Kabupaten Kesultanan Wisata Seni Budaya Festival Erau Agenda Dokumen
       
Arsip Berita Gallery Download Direktori Data Forum Buku Tamu
   
 
 

Untung Ndik Tetijak
Suatu hari si Hongo dan Henge disuruh mbok Rodah ncari buluh. Maklum hak, mbok Rodah ni ndak molah suman untuk bejualan di pasar batu. Jadi pegi hak sida bedua ni bejalan betis ke Rondong Demang, soalnya disitu maha banyak tumbuh ...
PMII Kukar Sayangkan Bentrokan Berdarah di Kota Bangun

PMII Kukar Sayangkan Bentrokan Berdarah di Kota Bangun

Para kader PMII Kukar membawa beberapa poster dalam aksi damai menyoroti bentrokan berdarah antara aparat keamanan dengan warga Kota BangunPara kader PMII Kukar membawa beberapa poster dalam aksi damai menyoroti bentrokan berdarah antara aparat keamanan dengan warga Kota Bangun
Photo: Agri


Ketua PMII Kukar Wahyudi berharap agar bentrokan berdarah tidak terjadi lagi di Kukar
Ketua PMII Kukar Wahyudi berharap agar bentrokan berdarah tidak terjadi lagi di Kukar
Photo: Agri

KutaiKartanegara.com - 31/08/2008 17:55 WITA
Bentrokan yang terjadi antara aparat kepolisian dengan masyarakat di Kecamatan Kota Bangun yang berujung pada tewasnya seorang warga beberapa waktu lalu, mengundang keprihatinan para aktivis mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kutai Kartanegara (Kukar).


Sebagai bentuk keprihatinan terhadap peristiwa yang bermula dari sengketa lahan itu, PMII Kukar menggelar aksi damai di bundaran kampus Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta), Tenggarong, Sabtu (30/08) sore kemarin.


Aksi yang digelar sekitar pukul 16.45 WITA ini diikuti sekitar 20 kader PMII Kukar. Sambil membentangkan sejumlah poster dan membagi-bagikan selebaran, para kader PMII secara bergantian berorasi.



Koordinator Aksi, M Yusuf, menyerukan pengusutan tuntas kasus bentrokan Kota Bangun
Photo: Agri

"Kami sangat menyayangkan terjadinya bentrokan tersebut. Karena seyogyanya polisi dan masyarakat adalah mitra dan semestinya saling mengayomi," ujar Ketua PMII Kukar, Wahyudi.


Apa yang terjadi di Kota Bangun, lanjut Wahyudi, sebenarnya adalah sengketa lahan antara warga dengan perusahaan setempat yakni PT Arkon. "Bukan sengketa antara warga dengan kepolisian," cetusnya.


"Kami berharap agar kita semua dapat belajar banyak dari tragedi bentrokan itu. Jangan sampai kejadian ini terulang lagi di masa mendatang," ujarnya.


Sementara dikatakan Koordinator Aksi, Muhammad Yusuf, lewat aksi damai itu pihaknya menghimbau agar aparat kepolisian lebih pofesional dalam kegiatan pengamanan aksi. "Termasuk kegiatan pengamanan lainnya di Kukar," kata Yusuf.



Aksi damai PMII Kukar juga diwarnai dengan pembacaan puisi
Photo: Agri

Pihak kepolisian, lanjutnya, mesti mengusut tuntas kasus meninggalnya seorang warga dalam bentrokan tersebut. "Karena ada indikasi pelanggaran HAM dalam insiden ini," tandasnya.


Terkait dengan sengketa lahan di Kota Bangun, PMII Kukar juga menghimbau agar pihak PT Arkon Mineratama bertanggungjawab untuk menyelesaikan secepatnya sengketa lahan di areal itu.


"Pihak Pemkab Kukar dan DPRD Kukar juga harus segera mengambil sikap terhadap sengketa lahan tersebut, serta lebih sensitif terhadap berbagai permasalahan sengketa lahan yang ada di Kukar," katanya.


PMII Kukar juga menghimbau kepada warga masyarakat untuk tidak terprovokasi dengan isu-isu atau hal-hal yang bisa mengancam kondusifitas di daerah ini. "Mari kita jaga Kukar agar tetap aman, nyaman dan damai," ujar mahasiswa Semester V Fakultas Hukum Unikarta ini.


Sekedar informasi, insiden berdarah antara kepolisian dengan warga terjadi pada 20 Agustus lalu setelah warga dari Koperasi Rimba Etam yang menduduki lahan tambang batubara milik PT Arkon Mineratama, menolak untuk pergi.


Bentrokan pun tak dapat dihindari. Seorang warga bernama Serin akhirnya tewas diterjang timah panas, setelah menyerang polisi dengan menggunakan tombak. Akibat bentrokan ini, 4 anggota Polres Kukar terluka akibat tusukan benda tajam. (win)

 
Username  
Password  
Belum Punya E-mail @kutaikartanegara.com?
Daftar Sekarang Juga!

Politik & Peristiwa

 

Pemerintahan

 

Ekonomi & Bisnis

 

Hukum & Kriminal

Rista dan Reisya Dimakamkan Dalam Satu Liang Lahat
Tragis! Dua Balita Tewas Dalam Kebakaran di Rempanga
 
Tiga Tahun Berturut-Turut Raih Predikat WTP
Kutai Kartanegara Terima Piagam Penghargaan IDSA 2015
 
Total E&P Indonesie Bangun BLK di Senipah
Pantau Harga Sembako, Bupati Rita Widyasari Blusukan ke Pasar Tangga Arung
 
Gelar Dagangan di Trotoar: Lapak Batu Akik Ini Digusur Satpol PP
10 Muda-Mudi Terjaring: Satpol PP Razia Kos-Kosan di Malam Minggu
             

Hiburan

 

Olahraga

 

Seni Budaya

 

Pendidikan

Suguhkan 16 Lagu: FireHouse Puaskan Penonton Kukar Rockin' Fest
Lebih Dari 70.000 Penonton Saksikan Kukar Rockin' Fest 2015
 
Dragster Asal Pulau Jawa Dominasi Drag Bike Tambak Lempang 2015
207 Pebalap Adu Kecepatan di Drag Bike Tambak Lempang
 
Venezuela Batal Hadir, EIFAF 2015 Dimeriahkan 14 Negara
Songsong EIFAF 2015, Disbudpar Kukar Seleksi Petugas LO
 
82 Orang Tak Lulus: Tingkat Kelulusan Siswa SLTA Tahun 2015 Capai 98,95%
Inilah 10 Besar Peraih Nilai Tertinggi UN SLTA 2015 se-Kukar
Arsip Berita Berdasarkan Tahun :  
Arsip Berita Berdasarkan Kategori :  
             
Kabupaten
Kecamatan
Kesultanan
Festival Erau
Seni Budaya
Kesah Loco
Wisata
Direktori
KutaiKartanegara.com