Kabupaten Kesultanan Wisata Seni Budaya Festival Erau Agenda Dokumen
       
Arsip Berita Gallery Download Direktori Data Forum Buku Tamu
RSUD A.M. Parikesit
Agenda/Events
Cerita Pendek

Akan Ku Tunggu
Oleh: Rhony Samlan

Beberapa menit lagi kapal fery akan segera berangkat. Akan tetapi mataku masih saja kesana kemari untuk mencari sesuatu. Atau lebih tepatnya seseorang. Biasanya setiap saat aku selalu berjumpa dengannya di kapal ini atau kapal satunya. Mengantri atau sudah berada di ...

Dialog Publik Digelar, Bahas Alokasi 20% Sektor Pendidikan pada APBD 2007

Suasana dialog publik tentang alokasi dana pendidikan 20 persen
Suasana dialog publik tentang alokasi dana pendidikan 20 persen
Photo: Rian

KutaiKartanegara.com - 26/12/2006 22:25 WITA
Menyikapi pelaksanaan alokasi 20% untuk sektor Pendidikan dalam APBD Kutai Kartanegara (Kukar) tahun 2007 mendatang, pihak Komunitas Peduli Pendidikan (KPP) Kukar tadi siang menggelar Dialog Publik bertajuk Meretas Keterbukaan Menuju Kemajuan dan Kesejahteraan di Aula SMPN 3 Tenggarong.

Dalam acara dialog publik ini, pihak KPP Kukar menghadirkan tiga pembicara yakni Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kukar Bahrul SSos MM, Anggota Komisi II DPRD Kukar Marwan SP dan Dekan Fakultas Ekonomi (Fekon) Unikarta Dr Iskandar SE MSi.

Menurut Koordinator KPP Kukar, Hendy Yuzar, dialog publik ini dimaksudkan untuk mengetahui komitmen masing-masing stakeholder pendidikan dalam menyikapi alokasi dana 20 persen untuk pendidikan di APBD Kukar 2007 mendatang.

"Melalui dialog ini diharapkan ada masukan yang penting agar dana pendidikan yang akan dialokasikan dalam APBD mendatang benar-benar tepat sasaran," katanya.

Kepala Disdik Kukar Bahrul SSos MM dalam kesempatan itu mengakui, pihaknya mendapat tugas yang cukup berat bila saja dana pendidikan sebesar 20% tersebut terealisasikan.

Masalahnya, kata Bahrul, selain dihadapkan dengan kurangnya sumber daya aparatur (SDM) yang belum memadai, juga adanya ketentuan otorisasi keuangan yang semakin ketat.

Hal lain yang tidak kalah pentingnya adalah masih belum adanya sikap dan budaya masyarakat yang mengarah pada educational oriented. Dijelaskannya, untuk SDM tenaga pendidik di Kukar ini sebagian besar belum memiliki gelar sarjana seperti yang diharapkan, sehingga mau tidak mau berimbas pada profesionalisme guru.

Sedang dari aspek pendanaan, alur administrasinya sangat ketat seperti tertuang dalam Peraturan Mendagri nomor 13 tahun 2006. Misalnya saja, sistim penunjukan langsung untuk sebuah proyek yang sifatnya mendesak tidak diperbolehkan lagi.

"Sementara persepsi masyarakat terhadap pendidikan tertuju pada hasil, bukan proses pendidikan itu sendiri. Sehingga orientasi masyarakat pada pendidikan masih lemah," kata Bahrul.

Usaha untuk memperbaiki kelemahan ini, menurut Bahrul terus diupayakan. Seperti penambahan wawasan melalui kompetensi guru, memperkuat staf administrasi di kantor Dinas dan Cabang Dinas Kecamatan serta langkah sosialisasi lainnya kepada masyarakat serta perbaikan sarana secara bertahap.

Sementara Anggota Komisi II DPRD Marwan SP mengatakan bahwa lembaganya sepakat dan berkomitmen mengalokasi dana pendidikan sebesar 20% dari APBD. "Pokoknya kami menjamin alokasi dana tersebut dalam APBD mendatang benar-benar terealisasi," katanya.

Sedangkan Dekan Fekon Unikarta Dr Iskandar SE MSi menyoal kebijakan Pemkab yang memprioritaskan pendidikan di wilayah perkotaan seperti Tenggarong ketimbang wilayah kecamatan dan desa.

Menurutnya, masalah pembangunan sektor pendidikan idealnya harus dilakukan secara merata terutama pada tingkatan pendidikan dasar. "Karena pendidikan sejatinya harus dapat dijangkau dan dinikmati semua orang sesuai dengan UUD 1945," ungkapnya.

Dikatakan Iskandar, adanya perbedaan prioritas berdasarkan wilayah tidak akan menyelesaikan masalah, karena politik pendidikan kita bersifat sentralistik. "Artinya, siapa yang dekat dengan ring satu (pusat kekuasaan) maka aksesnya lebih mudah ketimbang yang berada di ring 4 dan seterusnya," tandas Iskandar.

Ditambahkannya, andai alokasi 20% tersebut benar-benar dibagikan secara merata dan berkeadilan, ketimpangan pendidikan antara perkotaan dan pedesaan dapat diminimalisir serendah mungkin. (ian)

 
Pasang Iklan
Pasang Iklan
Username
Password  
Info Odah Etam
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Hukum & Kriminal
Bupati Kukar Ajak Warga Bantu Korban Bencana Kalsel-Sulbar-Jabar
Vaksinasi COVID-19 Perdana di Kukar, Ada 3 Tokoh Ditunda Jalani Vaksinasi
 
Bupati Edi Damansyah Lantik 169 Pejabat Fungsional
Dibuka Bupati Edi Damansyah, Rakor dan Evaluasi Pemerintahan Desa se-Muara Kaman
 
Queen Orca Houseboat, Kapal Wisata Bergaya Hotel di Sungai Mahakam
PHM Terbitkan Kontrak Baru Jack-up Rig Hakuryu-14 Senilai US$ 96 Juta
 
Sepanjang 2020, Tingkat Kejahatan di Kukar Alami Penurunan
Antar Bakso Berisi Narkoba ke Lapas, Pelajar SLTA Asal Sebulu Diamankan Petugas
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Pendidikan
Tetap Berkarya di Tengah Pandemi, Album Kompilasi Global Arise Diluncurkan
Tenggarong Kutai Carnival 2019 Angkat Tema Mandau, Tandok Payau dan Lai
 
Liga 2 Kembali Tertunda, Mitra Kukar Pilih Liburkan Pemain
Mitra Kukar Tekuk Nurjanah FC di Laga Uji Coba
 
Inilah Pemenang Pemilihan Teruna Dara dan Putri Pariwisata Kukar 2020
Finalis Teruna Dara Kukar 2020 Jalani Masa Karantina di Grand Elty Singgasana
 
Tahun Pelajaran Baru Mulai 13 Juli 2020, Pelajar di Kukar Tetap Belajar Dari Rumah
Pemkab Kukar Gratiskan Rapid Test Bagi Santri/Pelajar/Mahasiswa, Ini Syaratnya
Arsip Berita Berdasarkan Tahun :  
Arsip Berita Berdasarkan Kategori :  
             
Kabupaten
Kecamatan
Kesultanan
Festival Erau
Seni Budaya
Kesah Loco
Cerita Pendek
Wisata
Direktori
KutaiKartanegara.com