Kabupaten Kesultanan Wisata Seni Budaya Festival Erau Agenda Dokumen
       
Arsip Berita Gallery Download Direktori Data Forum Buku Tamu
RSUD A.M. Parikesit
mySamarinda.com
    Agenda/Events
 
 
Cerita Pendek

Akan Ku Tunggu
Oleh: Rhony Samlan

Beberapa menit lagi kapal fery akan segera berangkat. Akan tetapi mataku masih saja kesana kemari untuk mencari sesuatu. Atau lebih tepatnya seseorang. Biasanya setiap saat aku selalu berjumpa dengannya di kapal ini atau kapal satunya. Mengantri atau sudah berada di ...

Soal Kontrak Blok Mahakam, Total E&P Indonesie Tunggu Keputusan Pemerintah

Instalasi migas milik Total E&P Indonesie di terminal SPS Senipah, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai KartanegaraInstalasi migas milik Total E&P Indonesie di terminal SPS Senipah, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara
Photo: Agri


Salah seorang operator memantau produksi migas kawasan Blok Mahakam dari Ruang Kontrol Terminal SPS Total E&P Indonesie di Senipah, Samboja
Salah seorang operator memantau produksi migas kawasan Blok Mahakam dari Ruang Kontrol Terminal SPS Total E&P Indonesie di Senipah, Samboja
Photo: Agri

KutaiKartanegara.com - 02/09/2013 21:01 WITA
Kontrak pengelolaan Blok Mahakam yang dioperatori Total E&P Indonesie (TEPI) bersama mitra kerjanya Inpex Corporation baru akan berakhir pada tahun 2017.


Namun sejumlah pihak mendesak Pemerintah Pusat agar pengelolaan Blok Mahakam yang masih menyimpan cadangan gas itu diserahkan kepada Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dalam hal ini Pertamina.


Pihak TEPI sendiri menyatakan masih berminat untuk melanjutkan pengelolaan Blok Mahakam. Oleh karena itu, TEPI berharap agar Pemerintah segera mengambil keputusan apakah memperpanjang kontrak kepada TEPI atau menyerahkan pengelolaan Blok Mahakam kepada pihak lain.


"Kalau ada keputusan memperpanjang kontrak, kami akan investasikan dana sebesar USD 7,3 milyar mulai tahun 2013 hingga 2017 mendatang," ujar Kepala Departemen Hubungan Media TEPI, Kristanto Hardadi, Jum'at (30/08) lalu di Tenggarong.


Ditambahkan Kristanto, investasi tersebut akan digunakan untuk kegiatan eksplorasi serta penggunaan teknologi baru dalam rangka meningkatkan produksi di Blok Mahakam.


"Karena lapangan di Blok Mahakam sudah tua dan rapuh, sehingga harus digelar teknologi baru yang dapat menahan pasir dan air saat mengambil gas," katanya.


Menurut mantan pemimpin redaksi pada salah satu media cetak nasional ini, TEPI akan menunggu keputusan Pemerintah hingga tahun depan tentang siapa yang bakal melanjutkan pengelolaan Blok Mahakam.


"Jika memang kontrak tidak diperpanjang, maka tidak akan ada investasi dari kami. Kami akan tunggu keputusan pemerintah sampai tahun depan. Pemerintah harus segera memutuskan, karena kalau semakin ditunda, maka akan semakin beresiko," katanya.


Dikatakan Kristanto, pihaknya berharap agar produksi migas di Blok Mahakam tidak semakin menurun jika TEPI tidak lagi mengelola kawasan yang masih kaya cadangan migas tersebut.


"Perlu diingat bahwa komitmen pembeli, seperti dari Jepang dan Korea Selatan, harus dijaga dan dipenuhi. Kalau tidak, Pemerintah malah bisa kena penalti jika tak mampu memenuhi penjualan kepada mereka," katanya.


Ketika ditanya berapa cadangan gas di Blok Mahakam yang tersisa setelah kontrak TEPI berakhir, menurut Kristanto, cadangan gas tersebut diperkirakan berkisar antara 2 hingga 2,5 TCF (triliun kaki kubik). "Lumayan lah, nilainya bisa lebih dari USD 30 milyar," pungkasnya. (win)

 
Pasang Iklan
Username  
Password  
Info Odah Etam
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Hukum & Kriminal
Bikin Macet Hingga 4 KM, Mobil Milik Warga Tenggarong Terbakar di Kawasan Tahura
Jatuh Dari Kapal, ABK Ditemukan Tewas di Perairan Delta Mahakam
 
73 Pejabat Pemkab Kukar Dikukuhkan, Ini Daftar Lengkapnya
Tujuh Kepala OPD Pemkab Kukar Resmi Dikukuhkan
 
Gandeng Pihak Kecamatan, Upaya BPJS Kesehatan Dongkrak Kepesertaan di Kukar
Kukar CSR Award Kembali Digelar Tahun Ini
 
Ribuan Botol Miras Hasil Sitaan Operasi KKYD Dimusnahkan
Apel Gelar Pasukan di Sekolah: Operasi Patuh Sasar Pelajar dan Pengguna HP Saat Berkendara
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Pendidikan
Kapital Sukses Gebrak Heartown Rockfest di Taiwan
Satu-Satunya Wakil Indonesia: Kapital Band Siap Gebrak Heartown Rockfest di Taiwan
 
Sempat Unggul di Babak Pertama, Mitra Kukar Tumbang di Kandang Persela
Persela Lamongan vs Mitra Kukar: Naga Mekes Buru Poin di Lamongan
 
Ada Rumah Kaligrafi di Obyek Wisata Pulau Kumala
Undang Delegasi 7 Negara, Erau 2018 Digelar Pada 21-29 Juli
 
Gelar Buka Puasa Bersama, Pramuka Kukar Doakan Mendiang Pengurus
Perpustakaan Umum Kukar Tempati Gedung Baru
Arsip Berita Berdasarkan Tahun :  
Arsip Berita Berdasarkan Kategori :  
             
Kabupaten
Kecamatan
Kesultanan
Festival Erau
Seni Budaya
Kesah Loco
Cerita Pendek
Wisata
Direktori
KutaiKartanegara.com