Kabupaten Kesultanan Wisata Seni Budaya Festival Erau Agenda Dokumen
       
Arsip Berita Gallery Download Direktori Data Forum Buku Tamu
RSUD A.M. Parikesit
mySamarinda.com
    Agenda/Events
 
 
Cerita Pendek

Akan Ku Tunggu
Oleh: Rhony Samlan

Beberapa menit lagi kapal fery akan segera berangkat. Akan tetapi mataku masih saja kesana kemari untuk mencari sesuatu. Atau lebih tepatnya seseorang. Biasanya setiap saat aku selalu berjumpa dengannya di kapal ini atau kapal satunya. Mengantri atau sudah berada di ...

KPUD Kukar Bantah Adanya Penggelembungan Suara

Ishack Iskandar menunjukkan 3 kartu pemilih yang dilaporkan rangkap atas nama Suwardi, padahal kartu tersebut memang milik 3 orang yang berbeda
Ishack Iskandar menunjukkan 3 kartu pemilih yang dilaporkan rangkap atas nama Suwardi, padahal kartu tersebut memang milik 3 orang yang berbeda
Photo: Humas Kukar/Rudi

KutaiKartanegara.com - 01/06/2005 12:15 WITA
Pihak Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) membantah keras adanya kecurangan berupa penggelembungan suara melalui jumlah pemilih rangkap/ganda dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) secara langsung 1 Juni 2005.

Menurut Ketua KPUD Kukar HM Ishack Iskandar SE, setelah menerima laporan adanya kartu pemilih ganda di Kecamatan Tenggarong, Tenggarong Seberang dan Loa Kulu, pihaknya langsung melakukan cek ke lapangan yakni ke pihak PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan), PPS (Panitia Pemungutan Suara) dan KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara).

"Pada kasus di Tenggarong Seberang, setelah kami cek ternyata tidak ada kartu pemilih ganda. Nama memang sama yakni atas nama Bonari, tetapi kelahiran dan alamatnya berbeda dan di desa itu memang benar ada dua orang bernama Bonari," tandasnya dihadapan puluhan wartawan dalam konferensi pers yang digelar Selasa (31/05) kemarin di Media Center, Sekretariat KPUD Kukar, Tenggarong.

Selain itu, Ishack juga menunjukkan beberapa contoh kartu pemilih dan surat panggilan yang dilaporkan ganda atas nama Suwardi padahal kenyataannya tidak karena orangnya memang benar-benar berbeda. Tak cukup dengan itu, pihak KPUD bahkan menghadirkan para saksi yakni warga yang dianggap memiliki kartu pemilih ganda tersebut.

Namun demikian, Ishack juga mengakui adanya kesalahan pada saat pendaftaran di lapangan sehingga menyebabkan terjadinya cetak rangkap kartu pemilih. Untuk itu dia menghimbau warga untuk mengembalikan kelebihan kartu pemilih tersebut kepada pihak penyelenggara.

Ishack juga menyayangkan mengapa warga yang mendapatkan kartu rangkap malah melaporkan ke tim sukses dan bukan melapor ke penyelenggara. "Kalau dia warga yang baik, seharusnya mengembalikan seperti pada Pemilu legislatif dan Pilpres tahun lalu. Mengapa pada saat Pilkada dibesar-besarkan dan tidak dikembalikan kepada kami," tandasnya.

Sementara Penjabat (Pj) Bupati Kukar Drs Hadi Sutanto mengakui bahwa pihaknya sempat disibukkan dengan laporan dari beberapa orang tak bertanggung-jawab yang membawa kartu pemilih dan surat panggilan. "Laporannya cukup meyakinkan, mereka datang membawa kartu pemilih dan surat panggilan dari KPPS," ujar Hadi Sutanto sambil menunjukkan lembar surat panggilan dan kartu pemilih dimaksud.

Padahal, lanjut Hadi, pelapor tersebut bukanlah petugas. "Seharusnya hanya petugas atau yang bersangkutan saja berhak memegang kartu tersebut. Yang saya heran kenapa bisa jatuh ke tangan yang tidak berhak," katanya.

"Disinyalir kelompok-kelompok oknum tertentu ini berusaha mencari satu kelurahan atau desa untuk mencari nama-nama sama. Setelah ketemu lalu dipinjam untuk dilaporkan ke Panwas, Polisi dan Bupati maupun KPUD. Tujuannya untuk membentuk suatu opini bahwa penyelenggara Pilkada seolah-olah tidak fair atau terjadi kecurangan," tandas Hadi Sutanto.

Pj Bupati Kukar mengatakan, oknum tersebut telah berhasil membentuk opini di masyarakat seolah-olah KPUD Kukar curang dengan menggelembungkan suara untuk pasangan tertentu. "Jika memang ada bukti dan saksi terhadap kecurangan tersebut, tentunya akan diproses sesuai mekanismenya yakni melalui Panwas," tegas Hadi Sutanto didampingi pejabat Muspikab Kukar lainnya. (win)


Pj Bupati Kukar (kelima dari kiri) saat menyampaikan tanggapannya terhadap tudingan adanya penggelembungan suara oleh KPUD Kukar
Photo: Humas Kukar/Rudi

 
Pasang Iklan
Username  
Password  
Info Odah Etam
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Hukum & Kriminal
Bikin Macet Hingga 4 KM, Mobil Milik Warga Tenggarong Terbakar di Kawasan Tahura
Jatuh Dari Kapal, ABK Ditemukan Tewas di Perairan Delta Mahakam
 
73 Pejabat Pemkab Kukar Dikukuhkan, Ini Daftar Lengkapnya
Tujuh Kepala OPD Pemkab Kukar Resmi Dikukuhkan
 
Gandeng Pihak Kecamatan, Upaya BPJS Kesehatan Dongkrak Kepesertaan di Kukar
Kukar CSR Award Kembali Digelar Tahun Ini
 
Ribuan Botol Miras Hasil Sitaan Operasi KKYD Dimusnahkan
Apel Gelar Pasukan di Sekolah: Operasi Patuh Sasar Pelajar dan Pengguna HP Saat Berkendara
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Pendidikan
Kapital Sukses Gebrak Heartown Rockfest di Taiwan
Satu-Satunya Wakil Indonesia: Kapital Band Siap Gebrak Heartown Rockfest di Taiwan
 
Sempat Unggul di Babak Pertama, Mitra Kukar Tumbang di Kandang Persela
Persela Lamongan vs Mitra Kukar: Naga Mekes Buru Poin di Lamongan
 
Ada Rumah Kaligrafi di Obyek Wisata Pulau Kumala
Undang Delegasi 7 Negara, Erau 2018 Digelar Pada 21-29 Juli
 
Gelar Buka Puasa Bersama, Pramuka Kukar Doakan Mendiang Pengurus
Perpustakaan Umum Kukar Tempati Gedung Baru
Arsip Berita Berdasarkan Tahun :  
Arsip Berita Berdasarkan Kategori :  
             
Kabupaten
Kecamatan
Kesultanan
Festival Erau
Seni Budaya
Kesah Loco
Cerita Pendek
Wisata
Direktori
KutaiKartanegara.com