Kabupaten Kesultanan Wisata Seni Budaya Festival Erau Agenda Dokumen
       
Buku Tamu KutaiKartanegara.com | Halaman 52
Arsip Berita Gallery Download Direktori Data Forum Buku Tamu

ARSIP BUKU TAMU

 
Buku Tamu KutaiKartanegara.com
3501-3550
3551-3600
3601-3650
3651-3700
3701-3750
3751-3800
3801-3850
3851-3900
3901-3950
3951-4000
4001-4050
4051-4100
4101-4150
4151-4200
4201-4250
4251-4300
4301-4350
4351-4400
4401-4450
4451-4500
4501-4550
4551-4600
4601-4650
4651-4700
4701-4750
4751-4800
4801-4850
4851-4900
4901-4950
4951-5000
5001-5050
5051-5100
5101-5150
5151-5200
5201-5250
5251-5300
5301-5350
5351-5400
5401-5450
5451-5500
5501-5550
5551-5600
5601-5650
5651-5700
5701-5750
5751-5800
5801-5850
5851-5900
5901-5950
5951-6000
6001-6050
6051-6100
6101-6150
6151-6200
6201-6250
6251-6300
6301-6350
6351-6400
6401-6450
6451-6500
6501-6550
6551-6600
6601-6650
6651-6700
6701-6750
6751-6800
6801-6850
6851-6900
6901-6950
6951-7000
7001-7050
7051-7100
7101-7150
7151-7200
7201-7250
7251-7300
7301-7350
7351-7400
7401-7450
7451-7500
7501-7550
7551-7600
7601-7650
7651-7700
7701-7750
7751-7800
7801-7850
7851-7900
7901-7950
7951-8000
8001-8050
8051-8100
8101-8150
8151-8200
8201-8250
8251-8300
8301-8350
8351-8400
8401-8450
8451-8500
8501-8550
8551-8600
8601-8650
8651-8700
8701-8750
8751-8800
8801-8850
8851-8900
8901-8950
8951-9000
9001-9050
9051-9100
9101-9150
9151-9200
 
 

 

 

 

 


Salam Pergerakan

Saya Sepakat dengan BANG IJO tadi..

Pokoknya, MARI KITA BERANTAS PUNGUTAN LIAR di Kutai Kartanegara, terutama para pejabat2 korup tersebut... dan yang haus kekuasaan di Kutai Kartanegara..

Hidup Rakyat..!

Soekarno Muda

Soekarno Muda <arjuna_pmii@yahoo.co.id>
Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Indonesia - 30 Desember 2007 18:22:20 WITA




Salam Perjuangan

Bagi yang peduli dengan Kutai Kartanegara, ikuti dialog pemuda yang dilaksanakan oleh PAJAR KUTAI KARTANEGARA di Kampus Unikarta Minggu 30 Desember 2007 Jam 20.00-22.30 wita.

Disini kita bedah kasus pak gufron yang sudah pintar nyunat dana bansos.. karena saya sendiri ngurus bansos untuk organisasi saya.. dimintai Rp. 5.ooo.ooo,- juga oleh pak gufron tapi tidak saya kasih.. kacian deh lor GUFRON..?


Salam Perjuangan


Hendy Yuzar
PAJAR KUTAI KARTANEGARA


Hendy Yuzar <pajar_kukar@yahoo.co.id>
Tenggarong, Kalimantan Timur, Indonesia - 30 Desember 2007 18:16:09 WITA





To The Point Aja Ya..

Buat pak udin..? karena anda katanya anak buah pak Gufron (Asisten IV Kutai Kartanegara), tolong ingatkan pak gufron, jangan mengatasnamakan Pak Kaning, trus meminta 20% dari anggaran Bantuan Sosial.. Bapak sendiri kan sudah punya anggaran bansos, belum lagi anak2 pak Gufron yang juga dapat... atau jangan2 pak udin juga dapat..? (Ingat Kubur Katanya Abang Saya).. Kalau pak udin mengatakan kami bohong, berarti anda salah besar. saya sendiri ngurus bansos, dan di depan saya pak gufron minta Rp. 5 jt. yang katanya untuk pak kaning..sedangkan pak kaning sendiri tidak tau hal itu..

Salut dengan pak Gufron yang setiap jumat khotbah di masjid2 tapi ternyata itu semua cuma topeng saja.. aslinya NCOROP JUA..?

YAKUSA




Bang Ijo <hmi_tenggarong@yahoo.co.id>
Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Indonesia - 30 Desember 2007 18:07:32 WITA




Selamat malam kukar.dan salam hormat buat boz saya pak gufron,saya nga sepakat dengan apa yang dilontarkan para netteer yang mengatakan boz saya sepertio itu.beliau bersih dari segala sesuatunya.wassalam
Udin <Udin@plasa.com>
TENGGARONG, kALTIM, Indonesia - 30 Desember 2007 02:29:50 WITA




kepada pemerintah KUKAR yang sangat aku hormati, harapannya mulai sekarang, mari galakkan kepada semua daerah kukar untuk menjaga lingkungan.
dari hal yang terkecil. masyarakat yang ada dipinggiran sungai mahakam di larang membuang sampah non organik ke sungai,
saya khawatir pulau kaltim nantinya seperti pulau jawa, yang sekarang menerima apa yang telah di lakukan terhadap alam mereka...
semoga saran saya bermanfaat.

urang liang kecamatan kota bangun.
wassalam.

muhammad nur <i23_dho@yahoo.com>
tenggarong, kaltim, Indonesia - 29 Desember 2007 20:36:02 WITA




salam pergerakan,salam pembebasan,dan Salam anti penindasan

salam kenal buat soekarno
muda dri kader pembebasan dan kader transparansi...
saya sangat sepakat sekali permasalahan yang ada dikutai kartanegara hari ini terjadi karena para pejabat kita khususnya birokrat-birokrat kita,dari yang T3D sampai yang Eselon 2 Sampai pada Calon SEKDA memang telah menjadi duri dalam daging dikutai kartanegara ini........
saya sepakat dengan arjuna PMII yang mengatakan Asisten IV Yaitu Al-Gurpon UPZ...Salah Nama Al-Gupron.jangan terlalu memakai retorika yang berbelit-belit yang masyarakat sendiri tidak mengerti apa yang sampean maksudkan...Ingat Mati boz.....

mari lawan penindasan para aparat-aparat birokrat yang BANGSAT itu.....W@SPADALAH!!!!! BANYAK "PUNGLI" DI MEJA BIROKRASI.....W@SPADALAH

MARI BERSIHKAN KUTAI KARTANEGARA YANG KITA CINTAI DARI PARA TIKUS-TIKUS BUSUK BERDASI YANG BERLINDUNG DIBALIK KURSI-KURSI DAN AYO KITA JEBLOSKAN MEREKA KEDALAM TERALIS BESI

Salam Pembebasan.....Wujudkan Transparansi Disegala Lini

fauzi <Fauzirachim@yahoo.co.id>
Tenggarong, kaltim, Indonesia - 29 Desember 2007 12:14:27 WITA




Salam Pergerakan, Salam Anti Korupsi!

Persoalan Birokrasi di Kab.Kutai Kartanegara memang sangat menyedihkan, karena ada beberapa hal yang mempengaruhinya yaitu :
1.Masyarakat Kukar Sangat Komsuntif sekali dan sengat
pesimis yang disebabkan oleh kekayaan yang berlimpah
dimilikinya.
2.sehingga point satu mempengaruhi pada pola dari
pelaksanaan pembangunan di Kutai Kartanegara yaitu terlalu
besarnya kebocoran APBD kita.
3.Birokrat kita dari sekala nasional sampai tingkat RT. sudah
mendarah daging paham fiodalisme,Kapitalisme, sehingga
semua urusan yang berhubungan dengan pemerintahan harus ada
timbal balikya untuk si Birokrat(pejabat) atau dalam bahasa
politknya disebut paham Patronase, dan didalam teori
Birokrasi disebut Patalogi (penyakit) Birokrasi.

dari ketiga point tersebut diataslah yang menjadikan para birokrasi kita seperti darahkula yang selalu menghisap keringat dandarah rakyat. hal tersebut disebabkan lupanya para birokrat kita tentang peran dan fungsi mereka adalah sebagai pelayan rakyat karena digajih dan di percayai oleh rakyat.

terkait dengan hal diatas wabil khusus untuk birokrat di Kutai Kartanegara harus sadar fungsi,pahami fungsi dan tahu fungsi, terutama juga kepada bapak Asistem IV yaitu Al-Gupron,yang selalu berhubungan dengan masyarakat kecil yaitu terkait dengan bantuan sosial yang berada di bawah koordinasinya, diharapkan agar bansos para LSM,Masyarakat serta bantuan untuk tempat-tempat ibadah jangan ada penyunatan,karena itu tidak ada didalam aturan dan itu sudah menyalahi kode etik sebagai pejabat pemerintahan, sebab sekali lagi perlu di ingatkan bahwa kalian duduk dikursi empuk saat ini karena digajih oleh rakyat sehingga berbuatlah untuk rakyat, dan untuk semua kepal dinas dan instansi dikukar juga harus mulai berbenah diri jangan lagi mempersulit servis public terhadap masyarakat.

Oleh sebab itu untuk seluruh masyarakat Kukar mari bersihkan birokrasi kita dari tindak KKN (pungutan liar,suap-menyuap Dll), sebab dari tahun 2008 kita kan menuju sistem pemerintahan yang berlandaskan pada Good and Clean Governance. kalau ada menemukan pemerasan dan pungutan liar serta pelayan publik yang buruk dari para birokrat kita dikukar atau konteks nesional maka mari kita lawan dan kita ekspos dan tuntut melalui jalur hukum yang kita miliki. pemerintahan yang baik akan tercipta apabila kita mau bersatu untuk melawan kebobrokan dan menciptakan budaya baru, yaitu budaya anti Feodalisme dan anti kapitalisme (segala bentuk KKN)

Wallahulmuafik Illa Aqwamith Thariq
Wassalam.......

Tertanda;
Suekarno Muda

soekarno <arjuna_pmii@yahoo.co.id>
kutai kartanegara, kaltim, Indonesia - 28 Desember 2007 22:38:15 WITA




Diharapkan Kepada para birokrasi yang ada dikutai kartanegara jangan mempersulit segala macam bentuk urusan masyarakat yang ada,jangan bersifat " ADUL " Ada Duit Urusan Lancar.Terlebih Saran ini kepada Asisten ????? Kutai kartanegara Jangan Mengatasnamakan "Sumbangan untuk Bapak Syaukani Untuk Mempertebal Dompet" jangan Jadikan wewenang di bansos itu sebagai alat untuk memeperkaya diri.....Insyaf Boz
fauzi <Fauzirachim@yahoo.co.id>
Tenggarong, kaltim, Indonesia - 28 Desember 2007 19:29:30 WITA




Pa..kabar KUKAR ??????
EdiMita <edi_mita@plasa.com>
Tenggarong, Kalimantan Timur, Indonesia - 27 Desember 2007 21:48:37 WITA




Hallo, saya ingin tau arti atau sejarah lembuswana, semoga ada yang bisa membantu menjelaskannya, terima kasih banyak...
dha <satu22000@yahoo.com>
Jakarta, DKI Jakarta, Indonesia - 27 Desember 2007 15:48:18 WITA




lihat blog
http://prokutaikartanegara.wordpress.com

prokutaikartanegara <kutaigerbangdayaku@yahoo.co.id>
tenggarong, kaltim, Indonesia - 27 Desember 2007 15:03:26 WITA




Ass.Wb.Wr.
Ikutan dong??
Kalau begini caranya para tokoh pemuda, LSM dan lain sebagainya dalam menyikapi Perubahan Birokrasi dilingkungan Pemkab Kukar, jangankan kaum intelektual, Birokrat, atau apakah lagi sebutannya, SETAN, atau Jin Sekalipun dipilih untuk menjadi SEKDA, tidak akan mampu menjalankan Roda Pemrintahan didaerah ini. Habis!! belum lagi orang terpilih, mulailah kalian ungkit mengungkit masa lalu seorang figur yg akan dipilih tanpa memberikan kesampatan utk menunjukkan Kinerjanya dulu.
Kelihatannya anda didaerah ini belum siap untuk menerima Perubahan besar dibidang Birokrasi, Kalian masih ber Tuhankan dgn Jabatan, Jabatan merupakan segala galanya bagi kalian, Anda takut figur anda akan dilengeserkan/ tidak terpilih

Fhani <lengeo@Plasa.com>
Tarakan, Kaltim, Indonesia - 26 Desember 2007 10:40:23 WITA




Hanya untuk urang ganteng

Menyikapi persoalan Kampus tercinta yang kini tidak mempunyai rektor, sebetulnya bukan persolan HMI dan PMII untuk menyikapinya, kalau memang kedua organisasi diatas bersuarapun, tidak ada dampak yang besar, kalau anda mencermati pergerakan mahasiswa, HMI sudah sejak awal menolak Syaukani menjadi Rektor,akan tetapi internal kampus sendirilah, termasuk para dosen dan pejabat kampus tetap mempertahankannya, karena takut Kampus tidak hidup dan bagkrut akan lebih efektif lagi, para dosenlah yang bersuara untuk merubah statuta dan mengangkat rektor baru, kalau saja masih ada pihak yang tetap mempertahankan syaukani jadi rektor itu namanya kebangetan.
Mari tanyakan pada diri masing-masing yang kuliah di Unikarta, dosen dan juga yang lainnya termasuk urang ganteng,apakah malu mempunyai rektor yang tersangkut kasus korupsi, kalau anak HMI malu maupun PMII malu, itupun juga tidak ada artinya, saya contohkan HMI Tenggarong memiliki anggota sebanyak 400 orang itupun tidak aftif semua, ditambah dengan anggota PMII umpama 400 juga, sedangkan jumlah mahasiswa unikarta seluruhnya mencapai 5000 mahasiswa, termasuk reguler, khusus maupun jauh, ditambah lagi dengan dosen, masih merasa bangga punyai rektor yang korup, jelas kami tidak ada dampaknya.

alangkah lebih baik lagi orang ganteng dengan timnya kalau punya dana, bisa mengadakan dialog politik seputar rektor, yang pembicaranya saya atau wahyudi dari PMII, saya bersedia dan mengacungkan jempol untuk anda.

Tidak ada bukti kalau kami menerima suap, saya jamin itu !

Andriansjah, mantan Sekum HMI Tenggarong periode 2005-2006


Andriansjah <rianhaq@yahoo.co.id>
Tenggarong, Kalimantan Timur, Indonesia - 24 Desember 2007 23:07:16 WITA




Hai ... teman2 kukar.com saya ingin berkata dari lubuk hati yang paling dalam, dan mohon maaf tidak bermaksud untuk memprovokasi dan tidak ada unsur dendam ... sesungguhnya jujur saya katakan bahwa secara struktural dan kultural pemerintahan Kutai kartanegara butuh revolusi, bukan lg reformasi ... karena telah terjadi "pelapukan" yang begitu dahsyat, sehingga terjadi daya serap anggaran yang lamban, budaya kerja birokrasi yang tidak melayani rakyat ... kualitas SDM yang perlu dipertanyakan dan sedirit masalah manajement pembangunan daerah yang katanya kiat terkaya ini, "apakah kondisi ini harus terus dipertahankan untuk 2,5 tahun kedepan" ... siapakah yang sengsara ??? jelas rakyat !!
abdullah madjidi <bang.madjidi@yahoo.co.id>
Tenggarong, Kalimantan Timur, Indonesia - 24 Desember 2007 21:54:05 WITA




Yang Terhormat Plt Bupati Kukar, jangan takut jangan gentar untuk menjalankan roda pemerintahan Kukar kearah yang lebih baik, laksanakan peraturan dan ketentuan yang berlaku, benahi Birokrasi yang tidak mendukung total terhadap perubahan, agar aman dan masyarakat adil sejahtera, jangan pedulikan status quo (rusak) yang ingin menghancurkan daerah ini, masyarakatpun banyak mendukung bapak.
Andriansjah <rianhaq@yahoo.co.id>
Tenggarong, Kalimantan Timur, Indonesia - 24 Desember 2007 21:34:57 WITA




Kukar tercinta harus di bangun...jangan menyerah wahai generasi kukar..Engkaulah Generasi pengganti para politisi busuk dilingkungan kita..!!! SAlam Perjuangan Sejati..
Umar bin Abdul Aziz <murdha@yahoo.co.id>
Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia - 24 Desember 2007 17:58:25 WITA




Sebagai orng yg tahu akan keadaan Kutai Kartanegara ini baik dari dalam/luar, saya sangat kecewa karena pembagunan yang tergolong lambat dikarenakan SDM yang lemah/kurang menurut saya 2 tahun kedepan seharusnya berbenah untuk peningkatan kualitas SDM, jadilah kabupaten terkaya sekaligus Kaya akan orang dengan SDM yang berkualitas, saya pribadi telah mengawali dari diri sya sendiri jadi pemkab juga jangan ragu untuk memberikan beasiswa kepada mahasiswa kukar yang kuliah diluar daerah karena salah satunya adalah saya, saya ucapkan terima kasih selama 2 telah menerima bantuan walaupun kurang namun cukup membantu, mudah-mudahan tahun depan bisa bertambah besar (he..he....)makasih
Borneo12 <samudra_26@yahoo.co.id>
Tenggarong, Kaltim, Indonesia - 24 Desember 2007 16:04:10 WITA




tolong dong harga bensin dinormalkan kembali untuk wilayah tenggarong dan sekitarnya, pak masih banyak loo yang jual bensin sampai 10 ribu/liter. katanya daerah minyak ko masih bisa kehabisan stock and jadi mahal harganya!
Mr.Witt <winet_ecc_sbl@yahoo.com>
tenggarong, kalimantan timur, Indonesia - 23 Desember 2007 16:53:39 WITA




Atas nama Kaum Pergerakan saya ucapkan salam damai!!!!!!
Menyikapi persoalan Sekda saya harap janganlah dipolitisir, karena hari ini yang dibutuhkan rakyat adalah kinerja yang maksimal dan bebas dari nunsa KKN, jadi sekda yang ada saya pikir cukup di minta untuk secepatnya dan komitmen agar memperbaiki kineraja(pelayanan publik), bukan malah dipolitisir demi kepentingan individu dan golongan dengan menekan dan memperkeruh suasana, sebab itu hanya akan merugikan masyarakat secara keseluruhan. sebab pergantian sekda belum tentu menjamin perbaikan dan dalam hal ini siapa yang berani menjamin bahwa yang akan menggantikannya nanti memiliki kinerja yang lebih baik atau bersih dari KKN? dan itu hanya akan menimbulkan nunsa perebutan kekuasaan seperti yang terjadi saat ini, oleh sebab itu mari kita sikapi ini dengan arif dan bijaksana. wabil khusus buat para tokoh politisi dan yang merasa ikut memainkan peran dalah persoalan sekda, saya harap jangan terlalu mementingkan kelompok sendiri tapi pikirkanlah rakyat kukar kedepan karena baik yang di legislatif maupun eksekutif perlu kalian ingat bahwa kalian adalah pelayan rakyat bukan pelayan kekuasaan dan kepentingan kalian semata.
TTD. Pengurus Cabang PMII Kukar

Suekarno <arjuna_pmii@yahoo.co.id>
Kutai Kartanegara, Kaltim, Indonesia - 23 Desember 2007 12:28:13 WITA




Salam Pergerakan..!

Buat Sahabatku urang ganteng <ganteng@yahoo.com>, terima kasih atas pujian yang telah anda lontarkan. Saya juga mohon maaf baru sempat menanggapi tulisan anda. saya tidak tahu siapa anda sebenarnya, anda mengatakan kami (PMII & HMI) sebagai "penakut", tetapi secara fakta sebenarnya andalah yang penakut dan pengecut, karena anda tidak berani menampilkan identitas asli diri anda..

Berbicara masalah Rektor Unikarta, tidak semudah seperti yang anda bayangkan dan pikirkan. Saya sarankan, sebelum anda berbicara internal Unikarta, anda masuk dululah ke Unikarta, lihat dulu, bagaimana aturan main yang ada di Unikarta atau kampus lainnya. Baru setelah itu anda berhak berbicara tentang Unikarta. Anda berbicara tentang Unikarta (kampus) tapi saya melihat, ternyata anda tidak paham sama sekali tentang kehidupan di Kampus.

Satu hal mungkin yang harus anda pelajari terlebih dahulu, anda harus bisa membedakan, yang mana organisasi Internal kampus, dan yang mana organisasi Eksternal kampus..?

Organisasi Internal Kampus, adalah organisasi non struktural yang berada di dalam lingkungan kampus, mereka adalah organisasi yang bertujuan mengakomodir aspirasi dan kepentingan mahasiswa yang ada di dalam kampus. jadi selama tidak ada keinginan dan aspirasi atau tuntutan dari mahasiswa, maka organisasi internal kampus tidak bisa secara prontal melakukan gerakan tanpa ada dukungan dari mahasiswa lainnya.

Organisasi Eksternal kampus (PMII, HMI, IMM, KAMMI dll)adalah merupakan organisasi kemahasiswaan yang berada diluar dari kampus. jadi perlu diketahui oleh anda bahwa, organisasi kampus tidak berhak ikut campur dalam aktivitas di dalam kampus, apalagi yang menyangkut struktural kampus. ini yang perlu dipahami dan diketahui oleh anda yang mengaku Urang Ganteng (sang pengecut)...?

Jadi anda jangan menjustifikasi seperti itu thdp organisasi eksternal kampus. dan saya menantang anda, yang katanya kami disuap atau apalah istilahnya.. untuk bisa dibuktikan jangan hanya sekedar asal omong. dan kalau memang anda pemberani, gunakan dong nama asli jangan, anda bilang orang pengecut atau penakut tetapi secara tidak sadar anda sendiri lebih penakut lagi..

Sahabatku Urang Ganteng, kalau memang merasa masih belum mengerti tentang kehidupan kampus, silahkan kirim email ke suara_pmii@yahoo.co.id atau ke email saya pribadi yudi.kutai@gmail.com nanti saya jelaskan lebih rinci apa itu organisasi kampus dan fungsi serta perannya di kampus, biar anda bisa lebih paham lagi tentang hal itu..

Salam Pergerakan..

WAHYUDI
(PMII Cabang Kutai Kartanegara)

Wahyudi <yudi.kutai@gmail.com>
Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Indonesia - 23 Desember 2007 10:17:08 WITA




nah...kasus syaukani ni gasan pelajaran toex pejabat2 yang masih aktif dalam sindikat "PERKORUPSIAN NASIONAL"
ingat "SEPANDAI2NYA TUPAI MELOMPAT PASTI JATUH JUGA"



ryvonk <ryvonk@yahoo.com>
samarinda, kalimantan timur, Indonesia - 23 Desember 2007 02:12:01 WITA




Tunjangan beasiswa tidak tepat sasaran...
Putra daerah tidak dapat beasiswa tetapi orang luar putra daerah dapat dan udah lulus lagi...(denger2 hasil beasiswa dibagi 2 dengan pegawai setempat)...
Gimana nich...?
tolong ditindak lanjuti tuh...korupsi berawal dari hal-hal yang kecil...

mr_badak <mr_badak01@yahoo.com>
samarinda, kalimantan timur, Indonesia - 21 Desember 2007 15:38:46 WITA




Sedikit menanggapi Pernyataan dari Si Paul <Ollyn_caem@Telkom.net> yang dalam pernyataannya; "Menurut gw pemerintahan kukar adalah pemerintahan yang buruk!!! Katanya aja kab dengan devisa paling tinggi tapi ternyata kesenjangan sosial antar masyarakat begitu nampak di sana. Gw heran pemimpin di sana gak melakukan invest besar2an untuk memajukan SDM di sana...!!! Eh malah invest besar2an buat bangun kota pariwisata. Dan coba aja lihat hasilnya apa sesuai yang di keluarkan dan di hasilkan buat daerah????!! Satu hal yang gw liat dari generasi muda di sana specifiknya mahasiswa unikarta Mungkin bisa gw bisa bilang kalau lulusan sarjana disana bener gak qualified!!! gak ngerti apa2!"

Jelas anda pun bukanlah orang yang qualified!!! gak ngerti apa2!, jauh dari tata moral etika bahasa. Dalam suatu teoritis dan analisa akademis tidak mengenal yang namanya "menurut saya" karena landasan akademis selalu menggunakan analisa yang betul-betul terbukti keakuratannya, ada data dan referensi teori didalamnya. Kalau hanya menurut saya, semua orang bahkan orang tidak sekolah pun bisa membenarkan teorinya. Kalau masalah SDM kukar dengan penduduk samarinda jawaban yang kongkrit adalah wajar propensi bagus dibanding kabupaten. Tapi sayang tata kota samarinda yang tahun kemarin dapat Adipura sepertinya pincang. Mudah menemukan pemukiman yang kumuh diSamarinda, pasar-pasar yang tidak teratur, sampai masalah anak sungai yang dengan lewat pun kita sudah mengetahui kotornya dari aromanya saat kita melintas.

Si Paul <Ollyn_caem@Telkom.net> adalah orang yang beruntung dilahirkan dari keluarga mampu di ibu kota Provensi. Jadi bisa matang SDMnya. Tapi gak semuanya anak Samarinda punya potensi dalam hal SDM dan gak semua anak Kukar lemah dalam SDMnya. Banyak juga putra daerah kukar yang kuliah disamarinda, baik itu diUNMUL, STIMIK, STAIN, UNTAK dan mereka juga bisa bersaing dengan mahasiswa tuan rumah Samarinda.

Jadi terlalu hiperbola sekali pernyataan Si Paul. Mending tidak usah terlalu mengIntervensi Kukar, tunjukan potensi anda dan apa yang bisa anda lakukan untuk samarinda, kukar butuh solusi kalau memang ada masalah, tidak kritikan. Mari bangun daerah kita masing-masing sehingga kita tidak sibuk "grecokin/mengorek-ngorek kelemahan daerah lain"

Hidup Tenggarong yang BERSIH....??? Hidup Tenggarong yang RAPI..? Hidup Tenggarong yang AMAN...?

Pazri <muhamad_pazri@yahoo.co.id>
Tenggarong, Kalimantan Timur, Indonesia - 19 Desember 2007 23:29:06 WITA




MEMANG KAMI YANG MENGGOYANG HUSNI THAMRIN, TAPI KAMI MENYADARI BAHWA ADJI RIDWAN SYAHRANI, BA TIDAK CUKUP SYARAT, JADI KAMI RELAKAN DENGAN KITA BUNG ASWIN UNTUK MENJADI SEKDA. TAPI INGAT JANGAN HA SAMPAI KITA GANTI DRS ABD THALIB (Wakil Kadis Diknas), Dr. DIDI Marzuki (Kepala BKD) dan IR. HERRY MARYADI (Kadis Pertambangan) KARENA SELAMA INI NYA YANG MENGONGKOSI KAMI. POKOK NYA KAMI RELAKAN HA DENGAN KITA PARA TALIBAN KANING NYA DIBUANG SIDA KETIKA JADI BUPATI KEDUA. SEKALI LAGI SELAMAT DAN SUKSES BUAT BUNG ............ KAMI JUA BERADA DIBELAKANG SAMSURI ............ HIDUP SAMSURI ....... HIDUP KANING ...........

Setan Tenggarong <sa_tan@yahoo.com>
Tenggarong, Kaltim, Indonesia - 19 Desember 2007 22:20:49 WITA




Saya baru belajar internet,saya buka situs PT Pupuk Kaltim terus saya lihat tentang Kutai Kartanegara.
Kesan saya : sangat menarik dan penuh pesona saya suka, walaupun tidak dibuka dan diperhatikan secara detail tapi saya angkat jempol. saya jadi penasaran apa seni budaya, sejarah, perkembangan agama, masyarakat sunda ada di internet, sudah ya saya lihat dulu situs tentang Jawa barat.
lain kali ketemu lagi dahhhhh

Risdaningsih <risdaningsih_66@yahoo.co.id>
Bandung, Jawa Barat, Indonesia - 19 Desember 2007 14:01:02 WITA




Menurut gw pemerintahan kukar adalah pemerintahan yang buruk!!! Katanya aja kab dengan devisa paling tinggi tapi ternyata kesenjangan sosial antar masyarakat begitu nampak di sana. Gw heran pemimpin di sana gak melakukan invest besar2an untuk memajukan SDM di sana...!!! Eh malah invest besar2an buat bangun kota pariwisata. Dan coba aja lihat hasilnya apa sesuai yang di keluarkan dan di hasilkan buat daerah????!! Satu hal yang gw liat dari generasi muda di sana specifiknya mahasiswa unikarta Mungkin bisa gw bisa bilang kalau lulusan sarjana disana bener gak qualified!!! gak ngerti apa2!
Andai saja pemimpin di sana mendatangkan tenaga2 ahli dan membayar mereka ex:dari luar negri(namanya juga daerah kaya byk duid donk)untuk mendidik generasi muda di sana untuk membangun daerahnya. Kan gak perlu lagi harus jauh2 menuntut ilmu ke negri sebrang. Seandainya aja generasi muda mempunyai high motivated untuk belajar disana dan tentunya pemerintah harus memfasilitasi hal itu. Gw pernah ikut daftar lomba IT disana (tapi sayangnya cuman gw satu2nya peserta yg ikut. Waktu itu lomba buat virus, design grafis.
apa itu membuktikan kalau anak2 disana pada gak ada yang kompeten??? To pemerintah kukar di harapkan dapat mengoptimalkan dan memfasilitasi generasi muda di sana daam hal pendidkan agar lbh termotivasi.



Si Paul <Ollyn_caem@Telkom.net>
Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia - 19 Desember 2007 08:51:01 WITA




Sedikit tentang masalah rektor kebetulan saya anak UNIKARTA juga.

Tapi sebelumnya, Maaf: Setahu saya PMII dan HMI bukanlah oraganisasi kampus (Walaupun Mengatasnamakan MAHASISWA), yang notabene adalah orang yang menuntut ilmu secara legal di Universitas atau Sederajat. Tapi untuk hal ini PMII dan HMI merupakan cabang, ranting, komisariat dari Pengurus Pusatnya yang mencari kader disetiap universitas.
Memang sih sah-sah saja untuk mensuarakan masalah Rektor tersebut, tetapi kita melupakan suatu institusi yang lebih berwenang yaitu Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM). Lembaga inilah yang seharusnya lebih diAktif dalam mengkondisikan suatu isu Universitas melalui aksinya. Selama ini saya lihat hampir semua BEM Fakultas mengalami kepakuman, kecuali saat BKM yang merupakan lanjutan PK2 yang bagi saya BKM merupakan Program jalan-jalan bagi Mahasiswa baru selelah mengalami sedikit bentakan, perintah-perintah bodoh dari senior. seperti dalam angkatan saya 2005: potong rambut, pake topi kertas, tas dari plastik kresek dan yang terakhir angkatan 2007 yang cewe bawa bungkus maaf (softex).
Jadi kalau mas yang ngaku gantengkan bisa tu ngomong, ke pihak rektorat bareng Presiden BEM Universitas yang di barengi dengan Presiden-Presiden BEM dari masing2 Fakultas. Lebih tepatkan..????????

Pazri <muhamad_pazri@yahoo.co.id>
Tenggarong, Kalimantan Timur, Indonesia - 18 Desember 2007 21:49:56 WITA




Tolong diperhatikan bagi pejabat di Pemkab Kutai Kartanegara, disaat ramai - ramainya pengajuan SPP proyek dibagian keuangan, banyak staf saudara yang memanfaatkan untuk mencari tambahan penghasilan dengan menerima amplop "pelicin" supaya SPP nya cepat di kerjakan.Harap ditindak lanjuti.Birokrasi sangat menyusahkan dan memberatkan. Besar kecilnya nilai proyek menjadi tidak sebanding dengan keharusan memberikan "pelicin" kepada orang- orang yang melancarkan pekerjaan.
trims

anang syaiban <anangsyaiban@yahoo.com>
samarinda, kaltim, Indonesia - 18 Desember 2007 14:47:17 WITA




dear netter semua.................
kenalin ne orang ganteng se kukar..........


HOI........... KELOMPOK HMI (HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM) DAN PMII (PERGERAKAN MAHASISWA ISLAM INDONESIA)......... MANA SUARA KALIAN (HMI DAN PMII) MENYIKAPI MASALAH UNIKARTA, BIASANYA SEDIKIT ADA MASALAH KALIAN (HMI DAN PMII) LANGSUNG DEMO, SEKARANG MANA SUARA KALIAN DISAAT UNIKARTA MEMBUTUHKAN KALIAN SEBAGAI AKTIFIS KAMPUS, ASAL TAU UNIKARTA SEKARANG TIDAK LAGI MEMPUNYAI BAPAK (REKTOR), SEHARUSNYA KALIAN BERSUARA DONK............ KENAPA SAMPAI HARI INI BELUM ADA ISU DARI KALIAN UNTUK MELAKUKAN GERAKAN GUNA MENUNTUT PARA PENGUASA UNIKARTA AGAR SECEPATNYA MENGGANTI REKTOR YANG NOTABENE SEORANG KORUPTOR, APA KALIAN TIDAK MALU MEMPUNYAI REKTOR YANG SAAT INI MERINGKUK DALAM PENJARA AKIBAT MBANTAS HAK RAKYAT KUKAR, KALAU SAYA JADI MAHASISWA UNIKARTA ATAU KALIAN, SAYA UDAH TIDAK PUNYA MUKA LAGI DIDEPAN PUBLIK, TAPI SAYA PERHATIKAN KALIAN SANTAI - SANTAI AJA MENYIKAPI HAL TERSEBUT, SAYA CURIGA KALIAN UDAH MAKAN SUAP SANG KAISAR KANING YA................... HAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHA, KALAU BENAR PERMAINAN KALIAN TIDAK CANTIK, MAKANYA KALAU MAU JADI AKTIFIS SEHARUSNYA KALIAN SIAP MISKIN ATAU JADI ORANG KAYA DULU, JANGAN MEMANFAATKAN KEADAAN UNTUK CARI PITIS TAHU...............????????????????

ASAL KALIAN TAHU KANING SUAP KALIAN SUPAYA DIAM, KARENA KANING PIKIR ITU BUKAN PITIS KANING JUGA, TAPI PITIS RAKYAT KUKAR YANG SEHARUSNYA DIGUNAKAN UNTUK MEMBANGUN KUKAR TAPI MALAH DISALAH GUNAKAN UNTUK SUAP KALIAN DAN AKIBAT ULAH KALIAN JUGA TIDAK SEDIKIT RAKYAT KUKAR YANG KENA IMBASNYA TAHU GA SIH KALIAN NIH.... WAHAI KELOMPOK HMI DAN PMII.

UDAH DULU YAH..... ORANG GANTENG MENUNGGU REAKSI DARI KALIAN (PMII DAN HMI) AKU TAHU SIAPA KALIAN KOK, MAKANYA AKU TUNGGU

urang ganteng <ganteng@yahoo.com>
tenggarong, kaltim, Indonesia - 18 Desember 2007 12:43:06 WITA




BARUDAK GELO...... IS BACK...... HEHEHEHEHEHEHEHEHEEE

HOREEEEEEE...... KAISAR KANING YANG OTORITER KEJEBLOS KE PENJARA JUGA..... VONIS 2 TAHUN SETENGAH.......

tapi mesti kaning udah divunis 2,5 tahun..... itu masih kurang...pasalnya.... belum sebanding dengan dosa-dosa yang telah diperbuatnya terhadap masyarakat kukar....

kaning udah terlalu banyak dosa kepada rakyat kukar, kayaknya dia baik kepada rakyat, tapi berapa nyawa yang udah di bunuh oleh kaning dengan cara yang sangat keji, dibunuh yang saya maksud, bukan dibunuh terus meninggal orangnya, tapi dibunuh nama baiknya, dibunuh kebebasannya, dibunuh martabatnya, dan dibunuh kemanusiaannya, dengan cara dibohongi, diancam oleh preman-premannya sehingga rakyat tidak bisa berbuat banyak, disumpal dengan sedikit uang BANSOS tapi banyak yang masuk kantong kaning, juga dengan cara paksa-memaksa.... namun demikian, mungkin juga ada orang yang dibunuh beneran... karena kaning seorang intelektual tapi bermental preman bukan bermental akademis... buktinya kalau dia bermental akademis tidak akan memelihara para preman yang sukanya mengancam juga memaksa kehendak orang,,,,,

oh....ya.... masalah vonis 2,5 tahun yang diterima kaning, itu sangat kurang sepadan, jika dia tidak banding artinya dia membenarkan tuduhan dari KPK (JPU), dia merasa bersalah makanya menerima putusan itu, jika dia merasa tidak bersalah harusnya dia melakukan banding seperti yang telah dilakukan rivalnya Suwarna.....

Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari KPK juga jika menerima putusan dari hakim terhadap kaning kalau tidak melakukan banding patut kita pertanyakan, ada apa ini?...... JPU kok lengsung menerima putusan tersebut

barudak gelo <barudak_gelo@yahoo.com>
tenggarong, kaltim, Indonesia - 17 Desember 2007 23:06:22 WITA




Hari Ini kalau kita lihat diBPKD Kutai Kartanegara yang dipimpin oleh pak Hardik akan banyak yang kita temui orang-orang yang menunggu proses SPM dan SPP yang nantinya merupakan bagian administrasi bagi SP2D sebagai surat pencairan untuk BANSOS yang telah masyarakat. Proses yang lama dan waktu yang relatif singkat membuat adanya praktek kolusi atau istilah lain dari seorang kawan saya yang juga anggota KNPI Kukar adalah Uang Keberhasilan. Nominalnya pun beragam sesuai dengan banyak sedikitnya bansos yang di peroleh. Pada dasarnya hal ini lah yang merupakan bagian dari Patalogi Birokrasi. Hal ini nantinya yang akan merusak citra aparatur pemerintahan, dengan asumsi yang beragam. Dari yang berbelit-belit, meja-kemeja, sampai istilah Kutainya " Hantu Pitis " sedikit-sedikit uang, bayar, dan mengatasnamakan administrasi. Padahal jelas ada konvensasi, insentif, tuntangan, triwulan, dan gaji 13 yang tidak lain adalah perangsang bagi terlaksananya kinerja yang baik dan pelayanan yang cepat, mudah dan murah bagi masyarakat. Saya sepakat dengan Opini dari Dr. H. KAMAL ALAMSYAH, M.Si.(http://www.pikiran-rakyat.com/cetak/2006/092006/27/0901.htm) tentang BIROKRASI dan KERAJAAN PEJABAT. Mungkin bukan hanya diKutai Kartanegara, Indonesia pada umumnya tapi juga Dunia secara globalnya. Sehingga banyak tulisan dari negara luar tentang Menswastakan Birokrasi.

Tulisan disi bukanlah sebagai unjuk gigi bagi para pengamat yang sok layaknya pengamat internasional. Internasional tidak akan mengurus hal yang sedemikian kecil disebuah kabupaten. Sulit untuk membaca peta Nasional bagi pengamat daerah apalagi sekelas kukar, dengan komunitas penduduk yang acuh terhadap sekeliling. Suatu perubahan akan terjadi apabila rakyat menghendaki, tidak menutup kemungkinan menjadikan Kukar sebagai ibukota Negara sekalipun. Tergantung dari Revolusi yang dijalandan dan izin ALLAH SWT. Semoga Kutai Kartanegara menjadi kabupaten Percontohan untuk daerah lain baik itu dibidang pelayanan masyarakatnya, demokrasinya, Transfaransi, dan hal pemberdayaan masyarakat. Walau kesannya mustahil tapi Mudah-mudahan saja. AMIN....

Pazri <muhamad_pazri@yahoo.co.id>
Tenggarong, Kalimantan Timur, Indonesia - 17 Desember 2007 14:03:09 WITA




L.S.;

I HOPE,THAT BAPAK SYAUKANI WILL LATER PLAY A ROLE IN THE GOVERNMENT/FUTURE OF KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA,BECAUSE HE ALSO HAS DONE GOOD THINGS FOR THIS AREA.
MAY HIS FAMILY BE SUPPORTED;AND ALSO THE EX-BUPATI HIMSELF,BYT THE ALMIGHTY LOVING GOD.

HORMAT SAYA:
DP TICK gRMK
PUSAT DOKUMENTASI KERAJAAN2 DI INDONESIA "PUSAKA"

DP Tick gRMK <pusaka.tick@tiscali.nl>
Vlaardingen/Belanda, Belanda/Holland, Indonesia - 17 Desember 2007 04:59:27 WITA





ass.wrwb bubuhan kutai

kasihan leh lihat pak kaning di tv,divonis 2.5 th,sampai koros beneh sida tuh yo?pak kaning hanya korban dr cuci tangan birokrat yg di bawah,coba perhatikan karyawan pemda tenggarong tuh bila dtg ke jakarta,wah mahutnya,ndik mahu naik bis,naknya betaksi maha.hotelnya ndik mau yg melati,harus berbintang,korupsinya sdh berjamaah di tenggarong,nak molah ktp maha,berapa pitis yg hrs keluar,nak jadi rekanan pemda ?wadak leh,ndik kawa ndik bepitis dulu,harus setor dulu<memang sudah tradisi bos>,pak kaning...kacian deh lo,namun jasa mu tetap kukenang sebagai pembaharu otonomi di indonesia.tlg ditelusuri jua para asistennya,bersih ndik,sekalian maha di bongkar pak ketua KPK.

DICARI :

1.CALON BUPAI KUTAI KARTANEGARA YG MAU DI GAJI KECIL,FASILITAS:
-MOBIL SEKEN KIJANG TH 80 AN
-RUMAH SEDERHANA TIPE 45,PINGGIR SUNGAI MAHAKAM
-LISTRIK 900 WATT<KADANG MATI HIDUP PLNNYA>
-PENSIUNAN SEUMUR HIDUP 7 TURUNAN,BILA NDIK TERIMA PITIS
SOGOKAN.

ADA YANG MAU NDIK ? wallahualam bissawab.

nun jauh di seberang

aji said fairil <budakmelayu@yahoo.com>
dumai, Riau, Indonesia - 16 Desember 2007 17:41:13 WITA




Kukar....... Oh...kukar.......
Kenapa nasibmu begitu tragis....
Dulu... Kau dikenal sebagai kerjaan Tertua... dengan raja yang bijak dan dicintai rakyatnya (Kata Buku Sejarah). Anugerah tanah yang subur.... Rakyat makmur....
Namun.... Kini.....
LIHATLAH..
Tanah tidak lagi menyediakan hasil buminya... Lubang menganga bekas galian tambang...
Hutan kini hanya meninggalkan Ilalang..
Sungai tidak lagi menyediakan ikannya... Pesutpun tinggal patungnya...
Air tidak lagi menampakkan jernihnya...
DAN..
APBD tidak lagi menjanjikan kemakmuran rakyatnya..
Distribusi pendapatan tidak menunjukkan pemerataan..
Pejabat tidak tidak lagi mengurusi rakyatnya... yang diurus hanya BANG SAKU (Baca: Duit)..
AKIBATNYA..
Sang Pejuang Otonomi kini terpenjara Jiwa dan Badannya.. (Kasian deh!!!, Siapa giliran berikutnya ?)
OOO... bumi gonjang ..g.. langit kelap-kelap katon... (Kata Ki Manteb Sudarsono)
LALU ?????? (To be continue......)

Rezza <forkomkukar@yahoo.co.id>
Tenggarong, Kalimantan Timur, Indonesia - 16 Desember 2007 15:12:48 WITA




as.wr.wb.UNIKARTA BANYAK YANG BICARA BAGAI PENGAMAT INTERNASIONAL,PADAHAL BARU TAU SIKON KEMARIN SORE.
berlin <adinda@yahoo.com>
tenggarong, kaltim, Indonesia - 16 Desember 2007 11:41:02 WITA




ass.
kak sandri,apa kabar? gimana kutai panainya jadi gak terbentuk?apa pak kaning jadi mau maju jadi bupati lagi?
yang jelas moga aja pengadilan tidak memvonis hanya "bos"nya aja...
mau kutai kartanegara apa "kutai baru" yang jelas saya bangga dengan tanah borneo,,, walau sekarang tambah panas akibat tambang batubara dan perambahan hutan..awas kalo gak direklamasi dan reboisasi...oh yaa jangan lupa juga bagian perminyakan yang ada di kaltim, jangan membuang limbah minyak sembarangan...ingat bioremediasi untuk kelestarian alam borneo...
was.

yugo <yugo_soil42@kutaikartanegara.com>
rain_city, jabar, Indonesia - 15 Desember 2007 20:57:47 WITA




pak bupati yang terhormat,

mohon menindaklanjuti pembangunan sarana jalan disekitar handil kecamatan muara jawa mulai handil 3 sampai handil 8 jalan rusak parah.
Mohon perhatiaannya, karena jalan tersebut sangat dibutuhkan oleh semua elemen masyarakat disekitar daerah tersebut dan juga karena rusaknnya jalan banyak menimbulkan kecelakaan lalulintas.

atas kepedulian dan perhatiaannya saya ucapkan terima kasih dan juga kami tunggu realisasi pembangunan jalan.

terima kasih

heru <heruhandonowarih@yahoo.co.id>
handil muara jawa kukar, kaltim, Indonesia - 15 Desember 2007 17:06:40 WITA




Ass.. Wr.Wb.
Mulai Panas Tegaknya, jelas pernyataan PRAJURIT TALIBAN <taliban@yahoo.com> tu jua dik bisa diterima mentah-mentah. Masalahnya jelas yang nyebut (PRAJURIT TALIBAN <taliban@yahoo.com>) pasti urangnya ASWIN. Aku jua dengar pengadaan Jas Anggota dewan dengan harga yang dik wajar oleh ASWIN, kalikan aja 40 anggota dewan (dia kucari datanya), intinya itu yang dibanggakan berseh, sapa lagi yang berseh! Khairudin jua kah?? Mun dik ada kepentingan ngeramput kita dak mbela urang, nyebut Tony pahlawan kesiangan, eh... nya jua. Tegak tempakul, betungguan bawah jamban melihati urang berak. Cari aman jadi mun diburu gin diumpati. Tegak kasus kaning, banyak beneh urangnya dulu pas nya sangkut kasus, apa?? mana hak urangnya? Sukur aja hak dengan kesusahanku aku dik sempat besikut situ sini. Jadi kena apa kah pejabat dik ngaruh dah dengan piring nasik ku. Maaf mun ada pernyataan yang nyinggung. Tapi politik hak ya baik mun dak bepolitik, dik usah jeniskan urang. Salam Mbantas

Pazri <muhamad_pazri@yahoo.co.id>
Tenggarong, Kal-Tim, Indonesia - 14 Desember 2007 16:53:08 WITA




saya mau tanya,,kalau cari buku tentang PERDA dan GERBANG DAYAKU dimana ya ?
saya lagi kebingungan nyari bahan buat skripsi!!!
tolong bantu ya.

DEDEN <aulsie_06@plasa.com>
tenggarong, kaltim, Indonesia - 13 Desember 2007 13:48:26 WITA




maunya masuk site ini nyari peta digitalnya tenggarong, aku bangga jadi orang kutai makanya pengen banget punya petanya... sekalian buat tugas negara... tapi... kayaknya..gak ada ya...nyari kemana ya...???
chiem <farrozafaza@gmail.com>
tenggarong, east borneo, Indonesia - 12 Desember 2007 17:17:37 WITA




Ass.Wb.Wr...

Kenapa juga kalian mempermasalahkan Jabatan Sekda, Biarkan saja siapa saja yang naik menjadi Sekda sama saja, yang penting memenuhi syarat Administrasi Kepegawaian, Masalah Track Record PNS Ybs dimasa lalu,itu sudah biasa, kita semua mempunyai masa lalu ada yang baik dan ada yg jelek/ abu-abu, Kalau saya boleh saran :
1. Berikan kesempatan Calon Sekda yg baru utk Paparan didepan Anggota DPRD/pihak eksekutif, LSM dan tokoh masyarakat Kukar/Tgr. ttg Visi Misi setelah diangkat mjd Sekda Nanti;
2. Adakan Kontrak Kinerja terhadap Pemkab Kukar/DPRD yg akan dievaluasi kinerjanya 1 thn kedepan;
3. Segera mengundurkan diri apabila tdk sesuai dgn Kontrak Kinerja,
Itu aja saya sarankan, jangan tersinggung yaah!! Karena aku urang Kutai jua, 10 thn yang lalu aku pergi ke Tarakan, Percaya Kukar Pasti Maju

Fani <lhofat@Yahoo.com>
Tarakan, Kaltim, Indonesia - 12 Desember 2007 15:53:28 WITA




As.saya adalah orang kelahiran sangasanga dan pernah terjun langsung pada saat kegiatan pembentukan kutai pantai,masuk dalam tim.skrg setelah perjalanannya berita yg terbaru akan dibentuknya kutai pesisir.yang saya inginkan apabila telah terbentuk,ingat-ingatlah dengan orang-orang yang minimal pernah satu tujuan yang ingin sanga-sanga dan kecamatan lain memisahkan diri dengan kutai kertanegara agar diinventarisir kembali,agar dapat kembali membangun daerahnya.
San Die <diesan0577@yahoo.co.id>
Sangasanga, Kalimantan Timur, Indonesia - 12 Desember 2007 15:41:34 WITA




Assaalamu.....
Saya cuma mau menyampaikan saran tentang pembuatan rumah memakai sistem pengurukan tanah pada daerah yang merupakan resapan air, karena kalau semua daerah resapan air ditutupi dengan tanah urukan maka tidak ada lagi daerah untuk resapan air. Saya sangat berharap sekali kiranya instansi yanga terkait dapat membuat suatu peraturan daerah yang mengatur pembangunan rumah agar tidak menutup tempat resapan air dan tidak menutup saluran pembuangan air yang telah dibuat oleh pemerintah. Karena kalau semua tempat resapan air ditutupi dengan tanah urukan maka daerah kita akan rawan bencana banjir. demikian saran saya semoga ada sedikit yang memperhatikan tentang masalah yang kecil ini namun besar manfaatnya.
Wassalam........

Misran <misdawkutai@yahoo.co.id>
Tenggarong, Kalimantan Timur, Indonesia - 12 Desember 2007 12:48:12 WITA




Antara Lobak Telur dan Kopi

Seorang anak mengeluh pada ayahnya mengenai kehidupannya dan bertanya mengapa hidup ini terasa begitu sukar dan menyakitkan baginya. Dia tidak tahu bagaimana untuk menghadapinya dan hampir menyerah kalah dalam kehidupan. Setiap kali satu masalah selesai, timbul pula masalah baru.

Ayahnya yang bekerja sebagai tukang masak membawa anaknya itu ke dapur. Dia mengisi tiga buah periuk dengan air dan memanaskannya di atas api. Setelah air di dalam ketiga periuk tersebut mendidih, dia memasukkan lobak merah ke dalam periuk pertama, telur dalam periuk kedua dan serbuk kopi dalam periuk terakhir.

Dia membiarkannya mendidih tanpa berkata-kata. Si anak tertanya-tanya dalam hati dan menunggu dengan tidak sabar sambil memikirkan apa yang sedang dilakukan oleh ayahnya. Setelah 20 menit, si ayah mematikan api.

Dia menyisihkan lobak dan menaruhnya dalam mangkuk, mengangkat telur dan meletakkannya dalam mangkuk yang lain dan menuangkan kopi di mangkuk lain.

Lalu dia bertanya kepada anaknya, "Apa yang kau lihat, nak?"
"Lobak, telur dan kopi", jawab si anak. Ayahnya meminta anaknya merasakan lobak itu. Dia melakukannya dan merasakan bahwa lobak itu sedap dimakan.

Ayahnya meminta mengambil telur itu dan memecahkannya. Setelah membuang kulitnya, dia dapati sebiji telur rebus yang isinya sudah keras.

Terakhir, ayahnya meminta untuk merasakan kopi. Dia tersenyum ketika meminum kopi dengan aromanya yang wangi. Setelah itu, si anak bertanya, "Apa arti semua ini, ayah?" Ayah menerangkan bahwa ketiga bahan itu telah menghadapi kesulitan yang sama, direbus dalam air dengan api yang panas tetapi masing-masing menunjukkan reaksi yang berbeda.

Lobak sebelum direbus kuat, keras dan sukar dipatahkan. Tetapi setelah direbus, lobak menjadi lembut dan mudah dimakan. Telur sebelumnya mudah pecah dengan isinya berupa cairan. Tetapi setelah direbus, isinya menjadi keras.

Serbuk kopi mengalami perubahan yang unik. Setelah berada didalam rebusan air, serbuk kopi mengubah warna dan rasa air tersebut.

"Kamu termasuk golongan yang mana? Air panas yang mendidih itu umpama kesukaran dan dugaan yang bakal kamu lalui. Ketika kesukaran dan kesulitan itu mendatangimu, bagaimana harus kau menghadapinya ?

Apakah kamu seperti lobak, telur atau kopi ?" tanya ayahnya.

Bagaimana dengan kita ? Apakah kita adalah lobak yang kelihatan keras, tapi dengan adanya penderitaan dan kesulitan, kita menyerah menjadi lembut dan kehilangan kekuatan. Atau, apakah kita adalah telur yang pada awalnya memiliki hati lembut, dengan jiwa yang dinamis ? Namun setelah adanya kematian, patah hati, perpisahan atau apa saja cobaan dalam kehidupan akhirnya kita menjadi menjadi keras dan kaku?

Dari luar kelihatan sama, tetapi apakah kita menjadi pahit dan keras dengan jiwa dan hati yang kaku? Atau adakah kita serbuk kopi ? Yang berjaya mengubah air panas, sesuatu yang menimbulkan kesakitan, untuk mencapai rasa yang maksimum pada suhu 100 darjah celcius. Ketika air mencapai suhu terpanas, kopi akan terasa semakin nikmat.

Jika kita seperti serbuk kopi, ketika keadaan menjadi semakin buruk atau memuncak, kita akan menjadi semakin baik dan membuat keadaan disekitar kita juga menjadi semakin baik.

Samalah halnya dengan serbuk kopi yang berjaya mengubah air panas yang membakarnya menjadikan ia lebih sedap dan enak untuk diminum.

Antara lobak, telur dan kopi, kita yang mana?

eko sumardiyono <ekos@pupukkaltim.com>
bontang, kaltim, Indonesia - 12 Desember 2007 09:32:57 WITA





Kapan penyelenggaraan erau di tenggarong, kangen dengan acara2 yang tentunya tak lepas dari tradisional setempat juga dengan penyanyi-2 yang didatangkan dari jakarta, seperti beberapa tahun yang lalu, kebetulan saya berada di tenggarong pada waktu itu, sukses buat kota tenggarong dan maju terus..........!!!!!!!

IVO

ivo <anamiranawil@yahoo.com>
holland, flevoland, Netherlands - 12 Desember 2007 06:58:29 WITA




Salam Net...
mun kita nda tahu siapa nya ngadakan ngadakan ngemis di jalan-jalan, kekantor-kantor siapa yo urangnya, ya si Edi Mulawarman. nya ngangkat dirinya jadi juru bicara sultan, padahal nya be sk juru bicara tu Aji Pangeran Azwar Poeger.

kerjaannya tu memberi malu urang kutai ngan keluarga besar kaning. padahal kaning banyak pitisnya, ga mana bisa minta ngan urang-urang ndi bepitis. berian urang dicatat kesahnya datang kekantor-kantor mbawa kotak sumbangan, memberi malu apalagi banyak tamu dari luar nya dipaksa sida.

kami urang kutai ni ndi biasa tega itu, biar nya wakil petinggi pore tapi kerjaannya ndi baik. Waktu banyak pitis korupsi bansos 5 milyar nya tega urang kaya beisi gunung batu, nah nya dah bangkrut. karang maha pasti nya dipereksa kpk karena ngala dana bansos fiktif atas nama banteng mahakam, padahal ndi da urang nya nerima galanya polahannya maha.

dah bangkrut lalu ngemis bawa keroan kutai untuk keuantungan nya sorang maha, dustainya maha untuk kaning. lihat ha ndia mun ada nya ngumumkan haselnya

Napa nya tega ni, nya lain urang kutai asli, biar nya urang sebulu tapi bapak nya urang banjar, me' nya urang banjar jua lahir maha nya di sebulu situ, bahasanya maha bahasa kutai. nya tu ndi digawali leh keluarga sultan, mun kita ndi percaya betanya ha kita ngan juru bicara sultan AP Azwar Poeger. ndi da nya tu urang kutai asli.

Amun ada nya ndik gawal dengan bahasaku ni, kirim aja ke emailku busu-jagau@plasa.com (urang kutai asli...)
Jagau....!!!

Busu Jagau
Busu Jagau
Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Indonesia - 09 Desember 2007 21:47:05 WITA

Busu Jagau <my_kutai@yahoo.co.id>
Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Indonesia - 12 Desember 2007 02:39:42 WITA




saya mencari daftar harga hotel-hotel tolong dikirimkan
supriadi <supriadi_sahibu@yahoo.com>
makassar, sul-sel, Indonesia - 11 Desember 2007 15:23:50 WITA




Halo... Kutai Kartanegara
saya hampir setiap hari mengikuti perkembangan berita tentang Kukar, apa lagi soal Pemerintahannya, sungguh menarik untuk di cermati, sukses terus untuk team dari web. kutaikartanegara.com, mungkin kalau boleh saya memberikan saran untuk informasi tetang khasana budaya, pendidikan di daerah pedalaman, kesehatan, informasi tentang transmigrasi agar dapat diberikan dalam porsi yang lebih variatif ( jadi gak harus mesti "POLITIK" toh.. ). tapi tetap memperhatikan kaidah-kaidah jurnalistik. SUKSES SELALU BUAT " WEB.KUTAIKARTANEGARA.COM".

Koewatno Hadi Sapoetro <koewatno_sindojatim@yahoo.co.id>
Surabaya, Jawa Timur, Indonesia - 11 Desember 2007 14:07:58 WITA




Wahai saudaraku se-antero kukar, sudah saatnya etam bangun daerah ini, tidak dengan lagi menghina, mari etam saling memgingat dengan nada sopan santun dan beretika, sudah sejauh manakah hal-hal yang harus kita benahi, adalah pembenahan mental, itu yang terpenting Bos, tugas besar etam adalah bagaimana masyarakat mau bersemangat membaca buku penambahan wawasan daerah dan negara indonesia, tanpa membedakan suku, ras atau agama, yang terpenting daerah maju dan memiliki daya saing dengan daerah lain, yang minim SDA.
Hanya pesan untuk mahasiswa baik yang ada di Unikarta atau Kaltim secara umum, hendaklah kuliah dan bekerja secara iklas dengan hati nurani, jangan berharap saja untuk mendapatkan gelar Sarjana, akan tetapi tidak bisa berbuat sesuatu yang positif bagi daerah kaltim, teman saya mahasiswa bandung mengatakan, Kaltim itu sama dengan Papua, pejabat dan orang-orang birokrasinya saja yang kaya, akan tetapi masyarakatnya tetap miskin. Bekerja sebagaimana motto pertamina, bangsa untung etam untung, jangan etam untung yang penting bangsa rugi dan hancur.

from : Andriansjah (Direktur Yayasan Insan Prima Kutai Kartanegara, mantan pengurus HMI Cabang Tenggarong)

Andriansyah <rianhaq@yahoo.co.id>
Tenggarong, Kalimantan Timur, Indonesia - 11 Desember 2007 13:42:08 WITA




bangga membangun kutai kartanegara, jagalah kedamaian diodah etam..........
budi wardhana <belex_temposo@yahoo.co.id>
tenggarong, kalimantan timur, Indonesia - 11 Desember 2007 11:01:23 WITA




 

       
Pasang Iklan
Username  
Password  
             
Kabupaten
Kecamatan
Kesultanan
Festival Erau
Seni Budaya
Kesah Loco
Cerita Pendek
Wisata
Direktori
KutaiKartanegara.com