Kabupaten Kesultanan Wisata Seni Budaya Festival Erau Agenda Dokumen
       
Arsip Berita Gallery Download Direktori Data Forum Buku Tamu
RSUD A.M. Parikesit
mySamarinda.com
    Agenda/Events
 
 
Cerita Pendek

Akan Ku Tunggu
Oleh: Rhony Samlan

Beberapa menit lagi kapal fery akan segera berangkat. Akan tetapi mataku masih saja kesana kemari untuk mencari sesuatu. Atau lebih tepatnya seseorang. Biasanya setiap saat aku selalu berjumpa dengannya di kapal ini atau kapal satunya. Mengantri atau sudah berada di ...

Banjir Rendam 5 Desa di Muara Badak

Salah satu lingkungan desa di Muara Badak yang terendam banjirSalah satu lingkungan desa di Muara Badak yang terendam banjir
Photo: Fitri Tri


Ribuan warga Muara Badak terpaksa mengungsi lantaran banjir merendam rumah warga mereka
Ribuan warga Muara Badak terpaksa mengungsi lantaran banjir merendam rumah warga mereka
Photo: Fitri Tri

KutaiKartanegara.com - 11/04/2011 19:01 WITA
Sebanyak 5 desa di wilayah Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), terendam banjir akibat tingginya curah hujan yang terjadi pada Sabtu (09/04) lalu.


Tidak ada korban jiwa dari peristiwa banjir terburuk sepanjang 20 tahun terakhir di daerah penghasil migas tersebut. Namun ribuan rumah warga terendam air dengan ketinggian antara 0,5 hingga 2,5 meter.


Menurut Camat Muara Badak H Sunggono, ada 5 desa yang teredam banjir dengan korban banjir mencapai 8.267 jiwa yang terdiri dari 1.985 Kepala Keluarga (KK).


Di Desa Badak Baru, korban banjir sebanyak 581 KK atau 2.513 jiwa, kemudian Desa Muara Badak Ulu sebanyak 614 KK atau 2.414 jiwa, Desa Muara Badak Ilir sebanyak 94 KK atau 419 jiwa, Desa Gas Alam sebanyak 683 KK atau 2.854 jiwa, serta Desa Tanjung Limau dengan korban banjir sebanyak 13 KK atau 67 jiwa.


"Kalau kerugian akibat banjir ini baik dalam bentuk materi dan imateri belum dapat dipastikan. Yang pasti mencapai milyaran rupiah," ujarnya.



Warga berkumpul menyaksikan pemukiman yang terendam banjir cukup parah
Photo: Fitri Tri

Ditambahkannya, musibah banjir ini sangat mengejutkan warga. Pasalnya, banjir datang dengan tiba-tiba di pagi hari di saat sebagian warga masih tertidur lelap.


Camat Muara Badak juga menjelaskan bahwa pihaknya telah membentuk Posko yang dipusatkan di Desa Badak Baru yang merupakan salah satu desa yang mengalami dampak banjir terparah.


"Kami telah melakukan koordinasi dengan Bupati Kukar Rita Widyasari yang langsung menindaklanjuti dengan menginstruksikan instansi terkait untuk segera memberikan bantuan, seperti Badan Kesbang Linmaspol Kukar," ujarnya.


Hingga hari ini, volume air sudah sedikit menurun namun di beberapa wilayah Desa masih ada yang terendam banjir seperti di Desa Muara Badak Ulu yang terendam justru setelah curah hujan reda. Hal ini dikarenakan pada saat bersamaan, air laut sedang mengalami pasang.


Apa yang menjadi penyebab terjadinya banjir terparah dalam sejarah Muara Badak ini? Kerusakan lingkungan akibat penebangan hutan dituding menjadi penyebab utama banjir. "Hutan telah dibabat habis untuk kepentingan bisnis oleh oknum atau lembaga tertentu," ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya. (pit)


Banjir datang secara tiba-tiba di pagi hari setelah hujan deras mengguyur Muara Badak sepanjang malam
Photo: Fitri Tri

 
Pasang Iklan
Username  
Password  
Belum Punya E-mail @kutaikartanegara.com?
Daftar Sekarang Juga!
Info Odah Etam
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Hukum & Kriminal
Jangan Sampai Dikategorikan Pungli: Sekolah Tak Boleh Sembarangan Tarik Pungutan
Tabrak Kakek Hingga Tewas, Pria Ini Babak Belur Diamuk Massa
 
Ini Dia, Daftar Terbaru 18 Camat dan Sekcam se-Kukar
Mutasi Besar-Besaran Sentuh Pejabat Kecamatan Hingga Kelurahan
 
Investor Asal Jepang Minat Bangun Rumah Sakit Khusus Kanker
Jalin Kerjasama Dengan Pemkab Kukar, Garuda Indonesia Ikut Promosikan Pariwisata Kukar
 
Motifnya Gara-Gara Perselingkuhan: Pelaku Pembunuhan Warga Sanga-Sanga Diringkus di Banjar Baru
Warga Jangan Terprovokasi: Pelaku Pembakaran di Mushola Siti Khadijah Ternyata Bocah SD
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Pendidikan
Rocket Suicide, Grup Duo Anyar Asal Tenggarong Yang Usung Rock Akustik
Unik, Ada Fashion Show di Sungai Tenggarong
 
Latihan Perdana Mitra Kukar Diikuti 18 Pemain Ini
Tiga SSB asal Loa Janan dan Kota Bangun Lolos ke Final Regional Kalimantan Aqua DNC 2017
 
Erau/EIFAF 2017 Digelar di Pekan Terakhir Juli
Keren! Gubang Pentaskan Tari Kontemporer di Sungai Tenggarong
 
Beri Perhatian Terhadap Guru dan Pendidikan, Bupati Rita Widyasari Sabet Penghargaan Dwija Praja Nugraha
45 Guru TK/KB Wilayah Pesisir Ikuti Pelatihan PAUD di Sanga-Sanga
Arsip Berita Berdasarkan Tahun :  
Arsip Berita Berdasarkan Kategori :  
             
Kabupaten
Kecamatan
Kesultanan
Festival Erau
Seni Budaya
Kesah Loco
Cerita Pendek
Wisata
Direktori
KutaiKartanegara.com