Kabupaten Kesultanan Wisata Seni Budaya Festival Erau Agenda Dokumen
       
Arsip Berita Gallery Download Direktori Data Forum Buku Tamu
RSUD A.M. Parikesit
mySamarinda.com
    Agenda/Events
 
 
Cerita Pendek

Akan Ku Tunggu
Oleh: Rhony Samlan

Beberapa menit lagi kapal fery akan segera berangkat. Akan tetapi mataku masih saja kesana kemari untuk mencari sesuatu. Atau lebih tepatnya seseorang. Biasanya setiap saat aku selalu berjumpa dengannya di kapal ini atau kapal satunya. Mengantri atau sudah berada di ...

Astaga.. Kakek 65 Tahun Ini Cabuli Bocah SD

Kakek AM, tersangka pencabulan terhadap seorang bocah usia 8 tahun, turut dihadirkan dalam jumpa pers di Polres Kukar, Tenggarong, Selasa (11/10) kemarinKakek AM, tersangka pencabulan terhadap seorang bocah usia 8 tahun, turut dihadirkan dalam jumpa pers di Polres Kukar, Tenggarong, Selasa (11/10) kemarin
Photo: Agri


Kakek AM saat digelandang menuju ruang tahanan Mapolres Kukar
Kakek AM saat digelandang menuju ruang tahanan Mapolres Kukar
Photo: Agri

KutaiKartanegara.com - 12/10/2016 23:10 WITA
Usia kakek AM boleh dibilang sudah uzur, yakni 65 tahun. Namun siapa sangka, dibalik penampilan fisiknya yang sudah renta, kelakuan kakek ini ternyata sungguh keterlaluan.


Betapa tidak, warga RT 13 desa Sungai Meriam, Kecamatan Anggana, ini tega mencabuli dan menyetubuhi anak tetangganya yang masih duduk di bangku kelas II Sekolah Dasar, sebut saja Mawar (8).


"Tersangka AM telah ditahan petugas pada 7 Oktober lalu di Anggana, kemudian dibawa ke Mapolres Kukar di Tenggarong untuk menjalani pemeriksaan terkait kasus ini," kata Wakapolres Kukar Kompol Andre Anas di hadapan awak media, Selasa (11/10) kemarin.


Menurut Andre, kasus kekerasan seksual terhadap anak ini baru terungkap pada 23 September lalu setelah Mawar mengeluh kepada sang ibu karena merasa sakit pada organ intimnya ketika buang air kecil.


Semula Mawar enggan mengatakan apa yang pernah ia alami sebelumnya. Setelah dibujuk orangtuanya, akhirnya Mawar mengaku jika kakek AM yang merupakan tetangga dekatnya pernah memasukkan jari ke alat vitalnya serta menyetubuhinya.


Orangtua Mawar kemudian berkoordinasi dengan keluarga lainnya dan membawanya ke dokter Puskesmas Anggana untuk diperiksa. Namun dari hasil pemeriksaan, dokter menyarankan agar Mawar dibawa ke dokter kandungan lantaran ada luka sobek pada alat vitalnya.


Setelah dipastikan organ intim Mawar memang telah diobok-obok kakek AM, orangtua Mawar kembali berembug dengan pihak keluarga hingga disepakati untuk melaporkan kasus pencabulan oleh AM kepada petugas Polsek Anggana.


Berdasarkan laporan dari keluarga korban, pihak Polsek Anggana kemudian berkoordinasi dengan Kanit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Polres Kukar untuk melakukan langkah-langkah penanganan kasus tersebut, yakni dengan melakukan visum terhadap korban, serta menangkap AM di rumahnya pada 7 Oktober lalu.


"Petugas juga telah mengamankan 4 buah barang bukti berupa pakaian dan celana dalam milik korban," kata Andre Anas.


Dari hasil pemeriksaan, lanjut Andre, kakek AM mengakui telah melakukan kekerasan seksual terhadap Mawar, yakni mencabuli korban sebanyak 4 kali dengan cara memasukkan jari ke kemaluan korban, serta 6 kali menyetubuhi korban.


"Tersangka mencabuli korban dalam kurun waktu antara bulan Mei hingga September 2016 di tiga tempat, yakni di rumah pelaku, di rumah tetangganya bernama Muslimin dan disamping rumah korban," terangnya.


Ditambahkan Andre, pelaku kerap memberikan uang dengan besaran antara Rp 5 ribu hingga Rp 10 ribu usai mencabuli atau menyetubuhi Mawar. "Bagi anak-anak tentu uang ini sangat besar. Uang ini diberikan agar korban tidak menceritakan perbuatan pelaku kepada orang lain," ungkapnya.


Atas perbuatannya, lanjut Ande, kakek AM dijerat dengan Pasal 81 Ayat (1) Jo Pasal 76 D Subs Pasal 82 Ayat (1) Jo Pasal 76 huruf E UU Nomor 35/2014 tentang Perubahan Atas UU Nomor 23/2002 Tentang Perlindungan Anak.


Sementara itu, kakek AM kepada media ini mengaku sangat menyesal telah berbuat tak senonoh terhadap Mawar. "Saya minta maaf telah berbuat khilaf. Saya benar-benar menyesal," ujarnya lirih. (win)

 
Pasang Iklan
Username  
Password  
Info Odah Etam
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Hukum & Kriminal
Bikin Macet Hingga 4 KM, Mobil Milik Warga Tenggarong Terbakar di Kawasan Tahura
Jatuh Dari Kapal, ABK Ditemukan Tewas di Perairan Delta Mahakam
 
73 Pejabat Pemkab Kukar Dikukuhkan, Ini Daftar Lengkapnya
Tujuh Kepala OPD Pemkab Kukar Resmi Dikukuhkan
 
Gandeng Pihak Kecamatan, Upaya BPJS Kesehatan Dongkrak Kepesertaan di Kukar
Kukar CSR Award Kembali Digelar Tahun Ini
 
Ribuan Botol Miras Hasil Sitaan Operasi KKYD Dimusnahkan
Apel Gelar Pasukan di Sekolah: Operasi Patuh Sasar Pelajar dan Pengguna HP Saat Berkendara
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Pendidikan
Kapital Sukses Gebrak Heartown Rockfest di Taiwan
Satu-Satunya Wakil Indonesia: Kapital Band Siap Gebrak Heartown Rockfest di Taiwan
 
Sempat Unggul di Babak Pertama, Mitra Kukar Tumbang di Kandang Persela
Persela Lamongan vs Mitra Kukar: Naga Mekes Buru Poin di Lamongan
 
Ada Rumah Kaligrafi di Obyek Wisata Pulau Kumala
Undang Delegasi 7 Negara, Erau 2018 Digelar Pada 21-29 Juli
 
Gelar Buka Puasa Bersama, Pramuka Kukar Doakan Mendiang Pengurus
Perpustakaan Umum Kukar Tempati Gedung Baru
Arsip Berita Berdasarkan Tahun :  
Arsip Berita Berdasarkan Kategori :  
             
Kabupaten
Kecamatan
Kesultanan
Festival Erau
Seni Budaya
Kesah Loco
Cerita Pendek
Wisata
Direktori
KutaiKartanegara.com