Kabupaten Kesultanan Wisata Seni Budaya Festival Erau Agenda Dokumen
       
Arsip Berita Gallery Download Direktori Data Forum Buku Tamu
RSUD A.M. Parikesit
mySamarinda.com
    Agenda/Events
 
 
Cerita Pendek

Akan Ku Tunggu
Oleh: Rhony Samlan

Beberapa menit lagi kapal fery akan segera berangkat. Akan tetapi mataku masih saja kesana kemari untuk mencari sesuatu. Atau lebih tepatnya seseorang. Biasanya setiap saat aku selalu berjumpa dengannya di kapal ini atau kapal satunya. Mengantri atau sudah berada di ...

Workshop Potensi Pengembangan Jarak Pagar
Kukar Siap Bangun Pabrik Pengolah Biji Jarak

Tanaman jarak pagar dapat dikembangkan di lahan tidur bahkan lahan kritis sekalipun
Tanaman jarak pagar dapat dikembangkan di lahan tidur bahkan lahan kritis sekalipun
Photo: Agus Salim

KutaiKartanegara.com - 07/03/2007 18:49 WITA
Selain pengembangan tanaman kelapa sawit yang telah tersebar di beberapa kecamatan, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mendorong pula pengembangan tanaman jarak pagar (Jatropha curcas). Sehingga dengan demikian, peluang peningkatan pendapatan masyarakat semakin terbuka lebar.


Hal tersebut dikemukakan Wakil Bupati H Samsuri Aspar ketika membuka Workshop Potensi Pengembangan Jarak Pagar dan Teknik Pengolahan Industri Pasca Panen yang berlangsung di Tenggarong, tadi siang.


Menurut Wabup H Samsuri Aspar, program Pemkab Kukar untuk mengembangkan tanaman jarak pagar sejalan dengan kebijakan pemerintah di bidang pengembangan energi alternatif, sebagai solusi atas semakin menipisnya cadangan minyak bumi yang merupakan sumber daya yang tak dapat diperbaharui.


"Adapun payung hukum yang melandasi program ini adalah Inpres No 1/2006 tentang Penyediaan dan Pemanfaatan Bahan Bakar Nabati (Biofuel) Sebagai Bahan Bakar Lain dan PP No 5/2006 tentang Kebijakan Energi Nasional," jelas Samsuri.



Wabup Samsuri Aspar saat melakukan penanaman perdana bibit jarak pagar di Muara Badak tahun 2006 lalu
Photo: Agus Salim

Berangkat dari hal tersebut, lanjutnya, diharapkan Kabupaten Kukar kelak dapat berkembang menjadi salah satu penghasil bahan baku untuk pengembangan energi alternatif nabati ini.


"Dan tidak mustahil bila di Kukar akan dibangun pabrik pengolah biji jarak pagar, jika memang setelah melalui pengkajian kita dinyatakan layak. Tentu saja hal ini akan dapat terwujud jika pengembangan tanaman jarak pagar berhasil di wilayah kita," tandasnya.


Ada dua hal yang menjadi keyakinan Wabup Kukar dalam pengembangan tanaman jarak pagar sekaligus pabrik pengolahnya tersebut. Pertama adalah potensi lahan tidur yang cukup luas di wilayah Kukar. Kemudian, kemampuan APBD yang juga cukup besar.


Oleh karena itu, Wabup Kukar menyatakan bahwa upaya percepatan perlu diambil yakni dengan menggalakkan pengembangan tanaman jarak pagar melalui sebuah gerakan. "Sehingga diharapkan hal ini menjadi kesadaran bagi seluruh masyarakat untuk menanami lahan tidur dengan tanaman jarak pagar," katanya.


Terkait dengan pelaksanaan workshop yang digagas Forum Komunikasi Masyarakat Tani Nelayan Karya Bangsa (FKMTNKB) Kukar, Samsuri Aspar berharap agar kegiatan ini memberikan manfaat besar bagi upaya pengembangan tanaman jarak di Kukar.


"Harapan kami, ini menjadi momentum bagi seluruh stakeholder untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam dalam rangka merancang dan merumuskan strategi terbaik untuk mewujudkan Kukar sebagai salah satu daerah penghasil biodiesel di masa mendatang," pungkas Wabup.


Sementara dikatakan Amir selaku Ketua Panitia, kegiatan workshop ini digelar selama dua hari oleh FKMTNKB Kukar bekerjasama dengan Program Pengkajian dan Penerapan Energi Alternatif (P3EA) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda.


"Kegiatan hari pertama berlangsung di Tenggarong, sementara pada hari kedua dilaksanakan di Laboratorium FMIPA Unmul, Samarinda. Para peserta terdiri dari para perwakilan kelompok tani serta mahasiswa," ujar Amir. (win)

 
Pasang Iklan
Username  
Password  
Info Odah Etam
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Hukum & Kriminal
Warga Loa Ipuh Darat Ditemukan Meninggal Dunia Dalam Mobil
Bupati Rita Widyasari Tersandung Masalah Hukum, Wabup Edi Damansyah Jadi Plt Bupati Kukar
 
Program Satu RT Satu Laptop: 3.067 Ketua RT se-Kukar Akan Kebagian Laptop
Wah, Pemkab Kukar Raih Opini WTP Lima Kali Berturut-Turut!
 
Gandeng Pihak Kecamatan, Upaya BPJS Kesehatan Dongkrak Kepesertaan di Kukar
Kukar CSR Award Kembali Digelar Tahun Ini
 
Sabu Senilai Rp 1,5 Milyar Dimusnahkan Dengan Cara Diblender
Polres Kukar Ringkus Bandar Besar Narkoba di Samarinda
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Pendidikan
Skid Row Puaskan Penonton Rock In Borneo 2017 Dengan 17 Lagu
Bawakan 10 Lagu, Jamrud Sukses Guncang Rock In Borneo 2017
 
Mitra Kukar 0-5 Persipura Jayapura: Tim Mutiara Hitam Masih Superior
Persipura Incar Poin Penuh, Mitra Kukar Tak Gentar
 
Dimeriahkan Tenggarong Fair, Festival Kota Raja VI Digelar Selama Sepekan
Erau 2017 Berakhir, Kesultanan Kutai Laksanakan Prosesi Mengulur Naga dan Belimbur
 
Lulus UN, Pelajar SLTA di Tenggarong Corat-Coret Seragam
Sambut Hardiknas, PMII dan KAMMI Gelar Aksi Damai
Arsip Berita Berdasarkan Tahun :  
Arsip Berita Berdasarkan Kategori :  
             
Kabupaten
Kecamatan
Kesultanan
Festival Erau
Seni Budaya
Kesah Loco
Cerita Pendek
Wisata
Direktori
KutaiKartanegara.com