Kabupaten Kesultanan Wisata Seni Budaya Festival Erau Agenda Dokumen
       
Arsip Berita Gallery Download Direktori Data Forum Buku Tamu
RSUD A.M. Parikesit
mySamarinda.com
Agenda/Events
Cerita Pendek

Akan Ku Tunggu
Oleh: Rhony Samlan

Beberapa menit lagi kapal fery akan segera berangkat. Akan tetapi mataku masih saja kesana kemari untuk mencari sesuatu. Atau lebih tepatnya seseorang. Biasanya setiap saat aku selalu berjumpa dengannya di kapal ini atau kapal satunya. Mengantri atau sudah berada di ...

The Rurat Band Raih Terbaik I Mutiaravaganza 2007

Penampilan The Rurat Band yang akhirnya keluar sebagai Band Terbaik I Mutiaravaganza II 2007
Penampilan The Rurat Band yang akhirnya keluar sebagai Band Terbaik I Mutiaravaganza II 2007
Photo: VICO Indonesia/Bastian

KutaiKartanegara.com - 30/04/2007 23:35 WITA
Grup The Rurat Band (baca: Darurat Band) berhasil keluar sebagai Band Terbaik I pada ajang Mutiaravaganza II 2007 yang berlangsung di Lapangan Mutiara '83, Desa Badak Baru, Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Minggu (29/04) kemarin.


The Rurat Band meraih nilai tertinggi 756, sehingga berhak memperoleh sebuah trofi, piagam penghargaan dan uang pembinaan sebesar Rp 3 juta. Grup yang dimotori Firman (vokal), Eka (lead gitar), M Noor (gitar ritem) Tono (bas) dan Irvan (drum) ini tampil dengan tembang andalan bertajuk Lupakan (Dua Tiga) dan Menjilat Matahari (God Bless).


Sementara predikat Terbaik II dan Terbaik III masing-masing diraih oleh Java Band dengan nilai 706 dan Heavy Band dengan nilai 669.


Selain menerima trofi dan piagam penghargaan, kedua grup Terbaik II dan III ini masing-masing berhak mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp 2 juta dan Rp 1 juta.


Hadiah untuk Terbaik I kemudian diserahkan oleh Soedi Wargono dari VICO Indonesia, untuk Terbaik II oleh M Rohim dari PT Sampoerna, dan Terbaik III oleh Bastian Rauf dari Radio Mutiara 83 Muara Badak.


Selain sukses menyabet predikat Band Terbaik I Mutiaravaganza II 2007, The Rurat Band juga sukses menempatkan personilnya sebagai musisi terbaik di ajang tersebut, yakni Vokalis Terbaik oleh Firman dan Drummer Terbaik oleh Irvan.


Sedangkan predikat Gitaris Terbaik diraih Santari dari Heavy Band, kemudian Basis Terbaik diraih Denny dari Java Band. Masing-masing musisi terbaik dalam ajang ini mendapatkan trofi, piagam dan uang tunai sebesar Rp 250 ribu persembahan BPMIGAS-VICO Indonesia.


Di ajang yang sama tahun lalu, baik Firman, Santari maupun Irvan, pernah meraih predikat musisi terbaik. Namun saat itu mereka berasal dari grup berbeda. Untuk tahun lalu, Firman dan Irvan masih dibawah bendera Turbine Band. Sedangkan Santari masih gabung dalam PISS band.


Lantaran adanya peraturan dari panitia bahwa jawara tahun lalu tidak boleh ikut berlaga, kecuali merubah formasi pemain dan nama band, akhirnya mereka berpisah dan membentuk band baru.


Vokalis The Rurat Band, Firman, mengakui bahwa dirinya baru menemukan pasangan yang cocok seminggu sebelum ajang Mutiaravaganza digelar mengingat peraturan dari panitia. "Makanya kami tidak punya target kecuali meramaikan, apalagi basis Turbine Band yang tahun lalu meraih predikat The Best sudah berpulang ke rahmatullah, jadi kemenangan ini merupakan persembahan kami kepada alm mas Herry, semoga beliau diterima disisi-Nya," kata Firman.


Sementara dikatakan salah satu anggota dewan juri, M Novi Umar, pada umumnya grup band asal Muara Badak dan Marang Kayu sudah bagus dalam bermain musik. Sekarang tinggal bagaimana mereka ke depannya, apakah akan tetap eksis atau hanya sekedar tampil di tingkat lokal.


"Tinggal menunggu waktu saja, insya Allah musisi Muara Badak juga akan diperhitungkan. Tidak hanya di pentas Kaltim, tapi juga nasional," ujar pentolan group Conan DX yang jadi jawara Cilapop di Jakarta tahun lalu.


Ditambahkannya, jika dibandingkan Mutiaravaganza tahun 2006 lalu, pagelaran kali ini jauh lebih baik dari segi kualitas bermusiknya serta jumlah pesertanya. "Yang menarik, sebanyak 13 grup tampil dengan lagu ciptaan mereka sendiri. Ini merupakan suatu hal yang luar biasa," kata Novi mengakhiri. (bas)


Para perwakilan Band Terbaik foto bersama Superintendent Comdev & Comrels VICO Indonesia Soedi Wargono (ketiga dari kanan)
Photo: VICO Indonesia/Bastian



Berita Terkait:
Warga Muara Badak Tertib, Pentas Mutiaravaganza II Sukses (30/04/2007)

 
Pasang Iklan
Pasang Iklan
Username
Password  
Info Odah Etam
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Hukum & Kriminal
Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-91, Bupati Kukar Ajak Pemuda Kawal Pembangunan
Kebakaran Hebat Landa Pemukiman Warga Dusun Sirbaya
 
Pejabat Tingkat Kelurahan Hingga Kepala OPD Dimutasi
Bupati Edi Damansyah Mutasi 10 Pejabat Pemkab Kukar
 
Pantau Harga Kebutuhan Pokok, Satgas Pangan Polres dan Disperindag Kukar Sambangi Pasar Mangkurawang
Berdayakan UKM Lokal, PHM Fasilitasi Kerjasama BUMDes Handil Terusan Dengan Mitra Kerja
 
Terekam CCTV Bobol Kotak Amal Masjid Istiqlal Samboja, Dua Remaja Diamankan Polisi
Operasi Patuh Mahakam 2019: Polres Kukar Gencarkan Razia Kendaraan Selama 2 Pekan
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Pendidikan
Tenggarong Kutai Carnival 2019 Angkat Tema Mandau, Tandok Payau dan Lai
Digelar Selama Sepekan, Festival Kota Raja 2019 Suguhkan Aneka Atraksi
 
Mitra Kukar 1-1 Sriwijaya FC: Sempat Unggul, Naga Mekes Ditahan Imbang Laskar Wong Kito
Laga Hidup Mati Kontra Sriwijaya FC, Mitra Kukar Buru Poin Penuh
 
Meriah, Pembukaan TIFAF 2019 di Stadion Rondong Demang
Karnaval Seni Internasional Awali TIFAF 2019
 
Ribuan Siswa Ikuti Simpel Day Bankaltimtara 2019
Sempat Tertunda Akibat Kendala Teknis: Pelajar SMPN 1 Tenggarong Ikuti UNBK di Gedung Baru
Arsip Berita Berdasarkan Tahun :  
Arsip Berita Berdasarkan Kategori :  
             
Kabupaten
Kecamatan
Kesultanan
Festival Erau
Seni Budaya
Kesah Loco
Cerita Pendek
Wisata
Direktori
KutaiKartanegara.com