
Erisa Arianti dan Nofa Fransiska
saat beraksi mementaskan Wek Wek
Koleksi: Teater Unikarta |
|
|
KutaiKartanegara.com 13/09/03 12:30 WITA
Teater Unikarta
(Universitas Kutai Kartanegara) Tenggarong meraih posisi 6 Besar
pada Festival Teater Mahasiswa Nasional II yang berlangsung pada
tanggal 1 hingga 4 September lalu di Makassar (Sulawesi
Selatan). Kelompok teater para mahasiswa 'Kampus Ungu' Unikarta
yang diperkuat 10 personil ini masuk menjadi nominasi Penyaji
Terbaik bersaing dengan kelompok-kelompok teater perguruan
tinggi lainnya seperti dari Universitas Gadjah Mada (UGM)
Yogyakarta dan Universitas Airlangga Surabaya.
Selain meraih
nominasi sebagai Penyaji Terbaik, Teater Unikarta berhasil
menempatkan beberapa personilnya sebagai nominasi untuk kategori
Sutradara Terbaik (M Juniansyah), Pemeran Pria Terbaik (Ferry W)
bahkan tiga personil wanita dari teater ini masuk menjadi
nominasi Pemeran Wanita Terbaik yakni Erisa A, Mahlida L dan
Nofa Fransiska.
Namun
disayangkan, Teater Unikarta yang sebenarnya diunggulkan dan
difavoritkan para penonton ternyata tak satu pun meraih gelar
terbaik. Gelar terbaik pertama jatuh kepada kelompok teater dari
UGM Yogyakarta, kedua diraih teater mahasiswa Universitas
Airlangga Surabaya dan juara ketiga dari Universitas Tadulako
(Palu, Sulawesi Tengah).
Menurut
sutradara Teater Unikarta, M Juniansyah, penampilan Teater
Unikarta sebenarnya tak kalah bersaing dengan teater dari
perguruan-perguruan tinggi ternama Indonesia lainnya, bahkan
boleh dikatakan penampilan Teater Unikarta termasuk yang sangat
digandrungi terbukti dari respon penonton yang sangat antusias
terhadap sajian anak-anak muda Tenggarong ini.

"Wek Wek"
yang dimainkan Teater Unikarta menceritakan tentang
realitas
lembaga peradilan Indonesia yang
cenderung memihak penguasa
Koleksi: Teater Unikarta |
|
|
Pada pementasan
yang berlangsung di Gedung Baruga Andi Pangerang Petta Rani,
kampus Universitas Hasanuddin Makassar tersebut, M Juniansyah
dan kawan-kawan menampilkan naskah drama bertajuk "Wek Wek"
karya D Djajakusuma yang menceritakan tentang satire terhadap
realitas lembaga peradilan di Indonesia yang cenderung berpihak
kepada individu atau kelompok yang memiliki kekuasaan politik
dan ekonomi daripada masyarakat kecil.
Adapun para
anggota Teater Unikarta yang tampil dalam pementasan "Wek Wek"
adalah Ferry W (sebagai Petruk), Erisa A (Bagong), Mahlida L
(Gareng) dan Nofa Fransiska (Semar). M Juniansyah selaku
Sutradara juga bertindak sebagai Penata Musik bersama Zakir,
Maryam (juga sebagai Penata Rias), Hendra dan Daryanti
(merangkap Penata Kostum). Sementara sebagai Penata Cahaya
adalah Hizatul T Yanti.
Dikatakan oleh
M Juniansyah, Festival Teater Mahasiswa Nasional ini digelar
tiap dua tahun sekali. Festival pertama berlangsung di Samarinda
pada tahun 2001, dan yang kedua berlangsung tahun ini di
Makassar dengan diikuti kelompok teater dari 20 perguruan tinggi
se-Indonesia termasuk dari Unikarta Tenggarong. Utusan dari
Kalimantan Timur sendiri selain diwakili Unikarta juga oleh
Teater Yupa Universitas Mulawarman Samarinda.
Siapa yang menjadi
tuan rumah festival ini pada tahun 2005 yang akan datang? "Hal tersebut masih belum diputuskan pada festival di Makassar lalu, yang jelas Teater Unikarta akan mencoba untuk terus berpartisipasi pada festival-festival teater mahasiswa selanjutnya dimana pun
tempat pelaksanaannya. Kami akan tunggu undangan festival ini
selanjutnya," ujar M Juniansyah. (win/zej)

Seluruh personil
Teater Unikarta yang masuk nominasi pemeran terbaik. Dari kiri
ke kanan: Erisa, Nofa, Ferry dan Mahlida
Koleksi: Teater Unikarta
|