Kawasan
Wisata Budaya Pampang
Kawasan
Pampang yang terletak sekitar 20 km dari kota Samarinda merupakan kawasan wisata budaya
yang menarik untuk menyaksikan kehidupan suku Dayak Kenyah. Obyek wisata budaya ini dapat
ditempuh dengan menggunakan kendaraan bermotor melalui jalan raya Samarinda-Bontang. Daya
tarik yang dapat disaksikan adalah Lamin atau rumah adat suku Dayak serta tarian dan
upacara adat Dayak Kenyah.
Air
Terjun Tanah Merah
Terletak sekitar 14 km dari pusat kota Samarinda tepatnya di dusun Purwosari
kecamatan Samarinda Utara. Tempat ini merupakan pilihan tepat bagi wisata keluarga karena
dilengkapi pendopo istirahat, tempat berteduh dengan pohon peneduh di sekitar lokasi,
warung, areal parkir kendaraan yang luas, pentas terbuka dan tempat pemandian. untuk
mencapai obyek wisata tersebut, dapat ditempuh dengan kendaraan bermotor baik roda dua
maupun empat serta angkutan umum trayek Pasar Segiri - Sungai Siring. .
Penangkaran
Budaya Makroman
Terletak di desa Pulau Atas, kecamatan Palaran dengan jarak lebih kurang 6
km dari Samarinda. Jenis buaya yang dipelihara yaitu buaya air tawar dan buaya Supit.
Tempat pengembangbiakan buaya ini telah di lengkapi sarana dan prasarana wisata.
Kebun
Raya Samarinda
Terletak di sebelah Utara kota Samarinda yang berjarak 20 km atau 30 menit
perjalan darat. Di Kebun Raya Samarinda terdapat atraksi Danau alam, kebun binatang,
panggung hiburan.
Telaga
Permai Batu Besaung
Obyek wisata Telaga Permai Batu Besaung merupakan obyek wisata alam,
terletak di Sempaja 15 km dari pusat kota Samarinda dengan kendaraan motor/mobil. Obyek
wisata ini telah dilengkapi sarana dan prasarana wisata.
Kerajinan
Tenun Ikat Sarung Samarinda
Terletak di jalan Bung Tomo Samarinda Seberang. Obyek wisata ini merupakan
proses pembuatan sarung tradisional Samarinda, yang berjarak 8 km dari pusat kota
Samarinda. Obyek tersebut telah dilengakapi sarana dan prasarana wisata. Kerajian tenun
sarung ini pada mulanya dibawa oleh pendatang suku Bugis dari Sulawesi yang berdiam di
sisi kiri Mahakam (sekarang menjadi Samarinda Seberang). Hampir disetiap perkampungan suku
Bugis (kelurahan masjid Baka) dapat ditemukan pengrajin sarung Samarinda. Alat tenun yang
digunakan para pengrajin adalah alat tradisional disebut "Gedokan" atau
menggunakan Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM). Produk yang dihasilkan untuk 1 (satu) buah
sarung memakan waktu tiga minggu.
Taman
Rekreasi Lembah Hijau
Obyek wisata Lembah Hijau merupakan obyek wisata alam, terletak di jalur
jalan Samarinda - Bontang 15,5 km dari Samarinda dengan kendaraan mobil/motor. Atrakasi
yang terdapat obyek yang bersebelahan dengan pagar alam ini adalah tampilan atraksi yaitu
replika hutan yang terdiri dari jenis kayu hutan Kalimantan serta tanaman rotan terdapat
di lokasi wisata ini. Fasilitas yang tersedia adalah : cafetaria, pendopo pertemuan dan
kolam pancing, camping ground.
Hutan
Raya Unmul
Terletak 3 km dari terminal Lempake dilengkapi fasilitas olah raga, perahu
wisata, mini zoo. Bagi wisatawan yang akan berkunjung ke obyek wisata alam Hutan Raya
Unmul dapat menggunakan kendaraan roda 4 kendati di sana sudah tersedia petugas dan pusat
informasinya..

Tower kompleks perdagangan Citra Niaga
Samarinda
Photo: Rio Helmi |
|
|
Citra
Niaga
Citra Niaga merupakan kawasan pusat perdagangan yang
dirancang untuk menyediakan tempat usaha bagi pedagang kecil (60%) serta pedagang besar
dan menengah (40%). Karena konsep pembangunan dan arsitekturnya yang estetis, Citra Niaga
memperoleh penghargaan internasional Aga Khan Award pada tahun 1987.
Sebagai kota jasa dan perdagangan,
di Samarinda terdapat 3 buah pusat perbelanjaan yang selalu ramai dikunjungi setiap
harinya yakni Mal Lembuswana, Mal Mesra Indah dan Samarinda Central Plaza (SCP).
Lebih Lengkap Tentang Samarinda:
>> http://www.samarinda.go.id |