Kabupaten Kesultanan Wisata Seni Budaya Festival Erau Agenda Dokumen
       
Buku Tamu KutaiKartanegara.com | Halaman 41
Arsip Berita Gallery Download Direktori Data Forum Buku Tamu

ARSIP BUKU TAMU

 
Buku Tamu KutaiKartanegara.com
3501-3550
3551-3600
3601-3650
3651-3700
3701-3750
3751-3800
3801-3850
3851-3900
3901-3950
3951-4000
4001-4050
4051-4100
4101-4150
4151-4200
4201-4250
4251-4300
4301-4350
4351-4400
4401-4450
4451-4500
4501-4550
4551-4600
4601-4650
4651-4700
4701-4750
4751-4800
4801-4850
4851-4900
4901-4950
4951-5000
5001-5050
5051-5100
5101-5150
5151-5200
5201-5250
5251-5300
5301-5350
5351-5400
5401-5450
5451-5500
5501-5550
5551-5600
5601-5650
5651-5700
5701-5750
5751-5800
5801-5850
5851-5900
5901-5950
5951-6000
6001-6050
6051-6100
6101-6150
6151-6200
6201-6250
6251-6300
6301-6350
6351-6400
6401-6450
6451-6500
6501-6550
6551-6600
6601-6650
6651-6700
6701-6750
6751-6800
6801-6850
6851-6900
6901-6950
6951-7000
7001-7050
7051-7100
7101-7150
7151-7200
7201-7250
7251-7300
7301-7350
7351-7400
7401-7450
7451-7500
7501-7550
7551-7600
7601-7650
7651-7700
7701-7750
7751-7800
7801-7850
7851-7900
7901-7950
7951-8000
8001-8050
8051-8100
8101-8150
8151-8200
8201-8250
8251-8300
8301-8350
8351-8400
8401-8450
8451-8500
8501-8550
8551-8600
8601-8650
8651-8700
8701-8750
8751-8800
8801-8850
8851-8900
8901-8950
8951-9000
9001-9050
9051-9100
9101-9150
9151-9200
9201-9250
 
 

 

 

 

 

pengen cari temen cewek
ade leksono hadi <ade_kepala_kampung@yahoo.com>
surabya, surabaya, Indonesia - 30 Juni 2007 18:48:12 WITA




suatu saat terkadang peraturan apabila sampai pada yang membuat peraturan,pasti dengan mudah dilanggar......:pengumuman lulus CPNS di kutaikartanegara sebagian membuat orang bahagia sebahagian lagi menderita,,, jauh-jauh hari kepala BKD,,,kukar menjelaskan di media masa ''untuk syarat ke cpns orang tsb harus menpunyai sk.t3d,,,karena itu persyaratan mutlak katanya.tapi alangkah ''aneh bin ajaibnya,begitu pengumuman kelulusan cpns di kukar baru-baru ini,,banyak diantaranya tdk punya sk t3d,,,dan bekerjanya malahan lebih muda dari orang2 yg punya sk t3d,,,koq ''lolos''''JADI YANG MANA YANG BENAR...MOHON PADA BAPAK KEPALA BKD KUKAR MENJELASKAN KENAPA INI BISA ......WASS.
hasnan habibi. <hasna@yahoo.com>
tenggarong, kaltim, Indonesia - 30 Juni 2007 07:47:03 WITA




MITRA....MITRA....MANIA....?
OLE...OLE...OLE....?
HAYOOO....RAME RAME
DUKUNG MITRA......KEDIVISI UTAMA?

KAMI SELALU MENDUKUNGMU ...

andik <andhyxs89@yahoo.com>
tenggarong, kaltim, Indonesia - 28 Juni 2007 16:18:27 WITA




ASS.WR.WB..SUATU ULASAN YANG CUKUP MENGGAMBARKAN DUNIA PENDIDIKAN,,OLEH LSM OPOSISI MURNI,SALUT AND BRAVO SAYA HANYA TITIP TOLONG PERJUANGKAN NASIB PARA PENDIDIK DAN CALON PENDIDIK TERUTAMA DI KUKAR,,TERUTAMA YANG S1 JURUSAN TEKNOLOGI PENDIDIKAN,DI KUKAR MEREKA HANYA DIPANDANG SEBELAH MATA,,SEMENTARA DI DAERAH LAIN DIPERLUKAN...WASS
ALI TAUFIK <alfi_forever@yahoo.com>
tenggarong, kaltim, Indonesia - 27 Juni 2007 20:59:29 WITA




Memajukan Pendidikan di Indonesia
Oleh Efri Novianto, S.Sos

Pasal 31 ayat (1) UUD 1945
Setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan.

Pasal 31 ayat (2) UUD 1945
Setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dan pemerintah wajib membiayainya.

Pasal 31 ayat (4) UUD 1945
Negara memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20 % dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pendidikan nasional.

Undang-Undang Dasar 1945 dibuat dan disahkan untuk ditaati oleh setiap warga negara dan para penyelenggara negara (aparatur negara) apakah itu eksekutif, legislatif maupun yudikatif. Undang-Undang Dasar 1945 sebagai dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia seharusnya sudah menjadi landasan pikir dan landasan tindak dalam penyelenggaraan pemerintahan. Undang-Undang Dasar 1945 ini tidak lain dan tidak bukan sebagai kesepekatan bersama yang mengikat dan wajib dipatuhi dalam rangka mencapai tujuan negara yaitu terwujudnya masyarakat adil makmur dan sejahtera. Penyediaan pendidikan gratis atau pendidikan murah (terjangkau) dan bermutu bagi setiap warga negara adalah kewajiban pemerintah, dan sekali lagi inilah salah satu fungsi adanya pemerintah sebagaimana yang diamanatkan oleh Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 31 yang kembali dipertegas oleh Undang-Undang No 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional. Lalu apa yang harus dilakukan oleh pemerintah agar pendidikan sebagaimana yang diamanatkan oleh Undang-Undang dapat terwujud akan kita bahas dalam tulisan ini.

1. Pendidikan Murah dan Terjangkau.
Sebetulnya, kalaulah pemerintah mau arif melaksanakan amanat UUD 1945 dan UU No. 20 Tahun 2003 Pasal 49 ayat (1) tentang pengalokasian dana pendidikan minimal 20 % dari APBN atau APBD, tentunya masalah tentang mahalnya biaya pendidikan sudah bisa diatasi. Tidak dibutuhkan lagi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) atau subsidi lainnya, tidak perlu lagi pungutan yang berkedok sumbangan sukarela hasil kesepakan antara pihak sekolah dan komite sekolah; karena nominal 20 % dari Anggaran ini sudah bisa mengatasinya. Nominal 20 % dari Anggaran yang seharusnya sudah dilaksanakan, menurut pemahaman penulis dari amanat UUD 1945 dan UU No 20 2003 hanya dikhususkan untuk meningkatkan mutu pendidikan, bukan untuk membayar gaji guru atau membangun sekolah. Tapi sekali lagi yang seharusnya dituntut hari ini kepada pemerintah adalah political will. Kalaulah memang ingin bangsa ini maju, laksanakan amanat Undang-Undang ini. Bukankah Jepang bisa bangkit kembali dari keterpurukan akibat Bom Hirossima dan Nagasaki melalui sektor pendidikan???

2. Peningkatan Gaji Guru (pengajar).
Ada pepatah lama yang mengatakan bahwa Guru adalah Pahlawan Tanpa Tanda Jasa. Ada benarnya juga pepatah ini bila kita melihat kasus Indonesia. Bahkan mungkin untuk saat ini bisa jagi guru-guru yang telah mengajar kita tidak dianggap lagi sebagai pahlawan. Banyak yang membenarkan pernyataan yang saya ajukan. Disatu sisi guru dituntut untuk mendidik anak didiknya menjadi berkualitas, tapi disatu sisi lagi guru tidak lagi dianggap sebagai pahlawan yang berjasa sehingga jasanya dihargai dengan gaji yang rendah yang terkadang dibawah UMR apabilah tidak ada tunjangan lain (insentif). Perna Guru mengeluhkan hal ini pada saat HUT PGRI ke 60 tahun 2005 di depa Wakil Presiden Yusuf Kalla. Ketika itu salah seorang guru membacakan puisi yang bernada kritikan tentang rendahnya penghargaan pemerintah terhadap guru. Tapi tanggapan pemerintah terhadap keluhan guru hanya ucapan keprihatinan dan pesan supaya tetap bersabar. Kalaulah sekali lagi pemerintah masih menganggap guru sebagai pahlawan, maka sudah selayaknya jasanya dihargai dengan meningkatkan kesejahteraan guru.
3. Perbaikan Sekolah.
Pada beberapa bulan yang telah lalu kita sempat mendengar istilah sekolah kandang ayam. Dan mungkin sekolah dengan nasip seperti ini masih ada di daerah kita, sehingga sulit dibedakan mana sekolah, mana kandang ayam. Bicara peningkatan mutu pendidikan berkaitan dengan tempat belajar. Bagaimana para anak didik dapat konsentrasi menerima pelajaran ditengah-tengah panas atau hujan karena atapnya bocor atau ditengah-tengah rasa was-was, jangan-jangan dinding sekolah roboh akibat belum diperbaiki. Sudah selayaknya pemerintah memberikan perhatian yang lebih melalui dinas teknis yang ada untuk memperbaiki hal ini. Jangan sampai demi ego sesaat, pemerintah rela mengorbankan pembangunan sekolah demi proyek mencusuar yang dampaknya untuk rakyat hanya sedikit.

4. Penyediaan Fasilitas Penunjang Pendidikan.
Ada korelasi positif antara fasilitas pendidikan dengan kualitas pendidikan yang dihasilkan. Anak-anak didik di jepang sudah terbiasa dengan high technology seperti robot dan komputerisasi, karena memang fasilitas pendidikan disana memungkinkan hal ini terjadi. Bila dibandingkan dengan fasilitas pendidikan yang ada dinegara kita, hal ini seperti jauh panggang dari api. Melalui nominal 20 % dari Anggaran untuk pendidikan ini, salah satu gunanya yaitu dialokasikan untuk memenuhi fasilitas pendidikan, seperti perpustakaan, laboratorium IPA (fisika dan Kimia), laboratorium bahasa, laboratorium komputer (internet), bengkel, fasilitas olahraga dan kesehatan yang memungkinkan anak didik tetap terjaga kesehatannya dan lain-lain.

5. Kurikulum Berbasis Kompetensi
Out put pendidikan akan terbukti berkualitas ketika mampu bersaing di pasar kerja baik dalam maupun luar negeri. Sekali lagi apabila kita melihat kasus Indonesia, maka kita jauh di apa yang kita sebut lulusan berkualitas. Mari kita lihat berapa banyak orang-orang yang menempati posisi strategis di perusahaan besar yang beroperasi di tanah air. Pada pasar kerja berskala dunia (luar negeri) sekali lagi kita hanya mampu menjadi pembantu rumah tangga itupun sekali lagi dengan kualitas rendah. Perubahan Kurikulum yang menganut Kompetensi atau kebutuhan layak dipertimbangkan untuk kemajuan pendidikan kita kedepan. Misalkan saja kebutuhan pasar kerja hari ini adalah para teknisi mesin yang berkualitas, maka sudah selayaknya kurikulum pendidikan menyesuaikan dengan kebutuhan tersebut yaitu bagaimana anak didiknya mampu menjadi teknisi mesin yang berkualitas.

6. Peningkatan Kualitas pengajar (guru)
Kualitas pengajar menjadi faktor utama penentu berkualitas atau tidaknya out put yang dihasilkan. Guru sebagai elementasi pendidik sudah seharusnya dalam pengrekrutannya memenuhi kualifikasi yang memadahi (minimal Sarjana). Selain itu, mengirimkan para guru untuk mengikuti pelatihan atau pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi juga dilakukan untuk menyeimbangkan dengan kebutuhan saat ini. Fihak sekolah atau dinas pendidikan bertanggung jawab dengan program peningkatan kualitas pengajar tadi. Guru-guru yang akan dikirim untuk mengikuti pelatihan atau pendidikan tadi hendaknya juga yang masih produktif dan berprestasi, bisa melalui program bea siswa ataupun studi banding dengan pendidikan dalam negeri atau luar negeri yang lebih maju untuk mengetahui pola pendidikan yang mereka jalankan. Mengenai pendanaan, bisa diambil dari nominal 20 % dari Anggaran tadi.

7. Bea Siswa bagi siswa berprestasi
Pada bahasan yang terakhir ini sudah umum dilakukan, tetapi sekali lagi penentuan formatnya saja yang kurang maksimal sehingga dampaknya kurang begitu kelihatan. Dan terkadang para siswa yang berprestasi dan mendapatkan bea siwa, tetapi setelah selesai pendidikan tidak diberdayakan kembali. Format inilah yang seharusnya diperbaiki, bagaimana sebaiknya para siswa yang berprestasi ini, selain mendapatkan bea siswa ketika disekolah juga mendapatkan bantuan pendidikan (bea siwa) untuk melanjutkan ke perguruan tinggi. Selanjutnya setelah selesai pendidikan, siswa tersebut diberdayakan untuk menjadi pendidik pada sekolah yang memberikan bea siswa tersebut. Kalau memang perlu, dibuat saja semacam kontrak pengabdian bagi para siswa yang berprestasi dan mendapatkan bea siswa untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi tadi, agar supaya out put yang dihasilkan tadi bisa lebih berdaya dan tidak pergi. Mengenai dana yang digunakan bisa diambil dari nominal 20 % dari Anggaran tadi.

Sebetulnya kita mampu untuk menjadikan pendikan di Indonesia ini lebih baik dari hari ini, asalkan memang ada kemauan yang kuat dari para pengambil kebijakan untuk bersama-sama melaksanakan apa yang telah diamanatkan oleh Undang-Undang. Kemauan yang kuat ini juga harus diikuti dengan upaya-upaya transparansi untuk menghindari dana ini dari praktek-praktek Korupsi. Akhirnya, dukungan dan peran serta masyarakat dalam upaya mewujudkan amanat ini terlaksana dengan baik menjadi faktor kunci keberhasilan kita memajukan pendidikan di Indonesia, Insya Allah...

Wallahua’lam Bissawab..

Penulis adalah Koordianator LSM Barisan Oposisi Murni Kutai Kartanegara
Tinggal di Tenggarong

EFRI <efri_85@yahoo.com>
tenggarong, kaltim, Indonesia - 27 Juni 2007 13:50:17 WITA




fantastis....
Sutiyono <ss_tiyo@yahoo.co.id>
Jakarta Timur, DKI JAKARTA, Indonesia - 27 Juni 2007 13:06:14 WITA




website nya bagus
ifna junaidi <ifna_007@yahoo.com>
banjarbaru, kalsel, Indonesia - 27 Juni 2007 11:08:16 WITA




thanks, salam kenal.
irwan <irwan_sasak@kutaikartanegara.com>
tenggarong, Kaltim, Indonesia - 27 Juni 2007 08:46:37 WITA




Kami berminat melakukan kontrak kerja sama di bidang komputer terutama dalam hal jaringan networking system dan mechanical electric, kami juga sebagai putra daerah memohon kepada pemerintah kutai kartanegara untuk memberikan tempat kepada kami dalam proyek kerjasama tersebut.
Selama ini kami berdomisili di Bogor Jawa Barat, namun kami tidak pernah mendapat kesempatan untukdapat ikut bergabung di pemerintah kutai kartanegara untuk mendapatkan proyek tersebut.

Terima kasih

Daniar Haryadi <lula_kkfia@yahoo.co.id>
Bogor, Jawa Barat, Indonesia - 26 Juni 2007 22:36:28 WITA




Dear Bpk/ibu,

Perkenalan saya kali ini dimulai dengan mengingat beberapa tahun yg lalu. Saya sebelumnya numpang bekerja di Bontang (kurang lebih 4 - 5 tahun)dan sekarang saya bekerja di Jakarta pada Perusahaan BUMN, setiap cerita pada teman2 saya selalu cerita gmn BONTANG...SANGATTA...SAMARINDA..BALIKPAPAN...jg TENGGARONG, yg sll saya ceritakan adalah Tenggarong...kota yg sangat maju...kota yg sangat kaya...sampai kita berencana u/ cuti Liburan ke wilayah KALTIM dgn tujuan utama TENGGARONG, stlh saya usul u/ melihat PESTA ERAU thn ini dan saya janji akan memberikan info KOMPLIT ttg ERAU. Saya sempet Chatting dgn seorang teman yg pernah bertugas di kota tsb,beliau kasih saya perkiraan bulan pelaksanaan, tp saya iseng cari Web mengenai Tenggarong dan BERHASIL tp setelah saya buka kok ternyata apa yang saya harapkan tidak terealisasi ya...?Saya mengharapkan info ERAU u/ tahun ini ada dan Update, ternyata yg saya baca ttg ERAU sedikit itupun terakhir Th. 2004...Pls helping me for updated your Web specially about ERAU 2007.
Well i'll stop this write this web here, wish tomorrow when i open the Web had updated.

Cheers - Ita

Masita <ita@rekayasa.co.id>
Jakarta, Jakarta, Indonesia - 26 Juni 2007 17:45:45 WITA




TeMpat aq menghabiskan masa remaja qu..walaupun aq kuliah di KALSEL sekarang tapi aq tetap sayang denganmu,,,tenggarong. Kota yang memberikan banyak inspirasi dalam hidup qu, kota tempat aq menikmati indahnya pagi,tenangnya sore hari, dan memberkan aq begitu banyak semangat hingga sekarang.
Tenggarong,,,kota yang paling indah yang kutemui.majemuknya setiap belahan tempatmu tak pernah menjadi suatu masalah. KIta tetap jadi masyarakat yang maju terus untukmu tenggarong...kan kubuktikan bahwa orang tenggarong adalah orang yang terbaik dimanapunaq berada dan aq akan pulang untukmu jika waktuku telah habis disini...aq akan terus memajukanmu.oakan aq kota qu tersayang.

karina citra <karina_cutie@plasa.com>
BAnjarbaru, kalimantan selatan, Indonesia - 26 Juni 2007 16:28:10 WITA




good place..........
rivai <vai_cocote@maktoob.com>
yogyakarta, DIY, Indonesia - 26 Juni 2007 14:35:01 WITA




No comments.Very excatly.
Moch.Yusuf.U <yusuf_primev@yahoo.com>
Balikpapan , Kaltim, Indonesia - 26 Juni 2007 09:21:15 WITA




Silahkan kunjungi www.manggala-boga.com,
kalo bisa dibantu promosinya.
Trim, Mugi

Mugi Utama <mugi@manggala-boga.com>
Kutai Kartanegara, Kaltim, Indonesia - 26 Juni 2007 00:28:32 WITA




very good
desy sri wulandari <della_1001@yahoo.com>
bekasi, jawa barat, Indonesia - 25 Juni 2007 18:31:17 WITA




Pertama aku datang ke tenggarong,terasa begitu takjub dengan keindahan kotanya...terutama waktu melewati jembatannya wow...keren..apa lagi pas masuk pulau kumala..wuihhhh indah booo...selamat dan sukses selalu untuk tenggarong..sip dah
Nurhadi Wahyono <yono_gomez@yahoo.co.id>
Balikpapan, Kal-Tim, Indonesia - 23 Juni 2007 18:37:27 WITA




ass.
selayang pandang.... apa kabarnya ne kutai...? wah rame ne guestbook
tapi ada sedikit yang mengganjal dipikiran setelah membacanya...

sedikit perhatian buat netter kutaikartaneraga.com, sepertinya guestbook, bukan lagi menjadi tempat untuk share ke arah perbaikan untuk kita sendiri agar menjadikan tempat kita kutai kartanegara menjadi lebih baik untuk kedepannya. karena apa...? tanpa disadari, sekarang ini kita hanya banyak bicara dan banyak mengkritik tanpa memberikan solusi untuk memperbaiki keadaan yang ada, akan baik jika anda-anda memberikan kritikan dengan disertai saran yang bijak, atau bisa memberikan saran lewat kotak saran di pemda jika anda malu untuk menyampaikan saran tersebut lewat guestbook ini.

saat ini kutai sedang membutuhkan anda-anda yang masih "produktif" untuk memberikan sumbangan sedikit dari kemampuan "terburuk" anda untuk meneruskan agenda pembangnan yang ada dan akan berjalan, ya... tentu saja sesuai dengan bidang kemampuan anda, dengan harapan pelaksanaannya akan efektif dan untuk anda sendiri agar anda tidak tergantung kepada bapak-bapak pejabat teras yang saat ini masih bertugas. jangan pernah berpikir untuk ikut membangun harus menjadi pejabat di tenggarong, klo anda perpikir begitu berarti anda belum siap untuk menghadapi keadaan bulan juli dan seterusnya,,,, bisa saj membentuk kelompok usaha untuk berjualan tahu...(jangan remehkan )sedikit mengutip kata-kata kakak tingkat "jangan lihat apanya... tapi lihat bagaimanaya..."

bagaimana carnya....? tentu saja dengan meningkatkan kapasitas kemapuan kita, klo mengkritik tanpa memberikan solusi, itu tidak akan meningkatkan kapasitas kemampuan kita.... berarti anda berada dengan stage yang sama dengan kemaren, justru akan membawa kita tertinggal dari rekan-rekan kita. agar mendewasakan diri dan mental anda, kesampingkan dahulu emosi berpa amarah dan egoisme yang ada dalam diri anda, klo belum mengerti ada istilah lain "dengan kepala dingin" karena orang berhasil lebih dulu bertindak dengan saran dan solusi yang mereka punya, kemudian akan mengoreksi dari tindakan tersebut bukan mengkritik tanpa ada arah untuk perbaikan.

demikian sedikit tulisan ini, mungkin terkesan menggurui, tapi orang yang memiliki hati besar akan menerima dan mau belajar dari siapa saja tanpa melihat siapa dia...? berapa umurnya...? mungkin apa latar belakangnya...? karena oirang yang besar akan melihat "isi dari perkataan seseorang, bukan melihat siapa yang berkata....!"

Fazrin (Drh)

fazrin <fazrin_blender@yahoo.co.id>
Bogor, Jawa barat, Indonesia - 23 Juni 2007 18:26:04 WITA




Situsnya Oke Punya
Zulpan Wardhana <zulpan@telkom.co.id>
Tenggarong, Kalimantan Timur, Indonesia - 23 Juni 2007 13:40:14 WITA




jakers ...... jakers....
web kukar ....
info tentang gebyar kukar mana
jakers kapten ditunggu

rana smansa andhyxs

andik setyo wibowo <andhyxs89@yahoo.co.id>
tenggarong, kalimantan timur, Indonesia - 23 Juni 2007 11:03:15 WITA




kukar web master ....
good luck

andik setyo wibowo <andhyxs89@yahoo.co.id>
tenggarong, kalimantan timur, Indonesia - 23 Juni 2007 10:59:05 WITA




ass.wr.wb..leeh..jangan ngambek ''julak anank''maaf jg dech,,kl klewatan posting andi subari,hee,hee,hee????kita sedang beramain ''psy war''julak,,,lanjut aja sampeyan posting dan beri masukan,,,''kena mun andi ke banjar bisalah ke blok ''sampiyan''julak....tapi jangan di keroyok,lho julak!!!bisa jadi pakasam''andi,,he,,hee..wass
andi subari <andika@yahoo.com>
tenggarong, kaltim, Indonesia - 23 Juni 2007 10:48:07 WITA




yah bukan main jua julak andi and julak sul (celananya di pake dulu ya), tadinya aku respek betul sama kalian berdua, tapi kini semakin respek saja, terutama dengan semangat 45-nya itu lho... maju gemetar membela..........kebenaran. ya dikolong jagad manapun semua orang pasti ada sisi positif dan negatifnya, termasuk iblis sekalipun. Tapi ibarat benda, kalau ditibambang2 akan ketahuan, banyak sisi positifnya atau mudaratnya. Akhirnya terserah pada yang memilih dan menilai toh semua orang dibekali hati nurani masing-masing. Aku tidak peduli dengan siapa pemimpin kukar yang ideal,aku hanya ingin urun rembuk tidak lebih. Toh kalaupun pemimpin kukar itu malaikat sekalipun tidak mempengaruhi omzet usahaku he he he....begitu lho. tapi sebagai manusia yang dhoif, aku juga minta maaf pada julak andi, julak sul dan yang lain-lain kalau selama diskusi dan urun pendapat ada hal-hal yang kurang berkenan. Aku suka fulgar dan tidak tedeng aling-aling kalau mengemukakan pendapat. Maklum sekarang ini meskipun Indonesia sudah merdeka, tapi banyak sekali orang Indonesia yang belum merdeka meskipun hanya untuk ngomong. Di Instansi Pemerintah terutama, si bawahan harus izin atasannya dulu kalau mau ngomong di forum, itupun omongannya harus sejalan dengan jalan pikiran sang pimpinan. Di kampung juga begitu, dengan alasan tidak enak sama lurah atau camat, ia tidak mau ngomong meskipun kebijakan lurah atau camat menyakiti rakyatnya. Begitulah kultur kita, selalu ewuh pakewuh kata orang Jawa sehingga kemungkaran termasuk korupsi merajalela karena tidak ada orang yang berani mengingatkan. Tidak ada orang yang berani mengkritik. Hidup Pak Kaning, hidup Kukar, KPK (Kaning Pasti Kembali).


anang ijuh <ajui323@yahoo.co.id>
banjarmasin, kalsel, Indonesia - 23 Juni 2007 09:38:13 WITA





ck..ck..ck..ck.. bukan main si julak tk cukur...

tadinya aku respek sama anda...

tapiii...

kok hilang rasa itu...

tanya kenapa....???

soalnya lama - lama komennya jaka sembung...


samsoel <orang_sehat_pasti_pake_celana@yahoo.com>
banjir_korupsi, kpk, Indonesia - 23 Juni 2007 03:14:28 WITA




ass.wr.wb,,salam hormat buat bung krueng di ma.badak[mudahan domisilinya benar]rasanya sy pun sependapat dgn anda kl kita berantas korupsi,namun yg sy bahas disini adalah tentang retrebusi jembatan dan uangnya diselewengkan sama sipenjaga?lalu sy jawab kl sdh niatan kita infak[sedekah]kenapa kita ragu,kan tetap pahalanya sampai.kepada kita]DAN KL DIA [SIPENJAGA]MENILEP DOSANYAKAN DITANGGUNG DIA,,,,KIRA-KIRA KALIMAT ATAU ALENIA MANA YG SY IKUT DUKUNG KORUPSI,,[TOLONG BACA LAGI DECH,,POSTING SAYA,YA,,MAS,,JANGAN [AS_ KEN]ASAL KENTUT,,HE,HEE,,HEE,,,DAN JUGA MAS KRUENG,,SY TDK INGIN SUUDZHON[BURUK SANGKA]DULU DENGAN SESEORANG,,,,ITU SAJA,,,MUNGKIN DISITU LETAK BEDA PERSEPSI KITA,, SELANJUTNYA SY HANYA MENCOBA BERMAIN IMBANG DALAM MENILAI SITUASI KUKAR INI,,,KL ORANG SEBAGIAN MENGATAKAN SYAUKANI TDAK BERHASIL/KORUPTOR DLL,,,,KL SAYA MENILAI DARI KEDUA SISI MATA UANGNYA,BAIK NEGATIF MAUPUN POSITIFNYA,,,DULU ORANG MENGATAKAN PAK HARTO BIANG KEROK /KORUPTOR DLL,,,SY SETUJU,,NAMUN JG BELIAU ADA SISI POSITIFNYA,,YANG KADANG2 TERLUPAKAN KARENA BENCINYA PADA BELIAU NAH,,SAMA JG DENGAN KASUS SYAUKANI,,,KARENA SAKING BENCINYA,,ADA SAJA ORANG MENGATAKAN BELIAU ,YANG TIDAK SENONOH''PADAHAL KL KITA KEMBALI KENURANI,MERENUNG SEJENAK,,TENTU ADA JG HAL-HAL YG POSITIF ......OK.BUNG KRUENG,,SANTAI AJA,,,YAAH.!!!DUNIA BELUM ''QIAMAT''KITA SAMA-SAMA ORANG YG HIDUP DIKUKAR,,,,,,,,,,,,,YANG PENTING ESOK KITA MASIH BISA MAKAN/MINUM,,,,KEPADA YANG MEMBENCI SYAUKANI SILAKAN ,HUJAT,CEMOOH,CACI MAKI,KEPADA YANG SUKA DGN BELIAU SILAKAN ,BELA,PERTAHANKAN PRINSIP ANDA...OK...WASS.
andi subari <delta@yahoo.com>
tenggarong, kaltim, Indonesia - 22 Juni 2007 23:45:35 WITA




ass.wr.wb. julak-julak,,KALAU MENCARI PERUMPAMAAN YANG SIGNIFIKAN''DENGAN POKOK MASALAH,,JANGAN''ASBUN''[ASAL BUNYI]JADINYA GAK NYAMBUNG DEH !!!!dah gini julak lebih baik tambah blok cukurnya sj lbh bermanfaat daripada ikut ngurusi kami dikukar......krn kl IQ seperti julak rasanya gak perlu jauh 2 kami nyari sampai ke kalsel di pasar ikan Tangga arung stok ''behambur'',,hee,,heee..ok..julak,,jgn marah,,leh????wass.
andi subari <delta@yahoo.com>
tenggarong, kaltim, Indonesia - 22 Juni 2007 23:07:18 WITA




Yth: anang ijuh

Hebat jua kita ni yo, biar tukang cukur tapi ngerti jua. Lainnya marah disebut ngadu domba nya tapi marah mun urang yg belum kenal aku tapi dah memvonis aku.
Jujur aja nyawa ni ndik ngurusi bubuhan urang2 yang korup tapi nya ku urusi tu tegak mana caranya supaya aku,keluarga dan anak cucuku ndia ndik tegak tu, Betul tidak????
Bunyi lagu kutai jua "Mana rupa hak,tu maha buku hidup nyawa".

tha <trtkusuma@yahoo.com>
Malang, Jatim, Indonesia - 22 Juni 2007 19:02:16 WITA




kalau orang kukar mikirnya kayak mas andi subari, pasti kukar akan terus maju terutama korupsinya ya....he he he ....habisnya korupsi kok kayaknya dianggap wajar gitu loh pada hal ia bagaikan lintah yang menghisap darah rakyat. Kalau maling mau ngambil barang harus melek malem2 sambil di gigit nyamuk segala tapi koruptor cukup tanda tangan dapat setoran duwit banyak. andi.... andi...
krueng kriok <kongkrreng@yahoo.com>
muara badak, kaltim, Indonesia - 22 Juni 2007 18:40:24 WITA




ikut nebeng yah...hehe..
kalo tidak berkenan delete aja..
berminat t-shirt INDONESIA ASIAN CUP 2007??
klik m84bit.multiply.com

thanks

Helmi laga <m84_bit@yahoo.com>
Bandung, wes java, Indonesia - 22 Juni 2007 15:02:40 WITA




napa sih, poto-potonya susah dicopy? takut dibajak ya? pelit amat sih, si amat aja ga pernah pelit. lain kali, poto-potonya diiklasin aja, kalau ga mau, ya ga usah dipasang.
dah gitu kalau nge-download poto2 digaleri, poto2nya itu-itu aja, bosan kita!!!!

dodol goreng <dogor@yahoo.com>
samarinda, kaltim, Indonesia - 22 Juni 2007 14:41:00 WITA




YA KALAU ORANG KUKAR KAYAK BUNG ANDI SUBARI TIDAK LAGI PEDULI SAMA KONDISI DAERAHNYA SENDIRI, ORANG LUAR NGGAK AKAN BISA BERBUAT APA-APA JUGA. YA INI BETUL SEKALI KARENA SEGALA SESUATUNYA TERGANTUNG PADA RAKYAT KUKAR. IBARANYA ADA ORANG DI PERKOSA, LALU BANYAK ORANG INGIN MENOLONG DAN KASIH PERHATIAN PADA KORBAN PEMERKOSAAN ITU. TAPI TERNYATA SI KORBAN MALAH TIDAK MERASA DI PERKOSA ATAU JUSTRU MENIKMATI TINDAKAN PEMERKOSAAN ITU, LAH ORANG LAIN BISA BERBUAT APA ? JADI SELAMAT MENIKMATI "PEMERKOSAAN" YANG DILAKUKAN OLEH PENGUASA ANDA.
anang ijuh <ajui323@yahoo.co.id>
banjarmasin, kalsel, Indonesia - 22 Juni 2007 11:58:01 WITA




ass.wr.wb,,sul...sul....coba dibaca posting sy sul..adakah disitu sy ''ngelarang''sdh sy ktkn mungkin sy dgn julak ijuh beda persepsi kl julak ijuh menyoroti yg negatifnya saja,,nah sy mencoba main imbang saja...artinya gak mungkin jg salah semua,khan,,,tentu ada jg positifnya,,,karena sy tdk ingin ''suudzon''mengenai analisa sy ttg 3 kelompok yg tdk suka dengan government sekarang,,,yaa kl kurang ditambah aja,,,lagi clear khan...sul..???ttg karcis di jembatan kl memang terjadi korup disana,,,ya kita gak tau,,,yang penting niat sy kl ngasih tsb untuk infak dan sy ichlas aja, sama hal nya kl kita lewat di jalan raya ada orang minta sumbangan bangun mesjid misalnya,,,kl berfikir wah,,jangan2 nanti uangnya gak nyampe,,ke panitya mesjid,,,''kl saya simple aja kl ada niat infak ya beri,,masalah uangnya dimakan sama orang ,,yg ngmpulkan,,yaa dia dosa[ALLAHKAN gak tidur]dan ini pernah sy tanyakan pada seorang ulama""bagaimana kl kita nyumbang[infak]tp dananya di selewengkan dijawab sama ulama,,,bahwa kita tetap mendapat pahala [ganjaran]yg penting niat kita....ichlas.....ok..sul...sekali lg sul,,[,andi subari tidak keberatan dengan retrbusi jembatan di tenggarong yang kita cintai...] terkecuali sudah memberatkan kantong atau ''pejalan kaki[sepeda motor atau sepeda ontel] jg harus bayar sy jg gak setuju,kl masih kls roda 4,,masih dlm batas kewajaran koq,,,,,,,,,???
andi subari <banner@yahoo.com>
tenggarong, kaltim, Indonesia - 22 Juni 2007 11:53:54 WITA




Assalamu'alaikum admin. Permisi ikut gabung.
TM Jailani <teuku_jail@yahoo.co.id>
tangerang, banten, Indonesia - 22 Juni 2007 11:32:40 WITA




andi..andi...

dari sudut mana anda mengatakan bahwa yang antipati thdp pemerintahan skrg adalah org yg oposan, lawan politik dan barisan sakit hati...???

saya pikir mereka yg antipati adalah termasuk org2 yg merasa ketidak adilan di KUKAR saat ini sdh tdk ada lg..hanya lips service..carang maha...!!! dan mereka berhak untuk bersikap antipati..mengkritik..itu wajar bung...

mengenai bayar seribu perak utk ngelewati jembatan memang tdk terlalu bermasalah......

tapiiii.....

akan jadi masalah kalo seandainya uang retribusinya tdk dimanfaatkan spt yg telah ditentukan....yg konon salah satu peruntukannya utk pemeliharaan jembatan ataupun jalan masuk ke jembatan tersebut....

tapiii...

kenyataannya jalan mulai dr depan SPBU Tgr Sbr sampe jembatan sangat bergelombang....

shg ada anekdot yg mengatakan bhw penumpang mobil yg tertidur (tidur2 ayam) akan tau klo dia sdh dekat jembatan....krn jalannya yg bergelombang itu....

selain itu saya beberapa kali menemukan karcis yg sdh dipake utk dijual lg...

itu khan...korupsi juga...he ...yg kecil korupsinya kecil-kecilan...yg besar korupsinya besar-besar juga...he

gimana kabarnya samsul si pria sehat tanpa celana...hehehe...pake celana dong sul.....ha



samsoel <orang_sehat_pasti_pake_celana@yahoo.com>
banjir_korupsi, kpk, Indonesia - 22 Juni 2007 02:11:04 WITA




memang benar PLN,,,DIMANA-MANA TIDAK DI TGR /SAMARINDA,,,,SEKARANG 2 HARI SEKALI BYAR PET,,,,,JADI KL DIHITUNG YG MENYALA ITU CUMA 15 HARI DALAM 1 BULAN,,,YANG BIKIN ''ANEH''LAGI REKENINGNYA JG MAKIN MELONJAK,,,,,,,ENTAH BAGAIMANA CARA MENGHITUNGNYA,,,,DULU SEBELUM SERING PADAM RUMAH KAMI REKENING YG DIBAYAR SKTR RP.250.000[DUARATUS LIMA PULUH RIBU RUPIAH]SEKARANG DENGAN CUMA MENYALA 15 HARI,,KL KITA HITUNG FULL,,KOQ MELONJAK JADI RP.300.000 -RP.350.000,,,,,,ANEH,,,KAN,,,,....KL KITA TANYAKAN DENGAN FHK PLN,,JAWABANNYA ASAL NGOMONG''TOLONG BAPAK HEMAT''KADANG SAYA BINGUNG YG DIHEMAT YG MANA,,,,,,,,KARENA PEMAIAKAIN SY NORMAL-NORMAL AJA,,,DAN JG GAK MUNGKIN KITA TIAP BULAN BELI BARANG ELEKTRONIK,,,UNTUK ITU PADA FHK PLN MUDAHAN ADA YG BACA POSTING INI SYUKUR-SYUKUR BOSSNYA PLN.....JANGANLAH ''RAKYAT''TERLALU DI ''BOHONGI''SUDAH CUKUP KAMI MENDERITA DENGAN BYAR PET PLN,,,,,,DAN USULAN PADA DPRD,,,KL PERLU BUAT UNDANG-UNDANG PERLINDUNGAN KONSUMEN,,,,,SUPAYA :SEGALA SESUATU YG MENYANGKUT PELAYANAN PUBLIK DAN PUBLIK MEMBAYAR UNTUK ITU DITUANGKAN DALAM UNDANG-UNDANG....SUPAYA JANGAN SEENAKNYA....KEKALAHAN KITA KONSUMEN ADALAH LEMAHNYA DI PERLINDUNGAN HUKUM,TIDAK ADA,,,SEMENTARA FHK PLN,,JAUH-JAUH HARI SDH BUAT PERATURAN.....KL TERLMBAT DENDA,,KL 2 BULAN GAK BYR...''PUTUS'''...........'
andi subari <respek@yahoo.com>
tenggarong, kaltim, Indonesia - 21 Juni 2007 23:22:25 WITA




Assalamualaikum Wr.Wb
salam kenal dari saya. saya hanya ingin menanyakan tentang bantuan biaya belajar atau beasiswa. mengapa sampai sekarang belum ada pengumuman resmi dari pemkab kukar mengenai beasiswa. kami sebagai mahasiswa sangat berharap sekali mendapatkan beasiswa dari pemerintah KUKAR demi kelancaran dalam perkuliahan kami. saya sebagai masyarakat KUKAR yang kuliah di Samarinda (UNMUL)sangat mengharapkan sekali perhatian dari pemkab dalam masalah pendidikan bagi mahasiswa yang kuliah diluar KUKAR, saya harapkan hal ini dapat diperhatikan, dan ditindaklanjuti. terima kasih
wassalam

Rais Budiarto <rais_86@telkom.net>
Tenggarong, Kalimantan Timur, Indonesia - 21 Juni 2007 20:59:04 WITA




BUNYI URANG ETAM KUTAI NI KAYA, HASILNYA MELIMPAH. MULAI DARI TAMBANG BATU BARA, SAMPAI MINYAK,,,KEBONNYA MITU JUA MULAI KAYU SAMPAI KELAPA SAWIT.
TAPI LISTRIK NYA SEHARI HIDUP SEHARI PADAM........ MASAK NASIB ETAM KUTAI YANG TEKENAL PENGHASIL PAD(PENDAPAT ASLI DAERAH) TERBESAR, LISTRIK UNTUK MASYARAKATNYA MEGAP-MEGAP...
MOLAH SUPAN LEH.
KAMI JUA BEHARAP ANGGOTA DEWAN TOLONG HAK KITA ULTIMATUM PIHAK PLN TU,,,, SEBELUM KAMI MASYARAKATNYA ULTIMATUM.
NAMUN KAMINYA ULTIMATUM KAMI TUNU(BAKAR) KANTORNYA TU.

habbib <habbib_kukar@yahoo.com>
Tenggarong, Kaltim, Indonesia - 21 Juni 2007 15:40:06 WITA




ass.wr.wb.sy sendiri sbg orang kukar gak terlalu berpengaruh,,tuh dengan apa yg disebut""kelebihan kukar"'oleh julak ijuh,,,,perlu julak ketahui yg mempermasalahkan kukar itu justru orang2 yang ada diluar kukar atau orang2 kukar yg berdomisili diluar kukar.....lalu kl ada orang kukar yg berdomisli di kukar dan antipati terhadap government sekarang sepengetahuan sy adalah orang2 yg oposan,lawan politk dan barisan sakit hati,julak!!!lalu mengenai mslh jembatan kl lewat bayar nurut sy gak masalah selagi rakyat kukar mau saja membayar dan lalu orang luar mau lewat yaa bayar juga keenakan donk,,,wong kami orang kukar aja bayar yaa apalagi orang lain....dan juga retrebusinya masih terjangkau koq,,,,itung-itung kl sy ambil hikmahnya sambil nabung untuk ''achiratlah''....kecuali sepada motor,sepeda ontel ataupun pejalan kaki jg bayar,,,yaa baru kelewatan!!!sy pun gak setuju,,,[ sedang mobil aja kl rumahnya pertengahan misalnya diseberang jembatan dan bekerja di di tenggarong kota,,, masih bisa gratis,koq,,, asal minta inventarisir no polnya,,,,dgn petugas di lapangan,,,,,malah sekarang kami di kukar sudah jadi budaya ''membayar''di jembatan itu,,,,,,dan gak keberatan koq....lalu mengenai pejabat korup,,,yaitu terserah personal masing-masing aja,menilainnya,,,Allah,,kan tidak tidur,,,,,,lalu mengenai puas atau tdk puas dengan pak kaning,,, yaa itu kembali ke nurani masing-masing aja....karena dari sekian ratus ribu rakyat kukar yaa gak mungkin semua dituruti ''kemauannya''kl maunya sich,,,pemerintah nyiapi ,rumah,lengkap isinya,mobil,,dll....plus modal setiap kk 100 juta,,,lalu jalanan nuju tempatnya diaspal,bebas banjir,kl anaknya sekolah gak jauh ada sekolah yg reprensentatif,kl sakit ada rumah sakit yg lengkap dan kl perlu gratis,,,,hee,,hee,,hee....kl mau gini yaa yaa pindah aja ke brunei darussalam,,,,sedang brunei darussalam aja sekarang mulai ketar-ketir,,,ok..julak..jadi itu masukan dari andi subari..''SIAPAPUN BUPATINYA YANG PENTING MINUMNYA TEH ''SOSRO""...post by.andi_subariforever} . ......
andi subari <langka@yahoo.com>
tenggarong, kaltim, Indonesia - 21 Juni 2007 14:04:56 WITA




Menurut Anda,
adakah program investasi yang bisa memberikan pengembalian (ROI) 25% per bulan ? untuk selamanya,
dan bahkan cuma Duduk, Diam, tapi Dapat Duit ?
TERBUKTI. Tidak sekedar bicara.
Kunjung: www.bemillioner.com

Muhammad Firdaus <cakfir123@yahoo.co.id>
Sidoarjo, Jawa Timur, Indonesia - 21 Juni 2007 14:01:58 WITA




I love Tenggarong
Tony Tan <tonie79@kutaikartanegara.com>
Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia - 20 Juni 2007 20:21:50 WITA




Tenggarong adalah kota impian bagi siapa saja,, bukan hanya bagi putera daerah..tapi kebanggaan warga kaltim khususnya dan Indonesia pada umumnya,,karena saya adalah putera daerah,, kecintaan saya pada Tenggarong semakin bertambah..Maju terus Tenggarong..sukses!!
Tony Tan <tonie_tan@yahoo.co.id>
Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia - 20 Juni 2007 19:44:08 WITA




Oh ya aku lupa saran bung andi subari, bahwa selain memberi kritik, supaya fair harusnya juga ada di tonjolkan apa kelebihan Kukar. Aku setuju sekali dengan pendapat sampeyan. Sebenarnya yang paling tahu tentang kelebihan Kukar ya orang Kukar sendiri, kalaupun ditanya mengenai kelebihannya aku hanya tahu dari koran-koran atau nonton teve. Sejauh yang aku ketahui kelebihan Kukar adalah :
1. APBD-nya paling gede se indonesia yaitu 3,6 triliun per tahun.
2. Orang miskin paling banyak di Kaltim (data dinas sosial Kaltim 2006)
3.Ketika masuk jembatan tenggarong harus bayar, pada hal jembatan itu dibangun dengan duwit rakyat
4.Sekolah dan Puskesmas banyak yang menjelang rusak di Kukar
5.Konsentrasi pembangunan Kukar berhasil di fokuskan di tenggarong dan sekitarnya sementara daerah pedalaman wallahu a'lam
6. Pejabat KUkar banyak yang kaya-kaya terutama yang suka ngurusin proyek. Ini merupakan suatu keberhasilan tersendiri dalam hal meningkatkan tingkat ekonomi pejabat.
7. dll

Bung Andi Subari mungkin bisa menambahkan keberhasilan Kukar yang lain.

anang ijuh <ajui323@yahoo.co.id>
banjarmasin, kalsel, Indonesia - 20 Juni 2007 15:36:38 WITA




Bung andi subari pernah naik angkot nggak ? kalau pernah naik angkot pasti bayar. Nah demikian juga sebagai rakyat yang taat pada pemerintahnya, kita pasti bayar pajak untuk menjalankan roda pemerintahan. Pertanyaannya adalah : apakah wajib bagi penumpang angkot untuk memberikan solusi kepada si sopir karena angkotnya mogok ?. Bukankah sudah menjadi kewajiban sopir angkot untuk melayani penumpangnya, karena si penumpang sudah memenuhi kewajibannya ?. Demikian juga dengan pemimpin, yang seharusnya melayani rakyat karena rakyat sudah bayar pajak dan menyediakan sumberdaya alam untuk dikelola sang pemimpin. Tidak ada kewajiban bagi rakyat untuk memberikan solusi atas permasalahan yang dialami pemimpinnya. Karena seperti orang sedang sholat berjamaah, kalau imamnya kentut dia harus mundur untuk digantikan oleh makmum yang lain. Bukannya ia terus ngotot menjadi imam meskipun kentutnya itu bunyinya di dengar oleh seluruh jamaah. Makanya jadi pemimpin itu syaratnya berat, ia harus punya ilmu dan punya "ngilmu". Kalau ia merasa tidak mampu, mengapa tidak mundur saja daripada menambah dosa. Bukan kok dia tidak mampu lalu marah-marah pada orang yang mengkritik atau menuntut supaya si pengkritik mencarikan solusi/ jalan keluarnya. Kalau pemimpin itu pintar dan punya "ngilmu" mestinya ia pandai mencari solusi yang sesuai dengan keinginan rakyatnya. Kalau pemimpin itu bodo, berarti ia tidak memenuhi syarat untuk menjadi pemimpin. Jadi yang bersangkutan harus tahu diri dan jangan menipu diri. Any way, untuk rakyat KUkar, solusi dari permasalahan yang ada adalah adalah carilah pemimpin yang amanah dan adil. Dia tidak harus pintar betul tapi yang lebih penting adalah punya "ngilmu" yaitu bisa memenuhi aspirasi rakyat Kukar: amanah, adil, mampu menyelami aspirasi dan tidak korupsi !. Kalau pemimpin itu korupsi sudah sangat jelas bin terang benderang bahwa ia tidak memenuhi kriteria sebagai pemimpin karena jelas ia telah menipu rakyatnya sendiri. Masak duwit 3,6 triliun setahun tidak menjadi apa-apa, (terbukti dengan membengkaknya jumlah rakyat miskin. Karena pastilah ada yang salah dalam pengelolannya. Karena di kolong jagad manapun, yang namanya pemerintah itu tujuannya adalah untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur secara merata. Bukan menambah jumlah orang miskin dimana-mana. Kalau suatu pemerintahan tidak jalan, apa tidak sebaiknya duwit 3,6 triliun itu dibagi-bagi saja langsung pada rakyat Kukar yang jumlahnya sekitar 150 ribu itu: simple kan ?. Nah aku ngomong begini ini biasanya pasti dicurigai mau jadi ini itu, bersifat politis de el el el. Tidak ada kepentingan untuk itu, karena tinggalku jauh di banjarmasin dan bukan pula orang politik tapi hanya orang cukur. Mengapa begitu karena saat ini banyak orang berprasangka jelek alias suuzon. Kalau ada orang mengkritik dibilang sok suci, atau hanya karena belum dapet kesempatan, kalau sudah dapet kesempatan mungkin lebih parah dan lain sebagainya. Untungnya aku ini hanya tukang cukur yang tidak ada kompetensi untuk jadi pemimpin di Kukar. Kalau kebetulan aku seorang pengamat atau politisi di Kukar wah wah mungkin sudah dicurigai mau jadi ini atau itu. Jadi tidak ada urusanku untuk berpikir siapa Bupati Kukar mendatang, yang penting setan belang siapun ia, asal bisa mensejahterakan rakyat Kukar, dia harus didukung. Yng sudah jelas-jelas bikin sengsaran rakyat KUkar harus di lengserkan. Karena rakyat adalah pemegang kedaulatan tertinggi di negeri ini sementara pemimpin itu hakekatnya hanya pelayan belaka.
anang ijuh <ajui323@yahoo.co.id>
banjarmasin , kaltim, Indonesia - 20 Juni 2007 15:04:27 WITA




Selamat atas perkembangan pembangunan di kutaikartanegara.

annas
www.gpsmurah.com

annas <marketing@gpsmurah.com>
jakarta, DKI, Indonesia - 20 Juni 2007 11:12:06 WITA




Ass... wb.
Memang apa yg sdra. Andi Subari ktkan itu ada betulnya, tapi perubahan begitu cepat, anda bicara bukan hanya sebatas retorika, tapi itulah kenyataannya apa yg terjadi saat ini, coba kta ulas bersama hasil komentar dari Julak Anang Ijuh apa iyaa sudah dgn Perimbangan 3,6T dgn kondisi Pembangunan Kukar Saat ini. Bagaimana saya tdk menanggapi dgn Dingin permasalahan di Kukar saat ini, omongan Julak Anang itu ada benarnya juga sedikit.Sejak 9 tahun lalu sy meninggalkan Tenggarong. Sampai dgn saat ini bangunan hanya terpusat ditengah Kota Raja Tenggarong yaitu di Hilir sampai dgn km5 bukit biru dgn Hotel Singgasananya, ke hulu sampai dgn kampung Panji dgn Pulau Kumala. Lalu bagaimana dgn daerah sebulu teruuuuuuus kehulu lagi, saya tdk tau, kehilir Loa Kulu, jembayan s/d Kutai Pantai bagaimana???? saya juga tdk tau,bgmana dgn jonggon, jahab, maluhu, dsb semuanya kita akui masih kumuh, belum lagi fasilistas pendidikan, kesehatan sdh terealisasikah sesuai dgn Program Gerbangdayaku???. Ini yg dipertanyakan Julak Anang Ijuh itu, Yaach saya sendiri sebagai Putra daerah menrima dgn lapang dada semua kritik yg ditujukan pada Kukar. Inilah kondisi Kukar yg sebenarnya. Untuk apa kita tutup-2pi, harus kita bongkar dan kita benahi, mari kita yg muda-2 ini siap untuk maju/tampil menerima estapet selanjutnya. Untuk yg sudah tua-2 yaah tau dirilah kalau anda Gagal mundur ajalah sekali lagi dgn berjiwa besar dan terimalah dgn lapang DAda.

Fhani <lhofat@Yahoo.com>
Paguntaka, Kalut, Indonesia - 20 Juni 2007 09:08:29 WITA




ass.wr.wb.naah mulai bagus sdh bahasa sampiyan,he,he,he alhamdulillah julak punya blok-blok tempat barber yg banyak,kl andi masih ''numpang makan''lho julak???kl nurut julak solusi yg tepat bagaimana?,untuk mslh kukar ini...........''orang yang bijak bukan hanya pandai menyalahkan tapi jg harus bisa mencarikan jalan keluar yg terbaik.''lho???kalau untuk menyalahkan anak TK pun bisa lho julak???kl sy menilainnya imbang saja karena diluar sisi negataif jg pasti ada sisi positif yg kadang kita tdk bijak untuk menilainnya,apalagi penilaian diiringi dengan nuansa politik hampir dipastikan tidak objectif hasilnnya karena disana ada unsur suka atau tidak suka,mungkin saja bagiyg senang[suka]dengan pak kaning]beliau ''hero''atau pahlawan,tapi bagi yg tidak suka dengan pak kaning mungkin pak kaning lebih hina dari''Hitler''bisa jadi...??kl nurut sy kembali ke hati nurani masing2 personal saja.kl sy sendiri karena sy hidup di kukar dan cari makan di kukar,dan sy masuk kukar mulai jamannya pak:Haidir hafidz,syafran,sulaiman dan syaukani,,,kesemuanya itu sy anggap baik-baik sj dan membawa kukar ke arah yg lebih baik ,sesuai dengan ''zamannya''....'' [ MEMBACA KESALAHAN ORANG LAIN BAGAI MELIHAT ''BULAN PURNAMA''KALAU MEMBACA KESALAHAN DIRI SENDIRI BAGAI MELIHAT BULAN''KENA GERHANA'']post by>andi_subari@yahoo.com}
andi subari <bludreg@yahoo.com>
tenggarong, kaltim, Indonesia - 20 Juni 2007 08:24:59 WITA




Nah lo buat bung andi subari, memang aku ini tukang cukur yang mangkal di pasar sudi mampir banjarmasin. Tapi sebagai tukang cukur aku bersyukur sudah punya beberapa blok yang dikelola oleh anak buah.Biarpun cuma tukang cukup kalau rajin baca dan nonton teve kan tahu dunia luar. Kita jadi tahu kondisi di Kukar lewat media. Lalu timbul berbagai pertanyaan, kenapa KUkar sebagai Kabupaten terkaya di INdonesia yang APBD-nya saja 3,6 triliun per tahun tapi orang miskinnya paling banyak di Kaltim ?. Kenapa banyak sekolahan dan Puskemas yang banyak rusak di Kukar ?, Kenapa banyak jalan-jalan di KUkar yang pada rusak di Kukar ?, Kenapa seorang Wakil Bupati Kukar sangat getol mendukung pembebasan Syaukani yang terjerat kasus korupsi ?. Ragam pertanyaan tersebut muncul dibenak orang waras tentunya. Loh apa untungnya jauh-jauh dari Banjarmasin mikirin kondisi Kukar, toh tidak ngaruh bukan ?. Ya kalau kita cuma mikirin diri sendiri memang tidak ada untungnya juga bagi aku mikiran apa yang terjadi di Kukar. Toh langganan tukang cukur tidak terpengaruh oleh kondisi KUkar. Tapi kita hidup di dunia ini kan tidak sendiri, kita ini makhluk sosial yang harus saling membantu dan mengingatkan. Ada hadis Nabi yang mengatakan : barang siapa melihat adanya kemungkaran maka rubahlah dengan tanganmu kalau kau mampu, kalau tidak mampu maka rubahlah dengan ucapanmu dan kalau kau tidak mampu juga maka rubahlah dengan doa, dan yang terakhir ini adalah selemah-lemahnya iman. Jadi buat bung andi subari, hidup ini kita tidak bisa mikirin diri sendiri atau cari selamat sendiri. Memang perlu diakui sebagai tukang cukur, aku ini manusia dhoif juga tapi menjadi tugas kita untuk tolong menolong dan saling meningatkan dalam hal kebenaran. Aku ini beisi banyak kakawalan jua di Tenggarong, kalaunya pas hari raya bulikan ke banjar, bubuhannya banyak bekesah tentang tenggarong, hati ini jadi miris mandangar bubuhannnya bekesah soal tenggarong, kasihan acil, julak, kakanakan nang banyak maharit kurang makan pada hal ujar urang kukar itu sugih. tapi banyak jua nang ngalih cari makan.
Pelajaran yang dapat kita petik adalah bahwa jadi pemimpin itu tidak cuma perlu punya ilmu tapi ujar orang jawa perlu juga punya "ngilmu". Kalau ilmu hanya pintar doang tapi dengan "ngilmu" berart sebagai pemimpin bisa merasakan denyut hati dan perasaan rakyatnya. Akhirnya dia tidak memikirkan perutnya sendiri tapi akan menahan lapar sebelum rakyatnya bisa makan. Nah di KUkar itu lain, pemimpinnya sudah makan sampai hampir kekenyangan e e e rakyatnya banyak yang hidup kesusahan. Ibarat ayam mati di lumbung padi. Buat siapa saja yang merasa sakit hati dengan tulisan anang ijuh ini, kami minta maaf. Bukan maksud hati untuk menyakiti orang lain tapi semua demi kebaikan kita bersama. Kita harus saling meningatkan sebelum kematian dan ajal menjemput. Hidup didunia hanya satumat, ujar urang banjar atau sekedar "mampir ngombe" kata orang Jawa. Jadi buat apa menumpuk harta, jabatan dan gelar kalau pada akhirnya akan kita tinggalkan ?

anang ijuh <ajui323@yahoo.co.id>
banjarmasin, kalsel, Indonesia - 19 Juni 2007 19:13:13 WITA




selamat atas web kukar,keliatannya rama banget komunitasnya...:) saya ada info bagi anda yang sendang mencari peluang usaha dg modal minimal,cobalah yang ini,siapa tau membuat anda bisa leboj cepat sukses.dapatkan infonya di www.jalansukses.com atau 021-92759798
LODY SUPANGAT <dr_therapist@yahoo.co.id>
jakarta, dki jakarta, Indonesia - 19 Juni 2007 19:02:33 WITA




waaah,,waah si anank dan siandi rame pada berebut tulang,tulangan ijuk bung andi ada benarnya jg lho?kl kita lihat pengalaman2 dulu khan gitu emang sich bahasanya orang yg belum dapat kue yaa gitu?jujur,bijak dan idealis tp mudah-mudahan julak anank gak silau wl kena lampu mercury,tapi kl julak anank ada garis tangan jadi bupati, gimana ,hayo..kejujuran dan kebenaran kan kaya ''gelap dengan terang aja.,,orang akan jujur bila terlihat oleh manusia tp akan curang bila gak ada yg lihat,,''kata orang bijak''KEJUJURAN DAN KEBENARAN ITU AKAN TERUJI,BILAMANA ADA KESEMPATAN BERBUAT YANG TIDAK TERPUJI,TAPI KITA TAKUT MELAKUKANNYA SEMATA-MATA TAQWANYA PADA YANG MAHA KUASA''
bambang. <demak@yahoo.com>
muara jawa, kaltim, Indonesia - 19 Juni 2007 18:49:10 WITA




ass...salut jg dech,,buat julak anank,,,,yang jujur dan baik hati,,,,biar tukang cukur,,,kl income julak 1 milyar setahun,,, khan gak perlu jd bupati,,haaa,haaa????waah bisa -bisa andi subari ikut kerja dgn julak ''biAR JADI TUKANG SAPU RAMBUT ORANG,,ABIS CUKUR....GMNA JULAK,,??? MAU GAK NERIMA SY JD STAFF JULAK...ANANK...HE,,HEEE,HEEE...[JANGAN BLUDREG..LHO,,JULAK,,,,}MASA JULAK MARAH,,SEEH,,???ABIIIZ,,,MAEEM ''CATE KAMBIANG,,YAAA JULAK'''}SEKEDAR BERTanya,,,neeh,,pada julak,kenapa seech,,julak,,begitu,,,respeck/ prihatin dengan kukar,,,,padahal kl dilihat alamat julak,,,''di banjarmasin''..khan gak terlalu berimbas dgn masalah..''barber'',,,[tukang cukur'']sy rasa wl kukar pailit,,toh,,orangkan tetap bercukur jg,,,hee,,heee,dan jg gak enak gatal rambut,,kl ''udah gondong''...mohon jawaban lho julak anank,,,,tp jangan esmosi,,eeh emosi lho,,,ntr tekanan julak naik,,lho.....??????wass.wr.wb.
andi subari <genta@yahoo.com>
tenggarong, kaltim, Indonesia - 19 Juni 2007 18:16:26 WITA




ass...hee,,hhhee....salut buat bung fhani,,,nanggapi dgn kepala dingin sedingin es di antartika,,,,apa yg sy utarakan adalah realistis jd bukan ''retorika''bang fhani....pada kenyataan dilapangan biasanya si pengeritik or the oposan kl sdh giliran dia yg berkuasa yaa sama jg....khan,,,dulu orang[yg gak sejalan dgn soeharto]waah rame turun kejalan buktinya,,sampai sekarang,,,''gak ada apa-apa]yg didapat,,,yg menderita kita2 rakyat dibawah ...cuma masukan buat julak anank,,,yaa jgn ky orang ''kesurupan''lah,,nanggapi mslh di kukar,,,,sy jadi''geli''sebenarnya,,,,???tapi sy itung2 kl gak ada orang yg ky si anang,,,jd gak rame jg,,,hee,,heee..heeee.....mdhn julak anang...ada garis tangan jd bupati kukar...atau sy,,haa,,haa,,haaa...bisa jadi lebih ''hancur'' dari sekarang,,,,,wass.
andi subari <genta@yahoo.com>
tenggarong, kaltim, Indonesia - 19 Juni 2007 17:52:19 WITA




 

       
Pasang Iklan
Username  
Password  
             
Kabupaten
Kecamatan
Kesultanan
Festival Erau
Seni Budaya
Kesah Loco
Cerita Pendek
Wisata
Direktori
KutaiKartanegara.com