Kabupaten Kesultanan Wisata Seni Budaya Festival Erau Agenda Dokumen
       
Arsip Berita Gallery Download Direktori Data Forum Buku Tamu
   
 
 
Cerita Pendek

Akan Ku Tunggu
Oleh: Rhony Samlan

Beberapa menit lagi kapal fery akan segera berangkat. Akan tetapi mataku masih saja kesana kemari untuk mencari sesuatu. Atau lebih tepatnya seseorang. Biasanya setiap saat aku selalu berjumpa dengannya di kapal ini atau kapal satunya. Mengantri atau sudah berada di ...
Empat Raperda Disetujui Jadi Perda, Satu Ditangguhkan

Empat Raperda Disetujui Jadi Perda, Satu Ditangguhkan

Yusrani Arran menyerahkan dokumen Kata Akhir Fraksi Partai Golkar kepada Ketua DPRD Rahmat Santoso
Yusrani Arran menyerahkan dokumen Kata Akhir Fraksi Partai Golkar kepada Ketua DPRD Rahmat Santoso
Photo: Humas DPRD Kukar/Dian

KutaiKartanegara.com - 08/11/2007 10:45 WITA
Dari 5 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang diajukan Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar) beberapa waktu lalu, hanya 4 Raperda yang disetujui pihak legislatif untuk disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) dalam Rapat Paripurna ke-10 DPRD Kukar yang digelar Rabu (07/11) kemarin di Tenggarong.


Ada pun 4 Raperda yang disetujui masing-masing adalah tentang Kedudukan Protokoler Pimpinan dan Anggota DPRD, Kerjasama Desa, Keuangan Desa dan Dana Cadangan Daerah untuk Pembangunan RSU AM Parikesit Tenggarong. Sedang Raperda tentang Community Development (Comdev) dari Perusahaan Tambang ditangguhkan pengesahannya.


Dalam Rapat Paripurna kemarin siang, seluruh fraksi di DPRD Kukar juga menyetujui 3 buah Non Perda untuk dibahas lebih lanjut, yaitu mengenai Masalah Pembebasan Lahan Bandara Loa Kulu, Pembangunan Bandara Loa Kulu dan Pembangunan Jalan Tembus dari Desa Kelekat menuju Ibukota Kecamatan Tabang.


DPRD Kukar melalui jurubicaranya Marwan dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan Nota Penjelasan 8 buah Raperda Inisiatif. Ke 8 Raperda yang diusulkan DPRD Kukar itu adalah tentang Penyertaan Modal masing-masing di Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Tirta Mahakam Kukar, Bank BPD Kaltim Cabang Tenggarong, Penyediaan Energi Listrik dan Perusda Rice Processing Unit (RPU) di Tenggarong Seberang dan penyertaan modal pembangunan Graha 165 ESQ di Jakarta.


Raperda Inisiatif lainnya yaitu Raperda Transparansi Anggaran, Raperda Insentif/Tunjangan Tambahan Penghasilan PNS dan Raperda Pembentukan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM).


Fraksi Partai Golkar dalam kata akhir yang disampaikan H Yusrani Aran mengatakan, penataan keuangan desa jangan lagi dianggap remeh, karena masalah ini merupakan refleksi dari baik buruknya pengelolaan kinerja keuangan di lingkungan Pemkab sendiri.



Didampingi unsur pimpinan dan Sekretaris DPRD Kukar, Sekkab Husni Thamrin menandatangani pengesahan 4 dokumen Perda
Photo: Humas DPRD Kukar/Dian

Terkait pembangunan dan pembebasan lahan Bandara Loa Kulu, Fraksi Golkar menyarankan agar ditangguhkan dulu. "Karena belum adanya rekomendasi dari Gubernur Kaltim maupun izin dari Menteri Perhubungan RI," katanya.


Senada dengan Fraksi Partai Golkar, Fraksi PDIP yang dijurubicarai Sudarto mengatakan, pembebasan lahan dan pembangunan Bandara Loa Kulu belum memiliki landasan hukum yang kuat. Disamping itu Kukar belum memiliki Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).


"RTRW merupakan acuan kita bersama dalam membangun dan menata wilayah ini, terlebih Bandara Loa Kulu merupakan proyek berskala besar, katanya.


Menyinggung tentang Dana Cadangan Daerah untuk Pembangunan RSU AM Parikesit Tenggarong, Fraksi PDIP menyatakan hal itu mutlak dilakukan lantaran kondisi rumah sakit tersebut saat ini sungguh memprihatinkan.


Sedangkan Fraksi Amanat Keadilan Rakyat (AKR) dalam kata akhir yang disampaikan H Saiful Aduar meminta Pemkab Kukar untuk melakukan pemerataan dalam pembangunan. "Pembangunan harus menyentuh seluruh wilayah, jangan hanya memoles Tenggarong dan sekitarnya saja," ujarnya.


Selain itu, Pemkab Kukar juga diminta mengimplementasikan Perda dengan sungguh-sungguh. "Jangan sampai Perda ini menambah lagi tumpukan di kantor," kata Saiful Aduar.


Rapat Paripurna ke-10 yang dihadiri Sekab HM Husni Thamrin dan jajaran Muspikab Kukar ini berlangsung tertib. Meski demikian, rapat ini tetap diwarnai interupsi oleh 10 anggota dewan, di antaranya oleh Dedi Sudarya dan Ir H Irwan Muhlis dari Fraksi Golkar, serta Marwan SP dan Suryadi SHut dari Fraksi AKR. (joe)

 
Username  
Password  
Belum Punya E-mail @kutaikartanegara.com?
Daftar Sekarang Juga!

Politik & Peristiwa

 

Pemerintahan

 

Ekonomi & Bisnis

 

Hukum & Kriminal

Pemkab Kukar Bantu Korban Kebakaran Loa Ipuh Darat
Kebakaran di Loa Ipuh Darat: 29 Rumah dan 1 Mobil Hangus Terbakar
 
Masa Jabatan Rita Widyasari Berakhir: Edi Damansyah Jadi Plt Bupati Kukar
Raih Sertifikasi ISO 9001:2008: Disdukcapil Siap Terbitkan Akta Kelahiran 1 Hari Selesai
 
PLTG Senipah Bakal Tingkatkan Daya Jadi 2x125 MW
Manfaatkan Arus Deras Sungai Belayan: PLTA Tabang Bakal Dibangun Tahun 2017
 
Begerakan Saor Sambil Joget Pakai CD Plus BH: Remaja Alay Ini Diamankan Satpol PP
Pantau THM Selama Ramadhan: Satpol PP Bakal Tindak Tegas THM yang Tetap Beroperasi
             

Hiburan

 

Olahraga

 

Seni Budaya

 

Pendidikan

Bulan Agustus, Abiel Production Siapkan Festival Fesyen dan Musik di Muara Jawa
Diresmikan Bupati Rita Widyasari: d'Kukar Zona Jadi Wahana Bermain Edutainment Pertama di Kaltim
 
Mahakam International Dragon Boat Festival 2015: Tim Perahu Naga Rusia Raih Emas Nomor Bergengsi
Abdul Rasid Resmi Pimpin PODSI Kaltim
 
Rumah Kampong Kutai Akhirnya Dibongkar
Meriahnya Pesta Panen Mecaq Undat di Tabang
 
82 Orang Tak Lulus: Tingkat Kelulusan Siswa SLTA Tahun 2015 Capai 98,95%
Inilah 10 Besar Peraih Nilai Tertinggi UN SLTA 2015 se-Kukar
Arsip Berita Berdasarkan Tahun :  
Arsip Berita Berdasarkan Kategori :  
             
Kabupaten
Kecamatan
Kesultanan
Festival Erau
Seni Budaya
Kesah Loco
Cerita Pendek
Wisata
Direktori
KutaiKartanegara.com