Kabupaten Kesultanan Wisata Seni Budaya Festival Erau Agenda Dokumen
       
Arsip Berita Gallery Download Direktori Data Forum Buku Tamu
   
 
 

Untung Ndik Tetijak
Suatu hari si Hongo dan Henge disuruh mbok Rodah ncari buluh. Maklum hak, mbok Rodah ni ndak molah suman untuk bejualan di pasar batu. Jadi pegi hak sida bedua ni bejalan betis ke Rondong Demang, soalnya disitu maha banyak tumbuh ...
Kelompok Topa Suguhkan Musik Etnik Kontemporer

Kelompok Topa Suguhkan Musik Etnik Kontemporer

Aksi musisi Kelompok Topa dalam pagelaran musik etnik kontemporer di gedung Serapo H Zailani Idris, Selasa malam laluAksi musisi Kelompok Topa dalam pagelaran musik etnik kontemporer di gedung Serapo H Zailani Idris, Selasa malam lalu
Photo: Agri


Seniman Kelompok Topa, Aci dan Andi, saat memainkan komposisi bertajuk Ulak Gong
Seniman Kelompok Topa, Aci dan Andi, saat memainkan komposisi bertajuk Ulak Gong
Photo: Agri

KutaiKartanegara.com - 02/02/2008 15:50 WITA
Irama musik tingkilan dari petikan gambus mengalun begitu ceria diiringi bunyi tetabuhan perkusi yang menghentak-hentak. Para penonton yang sangat familiar dengan irama musik khas Kutai itu spontan memberikan apresiasi dengan tepukan tangan yang meriah.


Komposisi musik bertajuk Together (Playing Gambus) ini merupakan sajian pembuka dari pagelaran musik etnik kontemporer yang dibawakan Kelompok Topa di gedung Serapo LPKK H Zailani Idris, Tenggarong, Selasa (30/01) malam lalu.


Selain komposisi berjudul Together (Playing Gambus), Kelompok Topa juga menyuguhkan 4 komposisi lainnya yakni Ritus, Kontradiksi, Kata Kita, dan sebagai pamungkas adalah sajian bertajuk Ulak Gong.


Permainan musik yang dibawakan 4 seniman Kelompok Topa ini berhasil memukau ratusan penonton yang hadir, termasuk di antaranya Asisten III Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar) AR Ruznie Oms, Ketua LPKK H Syamsul Khaidir, maupun para seniman di daerah ini.


Yang manarik dalam pagelaran musik ini, Kelompok Topa banyak menggunakan instrumen musik sederhana yang justru banyak ditemukan di sekitar lingkungan rumah. Sebut saja instrumen bernama Beber alias bedug dari ember bekas, Chicken Drum yang merupakan tabung air minum ternak ayam, atau Belflon yang berasal dari alat penggorengan teflon.


"Saya sampai dimarahi istri gara-gara menggunakan teflon ini untuk dijadikan sebagai alat musik," ujar pentolan Kelompok Topa, Tri Andi Yuniarso, saat memperkenalkan alat-alat musik yang akan dimainkan di setiap komposisi.


Kemudian ada pula sebuah instrumen unik yang disebut Jirame. Menurut seniman serbabisa yang akrab disapa Andi ini, alat musik Jirame dikembangkan oleh seniman asal kota Bandung yang merupakan singkatan dari hiji ge rame atau satu juga ramai. "Karena banyak efek suara yang dihasilkan, sehingga alat perkusi ini dinamakan Jirame," jelasnya.


Pagelaran musik etnik kontemporer oleh Kelompok Topa ini memang sangat unik dengan digunakannya peralatan musik sederhana dari barang-barang bekas yang dipadukan dengan sejumlah intrumen musik tradisional.


Tak hanya instrumen musik suku Dayak dan Kutai, musisi Kelompok Topa yang terdiri dari Andi, Yadi, Budy dan Aci ini juga menggunakan alat musik tradisional nusantara dan bahkan dari benua lainnya. Contohnya saja alat musik tiup Didgeridoo khas suku Aborigin di Australia dan Patika yang merupakan alat musik pukul dari benua Afrika.


Menurut Andi, pagelaran musik Kelompok Topa ini dimaksudkan untuk membangkitkan dan menggairahkan seni musik di Kukar, khususnya musik etnik kontemporer. "Kami ingin menunjukkan kepada generasi muda di daerah ini bahwa musik tradisi dapat dikemas menjadi suguhan yang menarik jika dipadukan dengan materi musik di luar kulturnya," ujarnya.


Melalui pagelaran musik ini, Andi berharap agar generasi muda di Kukar semakin mencintai dan mengembangkan seni musik etnik kontemporer. "Tidak perlu alat musik yang mahal, barang-barang bekas yang ada di sekitar rumah bisa kita kreasi menjadi sebuah alat musik," pungkasnya. (win)


Pagelaran musik Kelompok Topa berhasil memukau publik Tenggarong
Photo: Agri

 
Username  
Password  
   

Belum Punya E-mail @kutaikartanegara.com?
Daftar Sekarang Juga!

Politik & Peristiwa

 

Pemerintahan

 

Ekonomi & Bisnis

 

Hukum & Kriminal

Pembangunan Aerotropolis dan Smart City Kukar Resmi Dimulai
Kebakaran di Pertigaan Jalan Imam Bonjol Hanguskan 9 Bangunan
 
Tak Urus Perizinan, Tower Bermasalah Bakal Dieksekusi
144 Tower Belum Miliki IMB: 23 Provider Diminta Urus Perizinan Hingga 31 Maret
 
Pantau Harga Sembako, Bupati Rita Widyasari Blusukan ke Pasar Tangga Arung
Gara-Gara Tak Punya Izin, Toko Modern Ini Disegel
 
Tersangka Pembunuh Muniarti Jasmi Ditangkap!
Keluarga Berharap Kasus Pembunuhan Muniarti Jasmi Segera Terungkap
             

Hiburan

 

Olahraga

 

Seni Budaya

 

Pendidikan

Suguhkan 16 Lagu: FireHouse Puaskan Penonton Kukar Rockin' Fest
Lebih Dari 70.000 Penonton Saksikan Kukar Rockin' Fest 2015
 
Mitra Kukar Lumat Tim PON Kaltim 5-0
Uji Coba Lawan PS Perikanan Samarinda, Mitra Kukar Pesta Gol 10-0
 
Bulgaria dan Filipina Batal: Tinggal 15 Negara Pastikan Ikut EIFAF 2015
12 April Kini Jadi Hari Budaya Kukar
 
Sempat Ricuh, Demo Mahasiswa Tuntut Kejelasan Beasiswa Gerbang Raja
UN SLTA 2015 di Kukar Berjalan Tertib dan Lancar
Arsip Berita Berdasarkan Tahun :  
Arsip Berita Berdasarkan Kategori :  
             
Kabupaten
Kecamatan
Kesultanan
Festival Erau
Seni Budaya
Kesah Loco
Wisata
Direktori
KutaiKartanegara.com