Kabupaten Kesultanan Wisata Seni Budaya Festival Erau Agenda Dokumen
       
Arsip Berita Gallery Download Direktori Data Forum Buku Tamu
RSUD A.M. Parikesit
mySamarinda.com
    Agenda/Events
 
 
Cerita Pendek

Akan Ku Tunggu
Oleh: Rhony Samlan

Beberapa menit lagi kapal fery akan segera berangkat. Akan tetapi mataku masih saja kesana kemari untuk mencari sesuatu. Atau lebih tepatnya seseorang. Biasanya setiap saat aku selalu berjumpa dengannya di kapal ini atau kapal satunya. Mengantri atau sudah berada di ...

Bupati Kukar Tinjau Banjir di Pedalaman

Rombongan Bupati Kukar menggunakan perahu saat melakukan peninjauan di salah satu kecamatan yang terendam banjirRombongan Bupati Kukar menggunakan perahu saat melakukan peninjauan di salah satu kecamatan yang terendam banjir
Photo: Joe


Bupati Kukar Drs Hadi Sutanto (tengah) dan rombongan saat meninjau banjir di daerah pedalaman Kukar
Bupati Kukar Drs Hadi Sutanto (tengah) dan rombongan saat meninjau banjir di daerah pedalaman Kukar
Photo: Joe

KutaiKartanegara.com - 13/04/2005 13:53 WITA
Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Drs Hadi Sutanto dan rombongan Selasa (13/04) kemarin melakukan kunjungan kerja di 3 Kecamatan di wilayah hulu Mahakam yang saat ini mengalami kebanjiran.

Peninjauan Hadi Sutanto dan rombongan ke 3 wilayah kecamatan yang mengalami kebanjiran itu yang pertama adalah Kota Bangun kemudian Muara Wis dan terakhir Kecamatan Muara Muntai.

Di Kecamatan Kota Bangun, Hadi Sutanto dan rombongan diterima Camat Kota Bangun Drs M Yamin, sementara di Kecamatan Muara Wis diterima oleh Camat Muara Wis H Ardin S Sos MM, di Muara Muntai di terima camatnya Syamsi Juhri SSos MM.


Pengendara sepeda motor di Kota Bangun terpaksa harus menggunakan gerobak untuk melintasi ruas jalan yang terendam air
Photo: Joe

Banjir yang terjadi di Kukar termasuk di ibukota Tenggarong akibat frekwensi hujan yang tinggi sehingga debit air sungai Mahakam dan puluhan anak sungainya meningkat dan meluap ke daratan. Akibatnya, ribuan rumah penduduk, juga sekolah, kantor pemerintah dan bangunan lainnya serta ribuan hektar lahan pertanian dan perkebunan milik penduduk terendam banjir.

Camat Kota Bangun Drs M Yamin mengatakan, musim banjir kali ini telah merendam sebagian atau paling tidak 10 Desa dari 20 desa yang ada di Kecamatan Kota Bangun. Bencana banjir di 10 desa tersebut, tambah M Yamin, telah menyengsarakan sekitar 17 ribu jiwa penduduk dari 27 ribu jiwa yang ada di seluruh kota Bangun.

Sementara di Muara Wis, menurut camat H Ardin, 5 Desa dari 12 Desa terendam air banjir. Ke 5 desa itu adalah desa Sebembam, Muara Enggelam, Desa Melintang, Desa Enggelam dan Desa Wis yang juga adalah ibukota Kecamatan. Dari 8 ribu jiwa lebih penduduk Muara wis 5 ribu warga diantaranya menderita akibat banjir.

"Biasanya bencana banjir seperti ini akan bertahan hingga 2 sampai 3 bulan. Kerugian akibat banjir belum dihitung karena baru sepekan ini terjadi. Yang jelas sudah 3 hari ini anak SD hingga SLTA yang desanya dilanda banjir diliburkan sampai waktu yang tidak ditentukan karena ruang belajar mereka terendam. Kecuali pegawai tetap melakukan tugasnya kendati kantor mereka juga terendam," papar Camat Muara Wis.


Akibat banjir melanda sekolah, pelajar SD hingga SLTA di Kecamatan Muara Wis terpaksa diliburkan
Photo: Joe

Banjir di Muara Wis ini menenggelamkan sekitar 80 ribu hektar ladang penduduk dan menyengsarakan 5 ribu jiwa lebih dengan ketinggian air rata-rata 2 meter, sedang korban jiwa tidak ada. Tambah Ardin.

Sementara Camat Muara Muntai Syamsi Juhri mengatakan, banjir kali ini termasuk salah satu yang terbesar yang pernah terjadi di wilayahnya. Bencana banjir ini mengakibatkan distribusi listrik PLN tidak dapat dilakukan karena trafo pembangkit listrik yang berada di Desa Muara Muntai Ilir ikut terendam.

"Bila dalam beberapa hari ini banjir belum mereda kemungkinan mesin diesel pembangkit listrik Muara Muntai juga akan terendam. Bila ini terjadi, rehabilitasi mesin membutuhkan waktu dan masyarakat akan mengalami kegelapan total yang panjang," katanya.

Sementara Pejabat Bupati Kukar Drs Hadi Sutanto dalam pertemuannya dihadapan camat dan masyarakat di 3 wilayah kecamatan itu menyatakan keprihatinannya dan berharap warga tabah dan tawakal menghadapi banjir kali ini.

"Pemkab Kukar berusaha untuk memberikan bantuan yang dibutuhkan masyarakat secepatnya. Prioritas pertama adalah bagaimana anak sekolah di wilayah banjir dalam beberapa hari ini dapat kembali melakukan aktivitasnya. Jangan sampai mereka libur terlalu lama," kata Bupati Kukar. (joe)


Warga di Kecamatan Muara Muntai ini terpaksa menggunakan perahu untuk bepergian
Photo: Joe

 
Pasang Iklan
Username  
Password  
Info Odah Etam
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Hukum & Kriminal
Warga Loa Ipuh Darat Ditemukan Meninggal Dunia Dalam Mobil
Bupati Rita Widyasari Tersandung Masalah Hukum, Wabup Edi Damansyah Jadi Plt Bupati Kukar
 
Program Satu RT Satu Laptop: 3.067 Ketua RT se-Kukar Akan Kebagian Laptop
Wah, Pemkab Kukar Raih Opini WTP Lima Kali Berturut-Turut!
 
Gandeng Pihak Kecamatan, Upaya BPJS Kesehatan Dongkrak Kepesertaan di Kukar
Kukar CSR Award Kembali Digelar Tahun Ini
 
Sabu Senilai Rp 1,5 Milyar Dimusnahkan Dengan Cara Diblender
Polres Kukar Ringkus Bandar Besar Narkoba di Samarinda
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Pendidikan
Skid Row Puaskan Penonton Rock In Borneo 2017 Dengan 17 Lagu
Bawakan 10 Lagu, Jamrud Sukses Guncang Rock In Borneo 2017
 
Mitra Kukar 0-5 Persipura Jayapura: Tim Mutiara Hitam Masih Superior
Persipura Incar Poin Penuh, Mitra Kukar Tak Gentar
 
Dimeriahkan Tenggarong Fair, Festival Kota Raja VI Digelar Selama Sepekan
Erau 2017 Berakhir, Kesultanan Kutai Laksanakan Prosesi Mengulur Naga dan Belimbur
 
Lulus UN, Pelajar SLTA di Tenggarong Corat-Coret Seragam
Sambut Hardiknas, PMII dan KAMMI Gelar Aksi Damai
Arsip Berita Berdasarkan Tahun :  
Arsip Berita Berdasarkan Kategori :  
             
Kabupaten
Kecamatan
Kesultanan
Festival Erau
Seni Budaya
Kesah Loco
Cerita Pendek
Wisata
Direktori
KutaiKartanegara.com