Kabupaten Kesultanan Wisata Seni Budaya Festival Erau Agenda Dokumen
       
Arsip Berita Gallery Download Direktori Data Forum Buku Tamu
RSUD A.M. Parikesit
mySamarinda.com
    Agenda/Events
 
 
Cerita Pendek

Akan Ku Tunggu
Oleh: Rhony Samlan

Beberapa menit lagi kapal fery akan segera berangkat. Akan tetapi mataku masih saja kesana kemari untuk mencari sesuatu. Atau lebih tepatnya seseorang. Biasanya setiap saat aku selalu berjumpa dengannya di kapal ini atau kapal satunya. Mengantri atau sudah berada di ...

Kelompok Sandiwara H Pentaskan Orang Kasar

Dua pucuk senjata api laras panjang telah siap digunakan untuk duel adu tembak antara Ny Martopo dengan si 'Orang Kasar'Dua pucuk senjata api laras panjang telah siap digunakan untuk duel adu tembak antara Ny Martopo dengan si 'Orang Kasar'
Photo: Agri


Kehadiran Baitul Bilal yang berwatak kasar membuat Ny Martopo enggan membahas soal hutang piutang mendiang suaminya
Kehadiran Baitul Bilal yang berwatak kasar membuat Ny Martopo enggan membahas soal hutang piutang mendiang suaminya
Photo: Agri

KutaiKartanegara.com - 25/08/2007 14:15 WITA
Genap tujuh bulan sang suami meninggal dunia, Nyonya Martopo masih saja mengurung diri di dalam rumah. Pakaian serba hitam yang selalu dikenakannya, menunjukkan suasana hatinya yang masih dirundung duka.


Begitu dalamnya duka itu, membuat Ny Martopo enggan keluar rumah bahkan menerima tamu sekalipun. Hingga akhirnya datang seorang pria berwatak kasar yang memaksa bertemu dirinya untuk menagih hutang mendiang sang suami.


Kehadiran Baitul Bilal yang berwatak kasar dan tiada beretika itu, membuat Ny Martopo tak bernafsu lagi untuk bicara soal hutang piutang almarhum suaminya. Baitul Bilal pun naik pitam dan menantang Ny Martopo untuk berduel.


Tantangan diterima, Ny Martopo pun mengeluarkan dua pucuk senapan peninggalan mendiang sang suami. Satu untuk Baitul Bilal, satu untuk dirinya. Namun, sebelum adu tembak dilakukan, Ny Martopo minta diajarkan bagaimana cara menggunakan senjata itu.



Sebelum adu tembak, Ny Martopo malah minta diajari bagaimana menggunakan senapan
Photo: Agri

Demikian penggalan adegan dalam pementasan karya teater bertajuk Orang Kasar yang dibawakan Kelompok Sandiwara "H" (KSH) di gedung Serapo LPKK H Zailani Idris, tadi malam.


Pementasan karya teater yang disutradarai Zairin Zain ini boleh dibilang sangat serius dan cukup berat. Pasalnya, pementasan teater yang diambil dari naskah karya Anton Chekov yang disadur oleh WS Rendra ini lebih banyak menampilkan dialog ketimbang aksi.


Apalagi pementasan ini hanya dimainkan oleh 3 orang anggota KSH. Yakni Muhammad Juniansyah sebagai Baitul Bilal, Erisa Arianti sebagai Ny Martopo, dan Ferry Wahyudi sebagai Pak Darmo, pembantu Ny Martopo.


Kendati demikian, ratusan penonton yang merogoh kocek Rp 10 ribu untuk menonton pertunjukan ini tampak puas dan begitu menikmati pementasan teater ini, termasuk Ketua Lembaga Pembinaan Kebudayaan Kutai (LPKK) H Syamsul Khaidir dan Anggota DPRD Kukar Dedi Sudarya.



Ny Martopo menodongkan senapan ke arah Baitul Bilal yang telah lancang kepada dirinya
Photo: Agri

Sutradara Zairin Zain mengaku tidak menyangka pementasan ini mendapat sambutan hangat dari warga, khususnya para remaja Tenggarong. Apalagi untuk menyaksikan pementasan ini para penonton harus membayar.


"Dari 200 kursi yang disediakan, ternyata hampir terisi semua. Para penonton juga cukup apresiatif sehingga suasana tetap berjalan kondusif selama pementasan berlangsung," kata Zairin dalam sesi diskusi usai pementasan.


Menurut Zairin, pementasan kali ini memang memakan waktu yang cukup panjang yakni selama kurang lebih 8 bulan. "Kami menyadari masih banyak kekurangan dalam pementasan ini. Mudah-mudahan pementasan kali ini bisa menjadi cermin untuk lebih serius lagi dalam menggarap pementasan yang akan datang," ujarnya.


Pementasan Orang Kasar oleh KSH digelar selama 2 malam berturut-turut untuk memberikan kesempatan kepada warga Tenggarong atau pecinta teater lainnya untuk menyaksikan.


Setelah pementasan pertama digelar pada Jum'at (24/08) malam, pementasan masih akan berlanjut hingga malam ini mulai pukul 20.00 WITA di gedung Serapo LPKK H Zailani Idris, Tenggarong. (win)


Suasana pementasan Orang Kasar oleh KSH di gedung Serapo LPKK, Tenggarong, tadi malam
Photo: Agri

 
Pasang Iklan
Username  
Password  
Info Odah Etam
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Hukum & Kriminal
Warga Loa Ipuh Darat Ditemukan Meninggal Dunia Dalam Mobil
Bupati Rita Widyasari Tersandung Masalah Hukum, Wabup Edi Damansyah Jadi Plt Bupati Kukar
 
Program Satu RT Satu Laptop: 3.067 Ketua RT se-Kukar Akan Kebagian Laptop
Wah, Pemkab Kukar Raih Opini WTP Lima Kali Berturut-Turut!
 
Gandeng Pihak Kecamatan, Upaya BPJS Kesehatan Dongkrak Kepesertaan di Kukar
Kukar CSR Award Kembali Digelar Tahun Ini
 
Sabu Senilai Rp 1,5 Milyar Dimusnahkan Dengan Cara Diblender
Polres Kukar Ringkus Bandar Besar Narkoba di Samarinda
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Pendidikan
Skid Row Puaskan Penonton Rock In Borneo 2017 Dengan 17 Lagu
Bawakan 10 Lagu, Jamrud Sukses Guncang Rock In Borneo 2017
 
Mitra Kukar 0-5 Persipura Jayapura: Tim Mutiara Hitam Masih Superior
Persipura Incar Poin Penuh, Mitra Kukar Tak Gentar
 
Dimeriahkan Tenggarong Fair, Festival Kota Raja VI Digelar Selama Sepekan
Erau 2017 Berakhir, Kesultanan Kutai Laksanakan Prosesi Mengulur Naga dan Belimbur
 
Lulus UN, Pelajar SLTA di Tenggarong Corat-Coret Seragam
Sambut Hardiknas, PMII dan KAMMI Gelar Aksi Damai
Arsip Berita Berdasarkan Tahun :  
Arsip Berita Berdasarkan Kategori :  
             
Kabupaten
Kecamatan
Kesultanan
Festival Erau
Seni Budaya
Kesah Loco
Cerita Pendek
Wisata
Direktori
KutaiKartanegara.com