Kabupaten Kesultanan Wisata Seni Budaya Festival Erau Agenda Dokumen
       
Buku Tamu KutaiKartanegara.com | Halaman 1
Arsip Berita Gallery Download Direktori Data Forum Buku Tamu

ARSIP BUKU TAMU

 
Buku Tamu KutaiKartanegara.com
3501-3550
3551-3600
3601-3650
3651-3700
3701-3750
3751-3800
3801-3850
3851-3900
3901-3950
3951-4000
4001-4050
4051-4100
4101-4150
4151-4200
4201-4250
4251-4300
4301-4350
4351-4400
4401-4450
4451-4500
4501-4550
4551-4600
4601-4650
4651-4700
4701-4750
4751-4800
4801-4850
4851-4900
4901-4950
4951-5000
5001-5050
5051-5100
5101-5150
5151-5200
5201-5250
5251-5300
5301-5350
5351-5400
5401-5450
5451-5500
5501-5550
5551-5600
5601-5650
5651-5700
5701-5750
5751-5800
5801-5850
5851-5900
5901-5950
5951-6000
6001-6050
6051-6100
6101-6150
6151-6200
6201-6250
6251-6300
6301-6350
6351-6400
6401-6450
6451-6500
6501-6550
6551-6600
6601-6650
6651-6700
6701-6750
6751-6800
6801-6850
6851-6900
6901-6950
6951-7000
7001-7050
7051-7100
7101-7150
7151-7200
7201-7250
7251-7300
7301-7350
7351-7400
7401-7450
7451-7500
7501-7550
7551-7600
7601-7650
7651-7700
7701-7750
7751-7800
7801-7850
7851-7900
7901-7950
7951-8000
8001-8050
8051-8100
8101-8150
8151-8200
8201-8250
8251-8300
8301-8350
8351-8400
8401-8450
8451-8500
8501-8550
8551-8600
8601-8650
8651-8700
8701-8750
8751-8800
8801-8850
8851-8900
8901-8950
8951-9000
9001-9050
9051-9100
9101-9150
9151-9200
 
 

 

 

 

 

udah lihat situs lagi nih, ada yang mau kontekan kah?
muis <muis@hotmail.com>
tenggarong, kaltim, Indonesia - 27 Pebruari 2005 11:45:36 WITA




dalam kasus revisi ini, sejatinya tidak seharusnya saling menyalahkan karena lahirnya revisinya adalah sebuah perjalanan panjang,dimulai dengan gubernur yg tanpa musyawarah menunjuk adb,sebagai pjs,di kukar.ini salah satu pemicu lahirnya revisi jadi saya rasa wajar saja jika sebagian anggota dprd merasa di kibuli dan dilecehkan seandainya suwarna pada saat itu bermusyawarah dlm menentukan pjs tsb,saya yakin tidak ada pro dan kontra,dan kukar tetap kondusif,,,,jadi buat bung arikoe,,,coba buka kembali memory atau file anda,pasti anda akan menemukan jawaban yg bijak,,,,[merenunglah sejenak]ada kata-kata orang bijak mengatakan''kalau penyakit datang dari arah barat,maka obatnya juga dicarikan dari arah barat''
andi subari. <barbar@msn.com>
tenggarong, kaltim, Indonesia - 27 Pebruari 2005 11:04:25 WITA




To : ariekoe & Netter semua

Assalamu'alaikum Wr. Wb

Terima kasih posting anda dibawah, apapun kata anda Perjuangan Rakyat yang di representasikan oleh 33 orang Anggota DPRD dan didukung oleh Eksekutif telah berhasil menunjukan bahwa Pemerintah Provinsi sebagai kepanjangan tangan Pemerintah Pusat tidak menyepelekan DPRD yang merupakan Wakil Rakyat yang sah mengatasnamakan rakyat.

Saya memang pejabat karier meskipun saya mantan anggota DPRD, dan saya adalah Pendukung Syaukani. Tentu anda mengetahui ketika Syaukani menjadi Ketua DPD Golkar Tahun 1998 saya dipilih sebagai Sekretaris DPD Golkar. Jadi bila terjadi sesuatu dengan Golkar di Kutai ini (misalnya sebagai organisasi terlarang PKI) maka saya adalah masuk Golongan A. Meskipun aturan telah berkata lain dan saya diminta untuk kembali berkarier di birokrasi sayapun melaksanakan nya.

Mengenai keterlibatan saya di Politik Pemerintahan, saya kira bukan porsi anda yang menilai. Masih ada atasan saya yang menilainya, jadi itu hanya apriori anda yang terlalu tendensius. Andai anda atasan saya tentu saya di non aktifkan sebagai Pejabat Esselon II dilingkung Pemkab Kutai Kartanegara. Mengenai profesional atau tidak saya kira ukuran kinerja pada organisasi pemerintahan tidak perlu diragukan lagi.

Kalau tupoksi tidak mengerti itu Pejabat yang aneh, saya kira bukan sebentar belajar organisasi, yang jelas saya tidak pernah melihat anda aktif di organisasi, apalagi di Pemerintahan. Kalau masalah kuliah sekali kali lah kita diskusi masalah pendidikan. Meskipun saya jelaskan kalau sikap apriori sudah bersarang di kepala anda tentu percuma saja. Prof. DR Djumilah Zain Promotor Disertasi saya mengatakan dalam Prilaku Organisasi "Ketika kelompok itu mengalami kegagalan atau kekalahan dalam memperjuangkan ide ide nya maka yang terjadi adalah kegamangan, kebimbangan, ketakutan dan selalu menyudutkan mereka yang berhasil". "Tidak ada lagi proses berfikir ilmiah yang ada di Kepala mereka". Jadi kesimpulan saya melihat posting anda yang menjadikan saya sasaran tembak, saya mengerti bahwa anda termasuk dalam kelompok yang gagal atau tepatnya kelompok anda kalah dalam permainan politik ini. Mohon maaf saya tidak tahu siapa anda dengan inisial arikoe, tapi saya Aswin, sekarang Sekretaris DPRD Kutai Kartanegara. Mohon maaf saya harus menjawab dengan bahasa seperti ini karena saya beragama Islam dan pernah menjadi aktivis HMI dengan falsafah "Apabila ditempeleng orang Pipi Kiri mu, jangan kau berikan Pipi Kanan mu, tapi tamparlah pipi kirinya pula".

"KAMU BISA MENDAPATKAN HASIL LEBIH BANYAK DENGAN KATA-KATA MANIS DAN SEPUCUK SENJATA DARI PADA HANYA DENGAN KATA-KATA MANIS" (Kalau ini sih kata-kata Al-Capone).

Baiknya diskusi dengan saya di Situs Pribadi saya atau di WeBlog saya http://bung-aswin.blogspot.com/ saya juga bisa melihat ke profesionalan anda dibidang IT.

Terima kasih
Salam hormat,

BUNG_ASWIN <bung_aswin@yahoo.com>
tenggarong, kaltim, Indonesia - 26 Pebruari 2005 23:47:22 WITA




To : Para Birokrat Profesional di Kukar

Selamat dan sukses buat anda yang telah mendedikasikan segala tenaga dan pikiran anda bagi terlaksananya proses pemerintahan dan pelayanan publik di Kukar di saat situasi politik yang tidak kondusif pasca dilantiknya ADB sebagai penjabat Bupati Kukar. Anda-anda telah menunjukkan keprofesionalan anda sebagai abdi negara dan abdi masyarakat tanpa menunjukkan keberpihakan yang sama sekali tidak proporsional seperti yang ditunjukkan oleh teman-teman anda termasuk Bapak Ir Aswin. Apa yang ditunjukkannya selama ini menunjukkan seolah-olah dia adalah seorang pejabat politik (seperti anggota DPRD) padahal sebenarnya dia dalam posisi sebagai seorang birokrat (pejabat karier).

Memprihatinkan sekali kalau orang-orang selevel beliau tidak mengerti tugas dan fungsinya, padahal seorang Magister Manajemen lho dan katanya dalam proses penyelesaian program Doktoral, gak tau juga tuch di Universitas mana ?

Saya sebenarnya tidak ingin mengambil contoh-contoh yang ekstrem seperti ini karena seolah-olah saya seperti sinis dan sentimen dengan sosok beliau, tapi apa boleh buat, cuma ini yang menurut saya paling relevan untuk menggambarkan kondisi riil yang terjadi di Kukar tentang para birokratnya yang sangat tidak profesional.

ariekoe <ariekoe@yahoo.com>
tenggarong, kalimantantimur, Indonesia - 26 Pebruari 2005 18:16:49 WITA




to : Para Pendukung Syaukani HR

Sebelumnya saya ucapkan selamat dan sukses terlebih dahulu atas keberhasilan anda-anda semua dalam memperjuangkan direvisinya SK Mendagri tentang pengangkatan ADB sebagai penjabat Bupati Kukar.

Namun dibalik ucapan selamat tersebut, sesungguhnya saya sangat prihatin dan kasian kepada anda-anda semua. Prinsip asal bukan ADB telah membuat begitu gampangnya anda-anda semakin dibodohi. Usaha anda yang ngotot agar ADB diganti telah membuat rakyat Kukar kini dipimpin oleh seseorang yang sama sekali tidak dikenal oleh orang-orang Kukar sendiri, apalagi mengenal mereka...

Tapi satu hal yang lebih penting dan lebih mendasar lagi adalah bahwa kelak anda-anda akan dimintai pertanggungjawaban karena telah membiarkan kezaliman terus berlanjut di Bumi Kutai Kartanegara karena sesungguhnya orang yang anda bela (Syaukani)telah berbuat zalim kepada rakyatnya sendiri. Kita lihat saja nanti, masih ada waktu untuk mengungkapkan kebenaran yang sesungguhnya, bukan kebenaran dari versi orang-orang yang justru gak benar seperti yang sekarang ini terjadi.

Menanggapi tulisan tentang sebaiknya beberapa pejabat yang selama ini membantu ADB dalam jalannya proses pemerintahan dan pelayanan masyarakat untuk mundur, menandakan orang tersebut sungguh-sungguh bodoh ! Betapa dia sangat tidak mengerti tugas dan fungsi dari seorang birokrat. Birokrat itu memang idealnya tidak partisan, sehingga siapapun pimpinannya dia tidak akan terpengaruh dan tetap menjalankan tugas dan fungsinya sebagai aparatur pemerintahan dan abdi masyarakat. Itulah birokrat yang profesional ! Justru ulah beberapa pejabat birokrat yang tidak mau menjalankan tugas dan fungsinya setelah pimpinannya diganti itulah yang sebenarnya bisa disebut sebagai birokrat yang buruk bahkan bodoh ! Sekali lagi BODOH !!!

Inilah tanda-tanda kehancuran yang nyata, ketika suatu pekerjaan diserahkan kepada seseorang yang bukan ahlinya !

ariekoe <ariekoe@yahoo.com>
Tenggarong, Kalimantantimur, Indonesia - 26 Pebruari 2005 17:56:16 WITA




hati-hati banyak orang yg nanti yg menjadi pahlawan kesiangan,,[seolah pro kaning,dprd,,padahal pada waktu kaning terpuruk kemarin menghujat,,,menghina,[hati hati dengan ''mahluk''jenis ini]saya hanya mengingatkan,,,jangan sampai nanti salah beri umpan,,,kasihan yg berhujan,berpanas terik matahari,,,ningggalkan anak istri,,demi sebuah sebuah perjuangan yg dyakini,,,tahu-tahu bunglon[tengklasa]yg dapat untung.
andi subari. <barbar@msn.com>
tenggarong, kaltim, Indonesia - 26 Pebruari 2005 08:41:43 WITA




tindakan mahasiswa unikarta dengan menyegel kantor yayasan dan merusak dinding2 dengan graffiti,serta memagar pintu masuk.....sungguh bukan pekerjaan mahasiswa...tak ubahnya kayak preman2 tanah abang yg nagih utang,,,,,lantas jatidiri yg mana yg mau dijadikan teladan,dan anda2 tdk mewakili aspirasi mahasiswa,,dari 6000an mah,,,hanya 15 orangan saja yg demo,,,apakah ini dapat dijadikan barometer,kasihan mahasiswa`yg lain terganggu pada saat uas,,dengan teriakan2,megaphone anda2,,,yg terhormat,sadarlah anda2 minoritas kalau tdk setuju dengan keputusan senat univ,yaa mutasi saja anda ke pt[perguruan tinggi]yg lain.jangan mengganggu kami2 yg sedang menuntut ilmu .
aji bento. <budaya@yahoo.com>
tenggarong, kaltim, Indonesia - 26 Pebruari 2005 08:28:50 WITA




Mohon maaf posting saya di www.dprdkutaikartanegara.go.id jam 15.23 yang lalu yang menyatakan "Anggota DPRD kukar khususnya F Golkar bodo2 semua karna hanya maunya sendiri,,takut yaaaa kalau syaukani turun jadi......"

Yang benar adalah saya salut dengan keberhasilan perjuangan ditandai dengan terbitnya SK Mendagri No. 1311.44-93 tanggal 23 Pebruari 2005.

Mun tegak tu bagaimana ha lagi Pejabat Pemda yang mbelelo apakah dengan tebal muka tetap menjabat : EDDY SUBANDI (Sekda), Haryanto Bachroel (Asisten II), Khairil Anwar SH (Asisten III), Otoy Usman (Kasatpol), Heldiansyah (Kabag Hukum), Herry Soesanto (Kadis Perindustrian), Misra Budiarto (Kasubag Humas Protokol Set DPRD), Abidinsyah Kadrie (Kabag Humas), Zainul (Kasubag di Humas), Amrullah (Protokol) dll

Mun nyawa ndi sanggup lagi betemu dengan sida2 tebal muka, baik berenti atau pendah kerja ke Propinsi maha dulu. Tapi mun Pak Kaning ndia jadi Gubernur tegak mana yo. Kacian deh lho.


koateai <koetai@kutaikartanegara.com>
tenggarong, kaltim, Indonesia - 26 Pebruari 2005 01:01:52 WITA




http://balicenter.tripod.com ## Heloo semua nya apa kabar kamui dari Bali Center mengundang saudar saudar semua nya untuk berkunjung ke http://balicenter.tripod.com di mana kalian semua bisa mendapatkan informasi tenyatng pulau bali dan hasil kerajinan dari Pulau dewata Tersebut anda semau bisa melhat product kami seperti Balinese handicraft, balinese Furniture, Balinese Drum, Balinese Pottery, Balinese Badcover, Balimese Wooden, Balinese Rattan, Balinese Air Brush, Balinese Surfboard and moreee dan kami juga menyediakan jasa Bali Hotel, Bali Villa, Bali Spa, Bali Travel, bali tour. Pokok nya semua ada disini anda cukup mengirim email ke loyalsite@yahoo.com dan staf kami akan memandu anda semua nya "balicenter We provide for all............"
balicenter <loyalsite@yahoo.com>
denpasar, bali, Indonesia - 25 Pebruari 2005 19:15:07 WITA




Hallo apa kabar !!!!!!!!!!!
SNAKE AKU DAH MULANG NIH !!!!!!!!!!!!

Wah banyak carang yo sida dibawah ni. Mana DPRD memperhatikan aspirasi awa sorangan maha tu ujang, sedang yang minta SK di revisi puluhan ribu urang. Mana bisa awa mempengaruhi mun nulis disini maha, ndi da artinya. Apalagi kami hantu, belau, ular, tedong, dah 2,5 bulan turut berkampanye gratis untuk Pilkada yang akan memenangkan Syaukani alias Kaning.

Mun ndik da Kaning mana ada bukti pembangunan Turap, Pulau Kumala dll.

Kalau alasan etam nih banyak nya miskin, itulah peninggalan pemerintahan Sentralistik yang dimotori para Tentara alias ABRI selama 32 tahun. Itu nya etam harus enyahkan dari bumi Kukar ini. Hasil Penelitian UI tentang Gerbang Dayaku menunjukan bahwa program ini significant untuk mengentaskan kemiskinan.

Kalau baru 5 tahun berkuasanya dinasty Kaning ini disebut penyebab banyaknya urang miskin lucu juga. Evaluasi yang telah disetujui Departemen Dalam Negeri bila pada tahun 1999 jumlah penduduk miskin 70 %, nah pada tahun 2004 ahir telah mengalami penurunan menjadi 45 %. Itulah hasil kerja Program Gerbang Dayaku.

Hidup Kaning, Hidup Golkar, Hidup Anggota DPRD dan Pejabat yang berani mundur untuk sebuah perjuangan.

Kami selalu berada dihati orang-orang yang syirik

HANTU <hantu@setan.com>
Tenggarong, Kaltim, Indonesia - 25 Pebruari 2005 14:01:25 WITA




kami urang sebulu sampai saat ini belum merasa menjadi salah satu kecamatan yang berada diwilayah kab. kebanggaan kukar bagi yang ikut seneng diatas derita orang kec. tertinggal. kami tidak mementingkan siapa bupatinya karna bagi kmi sama saja, kecamatan kmi dari dulu sampai sekarang selalu jadi daerah tertinggal mesqi berada ditempat yg kaya akan hasil alam. namun hasil alam kmi dari tahun 70an yg brupa kayu dan sekarang batubara dan lainnya sudah terkuras tanpa bekas, ga ada sedikit pun perubahan yg significant, apasih kerjanya DPRD tenggarong? kok udah puluhan tahun ga liat sebulu, apa mata udah tertutup ato memeng ditutup untuk rakyat yg sengsara, apa cuma ngurusuni mantan bupati syaukani sampe kejakarta yg orang sudah banyak uangnya coba urus kec. tertinggal dulu
apa ga malu kab. terkaya kok punya daerah miskin. ato DPRD tenggarong lagi sibuk bermegah diri biar terlihat makin kaya, biar terlihat hebat apa itu namanya klo ga menari diatas luka hati rakyat, kami ini juga ingin perubahan dan kemajuan, bukan di tinggal dgn keadaan jalan2 penghubung yg sangat tidak layak pakai dan haus korban lalulintas, apa sengaja jalan yg terhubung kesebulu di biarin rusak agar informasi dan pendidikan terhambat ditambah pembanguan smu negri yg macet jalan sebulu loa tebu yg cuma separo,apa itu semua sengaja sehingga hal ini bisa membuat anak sebulu jadi tertinggal dan bodoh untuk kemudian mudah diambil kekayaan alamnya. kita sama2 cari makan dan sama2 ingin maju hanya posisi yg membedakan tolong jgn salah gunakan kepercayaan kmi. kmi sudah bosan dgn ketertinggalan ini jgn tenggarong dan pulau kumala terus yg diurus kmi juga butuh perhatian, kmi tak minta sebulu sama dengan tenggarong tapi kmi cuma minta jalan yang layak aspalnya bukan aspal korupsian yg tebalnya cuma setengah centian dan pembangunan sarana pendidikan yg layak. siapun bupatinya termasuk pk Awang yg sekarang lagi jdi bupati tolong hal ini segera diperbaiki karena kesabaran rakyat jelata ada batasnya. perlu di inget berapa banyak sudah kekayaan alam kmi yang diambil, apakah salah bila kmi menuntut hak kmi.....

urang sebulu <sebulu_lerak@yahoo.com>
sebulu, kaltim, Indonesia - 24 Pebruari 2005 23:49:24 WITA




Bertikai itu soal yang lumrah. Pertikaian adb cs vs kaning cs juga bukan sesuatu yang hebat. Yang aneh, buah dari pertikaian itu: para pejabat pulik yang rame2 pengen mundur. sebelum mundur. coba ditanyakan apa saja capaian mereka selama ini? apa yang sudah mereka perbuat bagi penduduk kukar? argumen mereka yang menyatakan bahwa yang mereka lakukan adalah perwujudan tanggung jawab pada aspirasi rakyat yang mereka emban adalah hal yang absurd. Bukankah aspirasi masyarakat bukan cuma melulu revisi sk mendagri? dari buku tamu ini saja, ada berbagai macam aspirasi yang keliatannya gak pernah mereka perjuangkan.

Sejak 1999 s/d 2004, kukar, khususnya tenggarong cuman berubah secara fisik. Sekarang banyak bangunan mewah disana tapi gak ngubah fakta klo kukar adalah salah satu kabupaten di kaltim yang penduduknya miskin. Sepertinya, para pejabat publik yang ngancam mundur itu memulai kariernya dengan fantasi developmentalis yang sarat korupsi. Sekarang mereka mencoba mengakhirinya dengan fantasi pula

Ujang <ujang@telkom.net>
Samarinda, Kaltim, Indonesia - 24 Pebruari 2005 22:59:53 WITA




bagus baget deh toop.



salam sukses.

Yoke
08172310207
http://mastercardindonesia.com/id476471.html

yoke <yoke@yahoo.com>
bandung, bandung, Indonesia - 24 Pebruari 2005 12:55:20 WITA




Ass wr wb
Salam kebersamaan

Keinginan absen di Buku tamu ini, begitu kuat terasa, sekedar melepas lelah dan kangen-kangenan saja.

Kalau di telusuri secara seksama sudah se-yogyanya Kukar harus memikirkan sedini mungkin untuk mengolah leader exchange sebagai second generation yang belum terkontaminasi dari pengaruh the old generation, yang berpikirnya masih bebas dan jernih, kalau kami perhatikan cukup banyak generasi Kukar yang handal dan berkemampuan untuk itu, namun haruslah dengan semangat muda leadership yang menyatu secara moral yang dapat mengimbangi antara kepribadian intelek dan emosi yang bersahaja, demi terciptanya kepemimpinan di Kukar kelak, jauh lebih baik dari sebelumnya.

Kelihatannya Eksekutif dan Legislatif masih mengimbangi permainan lipstik politik yang kurang menguntungkan untuk di turunkan kepada generasi penerusnya, yang pada akhirnya membuat kurang percaya diri dalam segala kebijakan, dan terkesan gambling, yang seharusnya tidah boleh begitu, kalau dulu para politisi mengatakannya ?main cantik? yang smooth dong ?. kami berharap baik Eksekutif maupun Legislatif tidak berbicara sekenanya agar tidak mengecewakan rakyat dan konstituennya, yang akan menagih janji ucapan, saat emosionalnya bangkit tanpa terkendali.

Hormatilah saudara-saudara kita yang memperjuangkan aspirasi tanpa debu maupun lumpur dan tanpa pesan sponsor dari pihak manapun. Apalagi perjuangan adik-adik Mahasiswa yang murni, kenapa harus dikebiri ? biarkan mereka menyampaikan aspirasinya dalam bentuk apapun itu namanya, asal masih dalam koridor sewajarnya, mereka sedang mencari jati diri dan tempat dimana dirinya terbebani tanggung jawab Bangsa ada ditangan mereka.

Kukar terkesan dengan kurangnya kualitas tenaga ajar-mengajar, baik itu pengajar TK sampai tingkat Perguruan Tinggi yang berkemampuan maksimal terbatas, kenapa tidak cari pengajar tulen yang memang pekerjaan ngajar saja, mungkin ini lebih efektif untuk mencerdaskan Kukar jauh kedepan, bukankah APBD untuk itu tersedia ? mengapa tidak segera dilakukan bung Pembesar Kukar ?
Semoga postingan ini menjadikan perhatian yang konstruktif, dengan tidak ada maksud dibalik pintu.

Wassalam
Anak Bangsa Cinta Damai

Razi <alrizs99@msn.com>
Samarinda, Kaltim, Indonesia - 24 Pebruari 2005 12:50:19 WITA




selamat pagi.
Hari yang ditunggu tlah berlalu.
Revisi juga belum datang bertamu,
Haruskah langkah arogan menyalami bumi yang mulai jemu melihat jejak langkah kalbu yang terpasung dalam pilu?

Bumi ini, memang milikmu, tapi juga milikku.
Yang harus disirami dengan tetes keringat dan asa

sudahlah sobat.....
saat ini, marilah kita kembali kepada pelukan fitrah
karena Tangan-Nyalah yang akan menentukan jejak langkah
di Bumi ini.

miing <miing_2003@yahoo.com>
tenggarong, kaltim, Indonesia - 24 Pebruari 2005 12:29:24 WITA




Yth. Bpk Direktur PDAM
Bpk. Aw.Yachob L
di- Tempat



Saya warga G. Belah yang sudah berbulan-bulan tidak pernh menikmati air bersih , padahal kami ini pelanggan PDAM yang sah, yang berhak mendapatkan pelayanan unutk mendapatkan air bersih seperti pelanggan2 didaerah lain . Saya sebagai masyarakat bawah dan mungkin masyarakat yang lain sangat mendukung keinginan Bapak Aw. Yachob L untuk mengundurkan diri sebagai Direktur PDAM, karena selama PDAM bapak pimpin tidak pernah beres, air gaq pernah lancar, dan banyak terjadi penyimpangan2 yg dilakukan oleh anak buah Bapak, contohnya pemasangan instalasi Ilegal, yang menyeret anak buah bapak ke meja hijau. Apalagi dengan kegiatan Bapak yang akhir2 ini sibuk berpolitik mendukung dicabutnya SK Mendagri tentang penunjukan Bpk ADB sebagai PJ Bupati Kukar, sehingga sudah pasti tugas bapak sebagai Dirut PDAM sedikit banyak akan terganggu, dan ini berimbah pada kinerja anak buah bapak dalam mengolah air bersih.

Sekali lagi saya tegaskan kalo Bapak pingin mundur dari Dirut PDAM, kami seluruh warga G. Belah sangat mendukung keputusan Bapak, karena masih banyak orng2 yg layak menggantikan kedudukan Bapak, yang punya komitment memberikan pelayanan kepada masyarakat sepenuhnya.

warga G. Belah <wgb@kutaikartanegara.com>
tenggarong, kaltim, Indonesia - 24 Pebruari 2005 12:11:56 WITA




Salut untuk websitenya tapi trus di update ya agar kami diluar negeri bisa memantau perkembangan kukar,
Saran saya hendaknya masyarakat kukar lebih melihat masalah lebih objektif daripada melihat figur seseorang, toh pilkada juga akan menunjuk siapa yang paling mereka sukai, jadi mari bekerja sesuai dengan fungsi masing-masing, biarlah yang berpolitik orang-orang yang memang makan dari politik. Para guru ga usahlah ikut-ikutan mengajarlah dengan baik agar anak-anak kukar bisa berpendidikan lebih baik, ingat indeks pendidikan kukar masih sangat jauh dibawah standar PBB.
trims
B.Saragih
Ph.D environmental science
University of Leiden
Staf Pengajar Fahutan UNMUL
saat ini di Belanda.

Saragih, Bernaulus <berns178@yahoo.com>
Leiden, , Netherlands - 23 Pebruari 2005 20:58:39 WITA




K E P A D A,
Yth. Seluruh Pejabat Teras
Pemkab Kukar
Di -
T E N G G A R O N G

Menanggapi berita tentang pengunduran diri anggota DPRD dan pejabat teras kukar apabila SK mendagri tak direvisi,dapat kami lihat bahwa telah terjadi konflik didalam tubuh (intern) pemerintahan kukar pasca bupati syaukani.dimana dapat kami analisa dengan baik bahwa para pejabat, baik eksekutif maupun legislatif yang akan mengundurkan diri tersebut terserang penyakit "TAKUT".disini dapat kami lihat bahwa tidak adanya sikap profesionalisme dari para pejabat tersebut, mereka mengatakan penolakan SK mendagri tersebut dari berbagai elemen masyarakat kukar. yang kami pertanyakan disini adalah ELEMEN MASYARAKAT KUKAR YANG MANA ???,cobalah bersikap profesionalisme jangan seperti anak-anak. para pejabat tersebut seperti sapi yang harus ditarik hidungnya atau anak ayam yang selalu mengikuti kemana induknya dan apabila induk mereka tersebut hilang atau mati mereka akan kebingungan tanpa arah.
sebenarnya dengan digulirkannya otonomi daerah hanya membawa petaka bagi masyarakat kukar karena pemimpinnya seperti raja saja, dimana program-programnya bersifat mercu suar dan sistem pemerintahannya seperti pemerintahan komunis.
Jadi tentang pejabat kukar yang terserang penyakit "TAKUT" tersebut dapat kami simpulkan,bahwa sebenarnya mereka takut tidak dapat jadi pejabat lagi nantinya apabila mereka tidak mendukung mantan bupati tersebut dan takut diperiksa oleh KPK,kejaksaan tinggi dan polri.
Demikian tanggapan dari kami masyarakat kutai kartanegara dan harapan kami kondisi dikukar kembali normal serta berdoa kepada ALLAH, SWT agar ditunjukkan siapa yang benar dan siapa yang salah.



MASYARAKAT KUTAI <kutai@msn.com>
Tenggarong, Kalimantan Timur, Indonesia - 23 Pebruari 2005 18:48:48 WITA




damai dilangit, damai di bumi, semoga damai dihati menyalami sanubari.
alfajri <alfajri_2002@yahoo.com>
tenggarong, kaltim, Indonesia - 23 Pebruari 2005 10:47:43 WITA




mana mahasiswa unikarta yang katanya mau mogok makan ,,cuma 2 jam,itu bukan mogok makan namanya...tapi istirahat makan karena''kekenyangan''besar sungut maha.....katanya revolusi sampai mati,,,,kalinya...mati2...manok,,,maha,,,,,pembualan.../alias besar sungut maha....tega,,,,urang bloon,,,bawa2 keranda,,,ndik laku lagi demo tegak itu,,,,,sekarang,,,demo intelektual,,,,,cian dech...loe....?????
Umar <Rdn@Kutaikartanegara.com>
Tenggarong, Kalimantan Timur, Indonesia - 22 Pebruari 2005 18:50:00 WITA




Seperti apakah sebanarnya kebupaten ini? Saya pernah baca berita tentang kabupaten ini sepertinya begitu maju.
Salam hangat dari Batam

nur ali mahmudi <f4r4nd@hotmail.com>
batam, kepri, Indonesia - 21 Pebruari 2005 13:37:59 WITA




Assalamualaikum
Kepada Yth
Bapak Dirut PDAM Kukar
Di-
Tempat
Kami ingin menyampaikan mengenai tidak mengalirnya air dari PDAM, di RT kami. Terhitung sudah satu bulan ini tersendat-sendat dan sekitar 4 hari ini mati total (siang dan malam).

Saya dan beberapa tetangga jadi kelabakan karena tidak lagi mempunyai persediaan air. Kami meminta perhatian bapak Dirut, karena hanya di kawasan kami saja yang tidak mengalir(kami bermukim di dalam gang). Sedangkan warga yang pipanya langsung dari pipa besar di pinggir jalan tetap mengalir meskipun kecil.
Sekian
Mohon Solusi

Sahrin
Jalan Tenis Lapangan Gang Stadion Nomor 125 Rt 4 Tenggaron 75514.



sahrin <Sahrin_langka@telkom.net>
Tenggarong, Kaltim, Indonesia - 21 Pebruari 2005 10:14:19 WITA




numpang lewat dulu leh.
diding <poesing@hotmail.com>
samarinda, east kalimantan, Indonesia - 19 Pebruari 2005 13:09:22 WITA




saya seorang siswa di smk 1 samarinda,sekarang saya sedang mencari bahan untuk membuat karya ilmiah untk ikut perlombaan di sekolah.
dan saya sangat berterima kasih atas semua informasi yg tlh disediakan

sanah wu <www.sanah_wu@wowmail.com>
samarinda, , Indonesia - 19 Pebruari 2005 13:08:18 WITA




lihat aja bolehkah?
diding <poesing@hotmail.com>
samarinda, east kalimantan, Indonesia - 19 Pebruari 2005 13:06:01 WITA




I LOVE YOUR SITE.
MY PEOPLE I DEY HERE
GUY MEN KEEP OFF

DR MUGU IGBO

DR MUGU <Dr_mugu419@achi.com>
JAKARTA, JAKARTA DKI, Indonesia - 18 Pebruari 2005 16:43:15 WITA




sangat menarik, banyak informasi yang didapat.
mufid aziz <phielmintuna@yahoo.com>
jakarta, jakarta, Indonesia - 18 Pebruari 2005 16:41:35 WITA




Jumat, 07 Januari 2005 19:48:00
Infight Serahkan Bukti-Bukti Dugaan Korupsi ke KPK
Laporan: Rachmat Santosa Basarah


Jakarta-RoL-- Sebuah LSM, Infight (Indonesia NGO'S Forum for Independent Good Government Humanity and Transparancy) menyerahkan satu berkas tebal data dan fakta dugaan korupsi melalui penggelembungan nilai proyek dan pelaksanaan proyek tanpa melalui mekanisme baku.

Di depan Kantor KPK di Jakarta, kemarin (7/1), puluhan orang melakukan unjuk rasa dengan membawa berbagai spanduk yang antara lain bertuliskan 'Periksa dan Tangkap Syaukani serta Pejabat Daerah Korup' dan 'Selesaikan Kasus Kutai'. Koordinator Infight DR beserta sejumlah perwakilan pengunjuk rasa diterima oleh Wakil Ketua KPK Erry Riyana Harjapamekas di Kantor KPK.

Usai pertemuan Dedy mengungkapkan bahwa Wakil Ketua KPK Erry Riyana berjanji akan menindaklanjuti laporan tersebut dan hasil pemeriksaan diharapkan akan bisa diketahui dalam waktu satu sampai dua pekan mendatang.

Pada kesempatan itu, ujar Dedy, Erry kaget melihat bukti yang disodorkan Infight karena juga memberikan sejumlah bukti pengeluaran. '''Pak Erry mengungkapkan bahwa baru kali ini beliau menerima bukti-bukti begitu lengkap,'' ucap Dedy.




Peace <shock@astaga.com>
tenggarong, kutai kartanegara, Indonesia - 18 Pebruari 2005 11:50:22 WITA




Selamat pagi semua,

perubahan adalah sebuah dinamika yang harus dilalui dalam proses kehidupan, terkadang yang menjadi masalah adalah orang yang tidak mau tau atau tidak mau sama sekali adanya sebuah perubahan, dalam masyarakat kita jika sesuatu hal sudah dianggap ummum atau lumrah maka jika ada satu hal yang menyalahi dari aturan keumuman yang beraku didalam masyarakat akan dianggap salah, begitu juga dengan semangat perusabahan yang terjadi dalam kutaikertanegara, yang pada akhirnya adalah sebuah rekayasa politik segelintir orang yang memiliki kepentingan tertentu yang telah dengan sengaja menciptakan iklim yang tidak kondusif, contoh kasus terbaru adalah polemik rektor unikarta seharusnya bisa saja dihindari jika semangat transparansi dipegang kuat oleh setiap insan pendidikan ikutaikertanegara, ini akan semakin menambah panjang daftar permasalahan yang ada didalam kuatikertanegara, sebuah kabupaten terkaya namun juga memiliki jumlah pendududk termiskin paling banyak, gaung reformasi yang ditabuh olehh bapak awang akan jauh lebih bermakna jika diiringi dengan langkah nyata dalam proses pemerintahan, katakan yang benar adalah benar dan yang salah adalah salah biarkan rakyat yang menilai,

hal yang paling berharga dari setiap jiwa manusia adalah Hati Nurani, jika satu hal tersebut mati pantaskah kita masih bisa dengan lantang menyebut diri kita sebagai manusia....

banyak hal yang harus kita renungkan bersama, Yth, Bpk Syaukani, awang Darma Bakti, dan segenap pegawai pemerintahan kutai kertanegara, jadikan sisa umur kita untuk melakukan hal terbaik...

d25am <d25am@plasa.com>
samarinda, samarinda, Indonesia - 18 Pebruari 2005 09:28:27 WITA




Salam persahabatan.

Kangen juga untuk ikutan nulis, meskipun tidak menulis disini saya setiap hari selalu membaca halaman ini. Saya gembira teman-teman netter aktif semua dan banyak bermunculan netter baru yang kualitas tulisannya jauh lebih baik dari pendahulunya.

Selain di halaman ini, banyak tempat lain untuk menulis seperti Buku Tamu DPRD Kutai Kartanegara. GO.ID disamping itu jika ingin lebih dalam berdiskusi saya juga menyediakan buku tamu di http://www.bung-aswin.com , meskipun masih under contruction tapi buku tamunya sudah bisa digunakan.

Selain itu saya juga punya Webblog dengan nama situs bung-Aswin-WebBlog beralamat di : http://www.bung-aswin.blogspot.com

Andai anda berminat saya mengharapkan sekali untuk berdiskusi dengan para netter yang saya kira kualitasnya tidak kalah dengan para netter level nasional

Buat bung Webmaster terima kasih untuk dimuatnya posting saya ini. Terima kasih semua.

BUNG_ASWIN <bung_aswin@yahoo.com>
Tenggarong, Kaltim, Indonesia - 18 Pebruari 2005 03:25:21 WITA




Assalmu’allaikum
Salam Perubahan dan Persahabatan
Untuk
Seluruh Rekan Netter

Selama beberapa hari tidak begitu aktif di website ini, kami melakukan banyak kegiatan dan pengamatan. Selama periode itu, kami melakukan berbagai pencermatan terhadap berbagai dinamika yang terjadi di daerah ini. Dan kami memang mendapati daerah kita ini ternyata sedang meluncur dalam rel perubahan yang cukup signifikan.

Perubahan yang kami maksud di sini, tentu saja adalah perubahan politik pasca habisnya masa jabatan Syaukani. Seperti kita ketahui dahulu, berdasarkan UU Nomor 32, habisnya masa jabatan tersebut, tentu saja membawa konsekuensi berhentinya Syaukani sebagai Kapda. Bila ingin kembali menjadi Kapda, tentu mesti mengikuti etika perpolitikan yang berlaku, pencalonan, pemilu dst.

Namun, proses penunjukan ADB sebagai Pj Bupati ternyata tidak berjalan mulus. Halangan datang dari berbagai pihak, meskipun Syaukani pernah menyatakan dirinya legowo, namun berbagai pihak yang identik sebagai massa pendukungnya terus menggalang kekuatan, bahkan 32 orang anggota dewan secara aklamatis menolak ADB dan tidak ingin bekerjasama dengannya. Alasan penolakan itu lantaran mereka tidak diikutsertakan dalam prosesnya dan Suwarna dianggap sebagai tiran yang meniadakan asas koordinasi (kolonuwun).

Sampai di situ kita dapat melihat, sebenarnya, dinamika demokrasi telah berjalan di Kutai, bukankah demokrasi juga identik dengan perbedaan pendapat? Namun, persoalan kemudian muncul, ketika pertentangan berjalan berlarut-larut dan telah menyita waktu hingga berbulan-bulan, hal ini tentu saja menyebabkan terganggunya berbagai kepentingan masyarakat.

Terfokusnya perhatian mayoritas anggota DPRD untuk mendongkel Awang, mengakibatkan kepekaan mereka untuk menyerap aspirasi masyarakat lainnya berkurang. Keberadaan mereka yang lebih banyak di Jakarta dengan kapasitas tidak pasti dan menginap di Hotel Hilton, tentu bukan sebuah langkah yang produktif. Meskipun alasannya di sana adalah untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat, masyarakat yang mana? Yang berdemo? Wah kami melihatnya hanya segelintir orang saja, karena setiap demonstrasi di gelar, hanya itu-itu saja wajah yang hadir.

Selama di Jakarta itu, mereka tentu tidak tahu di Tenggarong ini sering mati lampu, mereka tentu tidak mengerti juga, ternyata banyak masyarakat mengeluhkan layanan PDAM. Mereka sekarang juga tidak begitu peduli apakah RAPBD itu dibahas atau tidak, agar, lawannya si ADB tidak mampu menjalankan pemerintahan dengan baik. Kami jadi bertanya-tanya, ada apa sich dengan ADB? Kok seperti alien yang mesti segera diusir dari muka bumi?

Rekan-rekan sekalian, beberapa hari ini kami juga mencermati langkah-langkah ADB sebagai Pj. Meskipun mengakui jalannya pemerintahannya cukup baik, namun tak urung kami juga merasa sedikit jengah. Ada rencana kebijakan ADB yang bagi AKAR saat ini tidak perlu dilakukan, yakni keinginannya untuk mencabut pungutan retribusi jalan yang selama ini telah berjalan. Bagi kami, hal itu tidak perlu dilakukan, karena terlihat agak tendensius dalam langkahnya.

Retribusi itu sendiri tidak membebani masyarakat kecil, karena hanya bagi roda 4 ke atas. Apalgi arus distribusi barang kebutuhan masyarakat juga tidak mempergunakan jalan tersebut, tentu kita melihatnya sebagai sebuah pembelajaran, agar orang Kutai mengerti rasa tanggung jawab dan rasa memiliki daerahnya itu bagaimana. Bila sudah mengerti, tentu akan lebih bertanggung jawab lagi nanti.

Membaca postingan seorang netter tanpa nama, yang menyoroti keberadaan media DPRD (Website dan Tabloid). Kami melihatnya sebagai sebuah usaha untuk memberikan pengertian kepada masyarakat dan dunia luas, mengenai kinerja dewan. Keberadaan mereka sebagai corong humas di dewan, memberikan kita pengertian mengenai berbagai kegiatan dewan selama ini.

Bagi AKAR langkah itu tentu jauh lebih positif daripada dewan mesti berlangganan dengan majalah, tabloid dan Koran yang tidak jelas pasarannya. Selama keberadaan kami di Tenggarong, kami banyak melihat, ada majalah, tabloid dan Koran yang mengaku mempunyai jaringan seluruh Kaltim/Kalimantan bahkan Sulawesi, ternyata hanya dapat hidup di daerah ini. Tidak mengapalah bila hanya seperti itu, tetapi yang bikin kami geleng-geleng kepala, selain hanya hidup di daerah ini mereka juga hanya mendistribusikan medianya kepada pegwai dilingkungan Pemkab, dinas dan DPRD saja. Sedangkan beritanya tidak dapat didistribusikan kepada masyarakat umum.

Sudah beritanya, tentang Pemkab dan Instansi saja, beritanya juga hanya untuk mereka, lantas masyarakat tahu apa? Yang lebih parah lagi, pembiayaan mereka ketika itu banyak dibantu Pemerintah Kukar baik secara personal maupun kedinasan. Kita tentu dapat melihat banyak nama-nama orang penting di daerah ini yang tercantum dalam box redaksi berbagai media. Karenanya, apapun itu, kami lebih mendukung langkah HM Aswin selaku Sekwan untuk terus menjalankan langkahnya, lebih baik DPRD membiayai medianya sendiri untuk masyarakat daripada membiayai media yang tidak jelas pasarannya.

Selain itu atas seijin Bung Sekjen, ijinkan kami mengimbau kepada seluruh khalayak untuk tidak terpancing pada berbagai gerakan, yang hanya ingin memecah belah masyarakat demi kepentingan pribadi. Ke depan mungkin daerah kita akan lebih menghangat lagi suhu politiknya. Jangan terpancing, jalankan aktivitas anda saja dan gunakan hak politik anda bilamana telah tiba waktunya.

Bila ingin berhubungan dengan kami, kontak di males_tlove@yahoo.com
Bung Air dari Malang, anda kenal Eddy Mulawarman?

Salam
Aditya
========

dinasty <ass_Ha@yahoo.com>
Tgr, Kaltim, Indonesia - 17 Pebruari 2005 10:08:40 WITA




Bingkisan Gratis buat pengunjung situs ini : GRATIS Koleksi Ebook dan Software Pilihan US$117.95 untuk Anda, bisa didownload langsung.Dapatkan sekarang juga di www.pulsamu.com Salam kenal, Surijanto
Surijanto <kumala_jr@yahoo.com>
Palembang, Sumsel, Indonesia - 17 Pebruari 2005 09:58:46 WITA




Yth : Bung A. Denni Mulyadi, SP.

Terima kasih atas komentarnya.
Kalau ditanya saya membela siapa ? jawabnya susah juga yaa, karena saya merasa tidak membela siapapun ? mungkin saja itu sebuah tirani hati kecil saya dengan jiwa patriotis untuk membela kebenaran yang hakiki.

Demikian dan terima kasih.

Razi <alrizs99@msn.com>
Samarinda, Kaltim, Indonesia - 17 Pebruari 2005 01:07:17 WITA




Universitas Kutai Kartanegara atau UNIKARTA adalah sebuah Perguruan Tinggi Swasta tertua yang ada di Kutai Kartanegara. namun kalau dilihat dari segi kualiatas cara mengajar para dosen masih dibawah rata-rata, sistem cara mengajarnya pun masih seperti sistem pengajaran disekolahan bahkan mungkin seperti cara para pengajar di Taman Kanak-Kanak & ada yang menggunakan sistem cara komunis, dimana mahasiswa diancam dengan tidak dapat lulus apabila tidak mencatat apa yang diajarkannya.
Ditinjau dari segi pendidikan, para pengajarnya hampir rata-rata sudah S2 namun kurang penguasaan materi.contohnya; ada mahasiswa bertanya namun jawabannya menyimpang dari pertanyaan tersebut bahkan sedikitpun tidak menyinggung dari pertanyaan tersebut.
Jadi kesimpulannya Para Dosen di UNIKARTA atau UNIVERSITAS KARENA TERPAKSA.PENDIDIKANNYA S2 TAPI PEMIKIRANNYA MASIH SEKOLAH DASAR (SD).
CARI DONK YANG LEBIH BERKUALITAS !!!
YANG ADA LEBIH BAIK DIGANTI ATAU MENGUNDURKAN DIRI AJA.
ATAU TOUR OF DUTY TO JUNGLE
TERUTAMA UNTUK PARA DOSEN:
1. FAKULTAS HUKUM
2. FAKULTAS ILMU SOSIAL & POLITIK

EDI CANDERA <edi_cdr@plasa.com>
Tenggarong, Kalimantan Timur, Indonesia - 16 Pebruari 2005 21:31:18 WITA




Kepada Bung Razi & Paparazi.
POHON KEBEBASAN HARUS DISIRAM DENGAN DARAH PATRIOTISME DAN TIRANI, coba anda tanyakan kepada yang anda bela, apakah yang anda bela tersebut akan membela anda nantinya?jadi PATRIOTISME ITU SAMA SAJA DENGAN KEKERASAN.

A. DENNI MULYADI, SP <dnn_mulyadi@plasa.com>
Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia - 16 Pebruari 2005 20:59:02 WITA




Ass wr wb

Boleh yaaa saya sedikit komentari postingan bung Paparazi
Wah anda sudah berbaik hati kepada penjaga gerbang tol Jembatan Kutai Kartanegara itu namanya.
Dengan membayar lebih Retribusi, kalau saja semua warga Kukar seperti anda dengan penuh kesadaran membayar lebih Retribusi dari yang telah ditetapkan, maka PAD Kukar akan maksimal. Memang betul sih di era Otonomi Daerah ini, suka-suka aja ngatur sendiri daerahnya, asalkan ???? tidak bertabrakan dengan ?????????..
Terus terang yaaa bung Paparazi, secara jujur saya tidak setuju Retribusi tersebut dihapus 100 %, menurut saya untuk ambil jalan tengahnya cukup satu gerbang tol saja, setiap pengendara yang akan memasuki Tenggarong dikenakan Retribusi, sedangkan yang meninggalkan Tenggarong cukup dengan ucapan: Selamat jalan sampai berjumpa lagi di Tenggarong dlsb, karena di Negara Maju juga melakukan hal yang serupa
Maaf lho bung Paparazi sekedar aja.

Wassalam
Anak Bangsa Cinta Damai

Razi <alrizs99@msn.com>
Samarinda, Kaltim, Indonesia - 16 Pebruari 2005 11:46:20 WITA




PERJUANGAN

Saudara-saudaraku yang tercinta;
Hari demi hari nun jauh ke-depan tugas dan perjuangan kita semakin berat;
Tugas kita berjuang melawan musuh;
Dulu musuh kita sudah jelas penjajahan Belanda;
Sekarang kita harus berjuang melawan yang tak nyata;
Menulis saja belum cukup dalam berjuang;
Perjuangan yang tak mengenal lelah;
Perjuangan tanpa tanda jasa;
Tugas kita berjuang.... dan berjuang melawan pembodohan;
Pembodohan yang dilakukan sang Penguasa maupun oleh sang Durjana;
Mari bersama kita lawan kecurangan;
Mari bersama kita melawan ketidak adilan;
Tugas dan perjuangan kita belum punya arti apa-apa;
Sebelum dapat membangkitkan gairah nyata;
Bangkitkan saudara-saudara kita yang tidur terlena;
Berjuanglah hingga terhempaskan pembodohan;
Terhempaskan kecurangan dan ketidak adilan;
Hingga akhir termakan jaman.

Dipenghujung kesibukan untaian kata buat teman
di Kutai Kartanegara;

Wassalam
Anak Bangsa Cinta Damai

Razi <alrizs99@msn.com>
Samarinda, Kaltim, Indonesia - 16 Pebruari 2005 07:55:56 WITA




Selamat pagi ibu dan bapak. Dengan email ini saya Mimi yg bertinggal di negeri belanda,ingin minta tolong dengan ibu. Saya ingi sekali mempunyai lagu dari tarian Kancet Lego.Karna saya mempunyai pakaian nya. Saya dapat dari seorang teman yg bervakantie ke kalimantan. Dan dia membawa oleh oleh untuk saya.Karna saya senang menari kebudayaan indonesia,dan juga saya selakti pakaian pakaian adat indonesia. dan juga pakaian tari tarian indonesia.Maaf kan saya kalau saya tidak memakai kata kata yang seharusnya.Karena saya sudah lama tinggal di negeri belanda.Banyak terima kasih sebelum nya.Saya menunggu balasan dari ibu.Walaupun ada biyaya untuk mengirin cd atau vcd dari tarian, saya akan bersetuju.Salam Mimi.
mimi <boenmie56@hotmail.com>
alkmaar, noord holland/ belanda, Indonesia - 16 Pebruari 2005 05:02:54 WITA




Sebenarnya saya malas berkomentar apalagi berpolemik terhadap sesuatu masalah yang sebenarnya sudah tidak menjadi masalah, selain membuang waktu, menguras energi dan yang tak kalah konyolnya adalah berpikiran mundur lagi kebelakang.
Contoh, adanya wacana pencabutan retribusi Jembatan kutai Kartanegara oleh penjahat eeh maaf, maksud saya Penjabat Bupati Kutai Kartanegara ADB (bukan AwAs Demam Berdarah yang ditakuti, tapi Awang Dharma Bhakti).
Terlepas dari alasan tidak ada payung hukumnya dan segala bengek aturan lainnya, sistem dan mekanismenya sudah dikaji dan telah melalui berbagai uji publik, sehingga sampai denga detik ini penarikan retribusi tersebut tidak pernah lagi menjadi masalah, bahkan masyarakat menengah keatas (hanya roda empat keatas saja) yang terkena kebijakan ini dengan suka rela menyisihkan uang seribu dua ribu peraknya untuk menyokong pembangunan daerah ini, dan mereka tidak pernah merasa dipaksa dan tidak ribut apalagi cerewet.
Saya pernah bertanya langsung kepada salah seorang petugas jaga karcis ini, seputar dana yang berhasil dihimpun selama 1 x 24 jam, lebih kurang 2 juta Rupiah x 2 buah Pos = Rp.4.000.000.- x 30 hari x 12 bulan = Rp.1.440.000.000.- atau hampir 1.5 milyar pertahun kontribusinya pada PAD.
Dan lagi katanya, mereka yang tidak bayar juga tidak dikejar-kejar kayak pencuri, suka rela saja, bahkan saya sendiri terkadang kalau lagi ada uang lebih, dengan kesadaran terhadap pentingnya bantuan dan kontribusi kita kepada daerah tercinta ini pernah membayar Lima ribu perak sekali lewat yang semestinya cuma Seribu perak. tidak mengapa dan saya sama sekali tidak keberatan, karena siapa lagi yang membangun daerah ini kalau tidak kita sendiri, seperti kata John F.Kennedy "Jangan tanyakan apa yang diberikan Negara ini kepadamu, tapi tanyakanlah pada dirimu apa yang dapat engkau berikan kepada Negaramu"
Kalau kita tidak dapat memberikan manfaat apapun pada lingkungan, daerah atau negara, paling tidak kita tidak membuat masalah-masalah yang sebenarnya tidak ada masalah.
Adapun menyinggung masalah dasar hukum atau payung hukumnya akan sangat panjang perdebatan kita dalam hal penafsirannya, karena Undang-Undang atau hukum dinegara kita sekarang ini sangat mudah ditafsirkan oleh para penguasa menurut kepentingannya....
Dan patut diingat bahwa UU No.14/1983 yang dijadikan acuan oleh Pak ADB itu sudah kadaluarsa, tidak signifikan lagi dengan kondisi kekinian, sekarang acuannya adalah UU no.32/33/2004 tentang Pemerintahan Daerah dan Perimbangan Keuangan, eranya Otonomi Daerah dimana UU memberikan kewenangan yang luas, nyata dan bertangguang jawab kepada daerah untuk mengatur Rumah Tangganya sendiri....
Retribusi Jembatan adalah salah satu terobosan didaerah yang diyuridiksi oleh Undang-Undang Otonomi Daerah, tidak ada hal yang aneh dan melanggar aturan, yang aneh adalah mempermasalahkan sesuatu yang tidak bermasalah dan suka mencari kelemahan orang lain, da masalah biasanya hanya akan sering timbul dari orang yang bermasalah......
Sukseskan Pilkada, jangan masalah lain yang diresekin.......

paparazi <Sayid.F@Plasa.Com>
tenggarong, kalimantan timur, Indonesia - 15 Pebruari 2005 13:56:24 WITA






test 1 2 3 4 5 baik

julax_tenggarong <joko2man@yahoo.com>
tenggarong, kaltim, Indonesia - 15 Pebruari 2005 12:57:31 WITA




assalamu alaikum wr wb
walaupun sudah terlambat,tapi saya tetap pingin ngucapin buat jemaah kukar" selamat datang di tanah air" semoga mendapat haji yang mabrur dan membawa oleh oleh yang berhambur hambur.he h.

hamri palu <danau_aji@yahoo.com>
tenggarong, kaltim, Indonesia - 15 Pebruari 2005 03:42:21 WITA




Percaya atau tidak komunitas pengguna internet diindonesia kurang lebih sekitar 14 juta, ini merupakan propsek yang baik untuk menjalankan bisnis online, salah satunya adalah www.formulabisnis.com?id=d25am, yang menawarkan formula untuk membuat uang bekerja untuk anda, sekali lagi percaya atau tidak semua tergantung kepada pribadi masing2 namun bukan tidak mungkin prospek bisnis formulabisnis akan menjadi booming beberapa tahun kedepan, oleh karena itu sekali seumur hidup atau tidak sama sekali dan menyesal dikemudian hari, apakah terbukti? tentu anda akan dapat melihat foto copy rekening dan bisa mencoba untuk menycocokkan datanya kepada bank yang bersangkutan, jika anda mendapat kesulitan hubungi saya 735720 - 08125872311

terima kasih atas kesediaan anda untuk meluangkan waktu membaca sedikit uraian singkat ini.

Hormat Saya


Anggi

Anggi H <d25am@yahoo.com>
Samarindas, kaltim, Indonesia - 14 Pebruari 2005 09:47:25 WITA




Saya ingin mencari sejarah marawis

Darma <flas@yahoo.com>
Jakarta, DKI Jakarta, Indonesia - 12 Pebruari 2005 13:01:11 WITA




numpang lewat ahhhh....
tolkhi <tolkhi_tolkhi@yahoo.com>
tenggarong, kaltim, Indonesia - 12 Pebruari 2005 10:39:03 WITA




pasang iklan baris gratis di Kaltim????

- pasang iklan baris dengan/tanpa Gambar (Gratis/Free)
- atau ....Anda sedang mencari mobil, motor, rumah, komputer, jodoh,..dll... diwilayah KALTIM..????

kunjungi www.iklankaltim.com

Salam

administrator <administrator@iklankaltim.com>
samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia - 11 Pebruari 2005 11:55:21 WITA




oii..bubuhan nya..dah-dah jua bekelahi masalah kaning-ADB.
kami yg jaoh ni supan melihat kita tegak tu..biar aja ADB jabat Pjs Bupati Kukar..kan sementara jua..Amun dah PILKADA..serah kita ndak milih siapa..Kaning kah atau yang lain..yang penting tu bangun tenggarong tu baik2..majukan daerah etam supaya dikenal urang luar.
ndik da yang lebih positif lagi kah kegiatan kita di situ ?



cinta_tenggarong <zzz@zzz.com>
jogja, DIY, Indonesia - 10 Pebruari 2005 22:54:51 WITA




Usul buat pengelola wabsite kukar.com

Menanggapi tulisan dari sdr. Wahyu Barata asli & Palsu, saya rasa perlu dilakukan penambahan identitas pengirim posting untuk menghindari terjadinya pencemaran nama dan lain sebagainya, hal ini saya rasa perlu karena akan lebih mudah melacak kebenarannya.
Menyangkut hal ini saya mengusulkan untuk menambah identitas pengirim berupa beberapa digit angka IP Adress, karena sepengetahuan saya, sepandai apapun dalam menyembunyikan identitas pengirim posting, dia tidak akan bisa menipu IP Adress yang notabene adalah fix identitas dalam dunia Internet. Dari IP Adress kita bisa mengetahui apakah benar-benar orang yang sama dalam melakukan kegiatannya diinternet. 10 orang yang mengakses internet dalam satu warnet akan tetap satu IP Adress, demikian juga bila akses dilakukan dirumah atau dikantor, sehingga mungkin akan dapat dilihat siapa yang sebenarnya dan siapa yang berbohong...
Saya rasa Wahyu Barata yang asli dapat lebih mengenali tulisannya dari IP Adress tersebut, juga buat yang lain..
Sejedar usul saja semoga bermanfaat....

Thank's

26XmaX
(max4everything)

26XmaX <26xmax@plasa.com>
Indonesia, Indonesia, Indonesia - 10 Pebruari 2005 21:16:49 WITA




Mau memperkenalkan rehabilitasi narkoba wahana kinasih:
www.wahana-kinasih.or.id
Terima kasih

Rehab Narkoba Wahana Kinasih <dony_agustinus@wahana-kinasih.or.id>
Surabaya, Jawa Timur, Indonesia - 09 Pebruari 2005 20:33:25 WITA




KLARIFIKASI AKAR :
Tulisan di bawah ini bukan dari Wahyu Barata Sekjen
AKAR Kukar.

Coba kita perhatikan sama-sama dari awal :

Kepada Netter yang saya hormati.
Assalamu’alaikum. Wr. Wb.

Apa yang pernah dialami oleh Edy Mulawarman beberapa waktu yang lalu, ternyata dialami oleh saya sendiri, justru tulisan yang panjangnya 10 meter yang orang malas membaca bukan ciri khas tulisan saya. (Si Pemalsu)


Jawaban WB : Coba Netter buka-buka lagi postingan pertama saya. Dari awal, saya lebih suka menposting tulisan yang sangat panjang, hingga -kata si pemalsu- sampai 10 meter.
Itu saya lakukan, karena begitu banyak informasi yang ingin saya sampaikan kepada netter.



Justru tulisan dibawah ini yang menggunakan nama dan alamat saya. Pantang bagi saya untuk menarik ucapan dan Idealisme Organisasi kami. Meskipun baru berumur setahun jagung tapi pengaruh kami sangat dominan, sampai sampai ada yang menggu nakan nama kami.

Jawaban WB : Tu lihat dengan seksama. Amburadul banget kan?
Kalau saya, insya Allah masih bisa memperhatikan tanda bacanya. Kata "di" seharusnya di pisahkan karena di depannya ada kata tempat. (Buka buku pelajaran bahasa Indonesia lagi, deh, Bung!)Karena sejelek-jeleknya WB, masih memperhatikan tulisan yang baik dan benar.

Kalau Yanda, Agri dan pengasuh rubrik ini sudah lama mengenal saya dan tahu persis alamat saya, tapi si pemalsu nama saya justru baru ingin berkenalan, lebih baik anda yang ingin mengetahui jati diri saya kirim melalui e-mail saya sebagaimana tertera dibawah saya akan jawab dan saya akan beritahukan alamat dan nomor telpon saya. Ini semata mata menjaga hal yang tidak diinginkan. Maklum kalau kata2 saya menyinggung semua itu karena perjuangan yang harus kami lakukan. Akar selalu mengatakan yang benar meskipun itu pahit. Tidak peduli siapapun, Raja, Presiden, Gubernur, Panglima apalagi Bupati tambahnya lagi si Kaning atau ADB yang sama sama Kuruptor kakap itu kami tidak takut dan gentar sedikitpun. Kami hanya takut dengan Tuhan saja.



Jawaban WB : Kami takkan pernah memberikan alamat serta no telp kepada pihak manapun. Dan, hingga saat ini email kami masih aktif, dan netter bisa menanyakan banyak hal jika ingin klarifikasi lanjut dari kami. Kalimat di atas bukan ciri khas saya dalam menyampaikan pendapat. Tidak ada tanda baca yang bagus. Benar-benar pemalsu kacangan. (Kacian deh, lo..)



Jadi kepada yang mengaku bernama Wahyu Barata saya tunggu di e-mail saya untuk debat lebih lanjut



Jawaban WB : email yang mana tuh? Coba deh, ekspos mail nox email anda yang itu. Pasti gak bisa menjebol email saya, yang benar-benar cuma saya yang tahu paswordnya.


Wassalam.

Tak ada habis-habisnya, semoga berkenan! (Ya...semoga berkenan....)



Wahyu Barata


Wahyu Barata <males_tlove@yahoo.com>
Tenggarong, Kaltim, Indonesia - 09 Pebruari 2005 18:09:54 WITA




Selamat Tahun Baru Cina dan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1426 H!
fian <fi4n_tgr@yahoo.com>
tenggarong, kaltim, Indonesia - 09 Pebruari 2005 16:11:23 WITA




 

       
Pasang Iklan
Username  
Password  
             
Kabupaten
Kecamatan
Kesultanan
Festival Erau
Seni Budaya
Kesah Loco
Cerita Pendek
Wisata
Direktori
KutaiKartanegara.com