Kabupaten Kesultanan Wisata Seni Budaya Festival Erau Agenda Dokumen
       
Buku Tamu KutaiKartanegara.com | Halaman 49
Arsip Berita Gallery Download Direktori Data Forum Buku Tamu

ARSIP BUKU TAMU

 
Buku Tamu KutaiKartanegara.com
3501-3550
3551-3600
3601-3650
3651-3700
3701-3750
3751-3800
3801-3850
3851-3900
3901-3950
3951-4000
4001-4050
4051-4100
4101-4150
4151-4200
4201-4250
4251-4300
4301-4350
4351-4400
4401-4450
4451-4500
4501-4550
4551-4600
4601-4650
4651-4700
4701-4750
4751-4800
4801-4850
4851-4900
4901-4950
4951-5000
5001-5050
5051-5100
5101-5150
5151-5200
5201-5250
5251-5300
5301-5350
5351-5400
5401-5450
5451-5500
5501-5550
5551-5600
5601-5650
5651-5700
5701-5750
5751-5800
5801-5850
5851-5900
5901-5950
5951-6000
6001-6050
6051-6100
6101-6150
6151-6200
6201-6250
6251-6300
6301-6350
6351-6400
6401-6450
6451-6500
6501-6550
6551-6600
6601-6650
6651-6700
6701-6750
6751-6800
6801-6850
6851-6900
6901-6950
6951-7000
7001-7050
7051-7100
7101-7150
7151-7200
7201-7250
7251-7300
7301-7350
7351-7400
7401-7450
7451-7500
7501-7550
7551-7600
7601-7650
7651-7700
7701-7750
7751-7800
7801-7850
7851-7900
7901-7950
7951-8000
8001-8050
8051-8100
8101-8150
8151-8200
8201-8250
8251-8300
8301-8350
8351-8400
8401-8450
8451-8500
8501-8550
8551-8600
8601-8650
8651-8700
8701-8750
8751-8800
8801-8850
8851-8900
8901-8950
8951-9000
9001-9050
9051-9100
9101-9150
9151-9200
 
 

 

 

 

 

Sangat disayangkan munculnya paranormal (dukun) di ruang sidang pengadilan dengan mengadakan ritual "perdukunannya".
Tidak menjadi soal apabila mereka datang "duduk manis" sebagaimana pengunjung sidang lainnya.
Semoga yang menjadi pesakitan (terdakwa) segera insyaf bahwa yang bisa memberikan keselamatan dan kemudahan hanyalah dari Allah. Syirik hukumnya dan dijamin masuk neraka bagi mereka yang meminta-minta kepada selain Allah.

eko sumardiyono <ekos@pupukkaltim.com>
bontang, kaltim, Indonesia - 13 Nopember 2007 07:41:54 WITA




Biaya kuliah di UNIKARTA semakin mahal
Kinerja Aparaturnya semakin mundur

Bagian 2
Toni nurhadi Kumayza
03.11.108.501101.001465

Perbaikan Perlu Aturan Bukan Semangat Menguasai

Manajemen keuangan Unikarta tidak akan selesai permasalahannya jika kita tidak memperhatikan kemampuan aparatur di bidangan ini. Lihat saja di organisasi yang sudah mapan seperti (pemerintahan daerah) setiap aparatur yang di tunjuk menjadi bendahara atau pemegang kas, atau pengelola bagian keuangan, selalu mempunyai standar keahlian di bidang itu dan senantiasa di bekali dengan pelatihan-pelatihan menyangkut keuangan yang ia akan tangani, kemudian tidak hanya itu aturan Juklak dan Juknis juga selalu menyertainya, intinya jika ingin mengelola bidang ini kita butuh orang yang mempunyai kompetensi dan capability di bidang ini. Disertai aturan yang jelas yang mempunyai dasar hukum yang jelas... SEPAKAT!!! Boleh di bilang untuk masalah keuangan ini tidak sembarang orang bisa dan juga jangan di coba-coba.
Semangat untuk memperbaiki keuangan Unikarta jangan menjadi semangat untuk menguasai. Dan akhirnya yang terjadi kita semua tidak mengerti dengan apa yang kita pegang, ketiadaan aturan yang jelas mengenai manajemen keuangan ini tentu saja membuat buruk situasi di tengah SDM kita yang terbatas dengan kemampuan bidang ini. Lihat saja yang terjadi selama ini, mahasiswa senantiasa di pungut biaya pembangunan gedung semenjak Universitas ini ada hingga sekarang, kemudian fakta di lapangan. Gedung mana yang telah di bangun universitas ini? Semua atas bantuan PEMDA maupun PEMPROV seperti gedung yang baru saja rampung di bangun bulan Agustus 2007 berlantai dua tepat di samping LAB komputer Universitas ini.
Ketiadaan aturan yang menjadi sandaran kebijakan dalam sistem RKA (Rancangan kegiatan Anggaran) jelas saja membuat sistem ini kacau balau, misal saja seperti masalah pemotongan pajak seperti saya kemukakan yang lalu, kemudian yang baru terjadi pada awal bulan November 2007 tepatnya tanggal 06 adanya pemotongan dana Jamsostek untuk semua karyawan termasuk yang berstatus pegawai negeri, padahal kita sama-sama tahu bahwa PNS telah mempunyai TASPEN (tabungan Asuransi pensiun). Jelas saja hal ini membuat reaksi keras dari karyawan yang berstatus PNS, Mereka mempertanyakan aturan yang mendasari hal tersebut. terlebih bagi saya, kejadian ini membuat saya bertambah yakin bahwa pengambil alihan pengelolan keuangn ini di dasarkan semangat menguasai bukan untuk memperbaiki.
Memang baru terhitung 3 bulan sistem RKA ini di jalankan semenjak agustus 2007 lalu, akan tetapi hal yang mendasar dari sistem ini terlupakan yaitu kita harus mempunyai kas anggaran yang SAVE. Untuk mewujudkan kas anggaran yang stabil dan SAVE Artinya minimal seminggu perkuliahan yang telah berjalan pemasukan dari masing–masing fakultas harus sudah terlaksana dan tuntas, mahasiswa telah membayar dan melunasi SKS yang di tempuh sebelum menjalankan kuliah dan ini merupakan prinsip dari Sistem Kredit Semester (SKS) murni. Bukankah Upaya penerapan SKS murni ini telah kita lakukan dengan menaikan tarif SKS, Gedung, Her-Registrasi, Perpustakaan, dll dengan membandingkan tarif lembaga pendidikan perguruan swasta lain seperti Widya Gama yang berada di Samarinda. Kemudian dalam rapat Senat telah disepakati bersama untuk memberi Dead line pembayaran bagi mahasiswa masing-masing fakultas sampai tanggal 10 Oktober 2007. Namun dalam dataran pelaksanaan hal ini tidak sesuai dengan apa yang di harapkan, terlihat masih adanya fakultas yang memberikan tenggang waktu pembayaran yang cukup lama dan bervariasi bagi mahasiswanya.
Padahal Mahasiswa sebagai obyek sumber pendapatan mendukung upaya Universitas dalam penerapan SKS murni, ini terlihat dari kondisi yang ”kondusif” dari kalangan aktivis mahasiswa yang tidak sedikitpun mempermasalahkan tarif baru SKS dan Uang Gedung terhadap Mahasiswa Baru. Saya dan rekan-rekan Mahasiswa lainnya juga sadar bahwa Universitas ini harus mandiri baik secara Finance, Sikap, dan otoritas lainnya. Namun saya dan rekan-rekan mahasiswa lain senantiasa mengawasi setiap kebijakan yang di ambil sperti sikap kami terhadap Anggaran kegiatan mahasiswa yang tidak pernah jelas dan juga harga KTM (Kartu Mahasiswa) yang semakin mahal. Karena 2 hal itu yang dirasakan langsung oleh mahasiswa.
Saya pikir setiap fakultas di universitas ini harus berbenah diri, Kita tahu dan sadar di depan mata kita terdapat fakultas yang giat dan kosisten berbenah diri baik di bidang administrasi dan pelayanan lainnya. Hal ini dapat dilihat dari nilai akriditasi yang di peroleh baru-baru ini yaitu B, (sementara ini saya cukup bangga bisa berada di fakultas ini). Maka tidak salah jika fakultas ini senantiasa diminati oleh banyak mahasiswa baru setiap tahun ajaran di mulai. Fisipol bisa menjadi leader dalam ukuran ketertiban administrasi. Mengenai manajemen keuangan fakultas ini telah menerapkan sistem SKS murni atau saya sebut ”Pesan langsung di bayar” semenjak September 2004 silam. Artinya setiap Rencana Studi yang di susun oleh mahasiswa dalam KRS (kartu Rencana Studi) yang di ajukan ke Fakultas harus telah di lunasi pembayaranya sebelum perkuliahan di mulai. Sehingga dalam semester berjalan finance telah tersedia atau SAVe. Kosekuensi logis fakultas harus memenuhi hak-hak mahsiswa dengan sebaik-baiknya karena kewajiban mereka telah di selesaikan di awal perkuliahan.
Saya heran mengapa 6 (enam) Fakultas lain ( FAI, FIKIP, FEKON, F.hum, Fatek Geo, Faperta) dari universitas ini tidak meniru budaya kinerja Fakultas yang terbukti ketertiban administrasinya, juga tidak berupaya meningkatkan mutu Fakultas mereka. ( Lebih lanjut akan dibahas dalam tulisan saya menyangkut kinerja akademik unikarta)
Saya juga tidak mengerti dengan kesepakatan yang terjadi di setiap Rapat senat, apakah tidak ada aturan yang jelas (hitam diatas putih) yang dibuat? Sehingga setiap hal-hal baru yang disepakati dalam rapat Senat ini menguap begitu saja/tidak kosisten untuk dilaksanakan. Atau Rektorat kurang tegas dalam membuat aturan tersebut? Atau Rektorat tidak mengawasi dan atau tidak memberi sanksi yang jelas terhadap kebijakan yang di keluarkan. Sehingga masih saja ada fakultas tidak mematuhi hal tersebut. Atau fakultas kurang mampu menerapkan aturan tersebut? Tapi kok di sepakati AneeeeH kaaaN!!!
Semua pertanyaan saya terpulang kepada Civitas akademika kampus khususnya aparatur Rektorat dan Fakultas mau atau tidak memperbaiki pola manajemen kita?
Mengutip pribahasa Melayu:
Nak......... tidak nak
Jika nak seribu daya
Jika tidak nak seribu daleh
Mau atau tidak mau
Jika mau seribu upaya di lakukan
Jka tak mau seribu alasan di kemukakan
dengan jalan antara lain:
1.Pilihlah orang yang ahli dan paham dalam mengelola keuangaan
2.Buatkan aturan yang jelas dan tegas dalam pelaksanaan manajemen keuangan
3.Kosistensi semua pihak dalam pelaksanaan
4.Prinsip keadilan yang proporsional /kinerja bukan sama rata
Jika kita semua terus bergerak dalam frame berpikir semangat untuk memperbaiki maka YaKiN UsAhA SaMpAi. Karena diam adalah kematian sebelum kematian sesungguhnya. Dan teruslah berproses karena jika kita berhenti sejenak saja akan di gilas oleh mereka yang terus bergerak....!!!
To........ Be.... continue...!

kumayza@yahoo.co.id
www.tozabomkukar.blogspot.com


Toni nurhadi Kumayza <kumayza@yahoo.co.id>
tenggarong, kaltim, Indonesia - 12 Nopember 2007 19:53:00 WITA




Selamat atas dilantiknya bubuhan yang menjadi pagar Bumi oleh Panglima Besar Sempekat Keroan Kutai. mudah - mudahan adat ngan budaya etam kutai tetap terjaga dan masih dalam kaidah agama etam. amin.

Salam untuk bubuhan keroan kutai yang ada di 18 kecamatan, jaga kebersamaan, persatuan dan keutuhan etam urang kutai, baik sesama urang kutai ataupun dengan urang selain urang kutai.

Kemudi Besi.

Misran <misdawkutai@yahoo.co.id>
Tenggarong, Kalimantan Timur, Indonesia - 12 Nopember 2007 13:59:23 WITA




Bagaiman cara pemerintah menangani krisis listrik di Kukar?
bagitu sangat pentingnya listrik dalam kegiatan ekonomi dan industri dan pendidikan tentunya. saya harap agar masalah ini bisa cepat teratasi. Bukankan Kukar terkenal dengan kekayaannya................?
kaya apanya ya..........?

Mr. U <usay_cbl@plasa.com>
tenggarong, Kalimantan Timur, Indonesia - 11 Nopember 2007 11:30:55 WITA





assalamualaikum wr wb

saya merasa bangga dengan KUKAR yang gencar2nya lagi ngebangung daerahnya disegala bidang.
dengan uang yang banyak kita bisa bangun apasaja yang kita mau tapi jangan lupa bangun juga iman dan taqwa kita agar semuanya seiring sejalan selamat dunia akhirat pemerintah daerah tenang rakyat senang.
saya sebenarnya orang banua etam tapi habitat saya di balikpapan.
salam saya untuk semua tamu yang terhormat.

wassalam

masrifai machfudz ( masrifaimachfudz@yahoo.com )





masrifai machfudz <masrifaimachfudz@yahoo.com>
balikpapan, kalimantan timur, Indonesia - 11 Nopember 2007 01:06:24 WITA





hello.....

setelah baca saya jadi ketagihan deeehhhh..............
mudah2an berlanjut

wassalam

rifai

masrifai machfudz <masrifaimachfudz@yahoo.com>
balikpapan, kalimantan timur, Indonesia - 10 Nopember 2007 12:52:36 WITA




ass.wr.wb.saya sependapat dengan bung Toja,yang mengkritik tentang masalah kinerja dan keuangan pada Unikarta,tentang sistem RKA saya setuju aja dengan sistem tsb namun harus di tangani oleh orang yang benar-benar ahli dlm akutansi publik.sehingga dlm tatalaksananya tdk ada yang dirugikan atau diuntungkan ,kl kita menengok kebelakang mengapa YKK tdk dapat menggaji dosen/staf sampai 4 bulan lebih jg karena kelemahan pada sistem keuangan yang dikelola secara tradisional ditambah dengan sistem salary double[berganda]oleh fak2 yang merasa punya income besar achirnya terjadilah 'pailit''plus jg fak2 yang minus income nya ''gak tau diri''selalu minta hak yang sama dengan fak2 yang suplus.jadilah semacam lingkaran setan yang tdk pernah putus.selanjutnya fhk BAU sebagai pengelola keuangan jg jangan terlalu otoriter dalam menangani keuangan fak,karena yang dikelola adalah adalah uang fakultas2 hak BAU hanya mengeluarkan yang penting sesuai dengan kebutuhan/dan rasonal bisa di pertanggung-jawabkan dan tidak melebihi dari 75%dari income yang masuk,karena 25%nya hak Universitas .lalu tentang dana kelas exention[khusus]pada prinsipnya dana dari kls khusus ini tidak ada hubungan sama sekali dengan sistem penggajian di Unikarta oleh karena itu mengenai sistem penanganannya diberikan pd otonom fak[terutama yang 75% ]karena kl semuanya dana lari ke BAU,otomatis fakultas seperti yang di sebut bung Toja fak seperti''sapi perah''untuk minum Aqua gelas saja harus diirit karena jatah dari BAU untuk satu bulan cuma 2 duz/per fakultas.bisa dibayangkan 1 dus cuma 48 gelas jadi kl dua duz cuma 96 gelas ,kl di fak ada 12 orang karyawan/staf ,satu staf minimal 3 gelas sehari,karena jam kerja jam 8pagi sampai jam 4 sore..anda itung cuma bisa berapa hari???selebihnya puasa??? terkecuali ada kemurahan hati dari staf yang memang agk lebih misalnya dengan kocek sendiri membeli secara sukarela padahal notebene fak tsb,surplus..mengenaskan sekali. wass.
rifani <benda@yahoo.com>
tenggarong, kaltim, Indonesia - 09 Nopember 2007 07:27:44 WITA




Salam buat temen-temen tenggarong KHusunya anak2 separi tenggarong seberang. Aku mw kasih masukan nih buat anak-anak kukar, KHususnya anak SMA. Klo mw kuliah jangan k Unikarta!!!!!! yoch Jalannya tebok pang, ndik da perkembangan... apa hak kita polah stu, behondengan maha....
du2'an di turap, jalan timbau mangkurawang always.... wakakakakakakakakakak..... tapi aku selaku putra daerah kukar sangat berharap banget klo ntar tu Koekar tu bisa jadi LA nya Indonesia. Moga jalannya tambah baek..... jereh mun nyawa behonda ceper banyak loba pang!!!! JUST KIDDING

bogel maluhu <hahahahaha@geblek.com>
unknown, lost island, Indonesia - 08 Nopember 2007 22:58:31 WITA




Sudah lama kangen dengan aktifitas VICO.
R.Subagyo <raden.subagyo@energi-mp.com>
Jakarta, Jawa Barat, Indonesia - 07 Nopember 2007 14:06:31 WITA




Kami dari Golden Nusa Travel services selalu mendukung agar KuKar semakin berkembang baik khususnya di bidang pariwisata.
Untuk itu kami berharap mendapatkan akses dan informasi dr intansi yg terkait maupun travel agent yg ada di KuKr. Semoga saja kita bisa bekerja sama .Kami siap melayani dgn jaringan tiketing online 6 komputer.
Thanks and best regards.
Ardi Sayuti

Golden Nusa Travel Services
Hotel Adika Bahtera
lantai 2
Jl.Jend Sudirman No.2
Balikpapan - KalTim
Ph. 0542 417321
Fx. 0542 413960

Ardi Sayuti <ardi@goldennusa.com>
Balikpapan, KalTim, Indonesia - 07 Nopember 2007 13:38:15 WITA




Tampilannya oko
jumansyah <jum_syah@yahoo.co.id>
Bontang, kalimantan timur, Indonesia - 07 Nopember 2007 09:15:53 WITA




Assalamu Alaikum Wt Wb.
Pak saya pingin mempelajari lebih mendalam ajaran Wahidiyah ini, mohon petunjuknya.

M.Hajar B.Sura.
Alamat Jl.Sultan Hasanuddin No.176.
Kab.Luwu Timur
Kec.Wasuponda.
Desa.Wasuponda
Hp.085 299 255 024

M.Hajar B.Sura <hajar_lepa@yahoo.co.id>
Wasuponda, Sul-Sel, Indonesia - 06 Nopember 2007 14:08:49 WITA




Saya adalah seorang dokter umum, yang mempunyai cita-cita ingin sekali menjadi seorang dokter PTT di sana, atau setidaknya saya bisa mengabdi pada kota kuta kertanegara terutama untuk masalah kesehatan di daerah yang terpencil.
Semoga kota kutai menjadi terus berkembang lebih maju lagi sebgai daerah otonom.
Mohon informasi bagi yang membutuhkan dokter di daerah terpencil. Terimakasih.Salam.

loysa <loysa_loveuli@plasa.com>
surabaya, jawa timur, Indonesia - 06 Nopember 2007 12:40:45 WITA




Biaya kuliah di UNIKARTA semakin mahal
Kinerja Aparaturnya semakin mundur.

oleh
toni nurhadi kumayza
03.11.108.501101.001465

System pengelolaan Manajemen keuangan, pelayanan administrasi, dan kegiatan akademik unikarta sudah saatnya di evaluasi kembali, apapun bentuknya sampai pada saat ini stabilitas keuangan lembaga pendidikan ini belum bisa tercapai. Perbaikan, masukan berupa saran dan kritik patut kita lihat dengan kerangka berpikir positif untuk memajukan lembaga pendidikan ini.
Memang banyak persoalan yang hingga hari ini mengganjal kita semua. Sebagai civitas akademika kampus, tugas dan tanggung jawab yang diamanahkan oleh lembaga ini tidak bisa diselesaiakan hanya dengan 3 s/d 4 kali rapat Senat Universitas saja. Akan tetapi perlu kosistensi dan militansi semangat membangun yang “bebas nilai” tidak tercemari oleh kepetingan individu-individu, (elit politik, aparatur pemeritah /birokrat, broker-broker pendidikan dan lain sebagainya)
Kita sadar masalah internal kampus kita hari ini sudah sangat kronisnya, menyeret semua aparatur kampus pada pemikiran sempit atau bisa di bilang “azas Manfaat”. Unikarta tidak mempunya figure akademisi sejati yang membangun kampus ini sebagai lembaga pendidikan bonafit, terhormat, dan elegan di Kalimantan timur itu saja dulu. Semua masalah di bawah ini merupakan akibat dari sebuah persoalan yang tidak ditangaani oleh ahlinya, elit politik menjadikan kampus ungu sebagai lahan politik praktis. Birokrat menjadikan kampus ungu sebagai ladang subur penghasil rupiah.
Mari kita tengok apa sebenarnya yang terjadi:
1. Bidang Keuangan
Unikarta menghadapi kondisi yang failed, 4 bulan lebih gaji dosen dan karyawan tidak terbayarkan oleh yayasan terhitung semenjak Mei s/d Agustus 2007. diputuskan dalam rapat senat universitas kemudian rektorat mengambil pengelolaan keuangan terhitung semenjak tahun akademik baru yaitu ganjil 2007/2008 tepatnya pada bulan Agustus. System pengelolan keuangan unikarta yang disebut Rancangan kegiatan anggaran (RKA) baru berjalan 3 bulan, namun bebarapa persoalan mulai membelit. System ini didasarkan pada konsep kinerja, dan pada dataran pelaksanaanya belum di pahami secara utuh. kita tahu dan sadar yang terjadi adalah eksploitasi sumber-sumber pendapatan oleh rektorat. Mulai dari kenaikan haraga SKS terhadap mahasiswa baru sebesar kisaran Rp 35.000 s/d Rp 50.000, uang gedung menjadi Rp 500.000 her registrasi per semester Rp 40.000.
Oke, sekarang kita kupas permasalahannya :
Pada dasarnya meskipun terpaksa mahasiswa tidak keberatan dengan angka kenaikan tersebut diatas, dengan harapan lebih dapat mandiri dan fasilitas yang diberikan akan lebih baik. Akan tetapi pengelolaan keungan tersebut rupanya bukan di pegangan oleh yang ahli di bidang itu, RKA (rencangan kegiatan anggaran ) produk yang cacat hukum. System ini belum dipahami secara utuh dan belum mendapat payung hukum dalam pelaksanaannya, boleh di bilang belum disahkan tapi sudah dijalankan. Konsep RKA adalah konsep kinerja yang harus dipahami ialah setiap RKA yang di ajukan oleh Fakultas harus betul menunjukan bobot/beban kinerja yang di minta berdasarkan sumber-sumber pendaptan fakultas tersebut. Dalam setiap pengajuan RKA Pengeluaran oleh masing-masing fakultas, Badan Administrasi Umum (BAU) harus berperan besar, BAU harus mampu melihat besaran penerimaan setiap fakultas berdasrkan slip pembayaran mahasiswa yang ada entah itu SKS, SPG, Seminar, Her-regitrasi, dll, dari masing-masing fakultas. Sehingga nantinya tidak tejadi apa yang disebut besar pasak dari pada tiang dalam setiap ajuan dari fakultas.
Yang terjadi sebaliknya BAU tidak bisa menunjukan besarnnya pemasukan keuangan dari masing-masing fakultas, sehingga salah satu fakultas seperti Sospol yang notabene mendapat pemasukan sebesar 1 milyar (regular 600jt & khusus 400jt) menjadi korban sapi perah. Rekening Koran berkisar 1 milyar yang di sebut-sebut dalam rapat terakhir boleh dikatakan itu merupakan pemasukan Fakultas Sospol, karena sesuai dengan slip pembayaran yang masuk ke Fakultas Sospol. Kalau begitu kita harus tegas dan gentlemen, jika itu uang hak dari fakultas penghasil mengapa dipersulit dalam pengajuan RKA??? Yang punya uang kan fakultas itu sendiri kenapa harus di persulit?? Sedangkan fakultas yang belum ada pemasukan dalam pengajuan RKA-NYa harus berani di pending oleh rektorat, karena apa yang akan direalisasikan? jika tidak ada Pemasukannya? Dengan di pending RKA yang di ajukan maka itu sebagai sanksi administrasi agar fakultas tersebut bisa memperbaiki kinerja administrasinya. Kinerja disini harus benar-benar di ukur seutuhnya, boleh di bilang beda mengurus mahasiswa yang bnyak dangan mahasiswa yang sedikit. Beda mengajar mahasiswa yang bnyak dengan yang sedikit, beda beban pelayannanya beda fasilitas dan ruangnya dll.
Jika ini di biarkan berlarut-larut maka kita akan jatuh ke lubang yang sama, seperti lubang yayasan kita terprosok. Dimana dana dari salah satu fakultas membiyai seluruh fakultas, jelas saja kita tergantung akan subsidi dan dana abadi menjadi habis karena selalu menalngi pengeluaran fakultas yang pengasilannya minim namun mengajukan dana besar, otomatis gaji akan telat. Adil bukan berarti sama rata, adil harus proporsional..!!! jika kita ingin memperbaiki unikarta administrasi di masing- masing fakultas harus di perbaikai, minimal harus paham dengan system SKS yang di terapkan oleh universitas ini. Dan jika BAU tidak siap dengan system RKA lebih baik ga usah sok pinter.
Lihat saja masalah pajak yang tidak jelas dasar hukum dan aturannya, membuat setiap bendahara masing-masing fakultas menduga-duga karena kita semua berdasarkan dugaan bukan ilmu oleh orang yang ahli dan tidak ada aturan yang pasti, apakah ini membuat kita semua sejahtera atau sebaliknya??? Dalam rapat pembesar unikarata selalu bermulut sosialis ternyta setiap prakteknya berperut kapitalis. Jika kita semua berkeinginnan memperbaiki manajemen keuang unikarata mari serahkan kepada yang ahli-nya, mari buatkan aturan hokum yang jelas, sehingga dalm pelaksanaannya sesuai dengan apa yang di harapkan…………. To… be.. continue







toza <tozaeee@yahoo.co.id>
tenggarong, kaltim, Indonesia - 06 Nopember 2007 03:46:50 WITA




kukar kaya masyarakatnya banyak yang miskin......
budi wardhana <www.belex_temposo@yahoo.co.id>
tenggarong, kalimantan timur, Indonesia - 05 Nopember 2007 11:21:26 WITA




dengan adanya web ini sangat membantu dalam penyelesaian tugas kuliah di IPB. sedikit saran mungkin ada kelengkapan tentang kehidupan masy suku dayak mulai dari struktur pelapisan sosial, kepemimpinan suku dayak, kekerabatan, hukum adat,norma dan pembagian wilayah mnrt hukum adat suku dayak tersebut. hal ini akan sangat berguna sekali terutama bagi generasi muda yang ingin mengetahui historis dari suku dayak yang sangat menarik untuk dipelajari.

thanks for all.
Harry.
succesary@yahoo.com

Harri <succesary@yahoo.com>
IPB Bogor, Bogor, Indonesia - 04 Nopember 2007 21:47:06 WITA




buat temen temen semua,,,,,,,,alangkah baiknya apabila temen2 mendaftar di forum yang telah disediakan,,,,,


kalo bisa mau kirim pesan uneg2 dan sebagainya,,,,bisa masukin di masing forum yang memiliki tema yang sama,,,,,,,,,,



sepertinya jika terdapat buku tamu dan juga forum,,,,,,,,,,

akan sangat tidak efektif saya rasa,,,,,,,,,,,




oiya,,,ini hanya usul dan juga saran,.........terima kasih atas perhatiannya,,,,,,,,,,,

mukakocak <arifcsu15@yahoo.co.id>
csu bunker, kalimantan timur, Indonesia - 04 Nopember 2007 13:14:19 WITA




Buat teman-teman semua, jangan bosan-bosannya untuk memberi masukan kepada kampung halaman kalian, khususnya KutaiTarumanegara.com. Karena masukan-masukan ini akan membuka jendela dari penjajahan yang dilakukan oleh bangsa kita sendiri(pejabat-pejabat) kita.

Salam bagi Abang/Kakak pengelola web ini.
Maju terus......
Sampai berhasil dan berhasil dan berkelanjutan....


Salam dari saya
Naldy
Padang.

Naldy <Rinald_koto@yahoo.com>
Padang, Sumatera Barat, Albania - 04 Nopember 2007 00:50:39 WITA




untuk semuanya,,,,,,hanya usul,,,,,,
alangkah baiknya apabila kita gunakan forum diskusi yang telah ada dan disediakan,,,,,
untuk menuangkan opini2 qta,pendapat,informasi,,dan sebagainya,,,,,,
sehingga pembicaraan atau topik yang disampaikan,,,,bisa tersusun sesuai temanya,,,,,,
thanks sebelumnya.....

mukakocak <arifcsu15@yahoo.co.id>
csu bunker, kalimantan timur, Indonesia - 03 Nopember 2007 22:34:16 WITA




Saya mahasiswa UNMUL asal tenggarong. Tolong dong kalau ada beasiswa prestasi di tempel di papan pengumuman agar semua mahasiswa asal tenggarong bisa lihat. Dan tentang listrik jangan mati lampu terus. Oya kpn lg diadakan erau atau festival daerah???agar pr turis datang ke tenggarong.
Endhy <Endhy_41@plasa.com>
Tenggarong, KAL-TIM, Indonesia - 02 Nopember 2007 16:58:26 WITA




Boleh dong kenalan dengan netter cewe
anang syaiban <anangsyaiban@yahoo.com>
samarinda, kaltim, Indonesia - 02 Nopember 2007 15:01:41 WITA




"Aku kemak nelek kutai kartanegara ni, kesahnya kabupaten paling kaya di Indonesia, tapi amun etam bejelanan (mulai tengarong ke atas)bubuhan etam benyak ye miskin".

miris saya membaca tulisan diataz, ini salah satunya dan msh banyak lg yang bernadakan sama....

memang benar kutai kartanegara adalah kabupaten yang kaya, yang punya apbd lbh dari 3,7 triliun IDR, tp pernahkah kita berpikir darimana kabupaten ini bisa mencapai nilai fantastis tersebut...??? hanya dari SUMBER DAYA ALAM, bahkan semuanya dari yang tidak bisa diperbaharui(>76%) sekarang yang menjadi pertanyaan berapa yang bisa atau sudah dicapai oleh SUMBER DAYA MANUSIAnya...??? wajar saja kalau kita masih miskin karena selama ini kita teruz dimanjakan dengan alam sehingga kita lengah akan keadaan sekarang bahkan kemampuan kita untuk bertahanpun kurang.

Sadar alam menyediakan, kitapun harus mengelola dengan ramah dengan mental pikiran yang bijak... alampun nantinya akan habis dan yang nantinya akan menggantikan adalah manusia itu sendiri. bagaimana cara kita untuk tidak miskin seperti sekarang...???? jawabannya pendidikan dan generasi muda yang mau belajar. apa anda merasa generasi muda....????

salah satu contoh bumerang kutai kartanegara adalah pendidikan gratis. memang sangat membantu namun ada efek samping yaitu peran peran orangtua terhadap anak menjadi berkurang sehingga wawasan dan kemampuan berkurang, kalau seperti ini teruz bisa kita lihat keadaan 3-5 tahun kedepan.justru lingkungan yang mengambil peran orangtua.

CITA2kabupaten ada ditangan generasi muda
baik menjadi orang penting, namun lebih penting menjadi orang baik



fazrin <Fhazrhien@yahoo.co.id>
tenggarong bogor, kaltim, Indonesia - 02 Nopember 2007 01:07:39 WITA




Back To Basic.............
Aku kemak nelek kutai kartanegara ni, kesahnya kabupaten paling kaya di Indonesia, tapi amun etam bejelanan di hulu (mulai tengarong ke atas)bubuhan etam benyak ye miskin. Apalagi amun etam bejelanan ke perusahaan kelapa sawit (rea kaltim) bubuhan etam jedi kuli maha, ade ye jedi tukang tebes nyiangi kelapa sawit urang, tukang semprot, tukang kuli ngangkut bueh sawit, macam2 hak...
Kutanyai..: brepa gejih kita su/mok? uje side : 32 ribu maha nak..
Bujur2 hendek nangis aku nengar gejih hide.
Padehal, tanah etam luas, APBD etam Triliunan, tapi.....?
(basic etam kutai ni kan daerah agraris)
Amun kupikir...apakiranya amun APBD/pitis etam dipakai untuk molah perkebonan sawit "plasma". (sistem begi hasel dgn masyarakat). Deripade pitis etam dipakai utk ngundang artis, ngundang krisjon, dikorupsi kaning, dll
Apa kiranya nurut kita..?

urang tanah hulu <agus_lgsmd@yahoo.com>
Loa Sakoh, S. Belayan, Indonesia - 01 Nopember 2007 23:34:40 WITA




haLLo warga kutai yang terhormat...kita SMA jakarta berencana mengunjungi kamu di sana... kami butuh informasi selengkap2na tentang transportasi dan penginapan di sana...yang murah ya....?trimakasih untuk yang mau membantu!!
shabrina <shaby_hiky@yahoo.com>
jakarta, jakarta timur, Indonesia - 01 Nopember 2007 15:40:11 WITA




ok
THOUFIEQ HARGIANTO <layang_ku@yahoo.co.id>
pontianak, Kalimantan Barat, Indonesia - 01 Nopember 2007 14:47:19 WITA




hidup di kukar yang kaya tambah kaya yang miskin tambah miskin.....
keylin <yom1@plasa.com>
tanggarong, tenggarong, Indonesia - 01 Nopember 2007 13:54:21 WITA




melalui Kesempatan ini saya perkenalkan, Nama saya SEP AJAN saya adalah Putra Daerah Asal Kecamatan Tabang Kabupaten Kutai Kartanegara ingin menyampaikan beberapa uneg-uneg sehubungan dengan pembangunan yang ada di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara. sebagai orang Hulu saya sangat prihatin dengan keadaan yang sekarang ini sedang terjadi, di Daerah Tabang tempat kami tinggal Mayoritas Penduduknya adalah Petani Tetapi Petani yang menanam untuk dikonsumsi sendiri, sebenarnya daerah kami adalah daerah yang subur dan tidak menutup kemungkinan daerah kami bisa saja mensuplay hasil tani ke Tenggarong untuk memenuhi kebutuhan Pokok di Tenggarong dan Mungkin juga sangat bisa Mengexport ke Luar Negeri. Tetapi Kendalanya sekarang adalah Akses Jalan Darat yang menghubungkan Kecamatan Tabang Ke Tenggarong. Intinya dari Yang ingin saya sampaikan ini adalah MASYARAKAT KECAMATAN TABANG DAN SEKITARNYA SANGAT MEMBUTUHKAN DAN MENGHARAPKAN DIBANGUNNYA SEGERA JALAN DARAT DARI TABANG KE KAHALA. Demikian Comment dari saya Semoga Pihak yang terkait dapat membaca dan melaksanakan keinginan dari kami. (SEP)
Sep Adjan <Qenyah@yahoo.co.id>
Tenggarong, Kalimantan Timur, Indonesia - 01 Nopember 2007 13:06:48 WITA




A B C D E F ( Ah Bok Cape Deh Eike Fiuhhh).......
HIDUP DIKUKAR YANG KAYA TAMBAH KAYA N YANG MISKIN TAMBAH MISKIN.......BUAT APA RAKYAT MEMBAYAR GAJI BUTA BUAT PEMERINTAH YANG DATANG KEKANTOR CUMA ONGKANG-ONGKANG KAKI,GA ADA PERUBAHAN BUAT RAKYATNYA.MAKASIHHHH

KEYLIN <YOM1@PLASA.COM>
TENGGARONG, TENGGARONG , Indonesia - 01 Nopember 2007 11:24:59 WITA




Ass....
Thema kali ini adalah Tentang kelakuan si Kucing Garong...Ehh...maaf ceng, maksud saya, tentang kelakuaan para Anggota Legislator atau Anggota Dewan atau Anggota DPRD, baik di Pusat maupun di daerah-daerah, terutama yang kita ikuti di suara Pembacanya Kaltim Post.

Belum tuntas rencana membangun fasilitas kantor Dewan, muncul oknum anggota Dewan yang minta sangu kesalah satu instansi untuk tambahan biaya anjangsananya, tak lama muncul lagi rencana anjangsana atau studi banding keluar daerah bahkan keluar negeri dengan bermacam dalih khas anggota Dewan yang terhormat...

Beragam cercaan, sumpah serapah di layangkan oleh masyarakat ke pada Komunitas yang sangat fasih menyanyikan lagi "setuju" ini, ketika semua kepentingannya dalam pengesahan Anggaran di ketok oleh Sang Ketua Dewan.

Cap sebagai calo anggaran hanya angin lalu, Tukang bagi-bagi Bansos hanya sarapan pagi saja bagi mereka, buta tuli dan segudang cercaan terhadap tingkah laku para legislator ini sama sekali tak menyurutkan "perjuangan" mereka mengeruk dan mengeruk uang rakyat dengan berbagai cara.

Padahal....,
padahal, terus terang terkadang saya bertanya didalam nurani, apa sih manfaat atas keberadaan atau eksistensi mereka, bercokol didaerah kita pada saat ini, terutama legislator yang domisili kantornya di Kabupaten atau Kota??? sejak dulu sampai sekarang, masyarakat di Kaltim khususnya, yang dikaruniai dengan sumberdaya alam melimpah, berupa, gas, minyak, kayu, batu bara dan lainnya, masih juga kemiskinan tak beranjak jauh dari sisi-sisi kehidupan mereka secara umum.

Masyarakat kaltim tidak minta kaya kok, cukup dengan kata sejahtera saja...tidak perlu muluk-muluk dengan program kesehatan gratis, pendidikan gratis, KTP gratis, SPP Gratis, tidak perlu indah kabar dari rupa, kata-kata murah serba seribu rupiah saja kenapa sih?, misalnya semua sekolah di Kaltim sejak TK sampai S3, cukup bayar seribu perak saja disetiap jenjangnya, untuk apa-kata-kata gratis, realitanya 3 bulan subsidinya baru dibayar Pemerintah, untuk nutupi operasional terpaksa guru dan Kepala Sekolah utang sana sini...sungguh terlalu muluknya...

Untuk fungsi Kontrol? kurang apa hebatnya pengawasan para wartawan/ media massa, LSM, Mahasiswa bahka warga masyarakat sendiri.

Fungsi Budgeting atau Anggaran dan membuat regulasi berupa Perda?, saya kira cukup ditentukan oleh Legislatif yang berada di tingkat Propinsi saja dan Pusat, toh selama ini jatah perimbangan segala DAU Pemerintah Pusat juga yang menentukan berikut regulasinya.

Untuk pemilihan Kepala daerah? sudah zamannya Pilkadasung bung...Partai hanya jadi gubang saja, apalagi ada calon dari independent disetujui Pemerintah nantinya, apa kata dunia tentang manfaat lu..lu..pade..

Tahukah Anda berapa Anggaran Negara yang bisa dihemat jikalau saja para "petualang liar" yang berada diseluruh Kabupaten /Kota ini tidak lagi ada????

Mari kita Kalkulasikan dengan helikopter..eh..maaf ..maksud...saya, kalkulator, rata-rata disetiap Kabupaten/ Kota jumlah anggota Dewan 30 Orang saja dengan Total penghasilan perbulan Rp.10 Juta dikali 300 Kabupaten kota saja = Rp.90.000.000.000.- dikali 12 bulan x 5 tahun = (angka Di Kalkulator saya menunjukkan huruf E, saking tak terhitungnya pemborosan Negara di sektor "khusus penyanyi lagu "setuju" dan "tukang" studi banding ini, luar biasa......

Jadi intinya menurut saya :
1. Perlu diadakan suatu Riset komprehensif oleh DRN (Dewan Riset Nasional) tentang apa manfaat dan mudharatnya keberadaan Legislatif yang berkedudukan di Kabupaten/ Kota.(terkadang dipropinsi Indonesia ini, salah satunya Kaltim, ada DPRD Kota Madya Samarinda, disitu berkedudukan pula DPRD Propinsi Kalimantan Timur)Mubazirrrr..capekkdeh......

2.Untuk menghemat uang Negara, apalagi ditengah melonjaknya harga minyak dunia yang mendekati angka 100 dolar perbarelnya ini, sangat diperlukan saving dana yang tak sedikit agar cadanga devisa kita tetap aman, salah satu alternatifnya pada pemilu 2009 nanti, legislatif cukup di Pusat dan Propinsi saja, tidak usah dan tidak perlu lagi ada legislatif di daerah Kabupaten dan kota, pemborosan saja itu...

3.Perbanyak anggota legislatif dipropinsi, minimal satu kali lipat dari jumlah yang ada sekarang, dengan menambahkan utusan semacam DPD maximal 5 orang tokoh dari masing-masing Kabupaten/kota yang dimiliki Propinsi.

4.Anggota Legislatif 2009, sebaiknya dipilih orang kaya yang sudah mapan secara sosial dan ekonominya, sehingga mereka duduk dilegislatif benar-benar pengabdian sosial, bahkan dengan kekayaannya mampu memberi masyarakat yang kekurangan, dengan harta kekayaan yang mereka miliki, bukan seperti sekarang ini, hanya menggerogoti uang rakyat atau negara...

5.Partai Politik cukup 2 saja di Indon ini, entah apa namanya, Partai serondengkah atau Partai Bigik Nangka, terserah, kebanyakkan partai???.....pusing...


Bila enggan melakukan hal yang kecil, maka sulit menyelesaikan masalah yang besar


Demikianlah...........






paparazi <koetai@yahoo.com>
Kota Raja Raja, Kutai Raya, Indonesia - 01 Nopember 2007 00:36:33 WITA




Tolong dong benahi jln yang ada di samping Unikarta Jln Gunung Belah yang sangat hancur tolong dong di aspal jangan hanya ditambal dengan semen yang gak akan tahan dimana setiap hari byk Truk lewat dan pasti akan hancur lagi,,, lagian disana ada bnyk rmh Pejabat Terutama Ketua DPRD Kukar... plisss donk achhh ,,, cape Dechhh... katanya Kukar kaya,,, dengan APBD yg besar masa gk bsa mperbaiki Jln,,,, UUUUUU,,, cape dechhhh
VODCA 45 % <najis_@yahoo.com>
Tenggarong, Samarinda, Indonesia - 31 Oktober 2007 19:11:57 WITA




Tolong donk pemkab Kukar Khususnya Satpol PP Kukar Rajia Donk Para Parkir Liar yang selalu meminta-minta di Pasar Tangga Arung yang tidak resmi,, Satpol Jgn Hanya Berani mengusir para Pedagang Pasar yang berjualan sembrang di Pinggir jln,, Buktikan keberaniaan mu melawan Para Pengemis yang berkedok menjadi Tukang Parkir...Ok
Jack Daniel <mylove@yahoo.com>
USA, Ora Ono, Australia - 31 Oktober 2007 19:05:56 WITA




gw Mau kasih saran tolong dooonk di Kampus Unikarta di Pasang Jaringan Wirless Internet u/ wilayah Kampus unikarta jadikan enak mahasiswa belajar sambil buka internet u/ mnmbah wawasan serta ilmu u kemasa depan,, ok.
asef sharna <asfckf_boy@yahoo.com>
Tenggarong, Kaltim, Indonesia - 31 Oktober 2007 18:54:09 WITA




oke deh up date terus infonya
juliansyah <muti_abin@yahoo.co.id>
tenggarong, kaltim, Indonesia - 31 Oktober 2007 12:17:51 WITA




Dari negeri Paman Sam/USA sangat senang sekali membaca hubungan akrab Kab.Kukar dengan kota Tenggarongnya yg indah di Propinsi KALTIM dengan Propinsi SULUT dan himbauannya semoga kekerabatan penduduk Kukar/KALTIM dengan orang2 KAWANUA dari Manado/Minahasa khusus maupun SULUT umumnya menjadi modell/patron/tolak ukur berat sama di dipikul ringan sama dijinjing secara bersama2 dengan seluruh penduduk2 pendatang daerah lainnya yg begitu MAJEMUK dengan tidak memandang latar belakang agar beramai2 serentak bertanggung jawab membangun Kab.KUKAR/Prop.KALTIM demi kesejahteraan RAKYAT sekitar sebagai akar rumput untuk menuju cita2 INDONESIA umumnya Adil Makmur Sehat Sentosa.
Bravo, Saudara2 ku diKab.Kutai Kartanegara juga Saudaraku /Kawanua yang bermukin di Tenggarong sekitarnya marilah TORANG SAMA2 BANGUNG TU TENGGARONG, KUKAR maupun Prop. KALTIM, karena TORANG SAMUA BASUDARA.

Ronny L.Pomantow <ronnypmtw@yahoo.com>
Anaheim, California, USA - 31 Oktober 2007 10:05:02 WITA




Merupakan tempat konsultasi kesehatan dengan dokter-dokter secara GRATIS dan menambah pengetahuan tentang kesehatan di www.dokter-online.co.nr
DR. EKO MUDI PUTRANTO <yd3ldl@yahoo.co.nr>
KEDIRI, JAWA TIMUR, Indonesia - 30 Oktober 2007 23:51:18 WITA




Selamat Siang?

Saya mohon informasi mengenai jasa penyedia Layanan Internet dan Data (fax) untuk Daerah Muarakaman, Tenggarong Seberang Kalimantan Timur?

Apakah ada yg bisa bantu? dan kalau ada saya mohon penawarannya di email ke saya?

Terimakasih

Dedy Setiawan <ddy.setiawan@yahoo.com.au>
Jakarta, Jakarta, Indonesia - 30 Oktober 2007 16:03:18 WITA




As Wr Wb
Woo Website sangat Bagus dan saran masukkan juga kolom iklan sehingga masarakat pebisnis bisa masuk kesini, selain itu saya juga mencoba menyampaikan produk berupa Terapi kesehatan Sinar Bio Far Infra Red, yaitu Kalung Biofir suatu Solusi Cerdas Bagi yang ingin Sehat tanpa menambah racun dalam tubuh, tentang manfaat Produk Kesehatan dari hasil Kemajuan Teknologi Jepang, berupa Kalung Bio Far Infra Red atau Gelombang Jauh Infra Red, dapat membantu dan mengatasi penyakit “Stroke, Jantung Koroner, Kolesterol, Asam Urat, Deabetes, dll” Terpai Alamiah, ilmiah, dipakai oleh para Pejabat, Artis seperti Presiden RI Bpk SBY, Bpk Sutiyoso dll,; Jelasnya klik www.biofir.com/ike or pesan SMS 081807758009 Salam Sehat

I Wahono <Ike_who@yahoo.co.id>
Jakarta, DKI Jakarta, Indonesia - 30 Oktober 2007 15:43:01 WITA




Assalamu'alaikum Wr.Wb

Saya selaku pengguna internet mengkritik dan memberi saran agar di web ini diuraikan lagi jenis jenis musik.

Sekian dari saya.

Wassalamu'alaikum Wr.Wb

Hadziq Faruqi <khadz@yahoo.com>
Yogyakarta, D.I.Yogyakarta, Indonesia - 29 Oktober 2007 12:13:47 WITA




Assalamu'alaikum Wr.Wb.
Salam kenal dari www.biofirglobal.com.
Websitenya sudah ok, kalo boleh kasih saran kenapa ngga ada menu iklan barisnya.
Info dan peluang bisnis kalung biofir silahkan kunjungi website kami http://www.biofirglobal.com
Sebuah kalung yang tampaknya biasa saja, namun ternyata mampu mentransfer energi bio yang cukup tinggi kepada pemakainya hingga dapat membantu penderita berbagai penyakit. Termasuk di antaranya penderita stroke, kanker, kolesterol, asam urat, diabetes mellitus/ gula darah/ kencing manis, darah tinggi/rendah sinusitis, nyeri pinggang dan punggung, nyeri di persendian, pusing-pusing, migrain, pembengkakan prostat dan berbagai penyakit lainnya.
www.biofirglobal.com

solikhin <cilacap_bisnis@yahoo.com>
Jakarta, DKI Jakarta, Indonesia - 29 Oktober 2007 12:01:50 WITA




selamat sore,
saya rasa situs ini sangatlah menarik.tapi sayang.......disini tidak ada fasilitas send to your friend,sehingga pengunjung situs tidak bisa memberitahukan orang lain yang juga ingin membacanya
terima kasih

ananditya <ananditya@gmail.com>
pasuruan, jawa timur, Indonesia - 27 Oktober 2007 17:34:40 WITA




Situs yang menarik. Salam kenal. Mudah2an Kutai semakin makmur dan sejahtera. Apakah saya bisa mendapatkan data2 struktur ekonomi di wilayah ini?
Oh ya kunjungi juga Http://junarto.wordpress.com

Jun <junartoimamprakoso@gmail.com>
Jakarta Selatan, DKI, Indonesia - 26 Oktober 2007 11:42:09 WITA




Kepada rekan rekan yang mempunyai informasi supplier TOKEK,saya memerlukan TOKEK hidup dengan berat minimal 4 Ons/ekor, perlu 1000 ekor/bulan,saya beli dengan harga tinggi.
agus <agusdasri@gmail.com>
Balikpapan, Kaltim, Indonesia - 25 Oktober 2007 00:48:07 WITA




kk foto terbaru di kedaton tolong di pajang di seni budaya masak yang bahari maha yang ada TTD:PENARI DAN PENABUH MUSIK KEDATON
Ajidicky <Ajidicky@yahoo.co.id>
Tenggarong, Kal-Tim, Indonesia - 24 Oktober 2007 19:38:40 WITA




wah webnya asyik bngt,pa lagi klo maya fotonya di pasang pasti dech seru
jogjakarta <antara_cinta@yahoo.com>
jogja, diy, Indonesia - 24 Oktober 2007 18:06:38 WITA




Masyarakat Sekarang udah Pintar, Kalau Program dari Jaman Nabi Nuh Sudah Ada dan Program itu selalu bagus, Namun Kenyataan Dalam Actionya jauh dari harapan.

Jadi Intinya SEKARANG TIDAK USAH JUAL PROGRAM KE MASYARAKAT, TAPI YANG TERPENTING TINDAKAN NYATA YANG LANGSUNG BISA DIRASAKAN MASYARAKAT.

Contoh : Jalan yang banyak Lubang, Adanya tambal sulam jalan, bekas galian pipa. Pasar yang semrawut.

dan masih banyak lagi.

SEGERA DIGARAP JANGAN HANYA BERITA.

lanteh <silanteh@yahoo.co.id>
kotaraja, kaltim, Indonesia - 24 Oktober 2007 13:51:06 WITA




saya sangat berkesan dengan situs ini karena bisa menawarkan wisata yang baru kedua kalinya di indonesia yaitu kereta gantung
andy susantyo <bindil_fly@yahoo.com>
malang, jawa timur, Indonesia - 23 Oktober 2007 14:51:04 WITA




kangennnnnnn....................tenggarong.kenalan yukkkkkk.kebetulan aku anak tenggarong juga cm kebetulan aja kuliah n kerja diTangerang..bye.....
noura <yom1@plasa.com>
jakarta, jakarta, Indonesia - 22 Oktober 2007 15:03:46 WITA




Good joob for our destination. Kutai kartanegara, I wish not only name as kingdom city, but also the society economical more dvelopmet. As one city thats the bigest natural resoureces result, fuul culture. Let's introducing to another area thats our town,Ondonesia is the best, the best governance,best SDM,best all sector.
Dedi <ceilleh_dedi@yahoo.co.id>
TenggarongQ, KALTIM, Indonesia - 21 Oktober 2007 16:30:04 WITA




sekedar berbagi pengalaman pd kawan2 yg berakses internet speedy telkom hati2 jgn terkecoh dengan slogan ""hemat""karena sy tlh terperangkap mendapat tagihan hampir jutaan rupiah mlh melebihi yg biasa sy bermain di telkomnet instant,,gara-garanya sy membuat blog lalu ada puluhan photo yg sy upload utk meramaikan blog tsb alangkah terkejut sy melihat print outnya satu photo itu ada yg ratusan ribu sekali upload...waah...waaaahklenger sy dibuatnya...sampai sekarang belum sy selesaikan krn bingung kemana nyari pitisnya,,krn biasanya hanya 200 rts ribuan aja.utk itu hati2 jgn coba2 upload apalagi download..kita itung aja secara matematik kl download satu software kl itung duitnya ratusan ribu rupiah bahkan lebih,,kl kita pergi kelembus suana dgn 10 ribu atau 15 ribu udh dpt 1 CD sofware..mana yang hemat???
bambang <swadaya@yahoo.com>
tenggarong, kaltim, Indonesia - 20 Oktober 2007 20:05:33 WITA




Saya memiliki sebuah mandau antik panjang sekitar 70 cm terbuat dari batu besi atau besi batu entah mana yang betul... ada di tangan saya semenjak th 1977 sewaktu alm bapak masih hidup. Tidak bisa berkarat... Pernah saya melihat yang serupa namun lebih kecil berada dlm lemari kaca di musium tenggarong. Saya mengharap dengan modal ini dapat memberangkatkan keluarga saya pergi haji atau minimal umroh pada tahun mendatang
Moh.S.S.Dani <salwiryasantanawadani@yahoo.com>
Tangerang, Banten, Indonesia - 20 Oktober 2007 16:43:59 WITA




 

       
Pasang Iklan
Username  
Password  
             
Kabupaten
Kecamatan
Kesultanan
Festival Erau
Seni Budaya
Kesah Loco
Cerita Pendek
Wisata
Direktori
KutaiKartanegara.com