Kabupaten Kesultanan Wisata Seni Budaya Festival Erau Agenda Dokumen
       
Arsip Berita Gallery Download Direktori Data Forum Buku Tamu
RSUD A.M. Parikesit
mySamarinda.com
    Agenda/Events
 
 
Cerita Pendek

Akan Ku Tunggu
Oleh: Rhony Samlan

Beberapa menit lagi kapal fery akan segera berangkat. Akan tetapi mataku masih saja kesana kemari untuk mencari sesuatu. Atau lebih tepatnya seseorang. Biasanya setiap saat aku selalu berjumpa dengannya di kapal ini atau kapal satunya. Mengantri atau sudah berada di ...

PMII Kukar Tolak Kenaikan Harga BBM

Para aktivis PMII Kukar membentangkan spanduk di bundaran Jembatan Aji Imbut, Tenggarong
Para aktivis PMII Kukar membentangkan spanduk di bundaran Jembatan Aji Imbut, Tenggarong
Photo: Agri

KutaiKartanegara.com - 25/09/2005 00:37 WITA
Rencana pemerintah untuk menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) mulai 1 Oktober mendatang ditentang keras oleh mahasiswa di hampir seluruh wilayah tanah air. Tak terkecuali di ibukota Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Tenggarong. Puluhan aktivis mahasiswa dari Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kukar menggelar aksi unjukrasa menolak kenaikan harga BBM, Jumat (23/09) pagi.

Demonstran terlebih dahulu menggelar aksi di bundaran Jembatan Aji Imbut (eks Jembatan Bongkok-red) dengan melakukan orasi serta membagi-bagikan selebaran kepada para pengendara yang melintasi perempatan jalan tersebut.

Junaidi selaku Koordinator Lapangan aksi tersebut dalam orasinya mengatakan, PMII Kukar menolak keras kenaikan harga BBM karena berdampak pada turut naiknya harga-harga barang kebutuhan pokok akibat naiknya ongkos transportasi barang. "Kenaikan harga BBM akan berdampak pada tutupnya banyak usaha kecil menengah kebawah yang sebenarnya adalah aset ekonomi mikro," ujar Junaidi.

Selain itu, lanjut Junaidi, kenaikan harga BBM juga akan berdampak pada maraknya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) karena pengurangan nilai produksi perusahaan. "Parahnya lagi, angka pengangguran akan semakin meningkat yang dapat berakibat buruk pada meningkatnya tindak kriminalitas," tandasnya.


Junaidi ketika membacakan tuntutan PMII Kukar yang menolak kenaikan harga BBM disaksikan Marwan SP (kanan)
Photo: Agri

Usai menggelar aksi di bundaran Jembatan Aji Imbut, para pengunjukrasa melanjutkan perjalanannya ke gedung DPRD Kukar untuk menyampaikan aspirasi dan tuntutan mereka kepada para wakil rakyat. Sesampainya di gedung dewan, mahasiswa kembali berorasi di teras depan sambil menanti pimpinan dan anggota DPRD Kukar menemui mereka.

Karena pimpinan DPRD tidak berada di tempat, para pengunjukrasa akhirnya diterima 3 anggota DPRD Kukar yakni Marwan SP, H Suryadi SHut dan Irwan Mukhlis. Dihadapan anggota dewan, demonstran menyampaikan 2 tuntutannya yakni meminta DPRD Kukar membuat rekomendasi penolakan kenaikan harga BBM kepada DPR RI. "Kedua, kami menuntut agar dilakukan pengusutan secara tuntas terhadap oknum-oknum pejabat yang telah menyelewengkan pendistribusian BBM," ujar Junaidi.

Marwan SP yang juga Wakil Ketua Komisi II DPRD Kukar lalu mengajak pengunjukrasa untuk berdialog di Ruang Panmus DPRD Kukar membahas formula yang akan digunakan menyikapi rencana kenaikan harga BBM tersebut.

"Secara pribadi saya juga menolak rencana kenaikan harga BBM. Jadi saya juga siap turun ke jalan bersama adik-adik menentang kenaikan harga BBM ini," ujar Marwan yang disambut tepuk tangan meriah para pengunjukrasa.

Marwan berjanji akan menyampaikan aspirasi mahasiswa PMII serta merekomendasikan kepada pimpinan DPRD untuk menggelar rapat membahas permasalahan kenaikan harga BBM dengan mengundang berbagai komponen masyarakat.

"Sebelum kami merekomendasikan penolakan kenaikan harga BBM kepada pusat, kami harus mendengarkan lebih dahulu aspirasi dari berbagai komponen masyarakat lainnya apakah ikut menolak atau malah tetap setuju dengan rencana kenaikan tersebut," demikian kata Marwan.

Sementara Drs HM Irkham yang turut menerima aktivis PMII Kukar di Ruang Rapat Panmus mengatakan, Fraksi Amanat Keadilan Rakyat (AKR) dalam pemandangan umumnya menyatakan menolak kenaikan harga BBM. Aplaus meriah dari aktivis PMII pun membahana setelah HM Irkham dengan tegas menyampaikan pandangan fraksinya. (win)


Para aktivis PMII menyanyikan mars organisasi tersebut usai berdialog dengan anggota dewan
Photo: Agri

 
Pasang Iklan
Username  
Password  
Info Odah Etam
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Hukum & Kriminal
Anggana Membara, Belasan Rumah Ludes Terbakar
Pilgub Kaltim 2018: Menang di 11 Kecamatan, Isran-Hadi Raup Dukungan 35,37 Persen Suara
 
73 Pejabat Pemkab Kukar Dikukuhkan, Ini Daftar Lengkapnya
Tujuh Kepala OPD Pemkab Kukar Resmi Dikukuhkan
 
Pimpinan BPJS Kesehatan Ikut Layani Langsung Warga Kukar
Gandeng Pihak Kecamatan, Upaya BPJS Kesehatan Dongkrak Kepesertaan di Kukar
 
Ribuan Botol Miras Hasil Sitaan Operasi KKYD Dimusnahkan
Apel Gelar Pasukan di Sekolah: Operasi Patuh Sasar Pelajar dan Pengguna HP Saat Berkendara
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Pendidikan
Kapital Sukses Gebrak Heartown Rockfest di Taiwan
Satu-Satunya Wakil Indonesia: Kapital Band Siap Gebrak Heartown Rockfest di Taiwan
 
PS TIRA 0-0 Mitra Kukar: Gerri Tampil Gemilang, Naga Mekes Bawa Pulang Satu Poin
PS TIRA vs Mitra Kukar: Hadapi PS TIRA, Mitra Kukar Targetkan Poin Penuh
 
Wow, Mahasiswa Asing Ini Bisa Menari Jepen Hingga Main Sampek
Ada Rumah Kaligrafi di Obyek Wisata Pulau Kumala
 
Gelar Buka Puasa Bersama, Pramuka Kukar Doakan Mendiang Pengurus
Perpustakaan Umum Kukar Tempati Gedung Baru
Arsip Berita Berdasarkan Tahun :  
Arsip Berita Berdasarkan Kategori :  
             
Kabupaten
Kecamatan
Kesultanan
Festival Erau
Seni Budaya
Kesah Loco
Cerita Pendek
Wisata
Direktori
KutaiKartanegara.com