Kabupaten Kesultanan Wisata Seni Budaya Festival Erau Agenda Dokumen
       
Buku Tamu KutaiKartanegara.com | Halaman 44
Arsip Berita Gallery Download Direktori Data Forum Buku Tamu

ARSIP BUKU TAMU

 
Buku Tamu KutaiKartanegara.com
3501-3550
3551-3600
3601-3650
3651-3700
3701-3750
3751-3800
3801-3850
3851-3900
3901-3950
3951-4000
4001-4050
4051-4100
4101-4150
4151-4200
4201-4250
4251-4300
4301-4350
4351-4400
4401-4450
4451-4500
4501-4550
4551-4600
4601-4650
4651-4700
4701-4750
4751-4800
4801-4850
4851-4900
4901-4950
4951-5000
5001-5050
5051-5100
5101-5150
5151-5200
5201-5250
5251-5300
5301-5350
5351-5400
5401-5450
5451-5500
5501-5550
5551-5600
5601-5650
5651-5700
5701-5750
5751-5800
5801-5850
5851-5900
5901-5950
5951-6000
6001-6050
6051-6100
6101-6150
6151-6200
6201-6250
6251-6300
6301-6350
6351-6400
6401-6450
6451-6500
6501-6550
6551-6600
6601-6650
6651-6700
6701-6750
6751-6800
6801-6850
6851-6900
6901-6950
6951-7000
7001-7050
7051-7100
7101-7150
7151-7200
7201-7250
7251-7300
7301-7350
7351-7400
7401-7450
7451-7500
7501-7550
7551-7600
7601-7650
7651-7700
7701-7750
7751-7800
7801-7850
7851-7900
7901-7950
7951-8000
8001-8050
8051-8100
8101-8150
8151-8200
8201-8250
8251-8300
8301-8350
8351-8400
8401-8450
8451-8500
8501-8550
8551-8600
8601-8650
8651-8700
8701-8750
8751-8800
8801-8850
8851-8900
8901-8950
8951-9000
9001-9050
9051-9100
9101-9150
9151-9200
 
 

 

 

 

 

salah satu contoh propinsi yang benar-benar maju dan berkembang
ega <ega_8313@yahoo.co.id>
pontianak, kalimantan barat, Indonesia - 07 Agustus 2007 17:29:22 WITA




sunandar dari muara jw jg kl ada kesempatan jd kucing ''garong''karena cuma punya kesempatan titip lagu di web aja,,ya jdnya begini.nandar sy mau tanya kemana tokoh2 kutai pantai yg dulu gigih bagai baja,begitu ''kecipratan''kue pada ''turu kabeh''.makanya kl jd orang gak usahlah gembar-gembor sok bersih,cukup kita dan sang pencipta yg tau.ok ndr!!!
samsun <emba@yahoo.com>
tenggarong, kaltim , Indonesia - 07 Agustus 2007 11:25:04 WITA




Ass. wr.wb.
Heei! bu2han Tgr. di Koran Radar Tarakan hari ini pada head line "Pak Kaning" diancam hukuman seumur hidup dengan tudahan 4 kasus Korupsi dgn Total @Rp. 120,.... M lebih hasil pemeriksaan KPK, diantara @Rp.120 M tsb Rp. 400 Juta untuk membayarkan kredit macet keponokannya di BPD Tgr. Sayang?? Keponokan juga ikut menghancurkan karir Politik beliau. Marilah warga Tgr. org2 Pro Kaning utk mendoakan agar kaning jgn sampai dijatuhi Hukuman seumur hidup. Hanya itulah yang dapat kalian kirimkan utk sang Pemimpin & juga sbg dukungan moril kpd Kaning. Sabar aja yaa "Kaning"..???

Fhani <lhofat@Yahoo.com>
Paguntaka, Kaltim, Indonesia - 07 Agustus 2007 09:41:48 WITA




CATAT DE` PENDIIIIIIIIIIIIII...................!!!!!!!!!!!!

rahman <humpro20@yahoo.co.id>
kukar, kaltim, Indonesia - 07 Agustus 2007 09:29:39 WITA




hallo
kalo mau bikin kaos atau jaket atau kemeja. hubungin saya yaa. dijamin harga bagus. kualitas distro bandung
hubungin ke 022-7210482
atau 081395057110

soni <soim21@plasa.com>
bandung, jawabarat, Indonesia - 07 Agustus 2007 03:38:44 WITA





hahahaha...hahahaha...

ternyata rame juga nih....ada yg bela dan ada yg menghujat...
masing-masing mempertahankan pendapatnya....masing-masing merasa benar.......

itulah hidup..ada yg positif dan ada yg negatif....
im dan yang....ambillah yg terbaik untuk kita...





samsoel <orang_sehat_pasti_pake_celana@yahoo.com>
banjir_korupsi, kpk, Indonesia - 07 Agustus 2007 01:11:23 WITA




wadak....
waduh....
oouucchh....
*mohon maaf leh dengsanak....nyawa ndak mberi saran maha...lamun kita2 ndak ncarang apa2 ndik ada yang ngelarang...
tapi jangan hak kita bawak nama keluarga AWANG,lamun kita memang keluarga AWANG ada baiknya mun kita posting pakai nama asli kita aja ndik usah makai nama keluarga segala....jujur aja dengsanak....nyawa keluarga AWANG agak ndik nyaman dikit ndengar apa yang kita tulis disini...nama AWANG besar beneh artinya untuk kami....jadi mintak maaf sekali lagi yoh dengsanak...pakai nama kita yang setelah nama keturunan aja yoh....takutnya bedampak ndik baik ke kami yang mandik tahu2 ni....apalagi nama tu dah jadi warisan leluhur kami.....kita kawa ndak ngehujat siapa aja...KANING(misalnya)....tapi tolong jangan pakai nama marga kami.......makaseh dengsanak...

Awang Mardi bin Awang Ahmad <tuk1j4n@yahoo.com>
kota radja, kaltim, Indonesia - 06 Agustus 2007 19:39:24 WITA




Kepada pengurus PON/pekan olahraga nasional kaltim udah siapkah untuk melaksanakan acara tersebut....??? kok g' ada persiapan yang matang nie yg bisa diliat.....kok pada santai aja...ini acara udah dekat betul lho !!!
jng sampai provinsi kaltim jd malu akibat kurang siapnya untuk penyelenggaraan PON 2008 akan datang

Julian Romansha <roman_kutai@yahoo.co.id>
Tenggarong, Kalimantan Timur, Indonesia - 06 Agustus 2007 19:23:25 WITA




Bagi mas-mas dan mbak-mbak yang suka korupsi, mungkin lagu kebangsaan dibawah ini enak untuk di dengerin ya ? meskipun judulnya kucing garong bukan berarti lagu ini digandrungi oleh semua warga tenggarong lho.........

KUCING GARONG

Kelakuan si kucing garong
kalau lihat mangsa mengeong
Main sikat main embat
mangsa yang lewat

Kelakuan si kucing garong
Selalu mencari sasaran
Asal liat pepesan
Wajah bringasan

itu sifatnya lelaki
yang meniru kaya kucing garong
Awas harus hati-ati
bila si kucing sedang beraksi

yang jadi modal andalan
Kucing tawarkan uang jutaan
pabila tak kuat iman
Bisa-bisa jadi berantakan


sunandar <sroan09@yahoo.co.id>
muara jawa, kaltim, Indonesia - 06 Agustus 2007 11:32:36 WITA





MEMBERANTAS KORUPSI MEMANG SUSAH, COY.........


KORUPSI dan pemberantasannya di Indonesia memang ruwet. Lilitannya tidak hanya merentang di pemerintah pusat, tetapi juga menjalar ke daerah-daerah. Lima tahun reformasi dengan salah satu agenda memberantas korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) tidak membuahkan banyak hasil.

Menggambarkan meluasnya praktik korupsi ini, terkait penilaian Transparency International Indonesia melalui berbagai survei independen yang menempatkan Indonesia sebagai negara keenam paling korup di antara 133 negara muncul lelucon sinis. Dalam survei tersebut, Indonesia sebenarnya berada pada urutan kedua paling korup. Namun, karena mampu menyuap lembaga yang melakukan survei, Indonesia mampu berada di urutan keenam negara paling korup. Mengenaskan!

Karena korupsi yang telah menjalar dan hampir merata di semua lapisan ini bangsa Indonesia telah rusak. Di tengah keruwetan dan tidak adanya komitmen pemerintah yang keras, tegas, dan sungguh-sungguh untuk memberantas korupsi, masyarakat putus asa dan menyerah pada keadaan. Cermin keputusasaan dan menyerahnya masyarakat tampak dalam sejumlah survei. Lembaga Penelitian, Pendidikan, dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES) mempublikasikan, hanya sekitar empat persen dari responden yang melihat korupsi sebagai masalah yang membutuhkan penanganan serius.

"Korupsi memang ruwet dan sangat berbahaya. Lebih berbahaya lagi karena kesadaran publik akan bahaya korupsi itu tidak ada," ujar Rizal. Minimnya kesadaran masyarakat merupakan cermin keputusasaan tersebut. Menurut Rizal, bagi masyarakat, negara dinilai sudah pasti korup. "Tetapi sekarang, bagaimana caranya elu korup, tetapi gua juga makan," ujar Rizal memotret kecenderungan masyarakat saat ini melihat korupsi.

Selain sudah putus asa, minimnya kesadaran akan bahaya korupsi disebabkan karena masyarakat tidak bisa melihat keterkaitan antara korupsi dengan kesengsaraan hidup yang dialami sehari-hari. "Membuat keterkaitan korupsi dan kesengsaraan hidup inilah yang menjadi tugas NU dan Muhammadiyah dalam kerja sama ini. Kami berharap mampu menumbuhkan kegeraman dan kemarahan masyarakat secara nasional karena korupsi," ujar Rizal.

KEGAGALAN menumbuhkan kegeraman dan kemarahan masyarakat secara nasional diakui menjadi salah satu titik lemah ratusan upaya pemberantasan korupsi di Indonesia selama ini. Karena tidak ada kegeraman masyarakat tersebut, tekanan masyarakat kepada pemerintah yang memegang peran kunci untuk pemberantasan korupsi tidak muncul. Akibatnya, pemerintah lembek menyikapi korupsi.

"Dalam lorong panjang dan gelap karena korupsi, biasanya kita menunggu dan berharap munculnya the light at the end of the tunnel. Gerakan ini tidak dalam upaya menunggu cahaya itu, tetapi berupaya membuat obor sendiri di dalam lorong tersebut. Dengan obor itu, kita berharap bisa berjalan, tanpa terkungkung oleh kekhawatiran tidak adanya cahaya di ujung lorong," papar Rizal menganalogikan upaya gerakan ini.

Agar obor menyala, tugas NU dan Muhammadiyah yang memiliki jaringan hingga masyarakat akar rumput adalah mencari kaitan antara korupsi dan kesengsaraan masyarakat. Karena itu, akan dibuat sejumlah tafsir tematik atas teks dan ajaran Islam yang kontekstual dan menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

"Kami akan angkat kasus-kasus konkret keseharian masyarakat yang makin sulit karena korupsi. Seorang murid tidak perlu bunuh diri hanya karena tidak mampu membayar uang ekstrakurikuler. Jika si pejabat A tidak melakukan korupsi, anak-anak dapat gratis sekolah. Jika keterkaitan ini dapat dibuat, kegeraman masyarakat akan muncul," jelas Rizal.

Kegeraman yang diharapkan muncul melalui upaya penyadaran yang dilakukan kelompok muda NU dan Muhammadiyah akan dipakai juga sebagai penghukuman langsung oleh rakyat kepada pejabat publik yang melakukan korupsi. Pemilihan Umum 2004 untuk memilih anggota legislatif dan presiden menjadi tujuan antara gerakan ini.

Melalui pemilihan langsunglah, secara ideal kegeraman dan kemarahan masyarakat karena korupsi harus disalurkan. Untuk memunculkan calon pejabat yang dikehendaki masyarakat, sistem pemilihan umum harus diubah menuju sistem distrik secara langsung.

Kegeraman dan kemarahan yang tersalurkan inilah yang diharapkan menjadi obor. Selain dapat menerangi lorong gelap dan panjang, obor tersebut diharapkan dapat membakar semangat aparat pemerintah sungguh-sungguh dan keras melakukan perang terhadap korupsi. Semoga panas obor itu "membakar" koruptor.

(Sumber: Kompas, 25 Oktober 2003

rahmidalingkum <midahlina@yahoo.com>
samarinda, kaltim, Indonesia - 06 Agustus 2007 11:14:34 WITA






Saat ini Indonesia harus waspada pada 2 bahaya laten yang selalu mengintai dan siap kembali “menguasai” Indonesia.

1. Komunisme

Komunisme, bahaya laten yang sejak dahulu memang sudah sangat diwaspadai oleh bangsa Indonesia. Dan akhir-akhir ini mulai kembali coba bangkit walau secara halus dan terorganisir. Tengoklah spanduk pada saat salah satu organisasi yang diindikasikan sebagai organisasi komunis saat berdemo “Rakyat tidak butuh agama, Rakyat butuh makan!”.

2. Soehartoisme

Yang satu ini juga perlu diwaspadai. Sebagai pelaku sejarah reformasi, saya ingat saat itu bagaimana kami (mahasiswa) menjelaskan kepada rakyat yang lugu bagaimana mereka atau tepatnya kita bangsa Indonesia selama 32 tahun dibodohi oleh rezim Soeharto ini. Pada saat itu negara kita ibarat nenek-nenek yang dandanan nya menor untuk menutupi keriput nya. Negara yang berhutang untuk sebagian hutang tersebut digunakan untuk membangun dan sebagian untuk kroni-kroni nya. Dan baru-baru ini, sebuah buku tentang Soeharto telah terbit. Isi nya ?, satu lagi pembodohan terhadap masyarakat !

Terakhir .., seperti kata Bang Napi di tivi, WASPADA LAH …, WASPADA LAH … !!!

utuh badri <jakasi99@yahoo.co.id>
banjarmasin, kalsel, Indonesia - 06 Agustus 2007 10:58:53 WITA




BUAT PARA PENJILAT DI KUKAR " NDESOO!!!!!! KATRO!!!!!!!!TAK SOBEK-SOBEK MULUTMU!!!!!!!!PUAS!!!!!!PUAAASSS!!!!! HIDUP JADI PENJILAT PANTAT ORANG!!!!!!! "

TUKUL <empat_mata@yahoo.co.id>
NDESO, NDESO, Indonesia - 06 Agustus 2007 10:52:13 WITA




JANGANLAH DIRUSAK MEREKA ITU!

Seperti yang sudah sama-sama kita saksikan selama puluhan tahun ini, kerusakan besar dan parah yang dibuat oleh sistem politik Orde Baru adalah justru di bidang moral atau mental. Kerusakan moral atau mental inilah yang sekarang kita saksikan dewasa ini, di mana-mana, di berbagai bidang, dan dalam berbagai bentuk. Tidak hanya di kalangan pemerintahan atau lembaga-lembaga, tetapi juga juga dalam masyarakat, bahkan juga di kalangan keluarga. Korupsi, penipuan, ketidakjujuran dalam urusan-urusan publik sudah bukan tabu lagi. Pelanggaran hukum dan penyalahgunaan kekuasaan, yang menjadi "tradisi" selama Orde Baru, masih terus terjadi juga sekarang ini. Banyak orang sudah tidak peduli lagi apakah harta atau kekayaan yang diperolehnya itu adalah lewat jalan halal atau haram. Dan orang juga tidak mau tahu lagi apakah perbuatannya itu merugikan kepentingan umum atau tidak. Membohongi rakyat juga sudah dianggap sebagai sesuatu yang sah dan wajar-wajar saja.

Dari segi ini pulalah dapat kita coba membaca keruwetan peta politik, sosial dan ekonomi yang sedang terhampar di hadapan bangsa kita dewasa ini. Kebanyakan para "elite" di berbagai kalangan (pemerintahan, DPR, lembaga, agama, masyarakat luas) adalah - langsung atau tidak langsung - produk Orde Baru. Kalaupun bukan, maka, setidak-tidaknya, mereka itu kebanyakan sudah ter-kontaminasi (ketularan) oleh penyakit ganas yang disebarkan selama puluhan tahun. Mereka inilah yang sekarang ini ikut melestarikan, atau meneruskan, praktek dan kebiasaan Orde Baru.

Oleh karena itu, adalah tugas strategis bagi seluruh kekuatan pro-demokrasi, pro-rakyat, dan pro-reformasi, unt itu kebanyakan sudah ter-kontaminasi (ketularan) oleh penyakit ganas yang disebarkan selama puluhan tahun. Mereka inilah yang sekarang ini ikut melestarikan, atau meneruskan, praktek dan kebiasaan Orde Baru.

Oleh karena itu, adalah tugas strategis bagi seluruh kekuatan pro-demokrasi, pro-rakyat, dan pro-reformasi, untuk sama-sama berusaha supaya angkatan muda kita dewasa ini jangan sampai dirusak lagi oleh fihak yang mana pun juga. Angkatan muda kita dewasa ini adalah asset berharga bagi kehidupan bangsa dan negara kita di masa-masa yang akan datang. Kalau mereka sejak sekarang terus menyatukan diri dengan perjuangan berbagai kalangan dalam membela demokrasi dan reformai, maka mungkin sekali negara dan bangsa kita akan bisa dikelola lebih baik dari pada yang sudah-sudah. Dengan begitu, maka bisalah kiranya digantungkan harapan bahwa hak-hak asasi manusia juga akan lebih dihargai di bumi Indonesia.

JIWA DAN DARAH SEGAR BANGSA

Tidaklah berlebih-lebihan, kalau ada orang-orang yang mengatakan bahwa Orde Baru telah merusak generasi muda selama puluhan tahun. Melalui indoktrinasi yang menyesatkan, dan dengan menggunakan berbagai peraturan yang membatasi kebebasan berfikir, dalam kurun waktu yang panjang sekali generasi muda telah di-depolitisasi dan "digiring" secara paksa ke satu arah yang keliru. Akibatnya, generasi muda di zaman Orde Baru sudah kehilangan patriotisme kerakyatannya, dilucuti sifat-sifat kerevolusionerannya, atau ditumpulkan daya kritisnya. Dalam jangka lama KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia), yang resminya adalah "wadah" angkatan muda, ternyata hanyalah dijadikan "kerangkeng politik".

Karena itu, wajarlah bahwa generasi muda di zaman yang gelap itu, pada umumnya (artinya tidak semuanya) tidak mengenal secara baik sejarah perjuangan para perintis kemerdekaan yang melahirkan Sumpah Pemuda di tahun 1928. Sebagai contoh, banyak di antara generasi itu yang mempunyai pengertian yang dangkal - bahkan keliru - tentang arti penting perjuangan Bung Karno dkk dalam usahanya untuk mempersatukan bangsa. Di sekolah-sekolah, atau pesantren, mereka telah terpaksa belajar sejarah bangsa dari buku-buku yang berisi pemalsuan atau ketidakjujuran.

Karena situasi sudah berobah, dan kebebasan demokratis mulai terbuka sedikit demi sedikit, maka perlulah kiranya seluruh bangsa kita memberikan tempat yang semestinya kepada angkatan muda kita dewasa ini. Generasi muda kita adalah komponen bangsa yang penting di kemudian hari, dan adalah juga darah segar rakyat kita.

Dalam rangka pemikiran yang demikian itulah kita semua patut menyambut, dengan gembira, lahirnya beraneka-ragam organisasi di kampus-kampus universitas atau di luar kampus. Demikian juga, kita patut merasa bangga dengan adanya berbagai kegiatan atau aksi-aksi dalam masyarakat yang dilancarkan oleh generasi muda, yang menunjukkan kepedulian atau komitmen mereka terhadap persoalan-persoalan yang sedang dihadapi oleh rakyat dan negara kita. Makin banyak generasi muda yang ikut menerjunkan diri dalam perjuangan bersama untuk menegakkan demokrasi dan meneruskan reformasi, makin besarlah investasi politik dan moral bagi kebaikan masa depan bangsa dan negara kita.

Dalam perjuangan bersama-sama dengan berbagai komponen bangsa inilah generasi muda kita akan bisa menarik pelajaran tentang apa yang baik bagi rakyat dan bangsa dan apa yang tidak. Dari praktek langsung, mereka akan bisa terus-menerus menghimpun pengalaman individual maupun kolektif, tentang perlunya melawan segala bentuk ketidakadilan sosial, ketidakadilan politik, dan ketidakadilan dalam bidang ekonomi.

Mengingat begitu banyaknya persoalan rumit dan gawat yang sedang melanda negeri kita, yang sebagian terbesar adalah tumpukan warisan zaman Orde Baru selama 32 tahun, maka bidang perjuangan kekuatan pro-demokrasi dan pro-reformasi sangatlah luas dan berat. Apalagi, sekarang sudah timbul banyak gejala yang makin lama makin jelas, yang menunjukkan bahwa sisa-sisa kekuatan Orde Baru di banyak bidang masih belum tersentuh sama sekali oleh reformasi. Bahkan, di sektor-sektor tertentu, dominasi masih dikuasai sepenuhnya oleh orang-orang lama pendukung sistem politik Suharto.

Karena itulah, generasi muda kita yang telah mengambil peran penting dalam menjatuhkan Suharto dalam tahun 1998, perlu meneruskan perjuangan, untuk mencegah restorasi Orde Baru. Bahaya laten Orde Baru ini tidak boleh diremehkan. Sebab, mereka ini sekarang sedang - dan pasti akan terus - menghalalkan segala cara, untuk bisa merebut kembali kedudukan politiknya.

Reformasi harus berjalan terus, untuk mencegah terulangnya masa gelap Orde Baru. Dalam medan perjuangan inilah generasi muda Indonesia memikul tugasnya sebagai tenaga pendorong reformasi.

wahyu sahputra <w_sahputra@yahoo.com>
samarinda, kaltim, Indonesia - 06 Agustus 2007 10:51:16 WITA




PHA KABAR DENGSANAK!!!!!! MANA SOLUSI ETAM NI....
munir <munmun@yahoo.co.id>
kukar, kaltim, Indonesia - 06 Agustus 2007 10:40:37 WITA




BUBUHAN ETAM BERKHOTBAH SOAL DENGKI KAYAK USTADZ, HANYA DIA ITU TERLALU BERPKIKIRAN PICIK DENGAN MENGATAKAN BAHWA SEOLAH-OLAH YANG SUKA MENGKRITIK ITU DILANDASI OLEH KEBENCIAN. INI ADALAH SALAH SATU SENJATA-SENJATA YANG BIASA DI MAINKANN OLEH PARA PENJILAT UNTUK MEMBELA "BOS" YANG DIKAGUMINYA. YAITU DENGAN MENGATAKAN BAHWA ORANG YANG MENGKRITIK ITU KARENA DILIPUTI KEBENCIAN........YA ANTEK-ANTEK ORBA MEMANG PINTAR MEMAINKAN KATA DAN BERPURA-PURA. SEPERTI DULU PARA PENATAR P4, PINTAR SEKALI BERCERAMAH DAN BEROLAH KATA, UJUNG-UJUNGNYA KORUPSI JUA..........
kolor ijo <ibe_ijo@yahoo.com>
bontang, kaltim, Indonesia - 06 Agustus 2007 10:36:22 WITA




“Barangsiapa melihat kemungkaran, maka ubahlah dengan tangannya, bila tidak mampu, ubahlah dengan lisan, bila tidak mampu ubahlah dengan hati, namun yang demikian adalah selemah-lemahnya iman” (HR.Muslim)

Maka barangsiapa melihat kemungkaran wajib baginya memberikan nasehat pada yang berbuat kemungkaran. Lebih lagi jika orang tersebut adalah teman kita, saudara kita seiman, sesama muslim, maka lebih berhak dan lebih penting lagi untuk kita nasehati. Apakah kita berdiam diri bila saudara kita yang kita cintai terjerumus dalam kemungkaran? Maka perkataan “Sudahlah jangan mengurusi orang lain. Urus saja diri sendiri. Biar saja dia lakukan apa yang dianggap benar dan kamu lakukan yang kamu anggap benar” adalah kurang tepat. Sikap cuek dan berdiam diri seperti ini tidak diajarkan dalam Islam.

Mungkin bagi si andi subari dan bubuhan etam, hadist di atas dianggap sepi saja. Karena sudah silau dengan adagium bahwa : "bahwa semua orang ada sisi baiknya kok, ngapain ngurusin orang yang berbuat jahat ?", kada jadi duwit jua.

anang ijuh <ajui232@yahoo.com>
banjarmasin, kalsel, Indonesia - 06 Agustus 2007 10:28:39 WITA




dalam pengembangan website informatif imi-kalsel.welcome.to...mohon bantuan data di cabang-cabang yang belum ada datanya..thanks
yosi sailico <cakyoshi@yahoo.com>
banjarmasin, kalsel, Indonesia - 05 Agustus 2007 20:24:12 WITA




ass.wr.wb.waktu jaman orla tinggal kenangan banyak orang takut mengatakan bung karno itu baik''takut di cap anteknya komunis, waktu orba tinggal kenangan jg banyak orang pada malu2[takut2]mengatakan pak harto itu baik takut di cap anti KKN,[anti reformasi]cuma kl kita punya fikiran bijak tentu hal ini gak mesti terjadi.,karena mereka2 jg punya sisi baik yg patut dihargai dan besar pada ''zamannya''dalam buku : Orang-orang besar tanah air''mr.moh yamin[pahlawan pergerakan nasional]memasukan ,Tan malaka dan Mr.syarifudin[padahal keduanya beraliran marxis]pada saat editing buku tsb, editor bertanya pd beliau ''kenapa koq kedua tokoh marxis/komunis ini dimasukan kedalam isi buku ini ??..apa jawab beliau [mr.moh yamin]:''jasa kedua orang ini jauh melebihi kamu{editor]....mdhn cuplikan dialog ini,,,dapat membawa kita pada suasana cool,paece,,,dan dapat membawa kita untuk menghargai sesama manusia sebagai mana ''layaknya''masalah mereka bersalah,,yaa tetap bersalah,,,tinggal kita yg memilahnya''wass.wr.wb.
andi subari <banner@yahoo.com>
tenggarong, kaltim, Indonesia - 05 Agustus 2007 09:55:15 WITA




Saudaraku, dengki adalah penyakit hati yang sangat berbahaya. Siapapun yang mengidapnya, ia akan jauh dari kemuliaan, jauh dari rahmat Allah, dan dekat dengan bencana. Dengki adalah satu dari sekian banyak sifat iblis.

Saudaraku, dengki adalah penyakit hati yang sangat berbahaya. Siapapun yang mengidapnya, ia akan jauh dari kemuliaan, jauh dari rahmat Allah, dan dekat dengan bencana.

Rasulullah SAW bersabda, "Melepaskan dua ekor serigala lapar di kandang kambing tidak lebih besar bahayanya dibandingkan dengan seorang Muslim yang rakus terhadap harta dan dengki terhadap din (agama). Sesungguhnya dengki itu memakan (mengikis) habis kebaikan seperti api melalap habis kayu bakar." (HR. At-Tirmidzi)

Dengki adalah satu dari sekian banyak sifat iblis. Mengapa iblis tidak mau bersujud pada Adam? Sebab iblis dengki kepadanya. Maka, jika kita memiliki sifat dengki, sesungguhnya kita telah memiliki sifat iblis tersebut. Na'udzubillah.

Seorang pendengki memiliki ciri khas, yaitu: Susah melihat orang lain senang, dan senang melihat orang lain susah. Jadi sangat mudah untuk mendeteksi apakah kedengkian ada atau tidak pada diri kita. Apakah kita senang melihat orang lain susah dan susah melihat orang lain senang?

Kemudian, sifat dengki itu biasanya bersesuaian dengan keadaan dan masalah dirinya.MENGKRITIK BOLEH, TETAPI GUNAKANLAH HATI NURANI ANDA.

Bagaimana mengatasi penyakit dengki ini?
1. Kita harus tahu ilmunya. Tanpa ilmu kita tidak tahu kerugian dengki dan bagaimana cara mengatasinya.
2. Belajar mengakui bahwa orang lain (khususnya yang kita dengki lebih baik dari kita. Jangan pelit memberi pujian, kalau memang ia layak menerimanya.
3. jangan sibuk melihat kejelekannya. Sibuklah melihat kebaikkannya walaupun sedikit.
4. Tempatkanlah diri kita untuk menjadi bagian kesuksesan orang lain. Makin banyak berbuat baik kepada orang lain, maka akan makin bebas pula hati kita dari dengki.
5. Mendoakan orang yang kita dengki dengan doa yang dapat mengundang kebaikan bagi dirinya. Barangsiapa mendeoakan orang lain tanpa sepengetahuan orang yang didoakan, Insya Allah malaikat akan ikut mendoakan.
6. Hindari mengungkit-ungkit kebaikan diri di hadapan orang yang didengki.

Semoga Allah menggolongkan kita menjadi orang yang selalu bahagia melihat orang lain mendapat nikmat. Dan selalu siap mendoakan serta menolong orang yang mendapat musibah. Wallahu'alam. SALAM PERDAMAIAN!!!

BUBUHAN ETAM <penengal@kutaikartanegara.com>
RAHASIA, BORNEO, Indonesia - 05 Agustus 2007 09:24:54 WITA




ass.wr.wb.to:awang metal ,awang betulan atau ''awang2an"'kl awang betulan tentu akan menyikapi masalah kukar lebih bijak dari anank ijuh,,kl anank ijuh wajar sj kl dia '' menggonggongg ''yg gak karuan ttg kukar karena kukar bukan tumpah darahnya,''jadi yaa semau dia""ttg sy pro atau contra dgn kaning,,sy mendukung ttg sisi baik yg beliau lakoni [jangankan pak kaning,,binatangpun sy akui ''kebaikannnya'']karena gak mungkin semuannya hitam pekat]seperti anda,anank ijuh syamsoel atau bubuhan etam,,sisi baik dari comment anda2 sy pakai dan sy cermati,ok.buat awang..........???kl boleh tau anda mengaku awangkan,,,orangtua anda mengabdi pada raja kutai jaman nya siapa...[karena sekarang banyak urang munafik ngaku2 awang ,biar ''keren'']kl anda awang betulan sy menaruh hormat buat anda,,tapi tolong biasanya seorang awang pasti ada etika,moral dan menghormati terhadap sesama,,apalagi the wife mr syaukani jg ''dayang''...ok.wassalam.
andi subari <bludreg@yahoo.com>
tenggarong, kaltim, Indonesia - 05 Agustus 2007 09:15:16 WITA




COMMENT:
hei si andi subari dan bubuhan etam, siapapun yang membaca posting2 anda,orang akan segera tahu bahwa anda berdua adalah orangnya pak kaning,

MAAF BUNG ANANG IJUH, JUJUR SAJA SAYA BUKAN ORANGNYA PAK KANING, SY JUGA DI SINI MASYARAKAT KUKAR YG MERASAKAN DAMPAK LANGSUNG DARI PEMERINTAHAN DI KUKAR INI. MEMANG SAYA AKUI DI KUKAR INI BANYAK PENYIMPANGAN TAPI ADA JUGA SISI BAIKNYA PEMERINTAHAN DI KUKAR INI, SAYA SENDIRI MERASAKANNYA BAHWA SEJAK PEMERINTAHAN DI PIMPIN OLEH BPK SYAUKANI BANYAK JUGA KEMAJUAN YG ADA DI KUKAR INI. JD DI SETIAP PERBUATAN, TINDAKAN, UCAPAN, KEMAUAN, KEHIDUPAN, PASTI SEMUANYA ADA SISI NEGATIF DAN POSITIFNYA JADI TINGGAL KITA SAJA BAGAI MANA MENYIKAPINYA. SY TIDAK MEMBELA ORANG YG TERBUKTI BERSALAH TAPI SAYA DISINI HANYA MENYIKAPI DENGAN BIJAK SETIAP KEMUNGKARAN DAN KEMUNAFIKAN YG TERJADI DI KUKAR. YG BERSALAH DAN TERBUKTI BIARLAH YG BERWENANG UNTUK MENGADILINYA. INDONESIA ADLH NEGARA HUKUM MARI TEGAKKAN SUPREMASI HUKUM, JGN ADALAGI KORUPTOR YG JELAS-JELAS BERSALAH BISA BEBAS SEENAKNYA. SALAM PERDAMAIAN!!!!

BUBUHAN ETAM <penengal@kutaikartanegara.com>
RAHASIA, BORNEO, Indonesia - 05 Agustus 2007 08:41:41 WITA




ASSALAMU'ALAIKUM......

WAH RIBUT-RIBUT SOAL KONDISI KUKAR, GUA USUL SUPAYA SI ANDI SUBARI DAN BUBUHAN ETAM, DIKASIH MEDALI : "PENJILAT PANTAT KANING AWARD", PASTI SERU.

BERI APPLAOUS UNTUK ANDI DAN BUBUHAN ETAM ...........
IHIK...IHIKK.............!!!!!

AWANG, PHONE 0541-738865

awang metal <josim88@yahoo.com>
samarinda, kaltim, Indonesia - 05 Agustus 2007 07:03:32 WITA




buat si andi subari, memangnya sampeyan itu tahu kalau aku mengkritik juga habis-habisan pejabat korup di kalsel ? kalau tidak tahu jangan asal mangap bahwa aku tidak mengkritik mereka. Perkara di Kalsel banyak pengemis, jalanan bolong2 itu karena duwitnya banyak di korupsi= seperti di KUkar. CUma di tempat kamu kondisinya lebih parah karena duwitnya banyak tapi kok orang miskinnya paling banyak di Kaltim plus banyak prasarana umum yang memprihatinkan. Jadi aku merasa terpanggil juga untuk ikut cuap2. Sebab menurut penuturan sohibku yang di tenggarong, kalau yang teriak2 itu orang tenggarong sendiri pasti akan dibantai dengan mengatakan : wah anda ini teriak2 karena belum kebagian saja, anda ini teriak karena ingin jadi bupati, pejabat dan lain-lain. Jadi selalu dicurigai dan dimusuhi orang -orang seperti andi subari dan rombongannya. Tapi walaupun bagaimanapun aku salut pada anda yang begitu getol membela bos anda yang diduga maling !!!!!
anang ijuh <ajui232@yahoo.com>
banjarmasin, kalsel, Indonesia - 05 Agustus 2007 06:59:05 WITA




Webnya keren.... Kalo ada yang baru study atau berlibur ke jogja, mampir ke websitenya anak2 jogja yang smart n gaul... Banyak informasi tentang jogja yang akan kamu dapatkan disini. See yaa... Ditunggu kuhadirannya kawan.... :-) http://www.tampanabadi.com
tampan <info@tampanabadi.com>
Yogyakarta, Yogyakarta, Indonesia - 05 Agustus 2007 05:07:09 WITA




APA KABAR WEBMASTER BILA ETAM TULAK LAGI ..........
MOENIER <HANTUBHELAW@KUTAIKARTANEGARA.COM>
TENGGARONG, KALTIM, Indonesia - 04 Agustus 2007 12:46:44 WITA




ass.wr.wb...kangen jg lama gak baca posting bung kolor,,,buat bung kolor,,,sy mesti ngomong apa lagi??sperti yg sy ktkn,,setiap manusia itu ada sisi gelap dan baik ,,naah sisi baik itu yg sy ambil..mslh pembelaaan trhdp wong cilik,,yaaaa kita-kita inilah wong cilik,,,yg mampunya cuma cuap2 di web,,,tapi sy jujur aja sy orang yg gak terlalu idealis,,ky anda,,ijuh,,atau syamsoel..[sy takut ngatakan sy bersih,,,anti kkn anti korup}sy hanya takut kl sy jd munafik..ok..wasssalam...and peace aza??
andi subari <bludreg@yahoo.com>
tenggarong, kaltim, Indonesia - 03 Agustus 2007 12:06:15 WITA




ass.wr.wb. dibenahi kalselmu..dulu,,,juh?? sy jg 4 hr yl dari banjarmsin,,,dan sama saja,,,jalan2 di hulu sungai sekolah2 yg sy lewati jg sama aja parahnya dgn kukar,,,oke,,,,[ JD lbh baik ijuh benahi dulu,,yaaa... ??? JANGAN IJUH CUMA BISA PROTES CELANA ORANG,, PADAHAL CELANA SENDIRI BELUM TERKANCING''' ]MALAH PENGEMISNYA LEBIH PARAH DARIPADA''KUKAR'']IJUUH,,IJUUUH,,SY MULAI THN 87-2007 ,,,SDH PP BJM SMD -TGR..SAMA SAJA ..APA JG YG DiBUAT PARA PEJABAT DIS ANA,,,[KENAPA ANANK IJUH...GAK PROTES ATAU MENGHUJAT MEREKA...ADIL..DUNK !!!]...kenapa anank ijuh gak protes,,sampai kini di martapura[yg terkenal kota santri]prostisusi jg,,on the way....haaaa,,haaaaa..ijuuh,,ijuuuh,,,kancing celanamu dulu,,,baru ngancing,,celana orang,,juuh???wass. wr.wb.
andi subari <bludreg@yahoo.com>
tenggarong, kaltim, Indonesia - 03 Agustus 2007 11:52:51 WITA




para netter yg terhormat,
sungguh luar biasa komentar2 di forum ini, byk aspirasi masyarakat yg di munculkan ada yg pro dan ada yg anti pemerintahan di kukar ini. SAMPAIKAN TERUS ASPIRASI. SEMOGA PARA PEJABAT / ORANG YG BERWENANG DAN BERTANGGUNG JWB ATAS KEMAJUAN KUKAR BISA MENGOREKSI SEMUA PENYIMPANGAN DI KUKAR INI DAN DI TINDAK LANJUTI, SEMOGA PENYIMPANGAN2 TERSEBUT DI BENAHI DGN BAIK. HIDUP............Anang Ijuh, Andi Subari, Bubuhan Etam, Pria Sehat Tanpa Celana, Kolor Ijo, dll..He...He...He...10000 X

temposo <temposo@kutaikartanegara.com>
pinggir tebes, BORNEO, Indonesia - 03 Agustus 2007 11:41:28 WITA




buat bung andi subari, dengan mengutip kalimat anda yang terakhir bahwa anda sebagai orang yang telah bisa membedakan mana yang baik dan mana yang tidak baik. Setahuku anda memang orang yang paling mumpuni untuk soal yang satu ini yaitu terutama dalam hal memilih. Anda pintar memilih tokoh seperti Pak Kaning yang diduga korupsi daripada memilih membela rakyat yang tidak beruang. Anda tepat memilih pejabat yang diduga korup karena dengan begitu siapa tahu anda akan dapat bagian daripada memihak pada rakyat jelata yang miskin papa. Ya anda memang telah mampu dengan pintar memilih mana yang baik dan mana yang tidak baik, selamat bung andi ! Hitung2an anda memang tidak akan rugi terutama dari sisi bisnis. Buat apa mbela-mbelain kaum miskin yang tidak jadi duwit, bikin capek saja.
kolor ijo <ibe_ijo@yahoo.com>
marangkayu, kaltim, Indonesia - 03 Agustus 2007 11:35:21 WITA




ass.wr.wb,,buat kolor ijo,,,lama gak muncul,,'' jualan kolor,,yaaaa}apapun asumsi anda ttg sy,,pembela kaning,,atau dianggap pro kaning,,kah bagi sy gak ngaruh??karena siapapun manusia pasti ada sisi baiknya,,naah sisi baiknya yg sy ikuti,,ok [mslh ybs mau,,korup..atau sejenisnya itu urusan sida}''jangankan seorang manusia,seekor binatangpun perlu kita ikuti kl dia bisa menuntun kita pulang kerumah pada wkt kita tersesat} naah kl si ijuh atau si syamsoel menganggap syaukani itu orang jahat sejahatnya[gelap semuanya] kl sy msh mampu memilah mana yg baik dan mana yg tdk baik..ok..,,bung .was.wr.wb.
andi subari <bludreg@yahoo.com>
tenggarong, kaltim, Indonesia - 03 Agustus 2007 11:22:46 WITA




hei si andi subari dan bubuhan etam, siapapun yang membaca posting2 anda,orang akan segera tahu bahwa anda berdua adalah orangnya pak kaning, ya pantess kalau membela beliau mati-matian
anang ijuh <ajui232@yahoo.com>
banjarmasin, kalsel, Indonesia - 03 Agustus 2007 11:22:46 WITA




Berikut ini saya buatkan singkatan-singkatan yang pas buat keadaan Kutai Kartanegara sekarang ini
KUKAR = Kuat Uangnya Kaning Atur Rakyat
GERBANGDAYAKU = GERakan Bagi-bagi uANG Dan Akhirnya nanti rakYAt Kena tipU
GDC = Gerakannya sedikit Dibanding Cairan dana yang diterima
PAMUNGKAS = Pasukan Aneh Mencari UntuNG Karena Ada Syaukani
KUMALA = Kumpulan Umat MAnusia Lupa Agama
Mudah-2an maih adalagi singkatan-singkatan lain yang dapat netters termukan dan dapat menjadi secuil koreksi bagi sikap dan tindak tanduk para pemimpin di kutai kartanegara dan juga bagi para penjilat-penjilat atau orang-2 yang cuma sekedar cari keuntungan, sehingga syair lagu maju tak gentar pun berubah menjadi : MAJU TAK GENTAR MEMBELA YANG BAYAR..........

urang udik <muarakomam99@yahoo.co.id>
muara komam, kaltim, Indonesia - 03 Agustus 2007 11:19:56 WITA




KALAU BAGDAD DULU DIKENAL DENGAN CERITA 1001 MALAM, MAKA GUA LIAT DI KUKAR INI LEBIH COCOK KALAU DISEBUT 1001 KEANEHAN. KKN TUMBUH SUBUR, NEGERINYA KAYA, PEJABATNYA KAYA TAPI RAKYATNYA MISKIN. MASA APA YG GUA LIAT BARU-BARU KESANA SANGAT MENGECEWAKAN TDK SEPERTI DIMEDIA MASSA YG PROMOSINYA SELANGIT, PULAU KUMALA HANYA DITUMBUHI RUMPUT, JALANNYA BANYAK YANG RUSAK, HOTEL-HOTEL PELAYANANNYA KURANG MEMUASKAN, DAN ANEHNYA GUA SEMPAT CERITA SAMA ORANG SANA YG KEBETULAN KETEMU SEDANG MANCING DI TEPIAN MAHAKAM MASA BILANGNYA PEGAWAI HONOR SAMPAI 5 BULAN BELUM DIBAYAR, ASTAGA NAGA...DLM HATI GUA, TERUS MAU MAKAN APA. WAH GUA NGGAK BETAH JUGA LAMA-LAMA DISANA RENCANA 1 MINGGU, TERPAKSA BARU 3 HARI GUA LANGSUNG CABUT KE BANDUNG. JANGAN SAMPAI KEMBALI KEDUA KALINYA LAGI KEK KUKAR PIKIR GUA DLM HATI. BANYAK BUANGET... KEANEHAN YG GUA TEMUI DI KUKAR. TAK HABIS FIKIR KOK PEMERINTAHANNYA MIRIF CERITA ABUNAWAS. KASIHAN GUA LIAT MASYARAKATNYA MSH BANYAK YG MISKIN, BUKTINYA MASIH ADA PERKAMPUNGAN KUMUH DITENGAH KOTA, GUA NGGAK TAHU KAMPUNG APA NAMANYA POKOKNYA DEKAT MUSEUM. INTINTA TERNYATA APA YG DIPROMOSIKAN LEWAT MEDIA MASSA KENYATAANYA JAUH SEKALI DAN SANGAT MENGECEWAKAN.
yulianto kasiman <yuli-78@yahoo.co.id>
samarinda, kaltim, Indonesia - 03 Agustus 2007 11:13:42 WITA




Vila 20 Ha Dilengkapi Helipad dan Pacuan Kuda

Syaukani merupakan sosok berpredikat lengkap. Dia adalah kepala daerah yang berlatar belakang aktivis ormas, politikus, birokrat, sekaligus dosen yang mumpuni. Bagaimana kehidupan tokoh yang kini menjadi tersangka korupsi tersebut?

TAK ada yang menyangka nasib Syaukani Hasan Rais, nama lengkap orang kuat kelahiran Tenggarong, ibu kota Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) itu, akhirnya berakhir di meja pemeriksaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Karir pegawai negeri sipil dia dimulai sebagai guru dengan jabatan terakhir kepala SMEA Tenggarong (1973). Setelah itu, dia masuk ke Dispenda (1978). Setelah berpindah beberapa pos, pada 1992, pria yang kini berusia 58 tahun tersebut diangkat menjadi kepala Dispenda Kabupaten Kukar.



Di sela-sela mengemban amanat sebagai birokrat di daerah, karir politik bapak tiga anak tersebut juga berjalan mulus. Dua kali dia memimpin DPC Golkar di Kukar. Lalu, pada awal era reformasi, dia tampil ke depan menjadi ketua DPRD Kabupaten Kukar (1997-1999).

Era reformasi membuat nama Syaukani yang akrab dipanggil Pak Kaning tersebut semakin melejit. Pada 1999, dia terpilih menjadi bupati Kukar. Di bawah kepemimpinan dia, Kabupaten Kukar semakin makmur dan kaya raya. Hanya dalam dua tahun, APBD kabupatennya melejit dari Rp287 miliar pada 1999 menjadi Rp1,488 triliun pada 2001.

Uang memang terus mengalir deras ke daerahnya. Tahun lalu, angka APBD kabupaten itu naik lagi menjadi Rp3,795 triliun. Hal tersebut menjadikan Kukar sebagai kabupaten terkaya di Indonesia (bandingkan dengan APBD Jatim –setingkat provinsi– yang pada 2007 hanya Rp5,1 triliun).

Sebagian besar kenaikan pendapatan daerah tersebut memang bukan hasil jerih payah Syaukani, tapi karena nasib baik. Sebagai kabupaten yang memiliki banyak sumur migas, pada era reformasi, Kukar ketiban rezeki nomplok dari bagi hasil pendapatan dengan pusat.

Menjadi bupati sebuah kabupaten terkaya membuat Pak Kaning tampil sebagai figur publik. Dalam setiap forum ketua Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) yang dia pimpin dalam periode 2000-2004, dirinya selalu menjadi pusat perhatian.

Doktor ilmu kehutanan IPB (2005) tersebut aktif menulis buku serta esai tentang otonomi daerah. Bukunya yang ketiga, Overview to The Future of Regional Autonomy, yang berisi pemikiran-pemikiran kreatif tentang budaya demokrasi serta reorganisasi di lingkungan pemerintahan kabupaten, sering dibahas dalam seminar. Termasuk di lingkungan Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhanas).

Sekarang, ketika memasuki tahun ketiga periode kedua masa jabatannya sebagai bupati Kukar (2005–2009), Syaukani sakit-sakitan. Dia sudah dua kali menjalani operasi saraf tulang belakang di Jakarta. Tidak hanya itu. Kini pria yang semasa muda aktif di IPNU dan PMII tersebut berstatus tahanan KPK.

Status baru itu disandang Syaukani setelah dirinya dijemput paksa penyidik KPK dari rumah dinas Pemkab Kukar di kawasan Menteng, Jakarta. Dia diduga berkorupsi yang merugikan negara (APBD Kukar 2003-2005) dengan nilai total Rp40,75 miliar.

Benarkah dia berkorupsi? Bagaimana gaya hidup alumnus sarjana Fakultas Ekonomi Universitas Jember 1978 tersebut? Berdasar pengamatan Kaltim Post (grup Radar Lampung), jika sedang berada di Tenggarong, tempat menginap Syaukani hanya dua. Kalau tidak di vila miliknya di Kelurahan Maluhu, Kecamatan Tenggarong, Kukar, dia biasanya berada di rumah bupati di Pendapa Odah Etam, Jl. Mulawarman, Tenggarong.

Vila milik Syaukani yang kini juga menjadi rektor Universitas Kutai Kartanegara di ujung Jalan Sangkulirang, Kelurahan Maluhu itu termasuk istimewa. Selain terdiri atas beberapa bangunan rumah yang cantik, cottage, dan perkebunan yang luas, vila tersebut dilengkapi area pacuan kuda (ranch).

Saat memasuki kawasan itu Sabtu lalu sekitar pukul 10.00 Wita, kompleks vila tampak sepi. Yang ada hanya beberapa tukang kebun yang sedang bersih-bersih.

Tiga bangunan guest house (penginapan tamu) dari kayu ulin yang dilengkapi fasilitas pengatur udara (AC) serta perabot lengkap pun terlihat sepi. Tak jauh, ada bangunan lagi berukuran agak besar. Tempat itu sering difungsikan bupati untuk rapat konsolidasi, pertemuan, dan lainnya.

’’Bangunan itu biasa dipakai meeting oleh Pak Kaning,’’ ujar Jasimin, staf rumah tangga yang sudah enam tahun bekerja di tempat tersebut.

Ketika ditanya mengenai posisi penghuninya, Jasimin menjawab, semua –Syaukani dan ketiga anaknya– tidak berada di tempat. Sejak Syaukani dirawat di Rumah Sakit Gading Pluit (RSGP), Jakarta, pertengahan Desember 2006, vila tersebut memang sering kosong.

Secara keseluruhan, pekerja kebun dan cleaning service di vila tersebut berjumlah sembilan orang. Mereka bertugas membersihkan vila utama, guest house, kebun, serta mengurusi kuda dan rusa.

Dengan posisi lahan sedikit naik ke atas dari gedung pertemuan tersebut, ada tiga lagi bangunan induk yang saling berdekatan. Menurut Jasimin, di salah satu bangunan itulah Syaukani yang kini menjadi ketua umum DPD Partai Golkar Kaltim tersebut tinggal beserta keluarganya.

Di depan bangunan diparkir sedan mewah Volvo hitam bernomor polisi AA 7200 BB. Di sampingnya terdapat Mazda pikap kuning berpelat KT 8407 DE. Masih di dekatnya, terlihat pula dua unit mobil golf.

’’Sudah beberapa bulan ini bangunan tersebut kosong. Ya sejak Bapak pindah ke pendapa (rumah dinas bupati yang telah direhab) sekitar Oktober 2006. Apalagi, beliau masih sakit di Jakarta,’’ ungkap seorang staf yang lain.

Yang menarik pada desain zona privasi seluas 20 hektare itu, saat duduk di teras kompleks vila tersebut, tamu bisa memperoleh pemandangan indah. Selain taman yang tertata apik, di sana ada persawahan yang dipadu perkebunan serta kolam buatan.

Arena pacuan kuda beserta kandang yang didesain sedemikian rupa serta puluhan ekor rusa yang hidup lepas menjadi daya tarik tersendiri. ’’Saat ini, kudanya tinggal dua ekor di kandang. Ada pun payau (rusa, Red) masih banyak,’’ kata Jasimin.

Selain itu, di sana ada dua bangunan bercat kuning. Juga sama sekali tak ada aktivitas. Bangunan dengan kontainer di dekatnya itu lebih sering difungsikan sebagai gudang. Di depannya terlihat lima unit motor Bajaj yang dipajang berderet.

Kompleks Vila Maluhu juga dilengkapi helipad. Fasilitas pendaratan heli tersebut, antara lain, digunakan melayani tamu-tamu jenis very important person (VIP) setingkat pejabat tinggi atau pengusaha sukses. (*)

sarang tawon <srindilna@yahoo.com>
martapura, kalsel, Indonesia - 03 Agustus 2007 11:06:06 WITA




ass.wr.wb.siapapun yg membaca posting anda itu,hampir dipastikan asumsinya sama dgan sy,, kecuali orang tsb mempunyai karakter sama dgn mahluk ini[ijuh]alibi pembelaan anda jauh meleset,,juuh!!!dan aneh...kampung anda[kalsel]sendiripun koq gak anda sentuh,,hee,heee dan kl mau adil kenapa anank ijuh gak protes mslh di martapura yg katanya termasuk kota santri,,msh ditemukan tempat ''prostutsi'',,atau apa sdh di legal,,kan yaa juh??jd buat ijuh,,,,''bersihkan dulu rumahmu,baru bersihkan rumah orang lain'',,yaaa??malu dunk!!anda ''menggonggong'''ttg anti ini anti itu" sementara kalselmu,,sendiri,,,haaaaa,haaaa.,,wass.wr.wb.
andi subarib <bludreg@yahoo.com>
tenggarong, kaltim , Indonesia - 03 Agustus 2007 11:01:01 WITA




Mun Kita Rancak keliling kota Tgr, kita pasti banyak njumpai baliho-baliho pore, tapi coba cermati setiap ada even caturkah, MTQ kah, Tinju Cris jhon kah, Hari raya kah Bahkan acara Dangdutan disitu pasti ada muha Pak kaning ngan pacarnya pak Syamsuri. padahal apa hubungannya yo, Cobai pegi ke Smd, atau Balikpapan ada kita nemui muha pak amin atau pak Imdad (kecuali pas kampanye) ini menandakan diwadah etam ni ndik asing lagi dg Penjilat, yg menyupani Yg Dijilat ndik Risih malah kegawalan, ndik peduli yg njilat ni binikah, lakikah, bencongkah Laughing nyawa yg ngelihat haja supan, masa sida ndik supan. Pokoknya bunyi sida kita ngadakan acara apa aja kami bantu asal ada syaratnya : Twisted Evil muha kami bedua dipasang supaya urang-urang tahu karena kehebatan kaminihak Tgr jadi maju (Tgr maha, Sanga-sanga, muara jawa, Kota bangun Dll tenggelam) Shocked
_________________
Sebaik-baik manusia adalah manusia yang berguna bagi manusia lainnya.

siromantul <jogele@yahoo.co.id>
bontang, kaltim, Indonesia - 03 Agustus 2007 10:58:42 WITA





BUAT SAUDARAKU SI BUBUHAN ETAM DAN ANDI SUBARI, ANDA BERDUA MEMANG ORANG YANG PATUT UNTUK DITELADANI. DENGAN MENYIMAK KOMENTAR2 ANDA BERDUA, SAYA MENYARANKAN AGAR ORANG YANG SEVISI DENGAN ANDA MEMBENTUK SUATU PAGUYUPAN YANG BOLEH DIBERI NAMA : PASUKAN BERANI MATI PEMBELA PAK KANING. KARENA AGAK JARANG DI ZAMAN MODERN INI ADA ORANG-ORANG SEPERTI ANDA YANG BEGITU MILITAN DALAM MENGAGUMI SESEORANG. BUAT ANANG IJUH, SAMSUL YANG TIDAK PAKE CELANA DAN JUGA TEMEN KPK, ANDA ITU KOK SEPERTI MELUKIS LANGIT, SEMPROT SANA SEMPROT SINI TANPA SASARAN YANG BERARTI. TAPI ASIK JUGA UNTUK TAMBAHAN PENGETAHUAN TENTANG SITUASI KUKAR. SALAM PERSAHABATAN UNTUK ANDA SEMUA.

kolor ijo <ibe_ijo@yahoo.com>
marangkayu, kaltim, Indonesia - 03 Agustus 2007 10:50:50 WITA




WAH SI BUBUHAN ETAM BENAR-BENAR KALAP, HATI-HATI KALAU JANTUNGAN !. TERUS PEGANG TEGUH PRINSIP : MAJU GEMETAR MEMBELA YANG MBAYAR, BERI TEPUK TANGAN UNTUK BUBUHAN ETAM HAYO...HAYO...!!!
anang ijuh <ajui232@yahoo.com>
banjarmasin, kalsel, Indonesia - 03 Agustus 2007 10:44:50 WITA





ANANG IJUH!!! SUNGGUH LUAR BIASA KATA-KATA ANDA PATUT UNTUK DIBERI PENGHARGAAN SEBAGAI ORG YG BIJAK. JGN MEMBALIKKAN KEADAAN, JGN MENJADI SEORANG YG PANDAI MEMUTAR BALIKAN FAKTA, JGN MENGHINDAR DARI APA YG SUDAH ANDA UNGKAPKAN PADA TULISAN ANDA DI FORUM INI, COBA SIMAK KEMBALI COMENT ANDA!!! SUDAH LUPAKAH ANDA SEKARANG...ATAU SUDAH KEMBALI KEJALAN YANG BENAR?.. ATAU PURA-PURA TDK TAU?... ATAU ANDA SENDIRI SUDAH LUPA INGATAN!!!!. SALAM PERDAMAIAN!!!!!

BUBUHAN ETAM <penengal@kutaikartanegara.com>
RAHASIA, BORNEO, Indonesia - 03 Agustus 2007 09:21:37 WITA




mencari lowongan pekaerjaan di kutai kertanegara
andhi irawan <andhikaltim@telkom.net>
depok, jawa barat, Indonesia - 03 Agustus 2007 04:00:46 WITA




hmm...
tenngarong emang bagus kl malem...
apa lg jembatannya...
udh ky dijembatan diluar negri aja...

tp..
kpn nie...ad erau lg...???

^_^v

inoel <inoel_sweet@yahoo.co.id>
samarinda, kaltim, Indonesia - 02 Agustus 2007 21:09:41 WITA




BUBUHAN ETAM MERADANG, sementara ia sendiri tidak mampu memberikan definisi apa itu menghujat, apa bedanya menghujat dengan mengkritik ? kalimat mana yang menunjukkan bahwa apa yang kusampaikan adalah menghujat, apa bedanya menghujat dan menuduh ? ARTI MEMFITNAH ADALAH MENUDUH TANPA BUKTI, sementara aku tidak pernah menuduh siapapun !!!!! kecuali anda yang kemudian menafsirkannya.
anang ijuh <ajui232@yahoo.com>
banjarmasin, kalsel, Indonesia - 02 Agustus 2007 14:00:37 WITA




ANAG IJUH MENULIS:

Karena menurut hemat saya, menjadi pendukung perilaku pejabat korup lebih berdosa daripada sekedar menghujat-hujat.

MAAF BUNG ANANG IJUH, MENGHUJAT TANPA BUKTI JATUHNYA FITNAH. FITNAH MENURUT AGAMA ISLAM LEBIH KEJAM DARI MEMBUNUH. ARTINYA ANDALAH YANG BERDOSA.

JELAS SEKALI PERNYATAAN ANDA ITU SANGAT-SANGAT SALAH SEKALI, JANGANLAH MENGGUNAKAN KATA-KATA ISLAMI, SEPERTI SEORANG ULAMA SAJA. TAPI SEPERTINYA ANDA SENDIRI TIDAK MENGERTI DENGAN ISTILAH-ISTILAH DALAM AGAMA ISLAM. SALAM PERDAMAIAN!!!!

BUBUHAN ETAM <penengal@kutaikartanegara.com>
RAHASIA, BORNEO, Indonesia - 02 Agustus 2007 10:53:58 WITA




Kalau andi subari nanya, apa sih yang telah diperbuat anang ijuh terhadap KUkar ?, ya jawabnya sudah sangat jelas apa yang saya perbuat adalah bersuara melalui posting ini. Karena secara fisik tempatku jauh dari KUkar. Soalnya kalau ada orang mengkritik kukar lalu dia itu berdomisili di KUkar biasanya akan dihujani dengan tuduhan: wah dia itu ingin jadi bupati atau setidak-tidaknya ingin jadi pejabat, wah dia itu menggonggong karena belum kebagian dan tuduhan-tuduhan sirik lainnya. Nah kalau yang mengkritik itu orang diluar KUkar, paling-paling cuma dibilang sok usil ngurusin orang lain dan sebagainya. Memang serba salah menjadi tukang kritik karena akan selalu dicurigai. Lebih enak diam seribu bahasa melihat banyak kemungkaran terjadi, meskipun ia harus juga menanggung dosa komunal. Dan bagiku daripada ikut menanggung dosa komunal lebih baik ikut bersuara meskipun dikata-katai sebagai profokator atau orang usil, nggak apa-apa ...........
anang ijuh <ajui232@yahoo.com>
banjarmasin, kalsel, Indonesia - 02 Agustus 2007 10:47:12 WITA




MEWASPADAI BAHAYA LATEN ORDE BARU

Salah satu bahaya laten Orba adalah sikap "poko'e" yang melekat padanya. Salah satu ciri-cirinya adalah kalau ada orang lain mengkritik soal korupsi, dia akan mati-matian melakukan pembelaan dengan berbagai dalih dan cara. Semisal ada orang lain menyoal kasus korupsi, dia akan dengan sigap mengatakan: "emangnya elu itu orang bersih ? , nggak pernah makan uang haram ? sehingga teriak-teriak soal korupsi ?", " Kalau tidak merasa bersih dan suci, jangan teriak-teriak meminta pihak lain untuk tidak korup ?", begitulah kampanye yang di gembar-gemborkan oleh antek-antek Orba. Hasil dari kampanye itu adalah banyak orang lain yang merasa enggan untuk mengkritik dan mengingatkan pejabat -pejabat yang korup karena dirinya sendiri merasa tidak bersih atau suci. Alhasil, kejahatan kemanusiaan yang namanya korupsi akan menjadi merajalela karena ada proses pembiaran massal. Sementara penegakan hukum soal korupsi berjalan terhuyung2. Kalau ini terjadi maka tercapailah cita-cita para antek Orba yaitu memperkaya diri sendiri tanpa orang lain mau ambil peduli. Ini adalah trik sangat lihai yang di tampilkan oleh antek-antek Orba untuk melenyapkan semangat pemberantasan korupsi. Oleh karena itu kita tidak boleh silau dengan trik -trik seperti ini. Mari kembali kepada Hadist Qudsi yang artinya : " Barang siapa melihat suatu kejahatan, maka rubahlah dengan tanganmu, kalau kau tidak mampu, rubahlah dengan ucapanmu dan kalau kau tidak mampu juga maka rubahlah dengan do'a , dan yang terakhir ini adalah selemah-lemahnya iman". Waspadalah...waspadalah..........

anang ijuh <ajui323@yahoo.com>
banjarmasin, kalsel, Indonesia - 02 Agustus 2007 10:34:43 WITA




WAH...SALUT BUAT BUNG ANANG IJUH, RUPANYA ANDA SEKARANG SUDAH MENYADARI DAN BISA MEMAHAMI MAKSUD DARI SAYA, SEPERTINYA SEKARANG ANDA SUDAH MENJADI ORANG YANG BIJAK SEPERTI PUJANGGA SAJA PANDAI DALAM MENGOLAH KATA-KATA PICISAN YANG SANGAT BAGUS BUAT DIRI ADA SENDIRI. SAYA TIDAK PERLU MENJAWAB PERTANYAAN SAUDARA, KARENA SEMUA KERITERIA TERSEBUT SUDAH SANGAT JELAS PADA TULISAN, UNGKAPAN, KALIMAT DAN PERSEFSI ANDA DI FORUM INI!!. SALAM PERDAMAIAN!!!!
BUBUHAN ETAM <penengal@kutaikartanegara.com>
RAHASIA, BORNEO, Indonesia - 02 Agustus 2007 10:32:14 WITA





Waduh bukan main semangat andi subari ini dalam membela pejabat yang terindikasi korup. Bukan hanya itu, beliau juga rupanya pandai memutarbalikkan fakta dan opini orang lain. Posting saya tanggal 16 juli yang berbunyi : "jadi saran saya DPRD kukar beserta segenap anggotanya,berombongan langsung kejakarta,pakai dana APBD,untuk mendemo KPK,karena kukar ingin melestarikan budaya korupsi alias budaya""maling''untuk menunjukan kepada bangsa Indonesia bahwa DPRD kukar ''pro maling'' dan pro korupsi''dan tunjukan bahwa korupsi alias""maling'' bukan perbuatan ''jahat'' di kukar""

Telah diartikan oleh saudara andi subari bahwa saya mengatakan semua anggota DPRD KUkar adalah maling. Apakah sama kalimat yang mengatakan pro maling dan pro korupsi itu sama artinya dengan semua anggota DPRD pro maling ? Jadi jangan memplintir2 kalimat orang yang kemudian menimbulkan makna yang macam-macam.

Tapi bagaimanapun aku menyatakan salut dan penghargaan yang tinggi kepada Anda yang begitu bersemangat membela perilaku korup pejabat2 KUkar, anda is the best. Selamat andi, selamat...

anang ijuh <ajui323@yahoo.com>
banjarmasin, kalsel, Indonesia - 02 Agustus 2007 10:25:08 WITA




Ass.wr.wb
Ada bujurnya jua bunyi si Busu Boyon tu, sudah2 hak bubuhan Pejabat nya rancak bunguli orang di Kukar Khususnya Tgr. ndik byk permintaan busu boyon, bangunkan RSU, Sekolah2, aku nambahi lagi Pasar mun kawa, habis Pasar Tangga Arung namun etam lihat dari jalanan, ndik kelihatan bangunannya yg byk kelihatan terpal2 sida berjualan tu, itu baru Tgr, tegak mana dgnnya dihulu,dihilir sampai kedarat jonggon, jahab, lembonang. bubuhan kita aja nya tahu tu...! aku jaoh ni ndengar kesah maha, atau melihat sida bekaisan di interner ni baru ku tahu tu. Hiduuup busu boyon, mudah2an ada boyon-2 yg lain umpat mberi masukan hasel embangun di Tgr khususnya& Kukar Umumnya, sekali lagi Hidup Busu Boyon

Fhani <lhofat@Yahoo.com>
Tarakan, Kaltim, Indonesia - 02 Agustus 2007 08:08:00 WITA




PAKKKKKKKKKK.....BAWASDA/BAWASPROP/BPK/KPK, TOLONG PERIKSA YANG KAMI SEBUTKAN INI BANYAK ....... LO; bERANI GAK"
1. uMUM pERLENGKAPAN SETKAB KUKAR. 2. baG. UMUM SET DPRD KUKAR DI bbm /BARANG 4. BPKD PEMBAYARAN 50-50

JANGAN BERANI DI PU AJA YANG LAIN MANA?

TOLONG SELAMATKAN UANG KAMI

KORUP <rampok@Kutaikartanegara.com>
kukar, kaltim, Indonesia - 02 Agustus 2007 00:18:31 WITA




KEPADA YANG TERHORMAT TAMU-TAMU PEJABAT DAERAH DAN YANG LAINNYA YANG AKAN BERKUNJUNG KE KALIMANTAN TIMUR KHUSUSNYA KUTAI KARTANEGARA INI TIPS RINGAN:
1. bERHATI-HATI DIDAERAH KAMI JALANNYA BANYAK LUBANG DAN JURANG YANG CURAM TIADAK LAYAK BUAT DILALUI OLEH KENDARAAN MURAH ANDA. TINGGALKAN PERSEDIAN NAPAS DIRUMAH UNTUK ANAK-BINI ANDA.
2. wASPADALAH DENGAN DOMPET ANDA, KARNA BANYAK TIKUS2 KANTONG
3. GUNAKAN BAHASA YANG MURAH DAN SEDERHANA KARNA PEJABAT DAN ORANG DIDAERAH INI BANYAK KURANG PAHAM DENGAN YANG NAMANYA IPTEK DAN MODERNISASI.
4. BELILAH ANJAT KARNA ANDA AKAN MENDAPATKAN HADIAH/UANG TIPS DARI PEJABAT KAMI SEBAGAI HADIAH ATAS KEBERANIAN DAN PROMOSI ANDA KEDAERAHKAMI
5. SERING-SERING DATANG KEMBALI KARNA KALAU ADA ANDA MAKA DAERAH KAMI BARU TERCIUM BAU MASAKAN YANG ENAK

NGAU <HALI@MALING.COM>
KUKAR, KALTIM, Indonesia - 02 Agustus 2007 00:08:05 WITA




 

       
Pasang Iklan
Username  
Password  
             
Kabupaten
Kecamatan
Kesultanan
Festival Erau
Seni Budaya
Kesah Loco
Cerita Pendek
Wisata
Direktori
KutaiKartanegara.com