Kabupaten Kesultanan Wisata Seni Budaya Festival Erau Agenda Dokumen
       
Arsip Berita Gallery Download Direktori Data Forum Buku Tamu
RSUD A.M. Parikesit
mySamarinda.com
    Agenda/Events
 
 
Cerita Pendek

Akan Ku Tunggu
Oleh: Rhony Samlan

Beberapa menit lagi kapal fery akan segera berangkat. Akan tetapi mataku masih saja kesana kemari untuk mencari sesuatu. Atau lebih tepatnya seseorang. Biasanya setiap saat aku selalu berjumpa dengannya di kapal ini atau kapal satunya. Mengantri atau sudah berada di ...

Masyarakat Bensamar Keluhkan Buruknya Kondisi Sungai
Diduga Akibat Pencemaran Limbah Perusahaan Batubara

Areal tambang batubara PT Alas Watu Utama yang diduga menjadi andil terjadinya pencemaranAreal tambang batubara PT Alas Watu Utama yang diduga menjadi andil terjadinya pencemaran
Photo: Dok. PMII Kukar


Kondisi sungai di Dusun Bensamar yang keruh akibat pencemaran
Kondisi sungai di Dusun Bensamar yang keruh akibat pencemaran
Photo: Dok. PMII Kukar

KutaiKartanegara.com - 22/10/2008 23:43 WITA
Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kutai Kartanegara (Kukar) menyerukan kepada Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar) untuk meninjau ulang izin perusahaan tambang batubara PT Alas Watu Utama.


Pasalnya, perusahaan tersebut dinilai telah melakukan pencemaran lingkungan yang meresahkan masyarakat Dusun Bensamar, Kelurahan Loa Ipuh Darat, Kecamatan Tenggarong.


"Kami sebelumnya telah menerima keluhan dari warga Bensamar. Setelah kami turun ke lapangan untuk melihat kondisi yang sebenarnya, ternyata memang ada dugaan pencemaran lingkungan yang dilakukan oleh perusahaan tambang PT Alas Watu Utama," ujar Ketua Umum PMII Kukar, wahyudi.



Air limbah dari areal pertambangan mengalir menuju rawa-rawa
Photo: Dok. PMII Kukar

Dari hasil pembicaraan dengan pihak masyarakat dan pengamatan di lapangan, lanjut Wahyudi, ada kesengajaan dari PT Alas Watu Utama melakukan pembuangan limbah melalui rawa-rawa.


"Air dari rawa-rawa langsung mengalir menuju ke sungai. Hingga akhirnya mencemari sungai yang menjadi sarana utama dari masyarakat untuk memnuhi kebutuhan sehari-hari," kata mahasiswa FISIP Unikarta yang akrab disapa Yudi ini.


Ditambahkannya, indikasi pencemaran tersebut muncul dari keluhan masyarakat yang sering mengalami gatal-gatal setelah mandi di sungai. "Padahal sebelum adanya limbah perusahaan tambang tersebut, pihak masyarakat tidak pernah mengalami gatal-gatal pada saat mandi dan lain sebagainya," imbuhnya.


Menurut Wahyudi, pihaknya menilai adanya indikasi kesengajaan dari pihak PT Alas Watu Utama membuang limbah secara langsung ke sungai melalui rawa-rawa.



Masyarakat Dusun Bensamar ketika menyampaikan keluh kesah mereka kepada kader PMII Kukar
Photo: Dok. PMII Kukar

Hal ini, lanjutnya, melanggar Perda Kutai Kartanegara No 11 tentang AMDAL Pasal 30 dan Perda Kutai Kartanegara No 2 Tahun 2006 tentang Izin Air Limbah Tambang Batu Bara Pasal 4 (5) yang berbunyi "Setiap orang atau penanggungjawab usaha dan atau kegiatan dilarang melakukan perbuatan yang dapat menimbulkan pencemaran atau kerusakan sungai dan laut".


Wahyudi juga menuding pihak Badan Pengendali Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda) Kukar lalai dalam melakukan pengawasan terhadap PT Alas Watu Utama.


Oleh karena itu, Wahyudi meminta kepada Pemkab Kukar, khususnya dinas/instansi terkait, dapat bersikap tegas terhadap PT Alas Watu Utama yang diduga kuat melakukan pencemaran lingkungan.


"Menurut hemat kami, perlu dilakukan penghentian terhadap operasi penambangan yang dilakukan PT Alas Watu Utama karena telah melanggar ketentuan hukum yang ada," tandasnya. (win)


Air limbah yang sengaja dialirkan ke rawa-rawa akhirnya terus mengalir menuju sungai
Photo: Dok. PMII Kukar

 
Pasang Iklan
Username  
Password  
Belum Punya E-mail @kutaikartanegara.com?
Daftar Sekarang Juga!
Info Odah Etam
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Hukum & Kriminal
UU ITE: Melindungi atau Mengekang Kebebasan Berpendapat di Media Sosial?
51 'Anak Jagoan' Ikuti Khitanan Massal
 
Dapat Penghargaan Dari Menpan RB: RSUD AM Parikesit Raih Predikat Wilayah Bebas Korupsi
Komitmen Terapkan Standar LPSE, Kukar Raih National Procurement Award 2016
 
Kominfo Siapkan Domain dan Hosting Gratis Bagi UKM, Komunitas dan Sekolah. Mau?
UMK Kukar 2017 Disepakati Sebesar Rp 2.495.162,50
 
Dapat Hibah Bangunan Untuk Lapas Anak, Menkumham RI Apresiasi Pemkab Kukar
Cekcok Soal Utang Piutang, Wanita Ini Ditikam Tetangga Sendiri
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Pendidikan
Ge Pamungkas: Populasi Kota Tenggarong Banyak Perempuan?
Sabtu Depan, Ge Pamungkas Tampil Meriahkan HUT ke-10 SMK Farmasi Tenggarong
 
Kalah 1-2 Dari Persipura, Jafri Sebut Mitra Kukar Belum Beruntung
Persipura Incar Kemenangan di Tenggarong, Mitra Kukar Tak Gentar
 
Tenggarong Kutai Carnival 2016 Hadirkan The Colours of Borneo
Suguhkan Koleksi Kostum Terbaik: Tenggarong Kutai Carnival 2016 Siap Digelar Sabtu Siang
 
Beri Perhatian Terhadap Guru dan Pendidikan, Bupati Rita Widyasari Sabet Penghargaan Dwija Praja Nugraha
45 Guru TK/KB Wilayah Pesisir Ikuti Pelatihan PAUD di Sanga-Sanga
Arsip Berita Berdasarkan Tahun :  
Arsip Berita Berdasarkan Kategori :  
             
Kabupaten
Kecamatan
Kesultanan
Festival Erau
Seni Budaya
Kesah Loco
Cerita Pendek
Wisata
Direktori
KutaiKartanegara.com