KutaiKartanegara.com

Find:  

Kamis, 09 September 2010

Erau Dimulai Dengan Mendirikan Ayu: Sultan Beri Gelar Kepada Pj Gubernur dan Gubernur Terpilih

Situs Terbaik 2002

Pasang Iklan Anda Disini

Pasang Iklan Anda Disini

 

Arsip Liputan Erau

Erau Dimulai Dengan Mendirikan Ayu
Sultan Beri Gelar Kepada Pj Gubernur dan Gubernur Terpilih


Para anggota Kerabat Kesultanan Kutai dan tokoh masyarakat saat melakukan ritual Mendirikan Ayu
Photo: Agri


Suasana upacara adat Mendirikan Ayu di Keraton Kutai Kartanegara tadi pagi
Photo: Agri
KutaiKartanegara.com 14/12/2008 18:56 WITA
Pesta adat Erau 2008 hari ini resmi dimulai melalui prosesi adat Mendirikan Ayu yang berlangsung tadi pagi di Keraton Kutai Kartanegara atau Museum Mulawarman, Tenggarong.


Dalam upacara adat yang dilaksanakan di hadapan Sultan Kutai H Adji Mohd Salehoeddin II itu, beberapa anggota Kerabat Kesultanan bersama tokoh masyarakat menegakkan sebuah Ayu yang disebut Sangkoh Piatu.


Sangkoh Piatu sendiri merupakan senjata Raja pertama Kutai Kartanegara Aji Batara Agung Dewa Sakti yang pada batangnya dikaitkan Tali Juwita dan kain Cinde, janur kuning, daun sirih dan buah pinang yang dibungkus kain kuning.


Saat Mendirikan Ayu itu, ujung kain Cinde dipegang mantan Bupati Kutai H Awang Faisjal. Sementara ujung Tali Juwita dipegang oleh Ketua DPRD Kukar H Salehudin.


Sementara anggota Kerabat Kesultanan Kutai ikut Mendirikan Ayu sambil memegang Sangkoh Piatu adalah dua orang putra Sultan Kutai yakni Adji Pangeran Hario Soerya Menggala dan Adji Pangeran Hario Soerya Adi Nata, kemudian Adji Pangeran Hario Kesumo Poeger dan Demong Nata Pranata.


Sedangkan tokoh masyarakat lainnya yang juga dipercaya untuk Mendirikan Ayu adalah mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai H Syahrial Setia.


Menurut Menteri Sekretaris Keraton Kesultanan Kutai, HAR Gondo Prawiro, Tiang Ayu atau Pinang Ayu atau disebut juga Rebak Ayu merupakan lambang kerahayuan. "Dengan dilaksanakannya Mendirikan Ayu ini, maka upacara adat Erau resmi dimulai," jelasnya.


Upacara adat Mendirikan Ayu tadi pagi dirangkai pula dengan pemberian gelar bagi 3 orang pilihan. Mereka adalah Pj Gubernur Kaltim Tarmizi Abdul Karim, Gubernur Kaltim Terpilih H Awang Faroek Ishak dan istrinya Hj Ence Amelia Sukarni.


Pemberian gelar diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Sultan tentang pemberian gelar yang disampaikan Menteri Sekretaris Keraton Kesultanan Kutai HAR Gondo Prawiro.


Selanjutnya Sultan H Adji Mohd Salehoeddin II menyerahkan sertfikat SK kepada ketiga penerima gelar. Pj Gubernur Kaltim Tarmizi memperoleh gelar sebagai Pangeran Wira Kelana, Gubernur Kaltim Terpilih Awang Faroek Ishak dengan gelar Pangeran Ngebe Suro Projo dan Hj Encek Amelia Suharni dengan gelar Raden Anggana Wali. (win)



Sultan Kutai H Adji Mohd Salehoeddin II memberikan SK pemberian gelar kepada Pj Gubernur Kaltim Tarmizi Abdul Karim, serta Gubernur Kaltim Terpilih H Awang Faroek Ishak dan istri
Photo: Agri
Google
 
Web KutaiKartanegara.com

Free E-mail from KutaiKartanegara.com

Login Name:

Password:

Belum Terdaftar?
Daftar Sekarang Juga!

Dokumen
Serba-Serbi: Keradjaan Koetai
Pandji Poestaka - 1934
Artikel dari majalah terbitan Balai Poestaka ini mengulas tentang sejarah Sultan A.M. Parikesit hingga naik tahta sebagai Sultan Kutai serta kemajuan-kemajuan yang dicapai Kerajaan Kutai Kartanegara dalam 14 tahun masa pemerintahan Sultan A.M. Parikesit.
>> selengkapnya

English | Depan | Tentang Kami | Pasang Iklan | Layanan | Statistik | Partner | Credit | Kontak

Best viewed with Microsoft Internet Explorer or Mozilla Firefox with 800x600 screen resolution.
Copyright © 2001-2010 KutaiKartanegara.com