Kabupaten Kesultanan Wisata Seni Budaya Festival Erau Agenda Dokumen
       
Arsip Berita Gallery Download Direktori Data Forum Buku Tamu
RSUD A.M. Parikesit
mySamarinda.com
    Agenda/Events
 
 
Cerita Pendek

Akan Ku Tunggu
Oleh: Rhony Samlan

Beberapa menit lagi kapal fery akan segera berangkat. Akan tetapi mataku masih saja kesana kemari untuk mencari sesuatu. Atau lebih tepatnya seseorang. Biasanya setiap saat aku selalu berjumpa dengannya di kapal ini atau kapal satunya. Mengantri atau sudah berada di ...

Terdiri Dari 34 Adegan, Reka Ulang Kasus Pembunuhan Muniarti Jasmi

Salah satu adegan rekonstruksi saat korban Muniarti Jasmi meminta tumpangan kepada tersangka untuk berangkat kerja dari Samarinda ke TenggarongSalah satu adegan rekonstruksi saat korban Muniarti Jasmi meminta tumpangan kepada tersangka untuk berangkat kerja dari Samarinda ke Tenggarong
Photo: Dok. Polres Kukar


Tersangka Maksi Risat melirik ke arah tas korban yang menampakkan sejumlah kartu ATM dan ponsel
Tersangka Maksi Risat melirik ke arah tas korban yang menampakkan sejumlah kartu ATM dan ponsel
Photo: Dok. Polres Kukar

KutaiKartanegara.com - 04/06/2015 21:23 WITA
Masih ingat kasus pembunuhan terhadap PNS Disperindagkop Kutai Kartanegara (Kukar) Muniarti Jasmi? Nah, tim penyidik dari Satreskrim Polres Kukar kemarin Senin (03/06) menggelar rekonstruksi atau reka ulang kasus tersebut.


Meski beberapa kejadian sebenarnya berada di Samarinda serta di kawasan Loa Ipuh Darat, namun seluruh reka ulang kasus pembunuhan ini dilaksanakan di Tenggarong.


Ada tiga tempat yang menjadi tempat pelaksanaan rekonstruksi, yakni di salah satu kapal ferry penyeberangan depan Pasar Seni Tepian Pandan, kemudian di SPBU Timbau dan halaman belakang Mapolres Kukar.


Tersangka Maksi Risat (49) memperagakan 34 adegan dalam rekonstruksi tersebut. Seorang polisi wanita berperan sebagai Muniarti Jasmi, lengkap dengan seragam KORPRI dan hijab biru seperti yang dikenakan korban.


"Reka ulang ini dilakukan untuk melengkapi BAP (Berita Acara Pemeriksaan). Nanti kalau sudah lengkap, baru dilimpahkan ke Kejaksaan," ujar Kapolres Kukar AKBP Handoko.


Ditambahkan Handoko, dalam rekonstruksi ini sama seperti yang diakui tersangka dalam BAP. "Jadi pelaku beraksi sendirian saat menghabisi korban," terangnya.


Pelaksanaan rekonstruksi ini mendapat perhatian dari masyarakat Tenggarong yang kebetulan melintas di sekitar lokasi. Dengan menggunakan kamera ponsel, sejumlah warga tampak ikut mengabadikan pelaksanaan rekonstruksi yang dilakukan tersangka Maksi Risat.


Untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan, pihak Polres Kukar menurunkan 20 orang anggotanya untuk mengamankan jalannya rekonstruksi yang digelar mulai pukul 10.00 WITA itu.


Beberapa adegan yang diperagakan di antaranya adalah ketika korban Muniarti Jasmi menghentikan mobil tersangka untuk meminta tumpangan ke Tenggarong.


Kemudian saat berada di ferry penyeberangan, Maksi yang semula menggunakan baju tahanan warna jingga mengganti bajunya dengan seragam KORPRI yang tergantung di belakangnya.


Selanjutnya, ada adegan tersangka Maksi Risat menghabisi korban dengan cara memiting leher selama 5 menit hingga mengeluarkan suara ngorok dan tidak sadarkan diri.


Kemudian, pelaku menjerat leher korban dengan tali dengan maksud agar korban tetap duduk tegak di kursinya. Kemudian tersangka tubuh korban di semak-semak.


Seperti pernah diberitakan beberapa waktu lalu, kasus pembunuhan Muniarti Jasmi membuat gempar warga Tenggarong pada pertengahan April lalu.


Korban sempat dilaporkan hilang setelah menumpang mobil dari Samarinda menuju Tenggarong, hingga akhirnya ditemukan tergeletak dalam keadaan tak bernyawa di jalur Tenggarong-Kota Bangun, Kelurahan Loa Ipuh Darat, Tenggarong.


Kendati demikian, tersangka Maksi Risat akhirnya berhasil diringkus di Balikpapan oleh tim Opsnal Polres Kukar hanya dalam waktu sepekan setelah kejadian. (win)


Suasana rekonstruksi di kapal ferry penyeberangan depan Pasar Seni Tepian Pandan, Tenggarong
Photo: Dok. Polres Kukar

Berita Terkait:
Pelaku Gunakan Seragam KORPRI Saat Habisi Nyawa Muniarti Jasmi (29/04/2015)

Kasus Pembunuhan Muniarti Jasmi, Polisi Masih Ragukan Keterangan Tersangka (27/04/2015)

Tersangka Pembunuh Muniarti Jasmi Ditangkap! (24/04/2015)

Keluarga Berharap Kasus Pembunuhan Muniarti Jasmi Segera Terungkap (21/04/2015)

Suasana Haru Warnai Pemakaman Muniarti Jasmi (19/04/2015)

Sempat Menghilang, Karyawati Disperindagkop Kukar Ini Ditemukan Tewas (19/04/2015)


 
Pasang Iklan
Username  
Password  
Info Odah Etam
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Hukum & Kriminal
Edi Damansyah Pimpin Peringatan Hari Pramuka ke-56
Warga Loa Ipuh Darat Ditemukan Meninggal Dunia Dalam Mobil
 
Program Satu RT Satu Laptop: 3.067 Ketua RT se-Kukar Akan Kebagian Laptop
Wah, Pemkab Kukar Raih Opini WTP Lima Kali Berturut-Turut!
 
Gandeng Pihak Kecamatan, Upaya BPJS Kesehatan Dongkrak Kepesertaan di Kukar
Kukar CSR Award Kembali Digelar Tahun Ini
 
Sabu Senilai Rp 1,5 Milyar Dimusnahkan Dengan Cara Diblender
Polres Kukar Ringkus Bandar Besar Narkoba di Samarinda
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Pendidikan
Skid Row Puaskan Penonton Rock In Borneo 2017 Dengan 17 Lagu
Bawakan 10 Lagu, Jamrud Sukses Guncang Rock In Borneo 2017
 
Semen Padang FC 1-2 Mitra Kukar: Dua Gol Marclei Bawa Naga Mekes Tumbangkan Tuan Rumah
Semen Padang FC vs Mitra Kukar: Naga Mekes Ingin Bawa Pulang Poin Dari Padang
 
Dimeriahkan Tenggarong Fair, Festival Kota Raja VI Digelar Selama Sepekan
Erau 2017 Berakhir, Kesultanan Kutai Laksanakan Prosesi Mengulur Naga dan Belimbur
 
Ini Dia Kwarran Pramuka Kecamatan Paling Giat se-Kukar
Lulus UN, Pelajar SLTA di Tenggarong Corat-Coret Seragam
Arsip Berita Berdasarkan Tahun :  
Arsip Berita Berdasarkan Kategori :  
             
Kabupaten
Kecamatan
Kesultanan
Festival Erau
Seni Budaya
Kesah Loco
Cerita Pendek
Wisata
Direktori
KutaiKartanegara.com