Kabupaten Kesultanan Wisata Seni Budaya Festival Erau Agenda Dokumen
       
Arsip Berita Gallery Download Direktori Data Forum Buku Tamu
RSUD A.M. Parikesit
mySamarinda.com
    Agenda/Events
 
 
Cerita Pendek

Akan Ku Tunggu
Oleh: Rhony Samlan

Beberapa menit lagi kapal fery akan segera berangkat. Akan tetapi mataku masih saja kesana kemari untuk mencari sesuatu. Atau lebih tepatnya seseorang. Biasanya setiap saat aku selalu berjumpa dengannya di kapal ini atau kapal satunya. Mengantri atau sudah berada di ...

Warga Prihatinkan Kasus Pembuangan Bayi

Sejumlah warga mengamati bahkan mengabadikan sang bayi malang dengan menggunakan kamera ponsel maupun kamera digital
Sejumlah warga mengamati bahkan mengabadikan sang bayi malang dengan menggunakan kamera ponsel maupun kamera digital
Photo: Agri

KutaiKartanegara.com - 03/12/2007 01:30 WITA
Informasi mengenai ditemukannya bayi lelaki yang dibuang orangtuanya, Sabtu (01/12) pagi, langsung menyebar luas di tengah-tengah masyarakat kota Tenggarong.


Setelah bayi malang tersebut dibawa ke RSUD AM Parikesit, banyak warga termasuk para keluarga pasien di rumah sakit langsung berbondong-bondong menuju Bangsal Anak untuk melihat kondisi bayi itu.


Beragam komentar pun mengalir dari warga Tenggarong. Mulai dari menyayangkan perbuatan keji itu, mengutuk pelaku yang tega membuang bayi, hingga kasihan terhadap si bayi yang tak berdosa itu.


Bahkan sejumlah warga menyatakan sangat berminat untuk mengadopsi bayi seberat 3,5 kg dan panjang 49 cm itu. Satu di antaranya adalah Ali Mustofa (45), warga Jalan Sultan Alimuddin yang mengantarkan bayi tersebut ke RSUD AM Parikesit.


"Kalau urusannya sudah selesai, saya ingin mengadopsi bayi itu," ujar bapak dari 2 orang anak itu ketika ditemui KutaiKartanegara.com, Sabtu (01/12) siang, di selasar RSUD AM Parikesit.


Sementara Kasubag Pemberdayaan Perempuan Bagian Kesra Pemkab Kukar, Lilis Mardiyana, yang datang ke RSUD AM Parikesit khusus untuk menengok sang bayi malang menyatakan keprihatinannya atas terjadinya kasus pembuangan bayi itu.


"Saya sangat prihatin atas kejadian ini. Saya harap organisasi kewanitaan di Kukar dapat terus menyosialisasikan kepada masyarakat mengenai UU Perlindungan Anak maupun UU Kekerasan Dalam Rumah Tangga," ujarnya.


Menurutnya, kemungkinan masyarakat banyak yang belum tahu bahwa perbuatan keji membuang anak merupakan salah satu bentuk pelanggaran hukum.


"Jangan sampai orangtua menyia-nyiakan anaknya. Apalagi terhadap bayi yang baru dilahirkan. Karena sudah ada aturan hukum yang melindungi anak-anak," katanya dengan nada prihatin. (win)



Berita Terkait:
Bayi Lelaki Ditemukan di Pinggir Jalan (02/12/2007)

 
Pasang Iklan
Username  
Password  
Info Odah Etam
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Hukum & Kriminal
Edi Damansyah Pimpin Peringatan Hari Pramuka ke-56
Warga Loa Ipuh Darat Ditemukan Meninggal Dunia Dalam Mobil
 
Program Satu RT Satu Laptop: 3.067 Ketua RT se-Kukar Akan Kebagian Laptop
Wah, Pemkab Kukar Raih Opini WTP Lima Kali Berturut-Turut!
 
Gandeng Pihak Kecamatan, Upaya BPJS Kesehatan Dongkrak Kepesertaan di Kukar
Kukar CSR Award Kembali Digelar Tahun Ini
 
Sabu Senilai Rp 1,5 Milyar Dimusnahkan Dengan Cara Diblender
Polres Kukar Ringkus Bandar Besar Narkoba di Samarinda
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Pendidikan
Skid Row Puaskan Penonton Rock In Borneo 2017 Dengan 17 Lagu
Bawakan 10 Lagu, Jamrud Sukses Guncang Rock In Borneo 2017
 
Semen Padang FC vs Mitra Kukar: Naga Mekes Ingin Bawa Pulang Poin Dari Padang
Tanpa Sissoko dan David, Mitra Kukar Boyong 18 Pemain ke Padang
 
Dimeriahkan Tenggarong Fair, Festival Kota Raja VI Digelar Selama Sepekan
Erau 2017 Berakhir, Kesultanan Kutai Laksanakan Prosesi Mengulur Naga dan Belimbur
 
Lulus UN, Pelajar SLTA di Tenggarong Corat-Coret Seragam
Sambut Hardiknas, PMII dan KAMMI Gelar Aksi Damai
Arsip Berita Berdasarkan Tahun :  
Arsip Berita Berdasarkan Kategori :  
             
Kabupaten
Kecamatan
Kesultanan
Festival Erau
Seni Budaya
Kesah Loco
Cerita Pendek
Wisata
Direktori
KutaiKartanegara.com