Kabupaten Kesultanan Wisata Seni Budaya Festival Erau Agenda Dokumen
       
Arsip Berita Gallery Download Direktori Data Forum Buku Tamu
RSUD A.M. Parikesit
mySamarinda.com
    Agenda/Events
 
 
Cerita Pendek

Akan Ku Tunggu
Oleh: Rhony Samlan

Beberapa menit lagi kapal fery akan segera berangkat. Akan tetapi mataku masih saja kesana kemari untuk mencari sesuatu. Atau lebih tepatnya seseorang. Biasanya setiap saat aku selalu berjumpa dengannya di kapal ini atau kapal satunya. Mengantri atau sudah berada di ...

Dari Dialog Kebebasan Pers PWI-Pemkab Kukar
Ketua PWI Pusat: Lepas Dari Kode Etik, Wartawan Sama Dengan Teroris!

Ketua Umum PWI Pusat Tarman Azzam ketika berbicara diatas podium menyinggung kode etik jurnalistik yang harus dijunjung tinggi wartawan
Ketua Umum PWI Pusat Tarman Azzam ketika berbicara diatas podium menyinggung kode etik jurnalistik yang harus dijunjung tinggi wartawan
Photo: Agri

KutaiKartanegara.com - 27/11/2005 19:42 WITA
Selain harus menjunjung tinggi kode etik jurnalistik, wartawan dituntut harus jujur, tidak membuat berita bohong atau main fitnah dengan mencari kesalahan-kesalahan orang lain. Jika hal itu dilakukan, wartawan tersebut sama saja dengan teroris!

Demikian tegas Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Drs H Tarman Azzam, ketika tampil sebagai pembicara dalam acara Dialog Kebebasan Pers dan Kebijakan Publik Pemkab Kukar di Era Otonomi Daerah yang berlangsung di gedung Putri Karang Melenu, Tenggarong Seberang, Jum'at (25/11) lalu.

Ditambahkannya, wartawan bisa dituntut secara hukum jika memberitakan kebohongan atau menyebar fitnah melalui medianya. "Karena aturan hukum diluar UU Pers tetap berlaku bagi wartawan, misalnya saja Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP)," ujarnya.

Dia juga sepakat dengan pernyataan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Dr H Syaukani HR MM yang menyebutkan wartawan harus jujur, independen dan profesional. "Tadi saya dengar ada yang dikatakan, terkesan memaksa-maksakan kehendak untuk kepentingan medianya. Ini juga harus dihindari," kata Tarman Azzam.

Ketua Umum PWI Pusat periode 2003-2008 ini berharap kepada insan pers di daerah untuk benar-benar berpedoman pada kode etik jurnalistik. Menurutnya, kode etik jurnalistik merupakan harga mati yang mengikat semua wartawan.

"Bukan itu saja, taat kepada kode etik merupakan letak martabat profesi kewartawanan. Karena sesungguhnya profesi wartawan itu bagus. Jadi saya harapkan jangan menyalahi kode etik jurnalistik yang ada, agar wartawan tidak disamakan dengan teroris," pesannya di hadapan ratusan wartawan maupun undangan lainnya.

Dikatakan pula oleh Tarman Azzam, kebebasan pers tetap harus seimbang dengan sikap tanggungjawab yang diwujudkan secara profesional. "Kebebasan bagi pers adalah bebas berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara. Berani mengambil prakarsa dan mendorong kreativitas publik demi kemajuan bangsa," demikian kata Tarman Azzam. (win/joe)


Dialog Kebebasan Pers yang dipandu Aan R Gustam (kiri) dengan menampilkan Ketua PWI Pusat Tarman Azzam, Bupati Kukar H Syaukani HR dan Ketua PWI Kaltim Sofyan Maskur
Photo: Agri

 
Pasang Iklan
Username  
Password  
Info Odah Etam
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Hukum & Kriminal
Bikin Macet Hingga 4 KM, Mobil Milik Warga Tenggarong Terbakar di Kawasan Tahura
Jatuh Dari Kapal, ABK Ditemukan Tewas di Perairan Delta Mahakam
 
73 Pejabat Pemkab Kukar Dikukuhkan, Ini Daftar Lengkapnya
Tujuh Kepala OPD Pemkab Kukar Resmi Dikukuhkan
 
Gandeng Pihak Kecamatan, Upaya BPJS Kesehatan Dongkrak Kepesertaan di Kukar
Kukar CSR Award Kembali Digelar Tahun Ini
 
Ribuan Botol Miras Hasil Sitaan Operasi KKYD Dimusnahkan
Apel Gelar Pasukan di Sekolah: Operasi Patuh Sasar Pelajar dan Pengguna HP Saat Berkendara
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Pendidikan
Kapital Sukses Gebrak Heartown Rockfest di Taiwan
Satu-Satunya Wakil Indonesia: Kapital Band Siap Gebrak Heartown Rockfest di Taiwan
 
Sempat Unggul di Babak Pertama, Mitra Kukar Tumbang di Kandang Persela
Persela Lamongan vs Mitra Kukar: Naga Mekes Buru Poin di Lamongan
 
Ada Rumah Kaligrafi di Obyek Wisata Pulau Kumala
Undang Delegasi 7 Negara, Erau 2018 Digelar Pada 21-29 Juli
 
Gelar Buka Puasa Bersama, Pramuka Kukar Doakan Mendiang Pengurus
Perpustakaan Umum Kukar Tempati Gedung Baru
Arsip Berita Berdasarkan Tahun :  
Arsip Berita Berdasarkan Kategori :  
             
Kabupaten
Kecamatan
Kesultanan
Festival Erau
Seni Budaya
Kesah Loco
Cerita Pendek
Wisata
Direktori
KutaiKartanegara.com