Kabupaten Kesultanan Wisata Seni Budaya Festival Erau Agenda Dokumen
       
Arsip Berita Gallery Download Direktori Data Forum Buku Tamu
RSUD A.M. Parikesit
mySamarinda.com
Agenda/Events
Cerita Pendek

Akan Ku Tunggu
Oleh: Rhony Samlan

Beberapa menit lagi kapal fery akan segera berangkat. Akan tetapi mataku masih saja kesana kemari untuk mencari sesuatu. Atau lebih tepatnya seseorang. Biasanya setiap saat aku selalu berjumpa dengannya di kapal ini atau kapal satunya. Mengantri atau sudah berada di ...

Riset Penting Dalam Mengambil Kebijakan Publik

Suasana  Pelatihan Peningkatan Kompetensi Aparatur Pemkab Kukar di Ruang Serba Guna Kantor Bupati Kukar
Suasana Pelatihan Peningkatan Kompetensi Aparatur Pemkab Kukar di Ruang Serba Guna Kantor Bupati Kukar
Photo: Rian

KutaiKartanegara.com - 31/07/2006 23:53 WITA
Sebuah riset dinilai sangat penting dalam mengambil sebuah kebijakan publik, karena kebijakan publik bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat. Jika rakyat senang terhadap kebijakan dari pemerintah tersebut, maka pemerintah akan sukses. Akan tetapi bila rakyat tidak suka dan marah, maka tunggu saja, pemerintahan akan dijatuhkan oleh rakyat.

Hal tersebut disampaikan Direktur Lingkaran Survey Indonesia (LSI) Jakarta, Qodari, saat menjadi pembicara pada Pelatihan Peningkatan Kompetensi Aparatur Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar) yang berlangsung di Ruang Serba Guna Kantor Bupati Kukar, Tenggarong, tadi siang.

Menurutnya, riset sangat penting sebelum kebijakan publik diambil oleh pejabat setingkat kepala daerah seperti Gubernur atau Bupati, atau pimpinan di tingkat Kepala Dinas (Kadis) agar tidak terjadi konflik dengan masyarakat.

Qodari kemudian mencontohkan beberapa kebijakan makro yang seharusnya mendahulukan riset terlebih dahulu seperti kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang sekarang terbukti berdampak begitu besar seperti naiknya harga-harga yang diakibatkan kebijakan tersebut. Belum lagi banyak perusahaan yang lari dari Indonesia akibat kenaikan BBM.

"Dua contoh kebijakan makro yang sekarang ini tidak berdasar riset, yaitu kenaikan BBM dan juga pemberian kepada masyarakat langsung seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang menyebabkan terjadi konflik hampir di tiap daerah ketika mengimplementasikan kebijakan tersebut," paparnya.

Ditambahkan Qodari, sebelum memulai riset kita harus mengikutsertakan masyarakat karena walau bagaimana pun rakyat adalah subyek pembangunan.

"Apalagi di era era Otonomi Daearah seharusnya rakyat diberikan porsi sebesar-besarnya dalam menentukan kebijakan. Jangan sampai tidak!" tegasnya.

Lebih lanjut Qodari menjelaskan, aparatur pemerintah harus tahu makna kebijakan publik berdasarkan riset. Pengertian sederhananya adalah bagaimana penelitian ilmiah adalah faktor penentu pengambil kebijakan.

"Riset terkadang terhambat kepada persoalanan dana dan juga kondisi lapangan untuk melakukan riset. Kalau dana minim, saya optimis riset tidak akan berjalan sesuai dengan ilmu terapannya dan tidak akan mendapatkan hasil yang maksimal. Apabila kita berkaca terhadap negara maju seperti Amerika Serikat dan Jepang, pemerintahannya selalu memberikan pos anggaran yang besar untuk riset, Sehingga kedua negara tersebut bisa maju seperti sekarang," ungkapnya.

Dibuka Menpan
Kegiatan Pelatihan Peningkatan Kompetensi Aparatur Pemkab Kukar yang berlangsung selama 4 hari ini dibuka Menteri Pendayagunaan Aparatur Negera (Menpan) Taufik Effendi, Jum'at (28/07) lalu, di Hotel Singgasana Tangga Arung.

Pelatihan peningkatan kompetensi ini sendiri digelar Pemkab Kukar bekerjasama dengan Yayasan Komunal, Jakarta. Tujuannya untuk meningkatkan kemampuan aparatur, membuat kesadaran baru bagi pegawai yang dituntut responsive terhadap masyarakat, sebagai moralitas yang semula cenderung dilayani menjadi melayani. (ian)


Qodari saat memberikan materi kepada para peserta pelatihan
Photo: Rian

 
Pasang Iklan
Pasang Iklan
Username
Password  
Info Odah Etam
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Hukum & Kriminal
Digelar Selama 4 Hari, Pekan Kebudayaan Kukar Dilaksanakan di Planetarium
Hore, Ribuan Warga Kukar Terima Sertifikat Tanah Gratis!
 
Bupati Kukar Lantik 107 Kades Hasil Pilkades Serentak 2019
Gerbong Mutasi Masih Bergerak, Bupati Edi Damansyah Lantik 98 Pejabat
 
Dampak Penetapan IKN, Dubes Malaysia Kunjungi Kukar Jajaki Peluang Investasi Baru
Pantau Harga Kebutuhan Pokok, Satgas Pangan Polres dan Disperindag Kukar Sambangi Pasar Mangkurawang
 
Lebih Satu Bulan Beraksi di Tenggarong, Maling Helm Ini Akhirnya Tertangkap
Terekam CCTV Bobol Kotak Amal Masjid Istiqlal Samboja, Dua Remaja Diamankan Polisi
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Pendidikan
Tenggarong Kutai Carnival 2019 Angkat Tema Mandau, Tandok Payau dan Lai
Digelar Selama Sepekan, Festival Kota Raja 2019 Suguhkan Aneka Atraksi
 
Mitra Kukar 2-2 Persewar Waropen: Naga Mekes Gagal Kembali ke Liga 1
Mitra Kukar Targetkan Kemenangan Atas Persewar di Laga Akhir Grup A
 
Meriah, Pembukaan TIFAF 2019 di Stadion Rondong Demang
Karnaval Seni Internasional Awali TIFAF 2019
 
Hari Guru Nasional 2019: Ini Sambutan Nadiem Makarim Yang Bikin Para Guru Bersorak Riuh dan Bertepuk Tangan
Ribuan Siswa Ikuti Simpel Day Bankaltimtara 2019
Arsip Berita Berdasarkan Tahun :  
Arsip Berita Berdasarkan Kategori :  
             
Kabupaten
Kecamatan
Kesultanan
Festival Erau
Seni Budaya
Kesah Loco
Cerita Pendek
Wisata
Direktori
KutaiKartanegara.com