Kabupaten Kesultanan Wisata Seni Budaya Festival Erau Agenda Dokumen
       
Arsip Berita Gallery Download Direktori Data Forum Buku Tamu
RSUD A.M. Parikesit
Agenda/Events
Cerita Pendek

Akan Ku Tunggu
Oleh: Rhony Samlan

Beberapa menit lagi kapal fery akan segera berangkat. Akan tetapi mataku masih saja kesana kemari untuk mencari sesuatu. Atau lebih tepatnya seseorang. Biasanya setiap saat aku selalu berjumpa dengannya di kapal ini atau kapal satunya. Mengantri atau sudah berada di ...

Dari Seminar Pengajaran Bahasa & Sastra Kutai
Bahasa Kutai Terancam Punah

Suasana Seminar Pengajaran Bahasa & Sastra Kutai di Pendopo Wabup Kukar, Tenggarong, tadi siang
Suasana Seminar Pengajaran Bahasa & Sastra Kutai di Pendopo Wabup Kukar, Tenggarong, tadi siang
Photo: Agri

KutaiKartanegara.com - 14/11/2007 20:25 WITA
Bahasa Kutai sangat rentan terhadap bahasa Indonesia lantaran tipisnya perbedaan antara kedua bahasa tersebut. Jika para penuturnya tidak konsisten dalam melestarikan maupun pengembangannya, maka bahasa Kutai pun terancam punah.


Hal tersebut dikatakan Kepala Bidang Pengembangan Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) RI Dr Sugiyono MHum pada Seminar Pengajaran Bahasa dan Sastra Kutai di Tenggarong tadi siang.


Berdasarkan penelitian Nettle dan Romaine, lanjut Sugiyono, 100 bahasa dari sekitar 6.500 bahasa di seluruh dunia hilang per tahunnya. "Bahkan yang lebih parah lagi, Simon Robinson memperkirakan bahwa 90% bahasa di dunia akan punah pada akhir abad ke-21," ujarnya.


Ditambahkannya, pada tahun 2000 di Indonesia terdapat 736 bahasa. Jika mengikuti perkiraan tersebut maka pada tahun 2099 ada 74 bahasa di tanah air yang hilang. "Apakah bahasa Kutai termasuk di dalam 74 bahasa yang punah tersebut?" kata pria yang meraih gelar Doktor dari hasil disertasinya terhadap bahasa Kutai ini.



Sugiyono saat menyampaikan materinya di hadapan para pendidik se-Kukar
Photo: Agri

Menurut Sugiyono, kepunahan suatu bahasa dapat disebabkan oleh dua hal yaitu aspek kualitas dan kuantitas. Dari aspek kuantitas dilihat dari jumlah penuturnya yang semakin enggan menggunakan bahasa ibunya. "Hal ini bisa disebabkan oleh modernisasi atau kemajuan teknologi informasi dan komunikasi," katanya. Sedang secara kualitas, dilihat dari aspek penuturan, seperti penguasaan intonasi dan kosa katanya.


Sugiyono pun mengatakan bahwa ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk melakukan revitalisasi terhadap bahasa Kutai agar terhindar dari kepunahan. Pertama, dengan melakukan kodifikasi dan pembakuan bahasa Kutai.


Kemudian dengan melakukan pengajaran bahasa Kutai dengan baik dan benar di sekolah-sekolah, serta disediakannya ranah-ranah untuk pemakaian bahasa Kutai tersebut. "Bahkan jika perlu pemerintah membuat peraturan daerah (perda) yang menjamin penggunaan bahasa Kutai," katanya.


Kegiatan Seminar Pengajaran Bahasa dan Sastra Kutai yang dibuka Asisten I Bidang Hukum & Pemerintahan Setkab Kutai Kartanegara (Kukar) H Adji Ridwan Sya'ranie ini diikuti sekitar 100 pendidik se-Kukar.


Seminar sehari yang digagas Kantor Bahasa Provinsi Kalimantan Timur bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kukar ini menghadirkan 2 narasumber lainnya yaitu seniman dan sastrawan Kutai H Syamsul Khaidir dan pengamat bahasa dari Balikpapan H Achmad Bahrah. (win)

 
Pasang Iklan
Pasang Iklan
Username
Password  
Info Odah Etam
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Hukum & Kriminal
Tambahan 4 Pasien Positif Corona: Kasus Positif COVID-19 di Kukar Tembus Angka 50 Kasus
Tambahan 10 Kasus Sembuh, Pasien COVID-19 yang Dirawat di Kukar Tinggal 7 Pasien
 
Bekerja Dari Rumah Bagi Pegawai Pemkab Kukar Kembali Diperpanjang Hingga 29 Mei
Bupati Edi Damansyah Sampaikan LKPJ Tahun Anggaran 2019 Kepada DPRD Kukar
 
Tak Terdampak Pandemi COVID-19, PHM Tetap Jaga Produksi Migas Blok Mahakam
Mencicipi Kopi Nusantara Lewat Coffee Cupping
 
Beraksi di 30 TKP se-Kaltim, Sindikat Spesialis Tower Seluler Dibekuk Polres Kukar
Dua Pekan Pertama Tahun 2020, Polres Kukar Amankan 11 Tersangka Kasus Narkoba
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Pendidikan
Tenggarong Kutai Carnival 2019 Angkat Tema Mandau, Tandok Payau dan Lai
Digelar Selama Sepekan, Festival Kota Raja 2019 Suguhkan Aneka Atraksi
 
Dukung Tenaga Kesehatan Hadapi COVID-19, Mitra Kukar Berikan Bantuan 200 APD dan 2000 Masker
Mitra Kukar 2-0 Martapura FC: Menang di Laga Perdana, JS Akui Masih Banyak Yang Harus Dibenahi
 
Meriah, Pembukaan TIFAF 2019 di Stadion Rondong Demang
Karnaval Seni Internasional Awali TIFAF 2019
 
Menuju Normal Baru, Hari Pertama Masuk Sekolah di Kukar 13 Juli 2020
Pertama di Kaltim, SMK YPK Tenggarong Jadi Proyek Percontohan Sekolah Digital
Arsip Berita Berdasarkan Tahun :  
Arsip Berita Berdasarkan Kategori :  
             
Kabupaten
Kecamatan
Kesultanan
Festival Erau
Seni Budaya
Kesah Loco
Cerita Pendek
Wisata
Direktori
KutaiKartanegara.com