Kabupaten Kesultanan Wisata Seni Budaya Festival Erau Agenda Dokumen
       
Arsip Berita Gallery Download Direktori Data Forum Buku Tamu
RSUD A.M. Parikesit
mySamarinda.com
    Agenda/Events
 
 
Cerita Pendek

Akan Ku Tunggu
Oleh: Rhony Samlan

Beberapa menit lagi kapal fery akan segera berangkat. Akan tetapi mataku masih saja kesana kemari untuk mencari sesuatu. Atau lebih tepatnya seseorang. Biasanya setiap saat aku selalu berjumpa dengannya di kapal ini atau kapal satunya. Mengantri atau sudah berada di ...

Lima Tambang Batubara di Sanga-Sanga Ilegal

Suasana rakor dan dengar pendapat antara Pemkab dan DPRD Kukar dengan Tim Monitoring Pemerintah Pusat tentang tumpang tindih lahan di wilayah kerja perusahaan migas Medco Energi Sanga-Sanga
Suasana rakor dan dengar pendapat antara Pemkab dan DPRD Kukar dengan Tim Monitoring Pemerintah Pusat tentang tumpang tindih lahan di wilayah kerja perusahaan migas Medco Energi Sanga-Sanga
Photo: Humas Kukar

KutaiKartanegara.com - 20/07/2005 23:21 WITA
Sebanyak 5 dari 12 perusahaan tambang batubara yang beroperasi di sekitar kawasan Kecamatan Sanga-Sanga, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dinilai berstatus ilegal, selebihnya memiliki ijin resmi berupa Kuasa Pertambangan (KP) dari pemerintah daerah.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pertambangan Kukar Drs H Imron dalam Rapat Koordinasi (Rakor) dan Dengan Pendapat tentang Masalah Tumpang Tindih dan Kegiatan Pertambangan di Wilayah Kerja PT Medco Energi di Kecamatan Sanga-Sanga yang berlangsung di Batara Room, Hotel Singasana Tangga Arung, Tenggarong, Selasa (19/07) sore kemarin.

Rakor yang dipimpin Assisten II Pemkab Kukar Dr H Adji Raden M Haryanto Bachroel MM ini dihadiri Staf Ahli Mendagri bidang Pertambangan Cornelia Oetarie MSc, Ketua DPRD Kukar H Bachtiar Effendi dan pejabat dinas/instansi terkait, Tim Monitoring Pemerintah Pusat serta manajemen PT Medco Energi .

Menurut Imron, sebelumnya pihaknya telah mengingatkan agar perusahaan yang belum memiliki ijin itu untuk menutup kegiatan operasinya karena selain akan mengganggu kegiatan operasi perusahaan migas PT Medco Energi juga akan menimbulkan masalah kelestarian lingkungan hidup di wilayah tersebut.


Staf Ahli Mendagri bidang Pertambangan Cornelia Oentartie MSc selaku Ketua tim monitoring pemerintah pusat saat memberikan sambutan dalam rakor tumpang tindih lahan Medco Energi Sanga-Sanga
Photo: Humas Kukar

Ditambahkannya, ke 5 perusaahan yang melakukan penambangan batubara ilegal itu adalah Kelompok Tani Kutai Lama, CV Bara Kumala, CV Permata Devi, CV Delta Bersaudara dan Kelompok Tani Delima. Sedang ke 7 perusahaan sisanya yang memiliki ijin kuasa pertambangan diantaranya adalah CV Putra Daerah 99, PT Gudang Hitam Prima, KP Primkoveri dan PT Alhasanie.

Sementara Staf Ahli Mendagri bidang Pertambangan Cornelia Oetarie MSc yang juga bertindak selaku ketua tim Monitoring Pemerintah Pusat ini mengatakan, rakor yang bersifat dialog ini digelar dalam rangka mencari solusi yang tepat terhadap keluhan yang dialami PT Medco Energi dalam kegiatan eksploitasi migas di Sanga-Sanga.

Dikatakannya, keluhan pihak PT Medco Energi diantaranya adalah terjadinya tumpang tindih lahan serta adanya sarana dan prasarana milik PT Medco Energi yang rusak akibat kegiatan KP batubara. "Yang memprihatinkan lagi adalah operasi KP batubara itu dekat sekali dengan sumur maupun pipa penyaluran migas yang dalam radius tertentu sifatnya sangat sensitif terhadap kegiatan non migas," ujarnya seraya menambahkan bahwa kunci dari masalah ini adalah perlunya koordinasi yang intensif semua pihak terkait agar hal ini tidak terulang kembali," tandasnya.

Head Operation PT Medco Energi Sanga-Sanga, Sumaryo, dalam presentasinya mengatakan, hampir semua KP yang ada di daerah operasinya tidak mau bertanggung jawab bila terjadi kerusakan sarana maupun prasarana milik PT Medco Energi akibat kegiatan operasi KP, seperti diantaranya ada tiang jaringan listrik PT Medco Energi yang patah ditabrak oleh kendaraan berat KP batubara.

Sumaryo mengharapkan ke depan ada semacam agreement antara perusahaan batubara dengan pihaknya yang difasilitasi Pemkab Kukar dan lembaga terkait lainnya. "Baik itu dalam masalah lahan maupun pemanfaatan sarana dan prasarana yang ada di wilayah kerja PT Medco Energi Sanga-Sanga," ujar Sumaryo. (joe)

 
Pasang Iklan
Username  
Password  
Belum Punya E-mail @kutaikartanegara.com?
Daftar Sekarang Juga!
Info Odah Etam
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Hukum & Kriminal
Plat Lantai Jembatan Kartanegara Tuntas Terpasang
Pilkada Kukar 2015: Koalisi PAN-Hanura Daftarkan Sugianto-Rudi Hartono ke KPU Kukar
 
Pasca Libur Lebaran, Pj Bupati Kukar Sidak RSUD AM Parikesit
Luncurkan SIMARI dan Website: RSUD AM Parikesit Canangkan Zona Integritas
 
Telah 40 Tahun Beroperasi: Lapangan Handil Masih Produksi 15.000 Barel Minyak Per Hari
Total E&P Indonesie Operasikan Pipa Baru Sepanjang 12,6 km di Blok Mahakam
 
Dicabuli Sejak SD, ABG Ini Akhirnya Digagahi Ayah Tiri Setelah Masuk SMA
Diduga Akan Berbuat Mesum, Dua Pasang Muda Mudi Digaruk Satpol PP
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Pendidikan
Suguhkan 12 Tembang, Endank Soekamti Hibur Publik Tenggarong
Diikuti 30 Grup, KPU Kukar Gelar Festival Band Demokrasi
 
Laga Perdana Piala Presiden, Mitra Kukar Tak Anggap Remeh Persita
Kutai Kartanegara Juara Umum Kejurprov Dayung se-Kaltim 2015
 
Ini Dia Pemenang Lomba Foto Sparkling Erau 2015!
Rumah Kampong Kutai Akhirnya Dibongkar
 
Cinta Lingkungan, TK Arafah Ajak Murid Lakukan Penghijauan
Komunitas 1000 Guru Sambangi SDN 026 Lekaq Kidau
Arsip Berita Berdasarkan Tahun :  
Arsip Berita Berdasarkan Kategori :  
             
Kabupaten
Kecamatan
Kesultanan
Festival Erau
Seni Budaya
Kesah Loco
Cerita Pendek
Wisata
Direktori
KutaiKartanegara.com