Kabupaten Kesultanan Wisata Seni Budaya Festival Erau Agenda Dokumen
       
Buku Tamu KutaiKartanegara.com | Halaman 50
Arsip Berita Gallery Download Direktori Data Forum Buku Tamu

ARSIP BUKU TAMU

 
Buku Tamu KutaiKartanegara.com
3501-3550
3551-3600
3601-3650
3651-3700
3701-3750
3751-3800
3801-3850
3851-3900
3901-3950
3951-4000
4001-4050
4051-4100
4101-4150
4151-4200
4201-4250
4251-4300
4301-4350
4351-4400
4401-4450
4451-4500
4501-4550
4551-4600
4601-4650
4651-4700
4701-4750
4751-4800
4801-4850
4851-4900
4901-4950
4951-5000
5001-5050
5051-5100
5101-5150
5151-5200
5201-5250
5251-5300
5301-5350
5351-5400
5401-5450
5451-5500
5501-5550
5551-5600
5601-5650
5651-5700
5701-5750
5751-5800
5801-5850
5851-5900
5901-5950
5951-6000
6001-6050
6051-6100
6101-6150
6151-6200
6201-6250
6251-6300
6301-6350
6351-6400
6401-6450
6451-6500
6501-6550
6551-6600
6601-6650
6651-6700
6701-6750
6751-6800
6801-6850
6851-6900
6901-6950
6951-7000
7001-7050
7051-7100
7101-7150
7151-7200
7201-7250
7251-7300
7301-7350
7351-7400
7401-7450
7451-7500
7501-7550
7551-7600
7601-7650
7651-7700
7701-7750
7751-7800
7801-7850
7851-7900
7901-7950
7951-8000
8001-8050
8051-8100
8101-8150
8151-8200
8201-8250
8251-8300
8301-8350
8351-8400
8401-8450
8451-8500
8501-8550
8551-8600
8601-8650
8651-8700
8701-8750
8751-8800
8801-8850
8851-8900
8901-8950
8951-9000
9001-9050
9051-9100
9101-9150
9151-9200
 
 

 

 

 

 

DEWAN MONITORING BANSOS 135 M

H Ali Hamdi ZA SAg, Ketua Komisi IV DPRD Kukar, mengatakan, besarnya permohonan yang masuk ke bagian sosial selama ini, tidak saja menunjukan masyarakat daerah ini masih menggantung pada pemerintah. Tapi juga menggambarkan lemahnya daya kemandirian ekonomi masyarakat. ”Ini memang persoalan yang sedang dihadapi pemerintah,” ujarnya, beberapa waktu lalu, di Ruang Komisi IV Kantor DPRD Kukar.

Menurut dia, besarnya permohonan yang masuk tersebut tidak semuanya mudah dikabulkan. Ada mekanisme dan evaluasi segala berkas yang masuk. ”Ini dimaksudkan agar tidak terjadinya penyimpangan dan kesalahan dalam penyaluran dana,” kata Ali.

Lebih lanjut, Ali menjelaskan, bahwa dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No 13 Tahun 2006 menyangkut persoalan bansos, ”Bantuan sosial dalam penyalurannya tidak bolah diberikan secara berturut-turut”.

Itu sebabnya, agar tidak terjadi pemberian bantuan yang terulang-ulang dengan nama orang atau lembaga yang sama, anggota dewan yang paling intens menyorot soal penyaluran Bansos di Kukar itu, menyarankan, agar pihak bagian sosial memiliki database yang dapat menghindari meledaknya permohonan yang masuk...(berita selanjutnya dapat dibaca di situs resmi: http://www.dprdkutaikartanegara.go.id)


By, GUGUN
www.guguncenter.blogspot.com

GUGUN <gu2n_kutai@yahoo.com>
Tenggarong, Kaltim, Indonesia - 25 Nopember 2007 15:43:12 WITA




Buat pengelola situs,
Situsnya cukup OK.
Kalau boleh usul, tolong diberi ruang buat UKM lokal Kaltim untuk memperkenalkan produknya melalui situs ini.
Dengan begitu diharapkan situs ini juga menjadi media pemasaran untuk produk2 lokal sehingga akan turut meningkatkan perekonomian daerah Kaltim pada khususnya.

Terima kasih,
Hery

Hery <radella@telkom.net>
Balikpapan, Kaltim, Indonesia - 24 Nopember 2007 22:02:24 WITA




Bapak Ibu yang terhormat, Pejabat maupun Instansi yang terkait, saya sangat senang sekali dengan adanya situs Kutai Kartanegara ini, saya sangat terbantu sekali ketika saya ingin mencari informasi yang sedang berkembang khususnya di Kutai Kartanegara, dan saya berharap, situs ini selalu berkembang selalu menedepankan informasi yang hangat, yang diinginkan oleh masyarat setempat,,sekian, terima kasih.
Heru Wahyu Frastya <heru.respect@yahoo.co.id>
Tenggarong, Kalimantan Timur, Indonesia - 24 Nopember 2007 10:18:03 WITA




saya mau sign up di kutaikartanegara.com tapi kok registrasinya bolak-balik-bolak ya.... ngga pernah to the poin. setelah select, balik lagi kesitu, muter2 aja disitu.
Lukik <lucesa@gmail.com>
Jakarta, DKI Jakarta, Indonesia - 23 Nopember 2007 23:08:17 WITA




Setelah membaca artikel yang ditulis mengenai Kesultanan KutaiKartanegara, yang saya tidak faham kenapa tiada anugerah Pingat Kebesaran untuk mereka yang berkhidmat untuk menghidupkan dan seterusnya mempertahankannya.
Gabriel Mason <masongabriel@hotmail.com>
Kuching, Sarawak, Malaysia - 23 Nopember 2007 16:14:36 WITA




ada yang punya file-nya musik kalimantan asli ga? lebih tepatnya musik dengan "sampe" semacam gitar, tapi khas Kalimantan, kalau ada yg punya boleh dunk saya dikirim
Indah <indahshan@gmail.com>
Tangerang, Banten, Indonesia - 21 Nopember 2007 16:59:19 WITA




Selamatkan Negeri ini dengan mengelolanya dengan arif dan bijaksana....
stop illegal logging
Stop Korupsi
Stop kriminality
stop... stop....

Muhammad Rizdhyan,SP <Rizdhy@plasa.com>
Samarinda, Kalimantan timur, Indonesia - 20 Nopember 2007 18:42:19 WITA




Hi, I was browsing the internet and found your website.I really love your website with all layout and navigation.My other favourite website was www.samsung.com/id/ and www.mypagedigital.com. Thank you for letting me to put my comments here.Nice Website and keep good work!And dont forget to always keep your Website up-to-date then ! :) Thanks.
juwina <juwinajoni_miang@yahoo.co.id>
jakarta, DKI Jakarta, Indonesia - 20 Nopember 2007 11:58:56 WITA




Katanya baru-baru ni Pemda dan Instansinya di ajak Investor ketemu Gubernur BI di Bandung untuk bicarakan nasib rakyat KUKAR untuk buat kebun Sawit Plasma dengan penggabungan Program GERBANGDAYAKU dan Revitalisasi Perkebunan dengan materi Inti 10% dan Plasma 90%.
Tapi yang cilakenye, ada Instansi terkait setelah pulang ke KUKAR makse Investor beli lahan untuk areal Inti, dan bilang Lahan buat Rakyat Kukar tak ade lagi, semua dah diborong katenye sambil tunjukin Peta Lokasi yang dah diKapling dan dibuat izin Lokasi oleh Perusahan tertentu dan grup dari oknum - oknum yang mau cari untung sendiri, yang notabene cuma mau jual izin Lokasi aje, padahal kenyataannye lahan masih Kosong semua.(Ape tu temen Pejabat Instansi terkait ya, yang buta izin Lokasi tu?)
Gimane Rakyat KUKAR dan ABDESI KUKAR melihat tingkah petinggi kite ni???????
Akankah kite-kite ni berdiam diri lihat kite-kite ni makin susah nak makan dan cari hidup ????????????
Masih ada rase malu dan kasihankah dihati Pejabat KUKAR melihat kami rakyatmu ni yang makin suse???????
Pak KANING, cepatlah pulang ooooooiiiiiiiiiii pak, ngapain ngurusin KPK yang cuma tangkap Bapak karena POLITIS aje, lihat dan tolong kami ni makin tersikse dengan ulah pejabat bawahanmu pak oi!!!!!!!!!!!!!
Ape mesti MANDAU dan TOMBAK yang akan menangani Pejabat bawahan Bapak yang mentingkan diri sendiri????



SUMARLI <marli_1@yahoo.co.id>
Tenggarong, Kalimantan Timur, Indonesia - 20 Nopember 2007 03:28:58 WITA




Wahai urang2 kutai, tenanglah kalian semua. Kutai Kartanegara wayah ini dah menjadi kota yang nyaman dan bersih dari segala macam bengek syaukani center. sang kaisar dah dipenjara para pengikutnya jua lagi ketakutan sama KPK. doa etam terkabul dan percayalah wahai Tuhan Maha Adil. wayah ini tinggal etam yang generasi muda bangkitkan kembali kedamaian dan kesejahteraan seluruh rakyat kutai. jangan ada lagi tangis kelaparan dan kesusahan di negeri etam kutai kartanegara. selamat jalan syaukani selamat menempuh hidup penuh kisas di dalam jeruji besi nan pengap.
silut emas <silutemas@kutaikartanegara.com>
tenggarong, kalimantan timur, Indonesia - 19 Nopember 2007 22:48:41 WITA




ass.wr.wb.mengenai manajemen di Unikarta sebenarnya bagus aja sistem RKA,, tsb asal di dikelola secara profesional ini mengurang kebocoran2 yang selama ini terjadi pada sistem pengendalian keuangan d unikarta, 5 bulan tdk gajian dan sampai sekarang belum terbayarkan oleh YKK,lalu di ambil alih oleh fhk rektorat ini untuk penyelamatan pada skala emergency,kl menurut sy keliru kl untuk menguasai,tapi pembenahan dan tdk mungkin langsung sempurna dan karena baru berjalan dua bulan,jadi ''terlalu dini''untuk mengukur akurasinya,''terkecuali sdh berjalan 2 smester lalu sistem ini ternyata amburadul,ya walahhualam.tapi menurut teman yang mengajar di unikarta mereka cukup puas dengan sistem ini karena ,mengacu pada absensi kehadiran dosen,kl dulu ada dosen yang gak masuk2 tetap di gaji bahkan dobel ship lagi ,tidak mengheran ada gaji dosen sampai 9 juta/per bulan tapi ada juga gaji dosen yang cuma 150 ribu/perbulan.nah dengan sistem ini semuanya adil gak ada lagi yang pake sistem monopoli atau mentang2 punya income besar lalu mereka semaunya menggaji dosen2nya...tdk mengherankan ada salah satu fakultas di unikarta dimana gaji dosennya rata2 diatas 5 juta /perbulan.lalu contras jg pada salah satu fak yang gaji dosen2nya cuma rata2 500 rb /perbulan.kenapa??karena perbedaan sistem penggajian tadi..naah dengan sistem RKA ini semua sistem di samakan dan gak ada lagi fak yang merasa superior,,,,untuk yang merilis ttg unikarta hendaknnya sebelum berkomentar anda cari data2 yang valid dulu biar tau kenapa sistem ini harus dirubah dan kenaapa SKS harus naik,jadi tidak sepihak penilaiannya...[anda tahu fakultas anda yang banggakan tsb sarang penyamun]......dengan sistem RKA para penyamun2 itu kehilangan lahan yang digarap.wass.
rahmansyah. <delta@yahooo.com>
tenggarong, kaltim, Indonesia - 19 Nopember 2007 10:39:30 WITA




Salam.
Website anda menarik.
Bagaimana caranya agar website anda terkenal?
kami mempunyai website www.bem.uny.ac.id, bagaimana bisa dikenal masyarakat dunia maya ini dengan waktu relatif cepat?
Mohon ditanggapi.
Terima kasih
admin www.bem.uny.ac.id

BEM REMA UNY <bemremauny@yahoo.co.id>
Sleman, DIY, Indonesia - 18 Nopember 2007 09:20:14 WITA




ilike kaltim,
slamet sucipto <slamet_sucipto@yahoo.com>
solo, jateng, Indonesia - 17 Nopember 2007 23:58:56 WITA




salam, maaf kami mau tanya pendaftaran cpns dikutai kapan, untuk lowongan apoteker untuk pendaftaran kali ini apa dibuka. terima kasih

WE, Phrmasict. wassalam

dedi <dhian_ce@yhaoo.com>
tenggarong, kalimantan timur, Indonesia - 17 Nopember 2007 21:49:49 WITA




saya asli orang kutai tepatnya di kecamatan sebulu tapi sekarang saya tinggal di jawa tengah, maaf ua aklau ini saya sampaikan berita di luar kukar koch hebat sekali tapi kenyataannya tahun 2005 saya pulang jaln-jaln kock pada rusak semua bagaimana ini, dan kayaknya korupsi merajalela, bagaimana ini selamatkanlah kerajaan kutai kartanegara oce
Yuliatini <rizqoh_amalia@uahoo.co.id>
Batang, Jawa Tengah, Indonesia - 16 Nopember 2007 17:46:09 WITA




mohon para pejabat terkait yang membidangi organisasi dan tata pemerintahan (ortal) segera memberikan telaahan dengan rujukan PP 41 tahun 2007, agar organisasi termasuk bidang-bidang didalamnya yang hanya membebani anggaran daerah dapat dimerger atau dikurangi saja dan memungkinkan pembiayaan pembangunan lebih efektif dan efisien .
saya <zamzam38@gmail.com>
yogya, jogjakarta, Indonesia - 15 Nopember 2007 12:40:22 WITA




Mo nulis apa yach ?
Yama <seciro_ok@yahoo.com>
Kutai Barat, Kalimantan Timur, Indonesia - 15 Nopember 2007 12:18:19 WITA




Sebagai warga negara Indonesia, saya cukup perihatin dengan pembangunan yang ada di Kabupaten Kutai Kartanegara. Dikarenakan selama ini pembangunan di Kab Kukar tidak sesuai dengan pembangunan yang semestinya. Silakan anda amati masing - masing karena kalau mau dijabarkan disini akan sangat terlalu banyak, karena ketimpangan dan ketidak sesuaian tersebut sudah sangat mendasar dan mendarah daging,oke...?
thank 4 perhatian semua pihak.

anang syaiban <anangsyaiban@yahoo.com>
samarinda, kaltim, Indonesia - 15 Nopember 2007 12:00:02 WITA




Bagaimana cara untuk bergabung dengan temen-temen melalui web site kutai kartanegara ya bos?
Drs. Afiat Yuwono <afiatyuwono@yahoo.co.id>
Tenggarong, Kalimantan Timur, Indonesia - 15 Nopember 2007 09:56:36 WITA




BAGUS.... TAPI HARUS LEBIH BERSIH LAGI YAH...
CORTIANITA MARCELLA <thien_cute15@yahoo.com>
SAMARINDA KOTA TEPIAN, KALIMANTAN TIMUR, Indonesia - 14 Nopember 2007 17:16:03 WITA




kukar masyarakatnya banyak yang miskin, pejabatnya terkaya didunia karena dapat jatah migas
budi wardhana <belex_temposo@yahoo.co.id>
tenggarong, kalimantan timur, Indonesia - 14 Nopember 2007 10:12:50 WITA




ga da komen...cuma mau nyari orang yang fitnah gw
dhiean <dhiean_07@plasa.com>
malang, jatim, Indonesia - 14 Nopember 2007 05:28:37 WITA




Webnya bagus. tapi gimana donk kok belum bisa log in yah. padahal udah daftar. dan alamat emailnya silutemas@kutaikartanegara.com. gimana ya caranya supaya bisa log in. saya kan juga mau gabung.......!!
silut emas <silutemas@kutaikartanegara.com>
tenggarong, kalimantan timur, Indonesia - 13 Nopember 2007 17:08:14 WITA




Bupati Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur, Kabupaten paling kaya di Indonesia dengan PAD tertinggi, Prof Dr H Syaukani HR,SE,MM yang hari-hari belakangan ini sedang di sidangkan di sebuah Pengadilan Negeri di Jakarta terkait tuduhan korupsi proyek negara milyaran rupiah. Yang menarik, setiap dia hadir di persidangan, selalu membawa tim 'Paranormal Top' dari seluruh penjuru Tanah Air, bahkan ada seorang paranormalnya bergelar professor-doktor pula. Itulah khas ciri pejabat Indonesia yang ketangkep karena berbuat kesalahan, selalu saja 'menghindar' dan ingin bebas dengan menghalalkan semua cara yang bisa

sikat soeharto <doreng@yahoo.co.id>
balangan, kalsel, Indonesia - 13 Nopember 2007 11:36:43 WITA




Aksi Mistik di Sidang Syaukani: Dupa, Silet Hingga Gigi Ompong
Arfi Bambani Amri - detikcom
Jakarta - Kasus dugaan korupsi Bupati Kutai Kartanegara Syaukani HR memecahkan banyak rekor. Mulai dari jumlah dugaan korupsi yang mencapai ratusan miliar rupiah, pengacara terbanyak dan satu lagi, aksi paranormal yang mungkin juga terbanyak.

Macam-macam aksi mistik yang muncul di persidangan Syaukani di Pengadilan Tipikor. Setidaknya, detikcom melihat ada 3 orang yang melakukan aktivitas aneh sepanjang sidang.

Aksi mistik paling nyata dilakukan oleh paranormal kondang Ki Gendeng Pamungkas. Meski tampil dandy dengan kemeja dan celana jeans, Ki Gendeng justru menampilkan aksi paling seram.

Saat anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kutai Kartanegara, Setiawan, bersaksi di hadapan majelis hakim yang diketuai Kresna Menon, Ki Gendeng menyalakan dupa di sudut ruangan. Mulutnya terlihat komat-kamit, tangan kirinya memegang dupa yang mengeluarkan asap yang beraroma kemenyan.

Tak berapa lama, Ki Gendeng menggoreskan silet yang dipegang tangan kanannya ke arah pergelangan tangan kirinya. Ki Gendeng menggores menyilang sebanyak dua kali.

"Ini untuk membuat dia (saksi Setiawan) linglung," ujar Ki Gendeng di persidangan yang berlangsung di Pengadilan Tipikor, Gedung Uppindo, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Senin (1/10/2007).

Aksi lain ditampilkan seorang bapak tua yang mengenakan peci. Mulut bapak yang diperkirakan berumur 60-an tahun itu komat-kamit sambil menengadahkan kedua tangannya. Aksinya terlihat lucu karena sebagian besar giginya sudah ompong.

Kemudian detikcom menyaksikan juga seorang anak muda berambut gimbal dan berjaket kulit berwarna hitam mondar-mandir baik di dalam ruang sidang maupun di luar sidang. Tampangnya terlihat seram dengan kumis melintang di wajahnya.

"Itu Mbah Lim," kata seorang pengunjung yang mengenal pemuda itu. Mbah Lim ini dikenal luas juga kesaktiannya, seperti memindahkan barang dalam sekejap tanpa menyentuh. Aksi ini pernah disaksikan oleh beberapa wartawan yang biasa meliput persidangan Syaukani.
(aba/nrl)

ali mustofa <mustoffa1968@yahoo.com>
banjarmasin, kalsel, Indonesia - 13 Nopember 2007 11:28:56 WITA




Buat masyarakat kutai kartangera yang mencari mainan edukatif buat putra-putri, atau untuk TK dan Play Group, Kami menyediakan aneka mainan edukatif dan aneka alat peraga edukatif. Kunjungi www.rumahmainan.com
Rumahmainan <cs@rumahmainan.com>
Klaten, Jawatengah, Indonesia - 13 Nopember 2007 10:16:42 WITA




Sangat disayangkan munculnya paranormal (dukun) di ruang sidang pengadilan dengan mengadakan ritual "perdukunannya".
Tidak menjadi soal apabila mereka datang "duduk manis" sebagaimana pengunjung sidang lainnya.
Semoga yang menjadi pesakitan (terdakwa) segera insyaf bahwa yang bisa memberikan keselamatan dan kemudahan hanyalah dari Allah. Syirik hukumnya dan dijamin masuk neraka bagi mereka yang meminta-minta kepada selain Allah.

eko sumardiyono <ekos@pupukkaltim.com>
bontang, kaltim, Indonesia - 13 Nopember 2007 07:41:54 WITA




Biaya kuliah di UNIKARTA semakin mahal
Kinerja Aparaturnya semakin mundur

Bagian 2
Toni nurhadi Kumayza
03.11.108.501101.001465

Perbaikan Perlu Aturan Bukan Semangat Menguasai

Manajemen keuangan Unikarta tidak akan selesai permasalahannya jika kita tidak memperhatikan kemampuan aparatur di bidangan ini. Lihat saja di organisasi yang sudah mapan seperti (pemerintahan daerah) setiap aparatur yang di tunjuk menjadi bendahara atau pemegang kas, atau pengelola bagian keuangan, selalu mempunyai standar keahlian di bidang itu dan senantiasa di bekali dengan pelatihan-pelatihan menyangkut keuangan yang ia akan tangani, kemudian tidak hanya itu aturan Juklak dan Juknis juga selalu menyertainya, intinya jika ingin mengelola bidang ini kita butuh orang yang mempunyai kompetensi dan capability di bidang ini. Disertai aturan yang jelas yang mempunyai dasar hukum yang jelas... SEPAKAT!!! Boleh di bilang untuk masalah keuangan ini tidak sembarang orang bisa dan juga jangan di coba-coba.
Semangat untuk memperbaiki keuangan Unikarta jangan menjadi semangat untuk menguasai. Dan akhirnya yang terjadi kita semua tidak mengerti dengan apa yang kita pegang, ketiadaan aturan yang jelas mengenai manajemen keuangan ini tentu saja membuat buruk situasi di tengah SDM kita yang terbatas dengan kemampuan bidang ini. Lihat saja yang terjadi selama ini, mahasiswa senantiasa di pungut biaya pembangunan gedung semenjak Universitas ini ada hingga sekarang, kemudian fakta di lapangan. Gedung mana yang telah di bangun universitas ini? Semua atas bantuan PEMDA maupun PEMPROV seperti gedung yang baru saja rampung di bangun bulan Agustus 2007 berlantai dua tepat di samping LAB komputer Universitas ini.
Ketiadaan aturan yang menjadi sandaran kebijakan dalam sistem RKA (Rancangan kegiatan Anggaran) jelas saja membuat sistem ini kacau balau, misal saja seperti masalah pemotongan pajak seperti saya kemukakan yang lalu, kemudian yang baru terjadi pada awal bulan November 2007 tepatnya tanggal 06 adanya pemotongan dana Jamsostek untuk semua karyawan termasuk yang berstatus pegawai negeri, padahal kita sama-sama tahu bahwa PNS telah mempunyai TASPEN (tabungan Asuransi pensiun). Jelas saja hal ini membuat reaksi keras dari karyawan yang berstatus PNS, Mereka mempertanyakan aturan yang mendasari hal tersebut. terlebih bagi saya, kejadian ini membuat saya bertambah yakin bahwa pengambil alihan pengelolan keuangn ini di dasarkan semangat menguasai bukan untuk memperbaiki.
Memang baru terhitung 3 bulan sistem RKA ini di jalankan semenjak agustus 2007 lalu, akan tetapi hal yang mendasar dari sistem ini terlupakan yaitu kita harus mempunyai kas anggaran yang SAVE. Untuk mewujudkan kas anggaran yang stabil dan SAVE Artinya minimal seminggu perkuliahan yang telah berjalan pemasukan dari masing–masing fakultas harus sudah terlaksana dan tuntas, mahasiswa telah membayar dan melunasi SKS yang di tempuh sebelum menjalankan kuliah dan ini merupakan prinsip dari Sistem Kredit Semester (SKS) murni. Bukankah Upaya penerapan SKS murni ini telah kita lakukan dengan menaikan tarif SKS, Gedung, Her-Registrasi, Perpustakaan, dll dengan membandingkan tarif lembaga pendidikan perguruan swasta lain seperti Widya Gama yang berada di Samarinda. Kemudian dalam rapat Senat telah disepakati bersama untuk memberi Dead line pembayaran bagi mahasiswa masing-masing fakultas sampai tanggal 10 Oktober 2007. Namun dalam dataran pelaksanaan hal ini tidak sesuai dengan apa yang di harapkan, terlihat masih adanya fakultas yang memberikan tenggang waktu pembayaran yang cukup lama dan bervariasi bagi mahasiswanya.
Padahal Mahasiswa sebagai obyek sumber pendapatan mendukung upaya Universitas dalam penerapan SKS murni, ini terlihat dari kondisi yang ”kondusif” dari kalangan aktivis mahasiswa yang tidak sedikitpun mempermasalahkan tarif baru SKS dan Uang Gedung terhadap Mahasiswa Baru. Saya dan rekan-rekan Mahasiswa lainnya juga sadar bahwa Universitas ini harus mandiri baik secara Finance, Sikap, dan otoritas lainnya. Namun saya dan rekan-rekan mahasiswa lain senantiasa mengawasi setiap kebijakan yang di ambil sperti sikap kami terhadap Anggaran kegiatan mahasiswa yang tidak pernah jelas dan juga harga KTM (Kartu Mahasiswa) yang semakin mahal. Karena 2 hal itu yang dirasakan langsung oleh mahasiswa.
Saya pikir setiap fakultas di universitas ini harus berbenah diri, Kita tahu dan sadar di depan mata kita terdapat fakultas yang giat dan kosisten berbenah diri baik di bidang administrasi dan pelayanan lainnya. Hal ini dapat dilihat dari nilai akriditasi yang di peroleh baru-baru ini yaitu B, (sementara ini saya cukup bangga bisa berada di fakultas ini). Maka tidak salah jika fakultas ini senantiasa diminati oleh banyak mahasiswa baru setiap tahun ajaran di mulai. Fisipol bisa menjadi leader dalam ukuran ketertiban administrasi. Mengenai manajemen keuangan fakultas ini telah menerapkan sistem SKS murni atau saya sebut ”Pesan langsung di bayar” semenjak September 2004 silam. Artinya setiap Rencana Studi yang di susun oleh mahasiswa dalam KRS (kartu Rencana Studi) yang di ajukan ke Fakultas harus telah di lunasi pembayaranya sebelum perkuliahan di mulai. Sehingga dalam semester berjalan finance telah tersedia atau SAVe. Kosekuensi logis fakultas harus memenuhi hak-hak mahsiswa dengan sebaik-baiknya karena kewajiban mereka telah di selesaikan di awal perkuliahan.
Saya heran mengapa 6 (enam) Fakultas lain ( FAI, FIKIP, FEKON, F.hum, Fatek Geo, Faperta) dari universitas ini tidak meniru budaya kinerja Fakultas yang terbukti ketertiban administrasinya, juga tidak berupaya meningkatkan mutu Fakultas mereka. ( Lebih lanjut akan dibahas dalam tulisan saya menyangkut kinerja akademik unikarta)
Saya juga tidak mengerti dengan kesepakatan yang terjadi di setiap Rapat senat, apakah tidak ada aturan yang jelas (hitam diatas putih) yang dibuat? Sehingga setiap hal-hal baru yang disepakati dalam rapat Senat ini menguap begitu saja/tidak kosisten untuk dilaksanakan. Atau Rektorat kurang tegas dalam membuat aturan tersebut? Atau Rektorat tidak mengawasi dan atau tidak memberi sanksi yang jelas terhadap kebijakan yang di keluarkan. Sehingga masih saja ada fakultas tidak mematuhi hal tersebut. Atau fakultas kurang mampu menerapkan aturan tersebut? Tapi kok di sepakati AneeeeH kaaaN!!!
Semua pertanyaan saya terpulang kepada Civitas akademika kampus khususnya aparatur Rektorat dan Fakultas mau atau tidak memperbaiki pola manajemen kita?
Mengutip pribahasa Melayu:
Nak......... tidak nak
Jika nak seribu daya
Jika tidak nak seribu daleh
Mau atau tidak mau
Jika mau seribu upaya di lakukan
Jka tak mau seribu alasan di kemukakan
dengan jalan antara lain:
1.Pilihlah orang yang ahli dan paham dalam mengelola keuangaan
2.Buatkan aturan yang jelas dan tegas dalam pelaksanaan manajemen keuangan
3.Kosistensi semua pihak dalam pelaksanaan
4.Prinsip keadilan yang proporsional /kinerja bukan sama rata
Jika kita semua terus bergerak dalam frame berpikir semangat untuk memperbaiki maka YaKiN UsAhA SaMpAi. Karena diam adalah kematian sebelum kematian sesungguhnya. Dan teruslah berproses karena jika kita berhenti sejenak saja akan di gilas oleh mereka yang terus bergerak....!!!
To........ Be.... continue...!

kumayza@yahoo.co.id
www.tozabomkukar.blogspot.com


Toni nurhadi Kumayza <kumayza@yahoo.co.id>
tenggarong, kaltim, Indonesia - 12 Nopember 2007 19:53:00 WITA




Selamat atas dilantiknya bubuhan yang menjadi pagar Bumi oleh Panglima Besar Sempekat Keroan Kutai. mudah - mudahan adat ngan budaya etam kutai tetap terjaga dan masih dalam kaidah agama etam. amin.

Salam untuk bubuhan keroan kutai yang ada di 18 kecamatan, jaga kebersamaan, persatuan dan keutuhan etam urang kutai, baik sesama urang kutai ataupun dengan urang selain urang kutai.

Kemudi Besi.

Misran <misdawkutai@yahoo.co.id>
Tenggarong, Kalimantan Timur, Indonesia - 12 Nopember 2007 13:59:23 WITA




Bagaiman cara pemerintah menangani krisis listrik di Kukar?
bagitu sangat pentingnya listrik dalam kegiatan ekonomi dan industri dan pendidikan tentunya. saya harap agar masalah ini bisa cepat teratasi. Bukankan Kukar terkenal dengan kekayaannya................?
kaya apanya ya..........?

Mr. U <usay_cbl@plasa.com>
tenggarong, Kalimantan Timur, Indonesia - 11 Nopember 2007 11:30:55 WITA





assalamualaikum wr wb

saya merasa bangga dengan KUKAR yang gencar2nya lagi ngebangung daerahnya disegala bidang.
dengan uang yang banyak kita bisa bangun apasaja yang kita mau tapi jangan lupa bangun juga iman dan taqwa kita agar semuanya seiring sejalan selamat dunia akhirat pemerintah daerah tenang rakyat senang.
saya sebenarnya orang banua etam tapi habitat saya di balikpapan.
salam saya untuk semua tamu yang terhormat.

wassalam

masrifai machfudz ( masrifaimachfudz@yahoo.com )





masrifai machfudz <masrifaimachfudz@yahoo.com>
balikpapan, kalimantan timur, Indonesia - 11 Nopember 2007 01:06:24 WITA





hello.....

setelah baca saya jadi ketagihan deeehhhh..............
mudah2an berlanjut

wassalam

rifai

masrifai machfudz <masrifaimachfudz@yahoo.com>
balikpapan, kalimantan timur, Indonesia - 10 Nopember 2007 12:52:36 WITA




ass.wr.wb.saya sependapat dengan bung Toja,yang mengkritik tentang masalah kinerja dan keuangan pada Unikarta,tentang sistem RKA saya setuju aja dengan sistem tsb namun harus di tangani oleh orang yang benar-benar ahli dlm akutansi publik.sehingga dlm tatalaksananya tdk ada yang dirugikan atau diuntungkan ,kl kita menengok kebelakang mengapa YKK tdk dapat menggaji dosen/staf sampai 4 bulan lebih jg karena kelemahan pada sistem keuangan yang dikelola secara tradisional ditambah dengan sistem salary double[berganda]oleh fak2 yang merasa punya income besar achirnya terjadilah 'pailit''plus jg fak2 yang minus income nya ''gak tau diri''selalu minta hak yang sama dengan fak2 yang suplus.jadilah semacam lingkaran setan yang tdk pernah putus.selanjutnya fhk BAU sebagai pengelola keuangan jg jangan terlalu otoriter dalam menangani keuangan fak,karena yang dikelola adalah adalah uang fakultas2 hak BAU hanya mengeluarkan yang penting sesuai dengan kebutuhan/dan rasonal bisa di pertanggung-jawabkan dan tidak melebihi dari 75%dari income yang masuk,karena 25%nya hak Universitas .lalu tentang dana kelas exention[khusus]pada prinsipnya dana dari kls khusus ini tidak ada hubungan sama sekali dengan sistem penggajian di Unikarta oleh karena itu mengenai sistem penanganannya diberikan pd otonom fak[terutama yang 75% ]karena kl semuanya dana lari ke BAU,otomatis fakultas seperti yang di sebut bung Toja fak seperti''sapi perah''untuk minum Aqua gelas saja harus diirit karena jatah dari BAU untuk satu bulan cuma 2 duz/per fakultas.bisa dibayangkan 1 dus cuma 48 gelas jadi kl dua duz cuma 96 gelas ,kl di fak ada 12 orang karyawan/staf ,satu staf minimal 3 gelas sehari,karena jam kerja jam 8pagi sampai jam 4 sore..anda itung cuma bisa berapa hari???selebihnya puasa??? terkecuali ada kemurahan hati dari staf yang memang agk lebih misalnya dengan kocek sendiri membeli secara sukarela padahal notebene fak tsb,surplus..mengenaskan sekali. wass.
rifani <benda@yahoo.com>
tenggarong, kaltim, Indonesia - 09 Nopember 2007 07:27:44 WITA




Salam buat temen-temen tenggarong KHusunya anak2 separi tenggarong seberang. Aku mw kasih masukan nih buat anak-anak kukar, KHususnya anak SMA. Klo mw kuliah jangan k Unikarta!!!!!! yoch Jalannya tebok pang, ndik da perkembangan... apa hak kita polah stu, behondengan maha....
du2'an di turap, jalan timbau mangkurawang always.... wakakakakakakakakakak..... tapi aku selaku putra daerah kukar sangat berharap banget klo ntar tu Koekar tu bisa jadi LA nya Indonesia. Moga jalannya tambah baek..... jereh mun nyawa behonda ceper banyak loba pang!!!! JUST KIDDING

bogel maluhu <hahahahaha@geblek.com>
unknown, lost island, Indonesia - 08 Nopember 2007 22:58:31 WITA




Sudah lama kangen dengan aktifitas VICO.
R.Subagyo <raden.subagyo@energi-mp.com>
Jakarta, Jawa Barat, Indonesia - 07 Nopember 2007 14:06:31 WITA




Kami dari Golden Nusa Travel services selalu mendukung agar KuKar semakin berkembang baik khususnya di bidang pariwisata.
Untuk itu kami berharap mendapatkan akses dan informasi dr intansi yg terkait maupun travel agent yg ada di KuKr. Semoga saja kita bisa bekerja sama .Kami siap melayani dgn jaringan tiketing online 6 komputer.
Thanks and best regards.
Ardi Sayuti

Golden Nusa Travel Services
Hotel Adika Bahtera
lantai 2
Jl.Jend Sudirman No.2
Balikpapan - KalTim
Ph. 0542 417321
Fx. 0542 413960

Ardi Sayuti <ardi@goldennusa.com>
Balikpapan, KalTim, Indonesia - 07 Nopember 2007 13:38:15 WITA




Tampilannya oko
jumansyah <jum_syah@yahoo.co.id>
Bontang, kalimantan timur, Indonesia - 07 Nopember 2007 09:15:53 WITA




Assalamu Alaikum Wt Wb.
Pak saya pingin mempelajari lebih mendalam ajaran Wahidiyah ini, mohon petunjuknya.

M.Hajar B.Sura.
Alamat Jl.Sultan Hasanuddin No.176.
Kab.Luwu Timur
Kec.Wasuponda.
Desa.Wasuponda
Hp.085 299 255 024

M.Hajar B.Sura <hajar_lepa@yahoo.co.id>
Wasuponda, Sul-Sel, Indonesia - 06 Nopember 2007 14:08:49 WITA




Saya adalah seorang dokter umum, yang mempunyai cita-cita ingin sekali menjadi seorang dokter PTT di sana, atau setidaknya saya bisa mengabdi pada kota kuta kertanegara terutama untuk masalah kesehatan di daerah yang terpencil.
Semoga kota kutai menjadi terus berkembang lebih maju lagi sebgai daerah otonom.
Mohon informasi bagi yang membutuhkan dokter di daerah terpencil. Terimakasih.Salam.

loysa <loysa_loveuli@plasa.com>
surabaya, jawa timur, Indonesia - 06 Nopember 2007 12:40:45 WITA




Biaya kuliah di UNIKARTA semakin mahal
Kinerja Aparaturnya semakin mundur.

oleh
toni nurhadi kumayza
03.11.108.501101.001465

System pengelolaan Manajemen keuangan, pelayanan administrasi, dan kegiatan akademik unikarta sudah saatnya di evaluasi kembali, apapun bentuknya sampai pada saat ini stabilitas keuangan lembaga pendidikan ini belum bisa tercapai. Perbaikan, masukan berupa saran dan kritik patut kita lihat dengan kerangka berpikir positif untuk memajukan lembaga pendidikan ini.
Memang banyak persoalan yang hingga hari ini mengganjal kita semua. Sebagai civitas akademika kampus, tugas dan tanggung jawab yang diamanahkan oleh lembaga ini tidak bisa diselesaiakan hanya dengan 3 s/d 4 kali rapat Senat Universitas saja. Akan tetapi perlu kosistensi dan militansi semangat membangun yang “bebas nilai” tidak tercemari oleh kepetingan individu-individu, (elit politik, aparatur pemeritah /birokrat, broker-broker pendidikan dan lain sebagainya)
Kita sadar masalah internal kampus kita hari ini sudah sangat kronisnya, menyeret semua aparatur kampus pada pemikiran sempit atau bisa di bilang “azas Manfaat”. Unikarta tidak mempunya figure akademisi sejati yang membangun kampus ini sebagai lembaga pendidikan bonafit, terhormat, dan elegan di Kalimantan timur itu saja dulu. Semua masalah di bawah ini merupakan akibat dari sebuah persoalan yang tidak ditangaani oleh ahlinya, elit politik menjadikan kampus ungu sebagai lahan politik praktis. Birokrat menjadikan kampus ungu sebagai ladang subur penghasil rupiah.
Mari kita tengok apa sebenarnya yang terjadi:
1. Bidang Keuangan
Unikarta menghadapi kondisi yang failed, 4 bulan lebih gaji dosen dan karyawan tidak terbayarkan oleh yayasan terhitung semenjak Mei s/d Agustus 2007. diputuskan dalam rapat senat universitas kemudian rektorat mengambil pengelolaan keuangan terhitung semenjak tahun akademik baru yaitu ganjil 2007/2008 tepatnya pada bulan Agustus. System pengelolan keuangan unikarta yang disebut Rancangan kegiatan anggaran (RKA) baru berjalan 3 bulan, namun bebarapa persoalan mulai membelit. System ini didasarkan pada konsep kinerja, dan pada dataran pelaksanaanya belum di pahami secara utuh. kita tahu dan sadar yang terjadi adalah eksploitasi sumber-sumber pendapatan oleh rektorat. Mulai dari kenaikan haraga SKS terhadap mahasiswa baru sebesar kisaran Rp 35.000 s/d Rp 50.000, uang gedung menjadi Rp 500.000 her registrasi per semester Rp 40.000.
Oke, sekarang kita kupas permasalahannya :
Pada dasarnya meskipun terpaksa mahasiswa tidak keberatan dengan angka kenaikan tersebut diatas, dengan harapan lebih dapat mandiri dan fasilitas yang diberikan akan lebih baik. Akan tetapi pengelolaan keungan tersebut rupanya bukan di pegangan oleh yang ahli di bidang itu, RKA (rencangan kegiatan anggaran ) produk yang cacat hukum. System ini belum dipahami secara utuh dan belum mendapat payung hukum dalam pelaksanaannya, boleh di bilang belum disahkan tapi sudah dijalankan. Konsep RKA adalah konsep kinerja yang harus dipahami ialah setiap RKA yang di ajukan oleh Fakultas harus betul menunjukan bobot/beban kinerja yang di minta berdasarkan sumber-sumber pendaptan fakultas tersebut. Dalam setiap pengajuan RKA Pengeluaran oleh masing-masing fakultas, Badan Administrasi Umum (BAU) harus berperan besar, BAU harus mampu melihat besaran penerimaan setiap fakultas berdasrkan slip pembayaran mahasiswa yang ada entah itu SKS, SPG, Seminar, Her-regitrasi, dll, dari masing-masing fakultas. Sehingga nantinya tidak tejadi apa yang disebut besar pasak dari pada tiang dalam setiap ajuan dari fakultas.
Yang terjadi sebaliknya BAU tidak bisa menunjukan besarnnya pemasukan keuangan dari masing-masing fakultas, sehingga salah satu fakultas seperti Sospol yang notabene mendapat pemasukan sebesar 1 milyar (regular 600jt & khusus 400jt) menjadi korban sapi perah. Rekening Koran berkisar 1 milyar yang di sebut-sebut dalam rapat terakhir boleh dikatakan itu merupakan pemasukan Fakultas Sospol, karena sesuai dengan slip pembayaran yang masuk ke Fakultas Sospol. Kalau begitu kita harus tegas dan gentlemen, jika itu uang hak dari fakultas penghasil mengapa dipersulit dalam pengajuan RKA??? Yang punya uang kan fakultas itu sendiri kenapa harus di persulit?? Sedangkan fakultas yang belum ada pemasukan dalam pengajuan RKA-NYa harus berani di pending oleh rektorat, karena apa yang akan direalisasikan? jika tidak ada Pemasukannya? Dengan di pending RKA yang di ajukan maka itu sebagai sanksi administrasi agar fakultas tersebut bisa memperbaiki kinerja administrasinya. Kinerja disini harus benar-benar di ukur seutuhnya, boleh di bilang beda mengurus mahasiswa yang bnyak dangan mahasiswa yang sedikit. Beda mengajar mahasiswa yang bnyak dengan yang sedikit, beda beban pelayannanya beda fasilitas dan ruangnya dll.
Jika ini di biarkan berlarut-larut maka kita akan jatuh ke lubang yang sama, seperti lubang yayasan kita terprosok. Dimana dana dari salah satu fakultas membiyai seluruh fakultas, jelas saja kita tergantung akan subsidi dan dana abadi menjadi habis karena selalu menalngi pengeluaran fakultas yang pengasilannya minim namun mengajukan dana besar, otomatis gaji akan telat. Adil bukan berarti sama rata, adil harus proporsional..!!! jika kita ingin memperbaiki unikarta administrasi di masing- masing fakultas harus di perbaikai, minimal harus paham dengan system SKS yang di terapkan oleh universitas ini. Dan jika BAU tidak siap dengan system RKA lebih baik ga usah sok pinter.
Lihat saja masalah pajak yang tidak jelas dasar hukum dan aturannya, membuat setiap bendahara masing-masing fakultas menduga-duga karena kita semua berdasarkan dugaan bukan ilmu oleh orang yang ahli dan tidak ada aturan yang pasti, apakah ini membuat kita semua sejahtera atau sebaliknya??? Dalam rapat pembesar unikarata selalu bermulut sosialis ternyta setiap prakteknya berperut kapitalis. Jika kita semua berkeinginnan memperbaiki manajemen keuang unikarata mari serahkan kepada yang ahli-nya, mari buatkan aturan hokum yang jelas, sehingga dalm pelaksanaannya sesuai dengan apa yang di harapkan…………. To… be.. continue







toza <tozaeee@yahoo.co.id>
tenggarong, kaltim, Indonesia - 06 Nopember 2007 03:46:50 WITA




kukar kaya masyarakatnya banyak yang miskin......
budi wardhana <www.belex_temposo@yahoo.co.id>
tenggarong, kalimantan timur, Indonesia - 05 Nopember 2007 11:21:26 WITA




dengan adanya web ini sangat membantu dalam penyelesaian tugas kuliah di IPB. sedikit saran mungkin ada kelengkapan tentang kehidupan masy suku dayak mulai dari struktur pelapisan sosial, kepemimpinan suku dayak, kekerabatan, hukum adat,norma dan pembagian wilayah mnrt hukum adat suku dayak tersebut. hal ini akan sangat berguna sekali terutama bagi generasi muda yang ingin mengetahui historis dari suku dayak yang sangat menarik untuk dipelajari.

thanks for all.
Harry.
succesary@yahoo.com

Harri <succesary@yahoo.com>
IPB Bogor, Bogor, Indonesia - 04 Nopember 2007 21:47:06 WITA




buat temen temen semua,,,,,,,,alangkah baiknya apabila temen2 mendaftar di forum yang telah disediakan,,,,,


kalo bisa mau kirim pesan uneg2 dan sebagainya,,,,bisa masukin di masing forum yang memiliki tema yang sama,,,,,,,,,,



sepertinya jika terdapat buku tamu dan juga forum,,,,,,,,,,

akan sangat tidak efektif saya rasa,,,,,,,,,,,




oiya,,,ini hanya usul dan juga saran,.........terima kasih atas perhatiannya,,,,,,,,,,,

mukakocak <arifcsu15@yahoo.co.id>
csu bunker, kalimantan timur, Indonesia - 04 Nopember 2007 13:14:19 WITA




Buat teman-teman semua, jangan bosan-bosannya untuk memberi masukan kepada kampung halaman kalian, khususnya KutaiTarumanegara.com. Karena masukan-masukan ini akan membuka jendela dari penjajahan yang dilakukan oleh bangsa kita sendiri(pejabat-pejabat) kita.

Salam bagi Abang/Kakak pengelola web ini.
Maju terus......
Sampai berhasil dan berhasil dan berkelanjutan....


Salam dari saya
Naldy
Padang.

Naldy <Rinald_koto@yahoo.com>
Padang, Sumatera Barat, Albania - 04 Nopember 2007 00:50:39 WITA




untuk semuanya,,,,,,hanya usul,,,,,,
alangkah baiknya apabila kita gunakan forum diskusi yang telah ada dan disediakan,,,,,
untuk menuangkan opini2 qta,pendapat,informasi,,dan sebagainya,,,,,,
sehingga pembicaraan atau topik yang disampaikan,,,,bisa tersusun sesuai temanya,,,,,,
thanks sebelumnya.....

mukakocak <arifcsu15@yahoo.co.id>
csu bunker, kalimantan timur, Indonesia - 03 Nopember 2007 22:34:16 WITA




Saya mahasiswa UNMUL asal tenggarong. Tolong dong kalau ada beasiswa prestasi di tempel di papan pengumuman agar semua mahasiswa asal tenggarong bisa lihat. Dan tentang listrik jangan mati lampu terus. Oya kpn lg diadakan erau atau festival daerah???agar pr turis datang ke tenggarong.
Endhy <Endhy_41@plasa.com>
Tenggarong, KAL-TIM, Indonesia - 02 Nopember 2007 16:58:26 WITA




Boleh dong kenalan dengan netter cewe
anang syaiban <anangsyaiban@yahoo.com>
samarinda, kaltim, Indonesia - 02 Nopember 2007 15:01:41 WITA




"Aku kemak nelek kutai kartanegara ni, kesahnya kabupaten paling kaya di Indonesia, tapi amun etam bejelanan (mulai tengarong ke atas)bubuhan etam benyak ye miskin".

miris saya membaca tulisan diataz, ini salah satunya dan msh banyak lg yang bernadakan sama....

memang benar kutai kartanegara adalah kabupaten yang kaya, yang punya apbd lbh dari 3,7 triliun IDR, tp pernahkah kita berpikir darimana kabupaten ini bisa mencapai nilai fantastis tersebut...??? hanya dari SUMBER DAYA ALAM, bahkan semuanya dari yang tidak bisa diperbaharui(>76%) sekarang yang menjadi pertanyaan berapa yang bisa atau sudah dicapai oleh SUMBER DAYA MANUSIAnya...??? wajar saja kalau kita masih miskin karena selama ini kita teruz dimanjakan dengan alam sehingga kita lengah akan keadaan sekarang bahkan kemampuan kita untuk bertahanpun kurang.

Sadar alam menyediakan, kitapun harus mengelola dengan ramah dengan mental pikiran yang bijak... alampun nantinya akan habis dan yang nantinya akan menggantikan adalah manusia itu sendiri. bagaimana cara kita untuk tidak miskin seperti sekarang...???? jawabannya pendidikan dan generasi muda yang mau belajar. apa anda merasa generasi muda....????

salah satu contoh bumerang kutai kartanegara adalah pendidikan gratis. memang sangat membantu namun ada efek samping yaitu peran peran orangtua terhadap anak menjadi berkurang sehingga wawasan dan kemampuan berkurang, kalau seperti ini teruz bisa kita lihat keadaan 3-5 tahun kedepan.justru lingkungan yang mengambil peran orangtua.

CITA2kabupaten ada ditangan generasi muda
baik menjadi orang penting, namun lebih penting menjadi orang baik



fazrin <Fhazrhien@yahoo.co.id>
tenggarong bogor, kaltim, Indonesia - 02 Nopember 2007 01:07:39 WITA




Back To Basic.............
Aku kemak nelek kutai kartanegara ni, kesahnya kabupaten paling kaya di Indonesia, tapi amun etam bejelanan di hulu (mulai tengarong ke atas)bubuhan etam benyak ye miskin. Apalagi amun etam bejelanan ke perusahaan kelapa sawit (rea kaltim) bubuhan etam jedi kuli maha, ade ye jedi tukang tebes nyiangi kelapa sawit urang, tukang semprot, tukang kuli ngangkut bueh sawit, macam2 hak...
Kutanyai..: brepa gejih kita su/mok? uje side : 32 ribu maha nak..
Bujur2 hendek nangis aku nengar gejih hide.
Padehal, tanah etam luas, APBD etam Triliunan, tapi.....?
(basic etam kutai ni kan daerah agraris)
Amun kupikir...apakiranya amun APBD/pitis etam dipakai untuk molah perkebonan sawit "plasma". (sistem begi hasel dgn masyarakat). Deripade pitis etam dipakai utk ngundang artis, ngundang krisjon, dikorupsi kaning, dll
Apa kiranya nurut kita..?

urang tanah hulu <agus_lgsmd@yahoo.com>
Loa Sakoh, S. Belayan, Indonesia - 01 Nopember 2007 23:34:40 WITA




haLLo warga kutai yang terhormat...kita SMA jakarta berencana mengunjungi kamu di sana... kami butuh informasi selengkap2na tentang transportasi dan penginapan di sana...yang murah ya....?trimakasih untuk yang mau membantu!!
shabrina <shaby_hiky@yahoo.com>
jakarta, jakarta timur, Indonesia - 01 Nopember 2007 15:40:11 WITA




 

       
Pasang Iklan
Username  
Password  
Belum Punya E-mail @kutaikartanegara.com?
Daftar Sekarang Juga!
             
Kabupaten
Kecamatan
Kesultanan
Festival Erau
Seni Budaya
Kesah Loco
Cerita Pendek
Wisata
Direktori
KutaiKartanegara.com