Kabupaten Kesultanan Wisata Seni Budaya Festival Erau Agenda Dokumen
       
Arsip Berita Gallery Download Direktori Data Forum Buku Tamu
RSUD A.M. Parikesit
mySamarinda.com
    Agenda/Events
 
 
Cerita Pendek

Akan Ku Tunggu
Oleh: Rhony Samlan

Beberapa menit lagi kapal fery akan segera berangkat. Akan tetapi mataku masih saja kesana kemari untuk mencari sesuatu. Atau lebih tepatnya seseorang. Biasanya setiap saat aku selalu berjumpa dengannya di kapal ini atau kapal satunya. Mengantri atau sudah berada di ...

Barisan Oposisi Murni Dengar Pendapat Dengan Bappeda Kukar

Suasana hearing antar Kepala Bappeda Kukar dengan aktivis LSM Barisan Oposisi Murni (BOM) Kukar di Tenggarong Selasa (25/04) kemarin
Suasana hearing antar Kepala Bappeda Kukar dengan aktivis LSM Barisan Oposisi Murni (BOM) Kukar di Tenggarong Selasa (25/04) kemarin
Photo: Yanda

KutaiKartanegara.com - 26/04/2006 15:34 WITA
Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Barisan Oposisi Murni (BOM) Kutai Kartanegara (Kukar) Selasa (25/4) kemarin melakukan hearing atau dengar pendapat dengan pihak Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kukar di Tenggarong.

LSM BOM yang dipimpin Sekretarisnya Junaidi diterima langsung Kepala Bappeda Kukar Drs Fathan Djunaedi di ruang rapat Bappeda Kukar, Jalan Panji, Tenggarong.

Menurut Junaidi kedatangannya bersama sejumlah aktivis mahasiswa Unikarta Tenggarong ini untuk mendapatkan penjelasan langsung dari Kepala Bappeda Kukar tentang 3 masalah yang menyangkut kebijakan Pemkab Kukar.

Ketiga kebijakan itu adalah tentang pemberian beasiswa bagi mahasiswa dari Pemkab Kukar untuk tahun anggaran 2006. Kemudian tentang tata cara dan prosedur pengajuan proposal bantuan bagi organisasi dan dunia usaha dari program Gerbang Dayaku Tahap II yang dikelola Pemkab Kukar.

Sedang masalah ketiga adalah bagaimana dapat mengakses secara langsung besaran APBD Kukar tahun anggaran yang lalu hingga saat ini khususnya tentang pemberian bantuan sosial.

Menurutnya kebijakan Pemkab Kukar tentang pemberian beasiswa bagi mahasiswa dinilai rancu. "Baik secara administratif maupun kebijakannya. Bagaimana tidak, untuk mendapatkan beasiswa bisa melalui berbagai pintu baik melalui eksekutif maupun legislatif," ujarnya.


Kepala Bappeda Kukar Drs Fathan Djunaedi saat memimpin hearing dengan pihak LSM BOM Kukar
Photo: Yanda

Sedang untuk pengajuan proposal bantuan bagi organisasi masyarakat dan dunia usaha menurutnya dana yang diberikan tidak berdasarkan skala prioritas dan dana yang dikucurkan tidak rasional.

Ada yang menerima bantuan sangat kecil padahal usaha yang dilakukan cukup prospektif dan ada yang diberikan dana yang sangat fantastis jumlahnya. "Masa ada bantuan untuk sebuah bengkel sebesar Rp 3,5 milyar, itu namanya bukan memberikan pancing tetapi sudah ikannya," katanya.

Sementara untuk mendapatkan buku dokumen APBD, masyarakat acap menemui kesulitan. Padahal transparansi dan akuntabilitas pemerintahan yang didengungkan Bupati sering diucapkan.

"Semestinya di era keterbukaan ini masyarakat bisa mengakses APBD, karena merupakan dokumen yang bersifat terbuka bagi masyarakat," ujarnya.

Junaidi juga mengeluhkan lembaga-lembaga pemerintahan di Kukar baik eksekutif maupun legislatif tidak saling koordinasi. "Buktinya untuk mendapatkan buku APBD, lembaga yang berkompeten saling tunjuk sana-sini," katanya.

Sementara itu Kepala Bappeda Kukar Drs Fathan Djunaedi mengatakan, sebelum APBD disahkan maka dokumen ABPD masih merupakan rahasia negara. Bila dokumen itu tersebar luas maka dampaknya akan menyulitkan dalam pelaksanaan roda pemerintahan ke depannya.

Menanggapi kebijakan beasiswa, menurut Fathan, selama ini hanya melalui satu pintu yaitu pada Bagian Sosial yang dikoordinasikan oleh Asisten IV Bidang Kesra Pemkab Kukar.

Fathan Junaedi dalam kesempatan itu juga mengungkapkan bahwa pihaknya akan membentuk sebuah Forum Konsultasi Publik. Forum ini menurutnya akan memberikan peluang bagi masyarakat untuk berkonsultasi tentang rencana pembangunan baik yang bersifat fisik maupun non fisik.

"Forum ini merupakan wujud transparansi sesuai program Gerbang Dayaku Tahap II yaitu terciptanya kepastian hukum dan pemerintahan yang bersih," katanya. (joe/nop)

 
Pasang Iklan
Username  
Password  
Info Odah Etam
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Hukum & Kriminal
Seminggu Menghilang, Warga Sanga-Sanga Ini Ditemukan Mengambang di Sungai
PMII Kukar Gelar Pelatihan Kader Dasar se-Kaltim
 
Program Satu RT Satu Laptop: 3.067 Ketua RT se-Kukar Akan Kebagian Laptop
Wah, Pemkab Kukar Raih Opini WTP Lima Kali Berturut-Turut!
 
Gandeng Pihak Kecamatan, Upaya BPJS Kesehatan Dongkrak Kepesertaan di Kukar
Kukar CSR Award Kembali Digelar Tahun Ini
 
Kuras ATM Puluhan Juta Rupiah, Pelaku Hipnotis Dibekuk Petugas Polres Kukar
Barang Bukti Narkoba, Sajam, Senpi Hingga Uang Palsu Dimusnahkan
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Pendidikan
Bawakan 8 Lagu, Via Vallen Sukses Goyang Tenggarong
Skid Row Puaskan Penonton Rock In Borneo 2017 Dengan 17 Lagu
 
Lepas Jorge Gotor, Mitra Kukar Rekrut Bek Asal Brazil
KFL-Liga 2 2017, Perebutan Zona 4 Besar Makin Sengit
 
Kongres Dunia CIOFF ke-47 di Tenggarong Berakhir Sukses
Dimeriahkan Tenggarong Fair, Festival Kota Raja VI Digelar Selama Sepekan
 
Wow! Menangi Kompetisi LINE, Mahasiswa Unmul Asal Tenggarong Ini Dapat Hadiah Jalan-Jalan ke Jepang
Digagas IKA SMANSA Tenggarong, Guru dan Karyawan SMAN 1 Tenggarong Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Arsip Berita Berdasarkan Tahun :  
Arsip Berita Berdasarkan Kategori :  
             
Kabupaten
Kecamatan
Kesultanan
Festival Erau
Seni Budaya
Kesah Loco
Cerita Pendek
Wisata
Direktori
KutaiKartanegara.com