu gerbang dijaga sejumlah para anggota Gepak, namun mereka tetap mempersilakan warga atau para pegawai untuk keluar masuk lingkungan PN Tenggarong. (win)


Sebuah spanduk juga dibentangkan di kedua pilar teras gedung PN Tenggarong
Photo: Agri

 
Pasang Iklan
Pasang Iklan
Username
Password  
Info Odah Etam
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Hukum & Kriminal
Tiga Lagi Warga Kukar Dinyatakan Sembuh Dari Paparan Virus Corona
Tambahan Satu Kasus Baru, Bayi 13 Bulan Asal Muara Badak Positif Terjangkit Virus Corona
 
Bekerja Dari Rumah Bagi Pegawai Pemkab Kukar Kembali Diperpanjang Hingga 29 Mei
Bupati Edi Damansyah Sampaikan LKPJ Tahun Anggaran 2019 Kepada DPRD Kukar
 
Tak Terdampak Pandemi COVID-19, PHM Tetap Jaga Produksi Migas Blok Mahakam
Mencicipi Kopi Nusantara Lewat Coffee Cupping
 
Beraksi di 30 TKP se-Kaltim, Sindikat Spesialis Tower Seluler Dibekuk Polres Kukar
Dua Pekan Pertama Tahun 2020, Polres Kukar Amankan 11 Tersangka Kasus Narkoba
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Pendidikan
Tenggarong Kutai Carnival 2019 Angkat Tema Mandau, Tandok Payau dan Lai
Digelar Selama Sepekan, Festival Kota Raja 2019 Suguhkan Aneka Atraksi
 
Dukung Tenaga Kesehatan Hadapi COVID-19, Mitra Kukar Berikan Bantuan 200 APD dan 2000 Masker
Mitra Kukar 2-0 Martapura FC: Menang di Laga Perdana, JS Akui Masih Banyak Yang Harus Dibenahi
 
Meriah, Pembukaan TIFAF 2019 di Stadion Rondong Demang
Karnaval Seni Internasional Awali TIFAF 2019
 
Pertama di Kaltim, SMK YPK Tenggarong Jadi Proyek Percontohan Sekolah Digital
Hadirkan Nuansa Kutai Tempo Doeloe: SMAN 1 Tenggarong Gelar Lorong Budaya Mulawarman
Arsip Berita Berdasarkan Tahun :  
Arsip Berita Berdasarkan Kategori :  
             
Kabupaten
Kecamatan
Kesultanan
Festival Erau
Seni Budaya
Kesah Loco
Cerita Pendek
Wisata
Direktori
KutaiKartanegara.com