Kabupaten Kesultanan Wisata Seni Budaya Festival Erau Agenda Dokumen
       
Arsip Berita Gallery Download Direktori Data Forum Buku Tamu
RSUD A.M. Parikesit
mySamarinda.com
    Agenda/Events
 
 
Cerita Pendek

Akan Ku Tunggu
Oleh: Rhony Samlan

Beberapa menit lagi kapal fery akan segera berangkat. Akan tetapi mataku masih saja kesana kemari untuk mencari sesuatu. Atau lebih tepatnya seseorang. Biasanya setiap saat aku selalu berjumpa dengannya di kapal ini atau kapal satunya. Mengantri atau sudah berada di ...

Terkait Penetapan Datangya Syawal
Umat Sebaiknya Tunggu Keputusan Pemerintah

Dr Hamdan menjelaskan lintasan bulan yang berpengaruh terhadap penentuan datangnya Syawal
Dr Hamdan menjelaskan lintasan bulan yang berpengaruh terhadap penentuan datangnya Syawal
Photo: Joe

KutaiKartanegara.com - 01/10/2007 21:26 WITA
Untuk menghindari kebingungan terhadap perbedaan dalam penetapan awal Ramadhan, Syawal maupun Dzulhijjah, umat semestinya tidak mentoleransi kebijakan lain kecuali mengikui penetapan dari Pemerintah. Karena keputusan dari Ulil Amri atau Pemerintah, selain didukung Al Qur'an dan Hadits, ketetapannya juga melibatkan Ijma Ulama.


Hal tersebut disampaikan Dr H Hamdan Mahmud MA dalam acara Dialog Interaktif di Masjid Agung Sultan Sulaiman, Tenggarong, tadi siang.


"Disamping itu, ada pula Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) No 2/2005 tentang Penetapan Awal Ramadhan, Syawal dan Dzulhijjah yang initinya menyebutkan umat Islam Indonesia harus mentaati keputusan pemerintah.



Ratusan jamaah Masjid Agung Sultan Sulaiman dengan serius menyimak materi yang disampaikan dalam Dialog Interaktif tadi siang
Photo: Joe

Menurut Dr Hamdan, penetapan 1 Syawal 1428 H yang jatuh pada hari Jumat 12 Oktober mendatang oleh ormas tertentu sangat lemah untuk dapat dipertanggungjawabkan. Karena pada saat itu Hilal (Ketinggian bulan) di sebagian besar wilayah Indonesia berada pada 0o4' LS hingga 0o30' LU.


Ditambahkan pula bahwa untuk penentuan awal Ramadhan, Syawal dan Dzulhijjah harus didasarkan dengan melakukan Rukyat atau melihat bulan langsung melalui mata, bukan dengan melakukan Hisab atau melakukan perhitungan. "Sesuai dengan Hadits Nabi yaitu berpuasalah kamu dengan melihat bulan atau Hilal," ujarnya.


Untuk mengetahui 1 Syawal 1428 H, diharapkan umat Islam di Kukar menunggu pengumuman dari Pemerintah. Karena pengumuman dari pemerintah itu juga melibatkan semua pihak. "Seperti dari akademisi, pakar, ulama, pengurus ormas keagaaman yang datang dari seluruh Indonesia," katanya.



Dr Hamdan mengajak masyarakat untuk selalu mengikuti keputusan Pemerintah soal penentuan datangnya Ramadhan, Syawal maupun Dzulhijjah
Photo: Joe

Dialog Interaktif yang dilaksanakan setiap hari Senin dan Kamis usai sholat Dzuhur selama Ramadhan ini dihadiri pula oleh Kabag Kesra Ir Sukhrawardy mewakili Plt Bupati Kukar, Kepala Kantor Departemen Agama Kukar H Djamaluddin HD, sejumlah tokoh ormas Islam, pengurus Majelis Taklim,Masjid dan Langgar se-Tenggarong serta jamaah solat Dzuhur Masjid Agung.


Plt Bupati H Samsuri Aspar dalam sambutan tertulis yang disampaikan Sukhrawardy menyambut baik diadakannya Dialog Interaktif yang membahas masalah Rukyat dan Hisab. Karena menurutnya masalah ini sangat minim diketahui oleh sebagian besar umat, sementara potensinya bagi disintegrasi umat sangat besar.


"Ke depan Pemkab Kukar akan menyikapi masalah Rukyat dan Hisab yang berkaitan dengan penetapan awal Ramadhan, Syawal maupun Dzulhijjah secara konsisten sesuai dengan ketentuan yang berlaku," demikian katanya. (joe)

 
Pasang Iklan
Username  
Password  
Info Odah Etam
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Hukum & Kriminal
Edi Damansyah Pimpin Peringatan Hari Pramuka ke-56
Warga Loa Ipuh Darat Ditemukan Meninggal Dunia Dalam Mobil
 
Program Satu RT Satu Laptop: 3.067 Ketua RT se-Kukar Akan Kebagian Laptop
Wah, Pemkab Kukar Raih Opini WTP Lima Kali Berturut-Turut!
 
Gandeng Pihak Kecamatan, Upaya BPJS Kesehatan Dongkrak Kepesertaan di Kukar
Kukar CSR Award Kembali Digelar Tahun Ini
 
Sabu Senilai Rp 1,5 Milyar Dimusnahkan Dengan Cara Diblender
Polres Kukar Ringkus Bandar Besar Narkoba di Samarinda
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Pendidikan
Skid Row Puaskan Penonton Rock In Borneo 2017 Dengan 17 Lagu
Bawakan 10 Lagu, Jamrud Sukses Guncang Rock In Borneo 2017
 
Semen Padang FC 1-2 Mitra Kukar: Dua Gol Marclei Bawa Naga Mekes Tumbangkan Tuan Rumah
Semen Padang FC vs Mitra Kukar: Naga Mekes Ingin Bawa Pulang Poin Dari Padang
 
Dimeriahkan Tenggarong Fair, Festival Kota Raja VI Digelar Selama Sepekan
Erau 2017 Berakhir, Kesultanan Kutai Laksanakan Prosesi Mengulur Naga dan Belimbur
 
Ini Dia Kwarran Pramuka Kecamatan Paling Giat se-Kukar
Lulus UN, Pelajar SLTA di Tenggarong Corat-Coret Seragam
Arsip Berita Berdasarkan Tahun :  
Arsip Berita Berdasarkan Kategori :  
             
Kabupaten
Kecamatan
Kesultanan
Festival Erau
Seni Budaya
Kesah Loco
Cerita Pendek
Wisata
Direktori
KutaiKartanegara.com