Kabupaten Kesultanan Wisata Seni Budaya Festival Erau Agenda Dokumen
       
Arsip Berita Gallery Download Direktori Data Forum Buku Tamu
   
 
 

Untung Ndik Tetijak
Suatu hari si Hongo dan Henge disuruh mbok Rodah ncari buluh. Maklum hak, mbok Rodah ni ndak molah suman untuk bejualan di pasar batu. Jadi pegi hak sida bedua ni bejalan betis ke Rondong Demang, soalnya disitu maha banyak tumbuh ...
Rumah Sakit Pertama Tanpa Kelas: RSUD Dayaku Raja Resmi Beroperasi di Kota Bangun

Rumah Sakit Pertama Tanpa Kelas
RSUD Dayaku Raja Resmi Beroperasi di Kota Bangun

Bupati Kukar Rita widyasari menandatangangi prasasti peresmian operasional RSUD Dayaku Raja di Kecamatan Kota Bangun, Rabu (13/03) lalu
Bupati Kukar Rita widyasari menandatangangi prasasti peresmian operasional RSUD Dayaku Raja di Kecamatan Kota Bangun, Rabu (13/03) lalu
Photo: Humas Kukar/Margini

KutaiKartanegara.com - 18/03/2013 10:01 WITA
Warga kecamatan Kota Bangun kini dapat menikmati pelayanan kesehatan yang lebih baik setelah beroperasinya Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dayaku Raja.


Peresmian mulai beroperasinya RSUD Dayaku Raja dilakukan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rita Widyasari, Rabu (13/03) lalu, yang ditandai dengan penandatanganan prasasti serta pemotongan pita di depan pintu masuk rumah sakit.


"Ini merupakan komitmen kami dalam rangka mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di wilayah hulu, terutama pelayanan rujukan yang sangat dibutuhkan," kata Bupati Rita Widyasari saat menyampaikan sambutannya.


Dikatakan Rita, konsep RSUD Dayaku Raja merupakan rumah sakit tanpa kelas, sehingga tidak ada pembedaan terhadap pasien baik kaya maupun miskin. "Jadi di rumah sakit ini tidak ada kelas I, kelas II ataupun VIP. Semua mendapatkan pelayanan yang sama dan gratis," kata Rita.



Bupati Rita widyasari memotong pita di depan pintu masuk RSUD Dayaku Raja menandai mulai beroperasinya rumah sakit tersebut
Photo: Humas Kukar/Margini

Rita kemudian menceritakan asal mula munculnya nama "Dayaku Raja" sebagai nama rumah sakit di Kota Bangun tersebut. Menurutnya, hal tersebut didasari beberapa pertimbangan. Pertama, rumah sakit ini mulai dibangun pada masa pemerintahan Bupati Syaukani HR lewat program Gerbang Dayaku, dan mulai beroperasi pada saat pemerintahannya lewat program Gerbang Raja.


"Dayaku Raja diartikan sebagai Dasar Pelayananku Kaulah Raja, yang memiliki makna bahwa dalam proses pelayanan kesehatan maka pasien adalah Raja. Sehingga tidak ada kelas-kelas yang membedakan pasien kaya dan pasien miskin," imbuhnya.


Rita berharap agar keberadaan rumah sakit ini mampu memberikan pelayanan kesehatan masyarakat bagi 6 kecamatan hulu mahakam. "Sehingga tidak ada lagi warga masyarakat di wilayah hulu yang tidak mendapatkan pelayanan kesehatan," ujarnya.


Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kukar dr Koentidjo menyampaikan kebanggaannya kepada Bupati Rita Widyasari yang telah memberikan amanah dan kepercayaan kepada dirinya untuk melanjutkan pembangunan rumah sakit yang berpredikat tanpa kelas ini. "Rumah sakit dengan konsep demikian merupakan satu-satunya di Indonesia," kata Koentidjo.


Menurut Koentijo, saat ini RSUD Dayaku Raja masih berstatus rumah sakit tipe D karena tidak memiliki 4 dokter spesialis standar tipe C, seperti Spesialis Penyakit Dalam, Spesialis Kandungan, Spesialis Anak dan Spesialis Bedah.


Untuk sementara, lanjutnya, Dinkes akan bekerjasama dengan RSUD AM Parikesit Tenggarong untuk memberikan pelayanan keempat jenis spesialis tersebut ke RSUD Dayaku Raja hingga dokter yang dibutuhkan sudah ada.


Koentijo menegaskan, pihaknya akan segera mendorong agar RS Dayaku Raja secepatnya menjadi Tipe C, sekaligus menyiapkan seperangkat regulasisnya, dalam hal ini Peraturan Daerah. "Termasuk pejabat strukturalnya, dari direktur hingga jajarannya pada tahun ini juga. Kita akan terus mendorong rumah sakit ini agar segera memenuhi kriteria menjadi Tipe C," demikian katanya. (mar/win)

 
Username  
Password  
Belum Punya E-mail @kutaikartanegara.com?
Daftar Sekarang Juga!

Politik & Peristiwa

 

Pemerintahan

 

Ekonomi & Bisnis

 

Hukum & Kriminal

Mutasi Kapolres Kukar, AKBP Mukti Juharsa Digantikan AKBP Handoko
Pasar Tangga Arung dan Kantor Pasar Terbakar
 
Kutai Kartanegara Terima Piagam Penghargaan IDSA 2015
Bupati Kukar Terima Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha dari Presiden Jokowi
 
Total E&P Indonesie Bangun BLK di Senipah
Pantau Harga Sembako, Bupati Rita Widyasari Blusukan ke Pasar Tangga Arung
 
Gelar Dagangan di Trotoar: Lapak Batu Akik Ini Digusur Satpol PP
10 Muda-Mudi Terjaring: Satpol PP Razia Kos-Kosan di Malam Minggu
             

Hiburan

 

Olahraga

 

Seni Budaya

 

Pendidikan

Suguhkan 16 Lagu: FireHouse Puaskan Penonton Kukar Rockin' Fest
Lebih Dari 70.000 Penonton Saksikan Kukar Rockin' Fest 2015
 
Dragster Asal Pulau Jawa Dominasi Drag Bike Tambak Lempang 2015
207 Pebalap Adu Kecepatan di Drag Bike Tambak Lempang
 
Venezuela Batal Hadir, EIFAF 2015 Dimeriahkan 14 Negara
Songsong EIFAF 2015, Disbudpar Kukar Seleksi Petugas LO
 
82 Orang Tak Lulus: Tingkat Kelulusan Siswa SLTA Tahun 2015 Capai 98,95%
Inilah 10 Besar Peraih Nilai Tertinggi UN SLTA 2015 se-Kukar
Arsip Berita Berdasarkan Tahun :  
Arsip Berita Berdasarkan Kategori :  
             
Kabupaten
Kecamatan
Kesultanan
Festival Erau
Seni Budaya
Kesah Loco
Wisata
Direktori
KutaiKartanegara.com