Kabupaten Kesultanan Wisata Seni Budaya Festival Erau Agenda Dokumen
       
Buku Tamu KutaiKartanegara.com | Halaman 40
Arsip Berita Gallery Download Direktori Data Forum Buku Tamu

ARSIP BUKU TAMU

 
Buku Tamu KutaiKartanegara.com
3501-3550
3551-3600
3601-3650
3651-3700
3701-3750
3751-3800
3801-3850
3851-3900
3901-3950
3951-4000
4001-4050
4051-4100
4101-4150
4151-4200
4201-4250
4251-4300
4301-4350
4351-4400
4401-4450
4451-4500
4501-4550
4551-4600
4601-4650
4651-4700
4701-4750
4751-4800
4801-4850
4851-4900
4901-4950
4951-5000
5001-5050
5051-5100
5101-5150
5151-5200
5201-5250
5251-5300
5301-5350
5351-5400
5401-5450
5451-5500
5501-5550
5551-5600
5601-5650
5651-5700
5701-5750
5751-5800
5801-5850
5851-5900
5901-5950
5951-6000
6001-6050
6051-6100
6101-6150
6151-6200
6201-6250
6251-6300
6301-6350
6351-6400
6401-6450
6451-6500
6501-6550
6551-6600
6601-6650
6651-6700
6701-6750
6751-6800
6801-6850
6851-6900
6901-6950
6951-7000
7001-7050
7051-7100
7101-7150
7151-7200
7201-7250
7251-7300
7301-7350
7351-7400
7401-7450
7451-7500
7501-7550
7551-7600
7601-7650
7651-7700
7701-7750
7751-7800
7801-7850
7851-7900
7901-7950
7951-8000
8001-8050
8051-8100
8101-8150
8151-8200
8201-8250
8251-8300
8301-8350
8351-8400
8401-8450
8451-8500
8501-8550
8551-8600
8601-8650
8651-8700
8701-8750
8751-8800
8801-8850
8851-8900
8901-8950
8951-9000
9001-9050
9051-9100
9101-9150
9151-9200
 
 

 

 

 

 

Bung andi subari pernah naik angkot nggak ? kalau pernah naik angkot pasti bayar. Nah demikian juga sebagai rakyat yang taat pada pemerintahnya, kita pasti bayar pajak untuk menjalankan roda pemerintahan. Pertanyaannya adalah : apakah wajib bagi penumpang angkot untuk memberikan solusi kepada si sopir karena angkotnya mogok ?. Bukankah sudah menjadi kewajiban sopir angkot untuk melayani penumpangnya, karena si penumpang sudah memenuhi kewajibannya ?. Demikian juga dengan pemimpin, yang seharusnya melayani rakyat karena rakyat sudah bayar pajak dan menyediakan sumberdaya alam untuk dikelola sang pemimpin. Tidak ada kewajiban bagi rakyat untuk memberikan solusi atas permasalahan yang dialami pemimpinnya. Karena seperti orang sedang sholat berjamaah, kalau imamnya kentut dia harus mundur untuk digantikan oleh makmum yang lain. Bukannya ia terus ngotot menjadi imam meskipun kentutnya itu bunyinya di dengar oleh seluruh jamaah. Makanya jadi pemimpin itu syaratnya berat, ia harus punya ilmu dan punya "ngilmu". Kalau ia merasa tidak mampu, mengapa tidak mundur saja daripada menambah dosa. Bukan kok dia tidak mampu lalu marah-marah pada orang yang mengkritik atau menuntut supaya si pengkritik mencarikan solusi/ jalan keluarnya. Kalau pemimpin itu pintar dan punya "ngilmu" mestinya ia pandai mencari solusi yang sesuai dengan keinginan rakyatnya. Kalau pemimpin itu bodo, berarti ia tidak memenuhi syarat untuk menjadi pemimpin. Jadi yang bersangkutan harus tahu diri dan jangan menipu diri. Any way, untuk rakyat KUkar, solusi dari permasalahan yang ada adalah adalah carilah pemimpin yang amanah dan adil. Dia tidak harus pintar betul tapi yang lebih penting adalah punya "ngilmu" yaitu bisa memenuhi aspirasi rakyat Kukar: amanah, adil, mampu menyelami aspirasi dan tidak korupsi !. Kalau pemimpin itu korupsi sudah sangat jelas bin terang benderang bahwa ia tidak memenuhi kriteria sebagai pemimpin karena jelas ia telah menipu rakyatnya sendiri. Masak duwit 3,6 triliun setahun tidak menjadi apa-apa, (terbukti dengan membengkaknya jumlah rakyat miskin. Karena pastilah ada yang salah dalam pengelolannya. Karena di kolong jagad manapun, yang namanya pemerintah itu tujuannya adalah untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur secara merata. Bukan menambah jumlah orang miskin dimana-mana. Kalau suatu pemerintahan tidak jalan, apa tidak sebaiknya duwit 3,6 triliun itu dibagi-bagi saja langsung pada rakyat Kukar yang jumlahnya sekitar 150 ribu itu: simple kan ?. Nah aku ngomong begini ini biasanya pasti dicurigai mau jadi ini itu, bersifat politis de el el el. Tidak ada kepentingan untuk itu, karena tinggalku jauh di banjarmasin dan bukan pula orang politik tapi hanya orang cukur. Mengapa begitu karena saat ini banyak orang berprasangka jelek alias suuzon. Kalau ada orang mengkritik dibilang sok suci, atau hanya karena belum dapet kesempatan, kalau sudah dapet kesempatan mungkin lebih parah dan lain sebagainya. Untungnya aku ini hanya tukang cukur yang tidak ada kompetensi untuk jadi pemimpin di Kukar. Kalau kebetulan aku seorang pengamat atau politisi di Kukar wah wah mungkin sudah dicurigai mau jadi ini atau itu. Jadi tidak ada urusanku untuk berpikir siapa Bupati Kukar mendatang, yang penting setan belang siapun ia, asal bisa mensejahterakan rakyat Kukar, dia harus didukung. Yng sudah jelas-jelas bikin sengsaran rakyat KUkar harus di lengserkan. Karena rakyat adalah pemegang kedaulatan tertinggi di negeri ini sementara pemimpin itu hakekatnya hanya pelayan belaka.
anang ijuh <ajui323@yahoo.co.id>
banjarmasin , kaltim, Indonesia - 20 Juni 2007 15:04:27 WITA




Selamat atas perkembangan pembangunan di kutaikartanegara.

annas
www.gpsmurah.com

annas <marketing@gpsmurah.com>
jakarta, DKI, Indonesia - 20 Juni 2007 11:12:06 WITA




Ass... wb.
Memang apa yg sdra. Andi Subari ktkan itu ada betulnya, tapi perubahan begitu cepat, anda bicara bukan hanya sebatas retorika, tapi itulah kenyataannya apa yg terjadi saat ini, coba kta ulas bersama hasil komentar dari Julak Anang Ijuh apa iyaa sudah dgn Perimbangan 3,6T dgn kondisi Pembangunan Kukar Saat ini. Bagaimana saya tdk menanggapi dgn Dingin permasalahan di Kukar saat ini, omongan Julak Anang itu ada benarnya juga sedikit.Sejak 9 tahun lalu sy meninggalkan Tenggarong. Sampai dgn saat ini bangunan hanya terpusat ditengah Kota Raja Tenggarong yaitu di Hilir sampai dgn km5 bukit biru dgn Hotel Singgasananya, ke hulu sampai dgn kampung Panji dgn Pulau Kumala. Lalu bagaimana dgn daerah sebulu teruuuuuuus kehulu lagi, saya tdk tau, kehilir Loa Kulu, jembayan s/d Kutai Pantai bagaimana???? saya juga tdk tau,bgmana dgn jonggon, jahab, maluhu, dsb semuanya kita akui masih kumuh, belum lagi fasilistas pendidikan, kesehatan sdh terealisasikah sesuai dgn Program Gerbangdayaku???. Ini yg dipertanyakan Julak Anang Ijuh itu, Yaach saya sendiri sebagai Putra daerah menrima dgn lapang dada semua kritik yg ditujukan pada Kukar. Inilah kondisi Kukar yg sebenarnya. Untuk apa kita tutup-2pi, harus kita bongkar dan kita benahi, mari kita yg muda-2 ini siap untuk maju/tampil menerima estapet selanjutnya. Untuk yg sudah tua-2 yaah tau dirilah kalau anda Gagal mundur ajalah sekali lagi dgn berjiwa besar dan terimalah dgn lapang DAda.

Fhani <lhofat@Yahoo.com>
Paguntaka, Kalut, Indonesia - 20 Juni 2007 09:08:29 WITA




ass.wr.wb.naah mulai bagus sdh bahasa sampiyan,he,he,he alhamdulillah julak punya blok-blok tempat barber yg banyak,kl andi masih ''numpang makan''lho julak???kl nurut julak solusi yg tepat bagaimana?,untuk mslh kukar ini...........''orang yang bijak bukan hanya pandai menyalahkan tapi jg harus bisa mencarikan jalan keluar yg terbaik.''lho???kalau untuk menyalahkan anak TK pun bisa lho julak???kl sy menilainnya imbang saja karena diluar sisi negataif jg pasti ada sisi positif yg kadang kita tdk bijak untuk menilainnya,apalagi penilaian diiringi dengan nuansa politik hampir dipastikan tidak objectif hasilnnya karena disana ada unsur suka atau tidak suka,mungkin saja bagiyg senang[suka]dengan pak kaning]beliau ''hero''atau pahlawan,tapi bagi yg tidak suka dengan pak kaning mungkin pak kaning lebih hina dari''Hitler''bisa jadi...??kl nurut sy kembali ke hati nurani masing2 personal saja.kl sy sendiri karena sy hidup di kukar dan cari makan di kukar,dan sy masuk kukar mulai jamannya pak:Haidir hafidz,syafran,sulaiman dan syaukani,,,kesemuanya itu sy anggap baik-baik sj dan membawa kukar ke arah yg lebih baik ,sesuai dengan ''zamannya''....'' [ MEMBACA KESALAHAN ORANG LAIN BAGAI MELIHAT ''BULAN PURNAMA''KALAU MEMBACA KESALAHAN DIRI SENDIRI BAGAI MELIHAT BULAN''KENA GERHANA'']post by>andi_subari@yahoo.com}
andi subari <bludreg@yahoo.com>
tenggarong, kaltim, Indonesia - 20 Juni 2007 08:24:59 WITA




Nah lo buat bung andi subari, memang aku ini tukang cukur yang mangkal di pasar sudi mampir banjarmasin. Tapi sebagai tukang cukur aku bersyukur sudah punya beberapa blok yang dikelola oleh anak buah.Biarpun cuma tukang cukup kalau rajin baca dan nonton teve kan tahu dunia luar. Kita jadi tahu kondisi di Kukar lewat media. Lalu timbul berbagai pertanyaan, kenapa KUkar sebagai Kabupaten terkaya di INdonesia yang APBD-nya saja 3,6 triliun per tahun tapi orang miskinnya paling banyak di Kaltim ?. Kenapa banyak sekolahan dan Puskemas yang banyak rusak di Kukar ?, Kenapa banyak jalan-jalan di KUkar yang pada rusak di Kukar ?, Kenapa seorang Wakil Bupati Kukar sangat getol mendukung pembebasan Syaukani yang terjerat kasus korupsi ?. Ragam pertanyaan tersebut muncul dibenak orang waras tentunya. Loh apa untungnya jauh-jauh dari Banjarmasin mikirin kondisi Kukar, toh tidak ngaruh bukan ?. Ya kalau kita cuma mikirin diri sendiri memang tidak ada untungnya juga bagi aku mikiran apa yang terjadi di Kukar. Toh langganan tukang cukur tidak terpengaruh oleh kondisi KUkar. Tapi kita hidup di dunia ini kan tidak sendiri, kita ini makhluk sosial yang harus saling membantu dan mengingatkan. Ada hadis Nabi yang mengatakan : barang siapa melihat adanya kemungkaran maka rubahlah dengan tanganmu kalau kau mampu, kalau tidak mampu maka rubahlah dengan ucapanmu dan kalau kau tidak mampu juga maka rubahlah dengan doa, dan yang terakhir ini adalah selemah-lemahnya iman. Jadi buat bung andi subari, hidup ini kita tidak bisa mikirin diri sendiri atau cari selamat sendiri. Memang perlu diakui sebagai tukang cukur, aku ini manusia dhoif juga tapi menjadi tugas kita untuk tolong menolong dan saling meningatkan dalam hal kebenaran. Aku ini beisi banyak kakawalan jua di Tenggarong, kalaunya pas hari raya bulikan ke banjar, bubuhannya banyak bekesah tentang tenggarong, hati ini jadi miris mandangar bubuhannnya bekesah soal tenggarong, kasihan acil, julak, kakanakan nang banyak maharit kurang makan pada hal ujar urang kukar itu sugih. tapi banyak jua nang ngalih cari makan.
Pelajaran yang dapat kita petik adalah bahwa jadi pemimpin itu tidak cuma perlu punya ilmu tapi ujar orang jawa perlu juga punya "ngilmu". Kalau ilmu hanya pintar doang tapi dengan "ngilmu" berart sebagai pemimpin bisa merasakan denyut hati dan perasaan rakyatnya. Akhirnya dia tidak memikirkan perutnya sendiri tapi akan menahan lapar sebelum rakyatnya bisa makan. Nah di KUkar itu lain, pemimpinnya sudah makan sampai hampir kekenyangan e e e rakyatnya banyak yang hidup kesusahan. Ibarat ayam mati di lumbung padi. Buat siapa saja yang merasa sakit hati dengan tulisan anang ijuh ini, kami minta maaf. Bukan maksud hati untuk menyakiti orang lain tapi semua demi kebaikan kita bersama. Kita harus saling meningatkan sebelum kematian dan ajal menjemput. Hidup didunia hanya satumat, ujar urang banjar atau sekedar "mampir ngombe" kata orang Jawa. Jadi buat apa menumpuk harta, jabatan dan gelar kalau pada akhirnya akan kita tinggalkan ?

anang ijuh <ajui323@yahoo.co.id>
banjarmasin, kalsel, Indonesia - 19 Juni 2007 19:13:13 WITA




selamat atas web kukar,keliatannya rama banget komunitasnya...:) saya ada info bagi anda yang sendang mencari peluang usaha dg modal minimal,cobalah yang ini,siapa tau membuat anda bisa leboj cepat sukses.dapatkan infonya di www.jalansukses.com atau 021-92759798
LODY SUPANGAT <dr_therapist@yahoo.co.id>
jakarta, dki jakarta, Indonesia - 19 Juni 2007 19:02:33 WITA




waaah,,waah si anank dan siandi rame pada berebut tulang,tulangan ijuk bung andi ada benarnya jg lho?kl kita lihat pengalaman2 dulu khan gitu emang sich bahasanya orang yg belum dapat kue yaa gitu?jujur,bijak dan idealis tp mudah-mudahan julak anank gak silau wl kena lampu mercury,tapi kl julak anank ada garis tangan jadi bupati, gimana ,hayo..kejujuran dan kebenaran kan kaya ''gelap dengan terang aja.,,orang akan jujur bila terlihat oleh manusia tp akan curang bila gak ada yg lihat,,''kata orang bijak''KEJUJURAN DAN KEBENARAN ITU AKAN TERUJI,BILAMANA ADA KESEMPATAN BERBUAT YANG TIDAK TERPUJI,TAPI KITA TAKUT MELAKUKANNYA SEMATA-MATA TAQWANYA PADA YANG MAHA KUASA''
bambang. <demak@yahoo.com>
muara jawa, kaltim, Indonesia - 19 Juni 2007 18:49:10 WITA




ass...salut jg dech,,buat julak anank,,,,yang jujur dan baik hati,,,,biar tukang cukur,,,kl income julak 1 milyar setahun,,, khan gak perlu jd bupati,,haaa,haaa????waah bisa -bisa andi subari ikut kerja dgn julak ''biAR JADI TUKANG SAPU RAMBUT ORANG,,ABIS CUKUR....GMNA JULAK,,??? MAU GAK NERIMA SY JD STAFF JULAK...ANANK...HE,,HEEE,HEEE...[JANGAN BLUDREG..LHO,,JULAK,,,,}MASA JULAK MARAH,,SEEH,,???ABIIIZ,,,MAEEM ''CATE KAMBIANG,,YAAA JULAK'''}SEKEDAR BERTanya,,,neeh,,pada julak,kenapa seech,,julak,,begitu,,,respeck/ prihatin dengan kukar,,,,padahal kl dilihat alamat julak,,,''di banjarmasin''..khan gak terlalu berimbas dgn masalah..''barber'',,,[tukang cukur'']sy rasa wl kukar pailit,,toh,,orangkan tetap bercukur jg,,,hee,,heee,dan jg gak enak gatal rambut,,kl ''udah gondong''...mohon jawaban lho julak anank,,,,tp jangan esmosi,,eeh emosi lho,,,ntr tekanan julak naik,,lho.....??????wass.wr.wb.
andi subari <genta@yahoo.com>
tenggarong, kaltim, Indonesia - 19 Juni 2007 18:16:26 WITA




ass...hee,,hhhee....salut buat bung fhani,,,nanggapi dgn kepala dingin sedingin es di antartika,,,,apa yg sy utarakan adalah realistis jd bukan ''retorika''bang fhani....pada kenyataan dilapangan biasanya si pengeritik or the oposan kl sdh giliran dia yg berkuasa yaa sama jg....khan,,,dulu orang[yg gak sejalan dgn soeharto]waah rame turun kejalan buktinya,,sampai sekarang,,,''gak ada apa-apa]yg didapat,,,yg menderita kita2 rakyat dibawah ...cuma masukan buat julak anank,,,yaa jgn ky orang ''kesurupan''lah,,nanggapi mslh di kukar,,,,sy jadi''geli''sebenarnya,,,,???tapi sy itung2 kl gak ada orang yg ky si anang,,,jd gak rame jg,,,hee,,heee..heeee.....mdhn julak anang...ada garis tangan jd bupati kukar...atau sy,,haa,,haa,,haaa...bisa jadi lebih ''hancur'' dari sekarang,,,,,wass.
andi subari <genta@yahoo.com>
tenggarong, kaltim, Indonesia - 19 Juni 2007 17:52:19 WITA




PERNYATAAN SIKAP
BISMILLAHIRRAHAMANIRRAHIM
KAMI ATAS NAMA DEWAN PENGURUS WILAYAH KONTAK BUDAYA KOMUNIKASI INDONESIA DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTARTA (DPW KOBUKI DKI JAKARTA DALAM RANGKA TURUT SERTA MENUKSESKAN PILKADA DKI JAKARTA 2007-2012 , MAKA SESUAI DENGAN AMANAH KETUA UMUM/AJARAHAM DPP KOBUKI K.H. PROF.DR.NANANG HARIADI SE.MSc GUS HAR “BAHWA SETIAP KADER DAN AKTIVIS KOBUKI HENDAKNYA TURUT SERTA DALAM PROSES PENCALONANA KANDIDAT PIMPINAN DAERAH YANG AKAN BERTANDING DI KANCA PILKADA DIMANA SAJA BERADA , SEKASLIGUS MENDUKUNG MENDUKUNG DAN MENCALONKAN PEMIMPIN DI DKI JAKARTA ITU , DENGAN KRETERIA SOSOK PEMIMPIN YANG MENCINTAI RAKYAT DAN DI CINTAI RAKYAT SERTA SOSOK PEMIMPIN YANG MEMPUNYAI LOYALITAS TINGGI DAN RESPONSBILITY YANG PENUH UNTUK JAKARTA SEBAGAI TIGA KOTA SUDUT PANDANG”
1 JAKARTA SEBAGAI KOTA INTERNATIONAL
2 JAKARTA SEBAGIA KOTA NASIONAL
3 JAKARTA SEBAGAI KOTA PROVENSI ( JAKARTA 8 APRIL 2007)
OLEH SEBAB ITU DALAM RANGKA MENYIKAPI AMANAH KETUA AJARAHAM TERSEBUT DI ATAS , SETELAH KAMI MELIHAT KEBERADAAN KANDIDAT GUBERNUR DKI JAKARTA YANG BAKAL NAIK ANTARA LAIN 1) DR.H.ING FAUJI BOWO. 2 AGUM GUMELAR,3 ADANG DARADJATUN 4 SARWONO KUSUMAATMADJA , MAKA KAMI MEMANDANG PERLU UNTUK MENGELUARKAN PERNYATAAN SIKAP ANTARA LAIN :
1)MENGHIMBAU KEPADA SEGENAP MASYARAKAT JAKARTA UNTUK BERPERAN AKTIF MENYUKSESKAN PILKADA DKI JAKARTA …!
2)MENGHIMBAU KEPADA SEGENAP MASYARAKAT DKI JAKARTA UNTUK MENDUKUNG DAN MEMILIH BAPAK DR.ING.H FAUZI BOWO GUBERNUR DKI JAKARTA PERIODE TAHUAN 2007 SAMPAI 2012…!
3) MENHIMBAU KEPADA SEGENAP MASYARAKAT DKI JAKARTA UNTUK MENDUKUNG DAN PERNYATAAN SIKAP INI SERTA MENYEBARLUASKAN,.!
DEMIKIAN PERNYTAAN SIKAP KAMI KELUARKAN UNTUK DIHIMBAUKAN DAN DISERUHKAN KEPADA SEGENAP MASYARAKAT SERTA SEGENAP KOMPONEN BANGSA DKI JAKARTA DIMANA SANJA BERADA SALAM MERDEKA.
JAKARTA 18 JUNI 2007
DEWAN PENGURUS WILAYAH
KONTAK BUDAYA KOMUNIKASI INDONESIA
DAERAH KHUSUS IBUOTA JAKARTA
(DPW KOBUKI DKI JAKARTA)

HARUN ALRASYID
WAKIL PRESIDEN DPW KOBUKI DKI JAKARTA


HARUN AL RASYID <HARUN@YAHOO.COM>
JAKLSEL, DKI JAKRTA, Indonesia - 19 Juni 2007 16:49:41 WITA




waaa.......ah!! Kok jadinya Julak Anang Ijuh disalahkan, sebenarnya disuasana saat ini Anda (Tirta Cs.) ndak usah memberikan perlawanan terhadap Julak Anang Ijuh tapi Anda seharunsya Introspeksi Diri dulu baru angkat bicara, siapa tau apa yg dikatakan Julak Ijuh ada benarnya sedikit, Saya kalau mau Jujur juga Asli dari Kukar (Tenggarong), tapi apa mau dikatakan kalau memang kenyataan berbicara lain, cobalah kita dgn berbesar hati menerima kritik&saran dari orang luar demi perbaikan Kukar Lebih jauh kedepan. Memang itulah Kondisi suatu Perubahan, kita harus siap menghadapi setiap peubahan cepat/lambat kita pasti akan berubah, maka teman-2 diKukar harus peka akan suatu perubahan, apabila kalian tdk akan peka/peduli akan perubahan, tunggu saja kalian akan terlindas dgn sendirinya oleh Perubahan tersebut. Yaaa....ah! memang betul apa kata Anda Didunia ini tidak ada yg suci&sempurna termasuk Julak Ijuh,saya, dan kita semua..... percayalah itu! Yang sempurna diDunia ini hanya ada 2 yaitu :
1. Kesempurnaan yg hakiki milik Allah Yang Maha Esa pencipta Alam semesta beserta seluruh isinya dan yang;
2. Yang benar sempurna adalah Rokok Sampurna, Haaaa.....aaa!
Sorry hanya guyon tapi saran saya sabarlah menghadapi semua kritikan saat ini jangan anda balas dengan kata-2 yg panas, okeee.....! Bravo Kukar.

Fhani <lhofat@Yahoo.com>
Paguntaka, Kalut, Indonesia - 19 Juni 2007 15:56:23 WITA




WELEH WELEH SI ANDI SUBARI NONGOL-NGONGOL LANGSUNG PASANG AKSI SAMBIL MENGAKUI KALAU SIDIN LAGI "BECARI", WAH PANTESAN ORANG-OFRANG KAYAK SAMPEYAN INI YANG BIKIN NEGARA JADI RUSAK KARENA MIKIRIN PERUT SENDIRI DOANG. ASAL TAHU SAJA YA, AKU TIDAK INGIN BERKUASA DAN TIDAK SILAU DENGAN KEKUASAAN. PEKERJAANKU YANG SEKARANG SEBAGAI TUKANG CUKUR SUDAH CUKUP MENGHIDUPI KELUARGA DENGAN SEJAHTERA. BUAT APA PUNYA JABATAN DAN BANYAK HARTA KALAU HARGA DIRI TIDAK ADA ? JADI JANGAN BERPRASANGKA SEMUA ORANG MAU BERKUASA, KARENA TIDAK SEMUA ORANG SILAU DENGAN KEKUASAAN DAN UANG. MUNGKIN TIPIKAL ORANG KAYAK ELU, MAUNYA BERKUASA TERUS SEHINGGA MENCURIGAI ORANG LAIN YANG PROTES DIBILANG MAU BERKUASA. YA LEBIH BAIK JADI KULI DARI PADA BANYAK DUWIT BANYAK HASIL KORUPSI. AMIT AMIT JABANG BAYI, KEMANA-MENA DI SINDIR ORANG KANAN KIRI. LAH KALAU MEMANG SUDAH PUTUS URAT MALUNYA MEMANG HARGA DIRI TIDAK PERLU LAGI BAGINYA. KARENA STATUSNYA LEBIH RENDAH DARI HEWAN BAHKAN LEBIH HINA LAGI. YA SEKALI LAGI BUAT APA BANYAK HARTA, GELAR BEJIBUN DAN JABATAN TINGGI KALAU TIDAK PUNYA HARGA DIRI LAGI ?????????????? HE HE MALU AH............
anang ijuh <ajui323@yahoo.co.id>
banjarmasin, kalsel, Indonesia - 19 Juni 2007 15:31:36 WITA




waah,,rupanya si anang ngamuk,,udahlah jangan soq,,bersih,,anda-anda jg bila berkuasa dan ada ''kesempatan''mungkin lbh parah dari pak kaning,,,karena pasti program pertama,,,kapan dapat kesempatan...apalagi berangkat dari....nol[ZERO]... otomatis kepengen jg khan punya rumah,mobil setelah gak jg bupati.....hee,,heee..ingat kasus ''kutai pantai begitu para tokoh-tokohnya di sumbat ama proyek,,,[al fulus] langsung bisu,,ni yeee...masih ingat eddy mulawarman,dedi sudarya,,,erwin,,dll,,,,,wwah,,waktu di luar ring,,kayaknya,,''idealis banget''gt..looh...ujung2nya sama maha.podo wae....''becari olo,,,jua,,,[oke,,wass]
andi subari <banner@yahoo.com>
tenggarong, kaltim, Indonesia - 19 Juni 2007 13:36:14 WITA




Mas, untuk berita tanggal 11 Juni 2007 tentang HTI PT BMU tolong dong belajar lagi tentang kehutanan...malu-maluin orang Kutai aja, ...
KBK itu = Kawasan Budidaya Kehutanan, KBNK= Kawasan Budidaya Non Kehutanan, jadi bukan Kayu Bulat Kecil ....

BEESPE <inigo@gmail.com>
Jakarta, Jakarta, Indonesia - 19 Juni 2007 13:01:09 WITA





Aku Terindikasi Korupsi!

April 23rd, 2007

Di tengah-tengah gencarnya aksi pemberantasan korupsi yang dilakukan baik oleh KPK, Kejaksaan maupun Timtas Tipikor, terhenyaklah aku pada satu kenyataan. AKU TERINDIKASI MELAKUKAN TINDAK PIDANA KORUPSI!!! Terbayang wajah-wajah Widjanarko Puspoyo, Rokhmin Dahuri, Syaukani HR, Suwarna AF, dan lain-lainnya, entah yang saat ini ditahan di LP maupun terbaring pura-pura sakit. Jelaslah betul-betul nggak enak membayangkan kalau diriku terpaksa harus seperti itu.

Kejahatan korupsi yang aku lakukan sebenarnya telah berlangsung setidaknya satu tahun terakhir ini. Aku baru sadar setelah berniat memasang banner AKU NGGAK KORUPSI, sebagai wujud kepedulian dan dukunganku terhadap gerakan anti korupsi. Namun yang terjadi adalah justru pergolakan hebat dalam batinku. Sudahkah apa yang aku nyatakan sebagai bukan koruptor ini benar-benar telah aku kerjakan? Atau sekedar basa-basi saja? Saat itulah aku mencoba melihat diriku sendiri. Dan hasilnya, sungguh mengejutkan. Aku ternyata telah terindikasi melakukan kejahatan korupsi!

Mempergunakan fasilitas perusahaan untuk keperluan pribadi.

Laptop, handphone, kamera digital, scanner, flash disk, dan lain-lainnya, secara sadar telah aku pergunakan untuk keperluan pribadiku. Dari sekedar menulis artikel untuk blog (TERMASUK POSTINGAN INI), sampai menulis buku atau sekedar catatan ringan. Atau nelepon kolega yang tak ada hubungannya dengan kerjaan. Juga motret-motret obyek aneh. Dan masih banyak lagi. Bhakan sudah hampir tak bisa dibedakan apakah itu fasilitas perusahaan atau fasilitas pribadi.

Korupsi waktu

Minimal dua jam sehari ternyata aku menggunakan waktu kerjaku untuk hal-hal yang tak berkaitan dengan pekerjaanku. Terutama browsing, blogging, atau ndobos dengan rekan kerja. Atau minggat pas jeda makan siang, tapi kembalinya menjelang jam kantor berakhir. Alasannya sih, bisa beragam, dan kadang dipaksakan nggathuk dengan kerjaan kantor. Entah cari data (padahal cuma nginjen wordpress), riset pasar (padahal survei cari sepatu voli yang baru), ketemu klien (padahal kopi darat sama teman lama), atau ngasih kuliah tamu (wow, kalau yang ini ngoyoworo, ojo digugu!).

Ngembat bandwith

Jelas-jelas perusahaan memfasilitasi koneksi internet itu untuk keperluan pekerjaan, e lha kok aku tega-teganya nyerobot untuk keperluan pribadi. Bukannya nyari bahan untuk nyusun proposal proyek, eh malah nyari resep masakan cina. Bukannya browsing data statistik, eh malah download novel. ATau bukannya ngelola e-newsletter buat klien, e malah sibuk chat-chit, blog-blig sing nggak mutu.

Potensi kerugian perusahaan

Katakanlah fasilitas perusahaan yang aku pakai adalah laptop, ponsel, kamera digital, flash disk, scanner, printer, active speaker, itu kira-kira bernilai 20an juta. Terus waktu yang aku pakai selama jam kerja = 2 X 300 (asumsi 300 hari kerja dalam 1 tahun) = 600 jam. Perjamnya bila dihitung 50.000,- maka kerugian selama satu tahun adalah 30 juta. Bandwith, misalkan setara dengan langganan broadband internet, anggaplah fixed 300 ribu perbulan, maka satu tahun bernilai 3,6 juta. Jadi total potensi kerugian perusahaan akibat ulah kriminalku adalah sekitar 53,6 juta.

Nggak seberapa memang, apalagi jika dibandingkan dengan sekian puluh milyarnya Widjanarko, Syaukani, atau 1,8 T nya ECW Neloe cs. Tapi pada dasarnya kejahatan tetaplah kejahatan. Sedikit atau banyak, yang haram tetaplah haram. Seorang khalifah Umar r.a. mematikan lampu minyaknya disaat beliau menerima tamu untuk keperluan pribadi. Terlalu jauh untuk bisa meneladani seorang Umar. Jadi apakah yang harus aku lakukan, untuk menebusnya? Mengembalikan potensi kerugian perusahaan? Atau ngaku kepada pemilik perusahaan dengan harapan bisa diampuni? Atau diam-diam saja seolah-olah tak terjadi apa-apa?

Entry Filed under: Paugeran, Ngembat projo, Ngudarasa

semprul tenan <sempuril667@yahoo.com>
kayutangi banjarmasin, kalsel, Indonesia - 19 Juni 2007 11:36:36 WITA




Mewaspadai Bahaya Laten Korupsi

Korupsi sering di identikkan dengan kentut , berbau tapi tidak kelihatan. Pembuktian korupsi sulit dan perilaku korupsi secara sistematis tidak terbatas di birokrasi saja namun sudah lintassektor. Sering tersernbunyi dalam kemasan.

Acara hari besar sering jadi ajang praktik kader koruptor dengan dalih merayakan meminta sumbangan yang tidak jelas pertanggungjawabannya. Juga sebagian petugas parkir, SPBU yang tidak beri bukti dan atau kembalian kelebihan uang pembayaran.

Ngamen, seperti centeng yang diberi gelar preman, tukang palak pun diberi merk pengamen. Sering perilakunya yang meresahkan direstui dengan isu populer "wong cilik cari kerja sulit". Membiarkan pelanggaran, ketertiban umum sehingga para koruptor luput dari perhatian khalayak .

Jadi dermawan, mejeng di media saat musibah atau berpartisipasi sumbang rumah ibadah/panti asuhan termasuk kategori korupsi. Tampak korupsi telah berevolusi sedemikian rupa dari yang tersamar hingga yang tampak wajar sehingga masyarakat sering tidak sadar ikut melakukan kaderisasi koruptor.

Masyarakat perlu menyadari bahwa melalui profesi memalak, sebenarnya ikut melanggengkan korupsi. Pengamen harus dalam artian street musicion, benar-benar berkreasi agar bisa berprestasi menjadi musisi besar seperti Ebiet, Iwan Fals, Gombloh (alm), Didi Kempot.

Masyarakat tidak perlu mudah terpana koruptor reinkarnasi menjadi dermawan melalui acara paket tali asih. Karenal filosofi rnenderma adalah tangan kanan memberi tangan kiri tidak perlu tahu. Masyarakat harus waspada bahaya laten korupsi.

Saatnya semua lapisan masyarakat bahu membahu menyadari, bersikaptegas, saling dukung untuk membudidayakan sikap mencegah berkembangbiaknya koruptor. Dengan demikian tumbuh antibodi yang bermanfaat untuk memusnahkan kuman korupsi secara dini.

rahmidalingkum <wsahputra@yahoo.com>
samarinda, kaltim, Indonesia - 19 Juni 2007 11:25:30 WITA




Buat tirtakusuma, anda marah ya dibilang mengadu domba, berarti anda itu masih ada dan berpikir. Tapi ngomong2 tahukah anda ? saat ini banyak pejabat yang diam-diam pada membantun rumah di penjara. Mereka sok kuasa waktu memegang kekuasaan karena dikiranya kekuasaan itu adalah warisan moyangnya yang bisa dimanfaatkan semau gue. Mereka korupsi untuk memperkaya diri tanpa disadari bahwa perbuatannya sebenarnhya mengantarkan ia untuk menghuni jeruji besi. Ya diam-diam mereka memang bikin rumah di bui untuk dinikmati ketika hari tua nanti. Memang itulah ganjaran yang pantas bagi manusia yang sudah putus urat malunya yaitu manusia yang menilep hak-hak rakyat miskin.
anang ijuh <ajui323@yahoo.co.id>
banjarmasin, kalsel, Indonesia - 19 Juni 2007 11:21:04 WITA




Dear Sir,

I would like to develope business plan in Kutai, in order we can open wide job opportunity for local people. Please give me your information about potential product for export comodition in global market.

I am a Marketing Advisor for Export who capable to handle international market.If your goverment interest to develope a manufacture of Rattan or other handicraft we can give full training in your place.We can open wide market and with guarantee to be market leader in Kalimantan.

If you interest to work together please call me in 08327661609 or 081325977772

Thank you in advance for your good cooperation.

Best Regards,

PARIS SAPWITO

PARIS SAPWITO <panglimam@yahoo.com>
SOLO, central Java, Indonesia - 18 Juni 2007 22:47:54 WITA




yth: anang ijuh

Siapa sih yg dukung korupsi????
Coba baca sekali lagi tulisan saya...
Disitu ditulis "Domba ngaku serigala" bukan nya "mengadu domba". Apa perlu saya jelaskan maksud domba ngaku serigala????

Lain kali bawa kacamata baca nya yah.......

tha <trtkusuma@yahoo.com>
malang, jatim, Indonesia - 18 Juni 2007 20:00:38 WITA




BUAT RAKYAT KUKAR, HANYA SATU KATA : LAWAN KORUPSI ! KARENA KORUPSILAN AKAR DARI SEGALAM MASALAH ITU. MAHASISWA YANG MENJADI PENDUKUNG KORUPSI SEGERALAH BERISTIGHFAR MOHON AMPUN KEPADA ALLAH SWT KARENA BERARTI ANDA MENGKHIANATI AMANAH RAKYAT
jumadi <ijum435@yahoo.com>
muara jawa, kaltim, Indonesia - 14 Juni 2007 22:40:27 WITA




BUAT MAHASISWA YANG MENGAKU BERNAMA TIRTA KUSUMA NEGARA, ANDA INI GIMANA SEEH ? ADA ORANG YANG MENYOAL KORUPSI DI KUKAR KOK DIBILANG MENGADU DOMBA, ATAU KARENA IRI. LHA EMANGNYA ANDA SETUJU KORUPSI MERAJALELA DI KUKAR ? YANG MENJADI PENYEBAB TERPURUKNYA RAKYAT KUKAR KARENA JATAH HIDUPNYA DI NIKMATI OLEH PEJABAT KORUP ? JANGAN-JANGAN ANDA ITU SALAH SATU ANAK PEJABAT KORUP ITU YA ?. MAKANYA HIDUP INI JANGAN CUMA MIKIRIN PERUT SENDIRI, PIKIR PULA HAK-HAK ORANG MISKIN DAN RAKYAT JELATA. MASAK DANA APBD KUKAR 3,6 TRILIUN NGGAK JADI APA-APA MALAH BANYAK UTANYANYA ? SEBAGAI MAHASISWA DIMANA LOGIKA ANDA ? AGAKNYA MASIH LEBIH BAIK TUKANG KULI BANGUNAN DARIPADA JADI MAHASISWA YANG BEJAT MORALNYA ............SOALNYA SEKARANG INI BANYAK ORANG PINTAR TAPI CACAT MORAL. PADA HAL CACAT MORAL ADALH AKAR DARI SEGALA PENYEBAB KERUSAKAN
anang ijuh <ajui323@yahoo.co.id>
banjarmasin, kalsel, Indonesia - 14 Juni 2007 22:24:03 WITA




dimana-mana mahasiswa itu punya idealisme, ini mahasiswa yang bener. Lah kalau ada orang yang mengaku mahasiswa pasang aksi bela-belaian korupsi,perlu lah dipertanyakan ditaruh mana idealismenya ?. kalau waktu mahasiswa saja sudah menjadi pendukung maling maka waktu jadi pejabat bisa dipastikan ia akan menjadi raja maling. jadi aku menghimbau pada mahasiswa di luar kukar yang sedang kuliah, pupuklah terus semangat idealisme untuk memberantas korupsi di bumi etam. karena korupsilah penyebab utama kemiskinan dan keterbelakangan, mengapa ? karena hak-hak rakyat jelata di hisap oleh para pejabat korup sehingga mereka hanya melongo nggak dapet apa-apa. seorang mahasiswa musti berani berkata yang benar itu benar dan yang salah itu salah. jangan menjadi bunglon atau menyusu pada pejabat korup, kasihan sama rakyat miskin yang jatah hidupnya di embat oleh pejabat korup. janganlah kita tolong menolong dalam kemungkaran karena Tuhan akan mengazab umatnya yang punya perbuatan terkutuk seperti itu. janganlah kita cuma bisa mikir perut kita sendiri, pikir juga nasib rakyat yang pedalaman itu : mulai muara wahau sampai muara jawa. mari kita bersihkan bersama bumi kukar dari tindakan korupsi dan tindakan biadab lainnya. karena hanya dengan begitu bumi kukar akan jaya (dari mahasiswa asal marangkayu yang sekarang kuliah di yogya)
siti wakhidah <siti-wkh@yahoo.com>
bulaksumur-yogyakarta, DIY, Indonesia - 14 Juni 2007 22:16:46 WITA




tenggarong asik
nonik <www.nonik@yahoo.com>
jakarta, dki jakarta, Indonesia - 14 Juni 2007 12:55:27 WITA




nanti aja ya coomentnya setelah ada waktu luang
tk.

aji_psc <aji_psc@yahoo.co.id>
Jakarta, DKI Jakarta, Indonesia - 13 Juni 2007 16:19:55 WITA




netter di buku tamu ini bisanya hanya banyak bicara sedikit bertindak.kayak apa kutai bisa maju mun hanya bisa kritik maha
doro <gery_sutanto@yahoo.com>
tenggarong, kaltim, Indonesia - 12 Juni 2007 21:13:57 WITA




Wahai saudaraku sesama mahasiswa kukar yang diluar daerah.....
Dik usah di herani urang yang (tegaknya) iri dengan etam.

Biar bunyi urang wadah etam tu banyak korupsi....
Biar bunyi urang wadah etam tu kena karma....
Biar bunyi urang etam ni mahasiswa plat habang....
Biar bunyi urang ini lah itu lah......

Wayah ni banyak beneh Domba nya ngaku serigala.....
Jadi baik etam diam aja dan jadi serigala berbulu domba....


Tirta Kusuma Negara


Seorang mahasiswa biasa

Tha <trtkusuma@yahoo.com>
Malang, Jatim, Indonesia - 12 Juni 2007 19:52:49 WITA




MOHON DIKIRIM DOKUMEN LKPJ AKHIR MASA JABATAN bUPATI kUTAI.
UNGGULO <UNGGULO56@HOTMAIL.COM>
MALANG, JAWA TIMUR, Indonesia - 12 Juni 2007 15:24:36 WITA




SETUJU SEKALI KALAU RAKYAT TENGGARONG BERSAMA PEJABATNYA YANG MENDUKUNG KORUPSI MASUK REKOR MURI, KARENA MEMANG HANYA DI KABUPATEN INI MUNGKIN DIMANA RAKYATNYA BANYAK YANG MENDUKUNG KORUPTOR ATAU TERSANGKA KORUPTOR. DI BELAHAN JAGAD MANAPUN, BAHKAN ORANG KAFIR SEKALIPUN AKAN MEMBENCI PERBUATAN KORUPSI, TAPI KALAU KEMUDIAN ADA DUKUNGAN UNTUK MELAKUKAN KORUPSI INI BENAR-BENAR ANEH SEKALEEEEEEEE. LALU BUAT APA SHOLAT, PUASA DE EL EL EL KALAU MENDUKUNG PERBUATAN TIDAK BAIK ??????????. NAH SARAN KITA WAKTU DEMO MENDUKUNG KORUPTOR ITU PERLU NYANYI BERSAMA SYAIRNYA :""" KORUPSIIII JIWA RAGA KAMI.............LA LA LA LA LA ........."
sulaksmi <laks_098@yahoo.co.id>
banjarmasin, kalsel, Indonesia - 12 Juni 2007 14:53:26 WITA




HE HE HE NGOMONG2 SOAL KORUPSI BUKAN CUMA TERJADI DI KUKAR LHO, JADI ORANG KUKAR TIDAK PERLU BERKECIL HATI, MENGAPA ? KARENA DI INDONESIA INI JAGONYA KALAU SUDAH BICARA SOAL KORUPSI. TERBUKTI DI NEGERI INI BANYAK SEKALI PUNYA REKENING LIAR DI BERBAGAI INSTANSI, SIMAKLAH EDITORIAL DIBAWAH INI.



REKENING LIAR (EDITORIAL MEDIA INDONESIA, 12/06/2007)

SUNGGUH aneh, tapi juga sungguh nyata. Aneh karena dalam sebuah negara yang memiliki sistem administrasi yang (seharusnya) tertib, yang mengagung-agungkan transparansi dan akuntabilitas, terdapat 1.303 rekening liar. Dan, sungguh nyata karena rekening liar itu ada sejak era Pak Harto dan terus ada sampai sekarang. Bahkan jumlah uangnya bertambah sekarang ini, jika dibandingkan dengan pada 2001.

Aneh, tapi nyata. Perang korupsi yang dideklarasikan sendiri oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berada di bawah pimpinannya belum bisa menertibkan rekening liar. Padahal, rekening liar itu semuanya milik departemen atau lembaga di bawah departemen.

Pada 2001, Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan menemukan Rp1,8 triliun uang negara yang disimpan di rekening liar. Setelah ditertibkan, sampai sekarang yang belum disetor ke kas negara masih sekitar Rp300 miliar.

Bila temuan BPKP adalah seluruh rekening liar pemerintah pada waktu itu (2001), temuan terbaru Badan Pemeriksa Keuangan memperlihatkan peningkatan, paling tidak dalam soal jumlah uang yang disimpan di rekening-rekening gelap. Jumlahnya delapan kali lebih besar daripada posisi 2001.

Berdasarkan audit Badan Pemeriksa Keuangan yang belum dipublikasikan, saat ini terdapat Rp8,5 triliun uang negara yang bersembunyi atau disembunyikan di 1.303 rekening liar. Tercatat 35 kementerian memiliki rekening gelap yang tersebar di sejumlah bank.

Sangatlah ironis jika perang terhadap korupsi yang dikatakan semakin gencar dan tidak pandang bulu ternyata dipatahkan fakta bahwa jumlah uang negara yang disimpan pemerintah di rekening gelap bertambah delapan kali lipat. Kalau jumlahnya meningkat demikian signifikan, tentu itu bukan lagi rekening liar per departemen. Melainkan rekening liar yang diketahui bersama dan bisa dijinakkan secara kolektif. Itu seharusnya bisa dianggap sebagai korupsi kolektif pemerintah terhadap uang rakyat.

Kalau pemerintah saja tidak transparan, bagaimana mendidik atau mengajak masyarakat, pembayar pajak misalnya, jujur melapor dan membayar sesuai angka yang seharusnya? Bila pemerintah memiliki ribuan rekening gelap, pembayar pajak tidak merasa bersalah ketika memiliki pembukuan ganda. Satu yang sah, satu yang liar.

Tatkala uang negara yang disimpan di rekening liar meningkat dengan amat pesat, dan diketahui, pertanyaannya, seriuskah negara memerangi korupsi? Apakah rekening liar itu sekadar penyimpangan administratif atau kejahatan? Kalau dianggap penyimpangan administratif, siapa yang harus menertibkan? Bila kejahatan, siapa yang harus melapor dan siapa yang harus mengusut?

Undang-Undang No 20/1997 tentang Penerimaan Negara bukan Pajak dengan jelas memerintahkan seluruh uang negara harus disetorkan ke kas negara dan digunakan melalui mekanisme APBN. Dengan undang-undang itu sesungguhnya jelas tidak ada uang negara yang disimpan di rekening-rekening liar.

Apa pun argumennya, rekening gelap milik departemen harus dianggap sebagai kejahatan. Ia mengandung niat penggelapan sejak dibuka. Pemerintah, terutama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, harus berani memecat menteri atau pejabat departemen yang masih memiliki dan mengelola rekening-rekening liar itu.

Kalau memberantas rekening liar di departemen saja tidak mampu, bagaimana mengejar kekayaan konglomerat yang sudah dilarikan ke luar negeri? Itulah ironi Indonesia. Kutu di seberang laut tampak, gajah di pelupuk mata tidak.

rahmidalingkum <wsahputra@yahoo.com>
samarinda, kaltim, Indonesia - 12 Juni 2007 14:45:59 WITA




WAH WAH KALAU BICARA KORUPSI PARA PEJABAT PASTI PADA ALERGI. MAKLUM KARENA SALAH SATU PENDAPATAN MEREKA KEBANYAKAN MEMANG DIDAPAT DARI HASIL KORUPSI ITU. TAPI TIDAK SEMUA PEJABAT BEGITU KAN, MASIH ADA YANG BAIKNYA JUGA. CUMA KALAU KEMUDIAN ADA DUKUNGAN UNTUK MELAKUKAN KORUPSI, NAH INI YANG BETUL-BETUL ANEH SEKALEEEEEEE. MUNGKIN DUNIA SUDAH MO KIAMAT SEHINGGA ORANG YANG DIDUGA MELAKUKAN KEMUNGKARAN PANEN DUKUNGAN. ATAU MUNGKIN YANG NGEDUKUNG ITU DAPAT BAGIAN KALI YA SEHINGGA MEREKA PADA CARI MUKA UNTUK SAMA-SAMA CARI SELAMAT. DALAM ISLAM ADA SEBUAH HADIS YANG KALAU TIDAK SALAH BUNYINYA ADALAH : BAHWA SIAPA YANG MAKAN BARANG HARAM, DOANYA TIDAK AKAN DIKABULKAN SAMPAI EMPAT PULUH HARI. LHA BAGAIMANA HALNYA DENGAN ORANG YANG BIASA KORUPSI, DOANYA BISA TIDAK DIKABULKAN SEUMUR HIDUP DONG. MUNGKIN KHUSUS ORANG -ORANG KUKAR YANG NGEDUKUNG KORUPSI BISA DIUSULKAN UNTUK MASUK GUINNES BOOK OF RECORD TAK HANYA MASUK MURI KARENA TINGKAT KEANEHANNYA SUDAH MENDUNIA. YA DENGAN KORUPSI BERARTI HAK ORANG MISKIN DIKEBIRI UNTUK MEMPERKAYA PARA PEJABAT DAN KRONI-KRONINYA. ANEHNYA, ORANG MISKIN YANG HAKNYA DI DIKEBIRI ITU SEBAGAIAN MALAH MENDUKUNG SUPAYA HAKNYA TERSEBUT DI AMBIL. ZAMAN MEMANG SUDAH SANGAT EDAN, IBARAT ORANG YANG DIPERKOSA MAKA YANG DIPERKOSA SUDAH SAMPAI TAHAP "MENIKMATI" SEHINGGA MINTA DIPERKOSA LAGI. MUNGKIN KIAMAT SUDAH DEKAT NIH, BERBAGAI BENCANA MELANDA TERMASUK BANJIR YANG TIDAK BERKESUDAHAN YANG MELANDA BUMI KUKAR.
anak etam <etame09@yahoo.co.id>
Murung pudak, Kalsel, Indonesia - 12 Juni 2007 14:36:55 WITA




Semoga Kutai menjadi Provinsi/Kabupaten yang memiliki kemasyuran seperti kerajaan Kutai tempo dulu
eriyanto <eriyanto_1987@yahoo.co.id>
Bandung, Jawa barat, Indonesia - 12 Juni 2007 14:32:19 WITA




ha..ha..ha...emang betul korupsi kok di bela-belain pake acara dukungan moral di kain spanduk...boleh tuh didaftarin di MURI sebagai spanduk terpanjang yang mendukung korupsi..ha..ha..ha...
orang memang bebas berpendapat..tapi...kalo cuman cuap - cuap saja..percuma coy...karena banyak yang type nya gitu...kalo mau disebut Syamsul si pria sehat tanpa celana (hahaha..tanpa celana kok sehat..kayak monyet aja lu sul...)
sul..sul...eling sul....

samsoel <orang_sehat_pasti_pake_celana@yahoo.com>
banjir_korupsi, kpk, Indonesia - 12 Juni 2007 00:15:50 WITA




ANEH BIN AJAIB MEMANG, KALAU DIMANA-MANA ORANG MENDUKUNG PROGRAM PEMBERANTASAN KORUPSI YANG NOTABENE MENJADI SALAH SATU AGENDA REFORMASI, TAPI JUSTRU DI KUKAR ORANG SANGAT MENDUKUNG KORUPSI. LHA BUKTINYA APA ? BUKTINYA MULAI WAKIL BUPATINYA SAMPAI RAKYATNYA BAHU-MEMBAHU MENDUKUNG PEMBEBASAN KANING YANG TERJERAT KASUS KORUPSI. ORANG KUKAR PERLU BANYAK ISTIGHFAR RUPANYA SUPAYA DITUNJUKIN JALAN YANG BENAR ITU BENAR DAN YANG SALAH ITU SALAH. JANGAN KARENA SESUATU LALU HILANG AKAL DAN NURANINYA. DIMANA-MANA ANTARA KORUPSI DAN MALING ITU SAMA BUNG. KORUPSI GEDE JUMLAHNYA KALAU MALING CUMA DIKIT JUMLAHNYA. TAPI KEDUANYA SAMA-SAMA PERBUATAN HARAM DAN BAHKAN BISA DISEBUT SANGAT MERUGIKAN. KARENA ITU KALAU ADA UPAYA PEMBERANTAN KORUPSI, ORANG NORMAL PASTI AKAN MENDUKUNGNYA. TAPI KALAU ADA PEMBERANTASAN KORUPSI MALAH TIDAK DIDUKUNG, APAKAH YANG TIDAK MENDUKUNG INI BOLEH DIBILANG ORANG TIDAK NORMAL ??????????
nazala safir <safir79@yahoo.co.id>
samarinda, kaltim, Indonesia - 11 Juni 2007 18:20:31 WITA




Kapan hari itu aku ke Tenggarong sama kawan-kawan dari Kalteng untuk lihat kota raja Tenggarong. Tidak ada jalan tol di Kaltim, tapi pas dari Samarinda menuju Tenggarong melewati jembatan Mahakam, kami ditarik ongkos,katanya sih lewat jembatan harus bayar. Lalu kutanyakan kenapa harus bayar ? bukankah jembatan dan jalan itu fasilitas umum yang dibangun dengan duwit rakyat ? apakah semua orang lewat pake mobil disitu juga harus bayar ?. Mungkin di dunia hanya ada di di Kukar saja dimana fasilitas umum yang di bangun lewat duwit rakyat, tapi rakyat harus bayar. Memang aneh bin ajaib apa yang terjadi di KUkar ini. Sudah APBD-nya paling gede se Indonesia, tapi rakyat miskinnya paling banyak di Kaltim. Pantesan para pejabatnya pada gendut perutnya karena nampir mati kekenyangan. Oleh karena itu buat sodara-sodara yang ingin studi banding bagaimana menilep duwit negara tanpa harus merasa berdosa, datanglah ke Kukar.
sikat srengenge <srengenge@yahoo.co.id>
Pangkalanbun, Kalteng, Indonesia - 11 Juni 2007 15:04:16 WITA




aku baca di kaltim post tanggal 4 juni 2007, dikabarkan bahwa wakil bupati Kukar bersama-sama dengan warga tenggarong mendatangi kain panjang untuk membubuhkan tanda tangan dukungan bagi Syaukani yang sekarang sedang di sel karena kasus korupsi. Mereka bikin singkatan KPK (Kaning Pasti Kembali). Wah dalam pikiranku hebat banget nih warga Kukar bersama wakil bupatinya yang sangat getol memperjuangkan "pembebasan" Syaukani dari jeratan kasus korupsi. Saya usul sekalian Pak Wakil Bupati mestinya mengeluarkan Surat Keputusan yang isinya mendukung pembebasan Pak Kaning yang tembusannya disampaikan ke Mendagri dan KPK. Daripada pake tanda tangan rame-rame gitu kan bikin capek saja. Sekalian saja di SK-kan gitu supaya punya kekuatan hukum. Langkah ini sekaligus merupakan wujud dukungan secara formal bahwa Pemerintah Kukar tidak mendukung pemberantasan korupsi di Kukar. Yah daripada bikin spanduk panjang mengatasnamakan rakyat kan lebih baik terus terang begitu dituangkan dalam bentuk SK Wakil Bupati atau sejenisnya. Saya kira dengan mewujudkan aspirasi melalui SK atau Perda, efeknya akan lebih besar daripada hanya pake tanda tangan. Hidup Kaning, Hidup Korupsi !!!!!!!!!!!!!!
Wahyu meretas <rahmidalingkum@yahoo.co.id>
Sangatta, Kaltim, Indonesia - 11 Juni 2007 09:32:19 WITA




PLN HEBAT UUUIIII,TIAP HARI MATI LAMPU,MUN KAWA NDIK USAH NYALA AJA SEKALIAN,BIAR AJA ETAM NDIK BELAMPU,BAYAR TELAMBAT DENDA JUA,NDIK BAYAR POTOK SIDA,MUN SIDA MAKA MATIKAN LAMPU ADA ETAM DENDAI SIDA,HARUSNYA PELANGGAN DAPAT KOMPENSASI LEH!
yusuf <ucup@kutaikartanegara.com>
tenggarong, kalimantan timur, Indonesia - 10 Juni 2007 20:54:07 WITA




Contents sudah cukup bagus , tinggal perlu ditambahkan makanan khas daerah sekitar , termasuk oleh oleh makanan khas khan sangat banyak ada disana . Tampilan web kayaknya perlu di tingkatkan maju terus .......

janesh winarto <janeshku@yahoo.com>
Surabaya, east java, Indonesia - 09 Juni 2007 22:40:24 WITA




Hai,
Akhirnya bisa menyapa tanah kelahiranku......
Semoga tambah sukses aja Kutai Kertanegara....
Salam hangat dari jauh.

Adji Rinaldo <rinaldofernkr@yahoo.com>
Hasselt, Limburg, Belgium - 08 Juni 2007 06:15:30 WITA




Saya setuju banget dengan apa yang dilakukan warga tenggarong dalam melakukan aksi damai tentang pemadaman listrik yang begitu sering terjadi.ketika saya berlibur kekota tenggarong hampir setiap hari mati lampu. bagi pemerintah Tanggarong klau memang ada yang rusak tolong langsung dibenahi jangan hanya menjadi penonton karena setau saya tidak semua warga tenggarong punya mesin genset. apa jangan2 uangnya diapake buat jalan2 keluar negeri ya?? buat karyawan PLN tenggarong jangan lupa dong slogan PLN " Kepedulian kami kepuasan anda"saya ga liat itu ditenggarong
Kezia <AE@yahoo.com>
Jakarta, jakarta, Indonesia - 07 Juni 2007 14:47:00 WITA





Tenggarong kota yang indah yg pernah sy lihat di indonesia
Sukses untuk Tenggarong n' smakin makmur
chayoo...

novi kurniaty <ivon_imoet@yahoo.com>
Jakarta, DKI Jakarta, Indonesia - 07 Juni 2007 13:12:52 WITA




saya kagum dengan foto-fotonya..... kalau bisa diperbanyak lagi
funs army <armycom84@yahoo.com>
bandung, jawa barat, Indonesia - 07 Juni 2007 11:34:32 WITA




kenapa ya aparat pemerintah selalu berantem soal politik, padahal rakyat dalam kesusahan ......?

kuda putih <armien@kutaikartanegara.com>
tenggarong, kal - tim, Indonesia - 06 Juni 2007 17:00:19 WITA




kami sebagai masyarakat kukar menghimbau kepada pemerintah kab.kutai kartanegara agar dapat memperhatikan kondisi masyarakat kukar saat ini ,seperti bencana banjir,kebakaran dll
kuda putih <armien@kutaikartanegara.com>
tenggarong, kal-tim, Indonesia - 06 Juni 2007 14:51:19 WITA




saya warga negara indoensia berdomisinli di Jogjakarta,saya cewek 29 tahun,bekerja di dunia pariwisata,melauli forum ini saya mau mencari jodoh,boleh ya...kalu yangberniat silahkan email ke jawabaget@yahoo.com
Saya mencari laki2 umur 35 - 50 single,moslem,baik hati
salam
dian

DIAN <jawabaget@yahoo.com>
yogyakarta, DIY, Indonesia - 06 Juni 2007 14:24:50 WITA




Heeebooh! banget hari ini Rabu, 6 Juni 2007
Seluruh warga Kukar(Tgr),PNS, Ormas, LSM, dan seluruh tokoh masy. Tgr Tumpah ruah ditengah jalan utk memberikan dukungan moril dan Pesan-2 kepada Pemimpin kharismatik mereka Pak Kaning diatas spanduk sepanjang 5km. Pesan-2 ini ditulis dan disampaikan sebagai apresiasi kecintaan warganya terhadap Kaning yg lagi melawati proses hukum, Pak Wabup mengatakan: "ini proses terakhir" Insya Allah "Kaning Pasti Kembali", mudah-2an pernyataan beliau didengar yg maha kuasa dan diaminkan seluruh warga Kukar. Lebih Siip lagi pak Wabup! kalau boleh usul,undang seluruh warga Kukar untuk dzkir&do'a bersama untuk pak Kaning.
Kepada seluruh warga Kukar percayalah Do'a kalian pasti didengar dan Yakinlah yang benar akan jadi pemenangnya, sabar dan jagalah Kukar agar selalu tetap kondusif.

Fhani <lhofat@Yahoo.com>
Tarakan, Kaltim, Indonesia - 06 Juni 2007 14:12:34 WITA




Dengan hormat,

Sepertinya "buku tamu" etam ni makin hari makin "panas", tapi tetep aja asyik. Satu hal yang perlu diperhatikan, mari kita tetap jaga "kehormatan" kita n orang lain lewat media yang indah ini.

Untuk rekan2 muda Kutai Kartanegara, baik itu yang ada di dalam negeri "kukar" ataupun di luar Kukar..mari kita buktikan bahwa rakyat, pemerintah, orang tua kita, dan semua orang yang bangga kpd kita tidak salah memiliki "generasi muda" seperti kita. Senjata utama yg harus kita miliki adalah "persatuan n kesatuan"..tanpa itu, kita tak kan bisa membuktikan apa2 thp orang2 yg sudah "terlanjur" bangga kpd kita.

Jalan terjal menanti di depan kita, Kutai Kartanegara ke depan masih memerlukan perbaikan di segala bidang. Gelar sbg salah satu Kabupaten terkaya d Nuantara harus kita gunakan sbg senjata yang ampuh untuk bangkit dari keterpurukan, jangan malah kita jadikan sbg "Bumerang" di masa yg akan datang.

Untuk seluruh rekan2 Mahasiswa BUD KUKAR IPB, saya ucapkan "selamat menjelang UAS"..semoga kita diberi kekuatan untuk menyongsongnya..Amien..

Untuk rekan2 Mahasiwa BUD KUKAR IPB angkatan 41, mari kita tunjukkan bahwa kita memang punya kualitas tuk membangun KUKAR ke depan. Mari kita bersama2 bergerak tuk membuat KUKAR kedepan menjadi KUKAR yang lebih baik dari sekarang.

Untuk Mas Syamsul, salam kenal...Saya akan senang bila dapat berkomunikasi dg sampean..

Terakhir, skali lg saya ucapkan keprihatinan untuk seluruh Warga Kukar yg saat ini tertimpa musibah banjir..Semoga badai ini cepat berlalu..Kebetulan, Saya adalah mahasiswa Meteorologi yg salah satu bidang ilmu saya adalah "Hidrometeorologi".. Ini menjadi PR yang harus sgera saya kerjakan untuk menmgatasi banjir...

Terimakasih,
TTD,


RUDIN HAMSYAH
Ketua FM BUD KUKAR IPB
Mahasiswa Meteorologi Terapan IPB semester 6.

Rudin Hamsyah <rudin_ipb@kutaikartanegara.com>
Bogor, Jawa Barat, Indonesia - 06 Juni 2007 13:27:45 WITA




Yth. Syamsul
<pria_sehat_tanpa_celana@yahoo.com>

Sebaiknya kita selesaikan hal ini dibelakang (via email).

Mungkin kita bisa lebih intens berdiskusi satu sama lain.
Guest Book bukan tempatnya.

Tapi saya sarankan anda untuk bersikap egaliter.
Aturan itu ada yg tertulis dan tidak tertulis yang telah melembaga dalam dunia demokrasi.
Disamping etika ---- ada estetika demokrasi.

KEDEWASAAN SESEORANG TERLIHAT DARI KEPIAWAIANNYA DALAM BEROPINI.

Ini postingan saya yg terakhir untuk anda di guest book kutaikartanegara.com. Saya akan lanjutkan via email kita saja. Supaya JANGAN ADA DUSTA DIANTARA KITA.
Dan mungkin hanya BANCI saja yg berdebat/ beropini/ tanpa alasan.


Thanks a lot.

ttd.
Bayu E. Yulian




Bayu E. Yulian <bayu@kutaikartanegara.com>
IPB Bogor, Jawa Barat, Indonesia - 06 Juni 2007 09:54:01 WITA




Assalamualaikum Wr Wb.......

Halo.... Bayu E. Yulian <bayu@kutaikartanegara.com>
IPB Bogor, Jawa Barat, Indonesia.

Waduh.....Salut..... Anak Tenggarong yang Kuliah di Bogor (IPB), sangat beruntunglah anda.
Kebanggaan Tenggarong, Kebanggaan SMU Negeri 1 Tenggarong dan kebanggaan Guru-gurunya serta kebanggaan orang tuanya.
Kebanggaan Pak Yasir, Ibu Jiati, Ibu Marlidirna, Ibu Sri, Pak Sumantoyo, Ibu Anis, Pak Pri, Pak Telda, Pak Mugia apa lagi Pak Basir.......

Orang tua saya yang pernah mengatakan; "Sebagai anak laki-laki yang tangguh kalo kelahi sampai membunuh itu tidak jadi masalah, tapi kalau kalah, pulang kerumah, menangis dan mengadu kepada Bapaknya adalah banci, apa lagi minta pertolongan Orang tuanya dalam berkelahi itu Bencong"!
APALAGI SAMPAI MENGADU KE WEBMASTER KUTAI KARTANEGARA.COM....?

Yth.
Webmaster kutaikartanegara.com.

Lebih selektif kiranya dalam memposting proposisi/ opini dari pengunjung dunia maya di Guest Book ini.
Sering kali guest book ini digunakan untuk kepentingan tertentu (seperti IKLAN, konflik horizontal manusia.

Saran: Lebih selektif dan sortirisasi postingan yang akan tampil di sini, selama ini siapa yg isi, maka masuklah di sini.

ttd.
Bayu E. Yulian

Kalo diinget-inget kayak jaman Orde Baru juga...... He he he Kayak Harmoko (Menteri Penerangan) juga nih Bayu, yang waktu itu "MEMBEREDEL" majalah TEMPO........ Katanya untuk demokrasi ini yang membunuh Demokrasi, sedangkan kita ketahui Demokarasi adalah faham yang terburuk nomer 2 setelah Oligarkhi.....
Mana kebebasan mengemukakan pendapat.....?
Mana Kebebasan bersuara.....?

Kalo mau Bayu silahkan BREDEL tuh kutaikartanegara.com.(kayaknya enggak mungkin)

Tidak ada salahnya selama masih dalam koridor beropini, mengkeritik, saran, iklan, dll asal jangan SEX & SARA (Mungkin Bayu paham benar tentang SEX & SARA ya).

Bayu.... cepet selain kuliahnya, cepet balik ke Tenggarong, bangun Tenggarong atau Kukar biar enggak kebanjiran lagi.

Apakah beda rasanya air teh yang dicampur susu dengan susu yang dicampur teh...... Ini bukan teka-teki Bayu ya......!

Wassalam........
Fuerza Nueva....!

Syamsul <pria_sehat_tanpa_celana@yahoo.com>
Tenggarong, Kalimantan Timur, Indonesia - 06 Juni 2007 02:25:32 WITA




Yth.
Rudin Hamsyah
Tirta Kusuma
M. Fazrin Winanda

TERIMA KASIH....

Yth.
Webmaster kutaikartanegara.com.

Lebih selektif kiranya dalam memposting proposisi/ opini dari pengunjung dunia maya di Guest Book ini.
Sering kali guest book ini digunakan untuk kepentingan tertentu (seperti IKLAN, konflik horizontal manusia.

Saran: Lebih selektif dan sortirisasi postingan yang akan tampil di sini, selama ini siapa yg isi, maka masuklah di sini.

ttd.
Bayu E. Yulian

Bayu E. Yulian <bayu@kutaikartanegara.com>
IPB Bogor, Jawa Barat, Indonesia - 06 Juni 2007 01:14:22 WITA




Yth. NUGRA
Yang Katanya Ketua Ikatan Cendikiawan Putra Kaltim
di tempat.

Saudara pernah bilang:
KABUPATEN TERKAYA KOK BANJIR???
Lalu saudara mengkritik: BAGAIMANA SDM KUKAR?

Itu pernyataan atau pertanyaan.
Lucu sepertinya seorang cendikiawan kok berpikir KERDILkiawan. Sepertinya saudara harus mengkaji aspek SISTEM EKOLOGI bersama guru-guru saya, yah.... minimal ikut kelas kuliah lah bersama praktikan saya.

Bumi ini tersusun atas beberapa komponen baik Abiotik maupun Biotik. SISTEM EKOLOGI mempunyai daya dukung (Carrying Capacity), apabila daya dukung ini tidak "mampu" mendukung konstruksi kehidupan di bumi , maka bencana/ musibah akan terjadi. Ada dua mahzab besar dalam pemanfaatan alam (dalam sistem ekologi) yaitu ANTROPOSENTRISME dan EKOSENTRISME yang keduanya saling menegasikan satu sama lain. Bersambung ya...... (saya harap email saya ke email saudara di balas; oh ya main2 ke IPB atuh kang)

Saya harap saudara bisa lebih elegan dan bermain "cantik" dalam menyampaikan proposisi di depan publik. Gunakan data-data yang sifatnya faktual JANGAN berdasarkan asumsi. Dan jangan berpikir linier. Dunia ini siklikal.

Hormat Saya,
Salam Saya,

ttd.
Bayu E. Yulian

Departemen Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat,
Fakultas Ekologi Manusia, IPB. Jl. Kamper, Komplek IPB Darmaga, Kabupaten Bogor. 16680.
telp/fax: (0251)420252
telp flexi: (0251)7103843

Bayu E. Yulian <bayu@kutaikartaneara.com>
IPB Bogor, Jawa Barat, Indonesia - 06 Juni 2007 01:01:06 WITA




 

       
Pasang Iklan
Username  
Password  
Belum Punya E-mail @kutaikartanegara.com?
Daftar Sekarang Juga!
             
Kabupaten
Kecamatan
Kesultanan
Festival Erau
Seni Budaya
Kesah Loco
Cerita Pendek
Wisata
Direktori
KutaiKartanegara.com