Kabupaten Kesultanan Wisata Seni Budaya Festival Erau Agenda Dokumen
       
Arsip Berita Gallery Download Direktori Data Forum Buku Tamu
RSUD A.M. Parikesit
mySamarinda.com
    Agenda/Events
 
 
Cerita Pendek

Akan Ku Tunggu
Oleh: Rhony Samlan

Beberapa menit lagi kapal fery akan segera berangkat. Akan tetapi mataku masih saja kesana kemari untuk mencari sesuatu. Atau lebih tepatnya seseorang. Biasanya setiap saat aku selalu berjumpa dengannya di kapal ini atau kapal satunya. Mengantri atau sudah berada di ...

Tuntut Pembebasan Syaukani
Gerakan Rakyat Menggugat Gelar Aksi Damai

Suasana aksi damai Gerakan Rakyat Menggugat di gedung DPRD Kukar, Tenggarong, tadi siangSuasana aksi damai Gerakan Rakyat Menggugat di gedung DPRD Kukar, Tenggarong, tadi siang
Photo: Agri


Ketua KFC Muhib bin Ali (kanan) membacakan pernyataan sikap Gerakan Rakyat menggugat
Ketua KFC Muhib bin Ali (kanan) membacakan pernyataan sikap Gerakan Rakyat menggugat
Photo: Yanda

KutaiKartanegara.com - 09/01/2008 21:29 WITA
Ribuan pengunjukrasa dari berbagai elemen masyarakat Kutai Kartanegara (Kukar) yang menamakan dirinya Gerakan Rakyat Menggugat tadi siang melakukan aksi damai di gedung DPRD Kukar, Tenggarong.


Aksi damai ini dilakukan sebagai bentuk kekecewaan dan keprihatinan mereka atas keputusan Hakim Pengadilan Negeri Tipikor yang dinilai tidak adil dengan memvonis bersalah Bupati Kukar nonaktif Syaukani HR.


Massa yang datang dari berbagai organisasi maupun kecamatan se-Kukar ini mulai berkumpul di halaman gedung DPRD sekitar pukul 09.30 WITA. Sementara puluhan personel dari Polres Kukar serta Satpol PP Kukar langsung bersiaga di teras gedung wakil rakyat itu untuk mengamankan situasi.


Aksi Gerakan Rakyat Menggugat ini di antaranya melibatkan unsur Forum Komunikasi Persaudaraan Masyarakat Kukar (FKPMKK), tim sukses Syaukani Center, Kaning Fans Club (KFC), LSM Peduli Kekayaan Negara (PKN), Forum Camat Kukar, Forum Tenaga Honorer Kukar (FTHK), Forum Solidaritas Guru Kukar (FSGK), LSM Gempar, FKPPI, GP Anshor, Pemuda Panca Marga dan sebagainya. Jajaran LSM People Aspiration Center (Peace) dari Jakarta juga turut hadir dalam aksi ini.



Koordinator Aksi Abdul Thalib menyerahkan lembar pernyataan sikap kepada Anggota DPRD Kukar Marwan
Photo: Yanda

Sambil membawa beraneka macam spanduk dan poster, para pengunjukrasa dari berbagai elemen itu secara bergantian berorasi mengecam proses hukum oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan pengadilan Tipikor terhadap Syaukani yang mereka nilai sarat dengan muatan politis.


Setelah orasi dilakukan selama beberapa menit, sejumlah anggota dewan datang menemui para pengunjukrasa di teras gedung DPRD Kukar. Mereka di antaranya adalah I Made Sarwa, Marwan, Khairuddin, Irwan Mukhlis, Yayuk Sehati dan Fathurrachman.


Di hadapan para anggota DPRD Kukar, Gerakan Rakyat Menggugat melalui Ketua KFC Muhib bin Ali kemudian membacakan pernyataan sikap yang terdiri dari 8 poin.


Salah satu isi pernyataan sikap itu, warga menuntut tanggung jawab DPRD Kukar mengingat kebijakan-kebijakan Syaukani selaku Bupati sudah berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku, seperti Perda yang disusun dan disepakati secara bersama-sama antara eksekutif dan legislatif.



Sejumlah warga, baik tua maupun muda, ikut ambil bagian dalam aksi damai Gerakan Rakyat Menggugat
Photo: Yanda

"Sebagai wujud pertanggungjawaban tersebut, kami menuntut DPRD Kukar agar memperjuangkan pembebasan Syaukani. Bila perjuangan itu tidak berhasil, maka sebagai tanggung jawab moral kami minta meletakkan jabatan," kata Muhib.


Usai membacakan pernyataan sikap, Koordinator Aksi Gerakan Rakyat Menggugat Abdul Thalib menandatangani lembar pernyataan sikap itu dan menyerahkannya kepada anggota DPRD Kukar dari Fraksi Amanat Keadilan Rakyat, Marwan.


Menanggapi tuntutan pengunjukrasa, pihak anggota dewan yang diwakili I Made Sarwa berjanji akan memperjuangkan aspirasi dari masyarakat Kukar. Menurut Made Sarwa, pihaknya akan segera menyurati Presiden RI dan DPR mengenai tuntutan masyarakat itu.


Setelah menyampaikan pernyataan sikap, pengunjukrasa kemudian secara bergantian melanjutkan orasi. Pasalnya, begitu banyak perwakilan masyarakat yang ingin menumpahkan uneg-uneg mereka atas kasus hukum yang menimpa Syaukani.


Pengunjukrasa berjanji akan kembali mendatangi DPRD Kukar pada Senin (14/01) mendatang dengan jumlah yang lebih besar lagi. "Kita akan terus berjuang hingga pak Syaukani dibebaskan," seru Abdul Thalib yang juga Wakil Kepala Dinas Pendidikan Kukar ini. (win/nop)


Para pengunjukrasa akan kembali melanjutkan aksinya pada Senin (14/01) mendatang
Photo: Yanda



Berita Terkait:
Serukan Otonomi Khusus Bagi Kukar (09/01/2008)


 
Pasang Iklan
Username  
Password  
Info Odah Etam
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Hukum & Kriminal
Warga Loa Ipuh Darat Ditemukan Meninggal Dunia Dalam Mobil
Bupati Rita Widyasari Tersandung Masalah Hukum, Wabup Edi Damansyah Jadi Plt Bupati Kukar
 
Program Satu RT Satu Laptop: 3.067 Ketua RT se-Kukar Akan Kebagian Laptop
Wah, Pemkab Kukar Raih Opini WTP Lima Kali Berturut-Turut!
 
Gandeng Pihak Kecamatan, Upaya BPJS Kesehatan Dongkrak Kepesertaan di Kukar
Kukar CSR Award Kembali Digelar Tahun Ini
 
Sabu Senilai Rp 1,5 Milyar Dimusnahkan Dengan Cara Diblender
Polres Kukar Ringkus Bandar Besar Narkoba di Samarinda
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Pendidikan
Skid Row Puaskan Penonton Rock In Borneo 2017 Dengan 17 Lagu
Bawakan 10 Lagu, Jamrud Sukses Guncang Rock In Borneo 2017
 
Mitra Kukar 0-5 Persipura Jayapura: Tim Mutiara Hitam Masih Superior
Persipura Incar Poin Penuh, Mitra Kukar Tak Gentar
 
Dimeriahkan Tenggarong Fair, Festival Kota Raja VI Digelar Selama Sepekan
Erau 2017 Berakhir, Kesultanan Kutai Laksanakan Prosesi Mengulur Naga dan Belimbur
 
Lulus UN, Pelajar SLTA di Tenggarong Corat-Coret Seragam
Sambut Hardiknas, PMII dan KAMMI Gelar Aksi Damai
Arsip Berita Berdasarkan Tahun :  
Arsip Berita Berdasarkan Kategori :  
             
Kabupaten
Kecamatan
Kesultanan
Festival Erau
Seni Budaya
Kesah Loco
Cerita Pendek
Wisata
Direktori
KutaiKartanegara.com