Kabupaten Kesultanan Wisata Seni Budaya Festival Erau Agenda Dokumen
       
Arsip Berita Gallery Download Direktori Data Forum Buku Tamu
RSUD A.M. Parikesit
mySamarinda.com
    Agenda/Events
 
 
Cerita Pendek

Akan Ku Tunggu
Oleh: Rhony Samlan

Beberapa menit lagi kapal fery akan segera berangkat. Akan tetapi mataku masih saja kesana kemari untuk mencari sesuatu. Atau lebih tepatnya seseorang. Biasanya setiap saat aku selalu berjumpa dengannya di kapal ini atau kapal satunya. Mengantri atau sudah berada di ...

Terjerat Jaring, Satu Ekor Pesut Mati di Kota Bangun

Seekor Pesut ditemukan mati tersangkut rengge atau jaring nelayan di perairan desa Sangkuliman, Kota Bangun, Kutai KartanegaraSeekor Pesut ditemukan mati tersangkut rengge atau jaring nelayan di perairan desa Sangkuliman, Kota Bangun, Kutai Kartanegara
Photo: YK RASI/Mahmud


Pesut Mahakam, satwa langka di perairan sungai Mahakam yang jumlahnya diperkirakan tak sampai 100 ekor
Pesut Mahakam, satwa langka di perairan sungai Mahakam yang jumlahnya diperkirakan tak sampai 100 ekor
Photo: Humas Kukar/Hayru Abdi

KutaiKartanegara.com - 17/04/2014 11:28 WITA
Seekor Pesut Mahakam (Orcaella brevirostris) ditemukan mati di perairan desa Sangkuliman, Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), pada Senin (14/04) lalu.


Mamalia air tawar yang langka tersebut ditemukan warga setempat tersangkut di sebuah rengge atau jaring ikan di muara Danau Semayang, tak jauh dari desa Sangkuliman.


"Saat ditemukan itu sudah mati, badannya terlilit rengge. Kami langsung memotong rengge dan membawanya ke rakit stasiun pemantauan," ujar Mamhmud, relawan konservasi Pesut Mahakam yang menjaga rakit stasiun pemantauan Pesut di desa Sangkuliman.


Hingga Rabu (15/04) kemarin, tim dari Yayasan Konservasi Rare Aquatic Species of Indonesia (YK RASI) yang termasuk dokter hewan didalamnya datang ke Sangkuliman, untuk melakukan otopsi terhadap seekor pesut yang mati tersebut.


Menurut Direktur YK RASI, Budiono, hasil otopsi belum keluar karena analisisnya belum selesai. "Analisisnya belum selesai semua, masih dikaji tim dokter hewan yang otopsi kemarin," ujarnya.


Sementara menurut Kepala Desa Sangkuliman, Saldian, yang ikut hadir menemui tim YK RASI melakukan otopsi, diperkirakan pesut dewasa yang mati itu berkelamin jantan dengan usia sekitar 23 tahun. Setelah diukur, panjangnya 237 cm dengan berat 150 kg lebih.


Usai dilakukan otopsi, lanjut Saldian, dirinya bersama warga langsung menguburkan Pesut tersebut di desanya. Saldian mengaku sedih dan geram atas kejadian tersebut, pasalnya Sangkuliman merupakan daerah yang direncanakan menjadi desa ekowisata Pesut Mahakam oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kukar.


Padahal, tambahnya, aparatur desa setempat bersama YK RASI telah berkali-kali melakukan sosialisasi dan pelatihan kepada warga untuk bersama-sama menjaga eksosistem Pesut yang kerap muncul di perairan desanya, yaitu dengan tidak membuang sampah ke sungai dan membatasi tangkapan ikan dengan rengge.


"Masyarakat saya juga terkejut akan kejadian ini, tidak ada yang tahu atau mengaku itu rengge siapa. Maklum, siapa saja bebas mencari ikan di sini, tapi dalam waktu dekat saya akan kembali melakukan sosialisasi untuk sama-sama menjaga ekosistem Pesut disini," demikian katanya. (her)

 
Pasang Iklan
Username  
Password  
Info Odah Etam
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Hukum & Kriminal
Seminggu Menghilang, Warga Sanga-Sanga Ini Ditemukan Mengambang di Sungai
PMII Kukar Gelar Pelatihan Kader Dasar se-Kaltim
 
Program Satu RT Satu Laptop: 3.067 Ketua RT se-Kukar Akan Kebagian Laptop
Wah, Pemkab Kukar Raih Opini WTP Lima Kali Berturut-Turut!
 
Gandeng Pihak Kecamatan, Upaya BPJS Kesehatan Dongkrak Kepesertaan di Kukar
Kukar CSR Award Kembali Digelar Tahun Ini
 
Kuras ATM Puluhan Juta Rupiah, Pelaku Hipnotis Dibekuk Petugas Polres Kukar
Barang Bukti Narkoba, Sajam, Senpi Hingga Uang Palsu Dimusnahkan
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Pendidikan
Bawakan 8 Lagu, Via Vallen Sukses Goyang Tenggarong
Skid Row Puaskan Penonton Rock In Borneo 2017 Dengan 17 Lagu
 
Lepas Jorge Gotor, Mitra Kukar Rekrut Bek Asal Brazil
KFL-Liga 2 2017, Perebutan Zona 4 Besar Makin Sengit
 
Kongres Dunia CIOFF ke-47 di Tenggarong Berakhir Sukses
Dimeriahkan Tenggarong Fair, Festival Kota Raja VI Digelar Selama Sepekan
 
Wow! Menangi Kompetisi LINE, Mahasiswa Unmul Asal Tenggarong Ini Dapat Hadiah Jalan-Jalan ke Jepang
Digagas IKA SMANSA Tenggarong, Guru dan Karyawan SMAN 1 Tenggarong Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Arsip Berita Berdasarkan Tahun :  
Arsip Berita Berdasarkan Kategori :  
             
Kabupaten
Kecamatan
Kesultanan
Festival Erau
Seni Budaya
Kesah Loco
Cerita Pendek
Wisata
Direktori
KutaiKartanegara.com